makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Ini Strategi dari 5 Superinvestor Dunia yang Bisa Kamu Terapkan Untuk Investasi di 2025

author
Content Management
author
14 Februari 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Pasar modal global dan Indonesia saat ini tengah diterpa sejumlah sentimen negatif. Sebut saja perang dagang jilid II antara China-Amerika Serikat (AS), kebijakan Presiden Trump yang kontroversial, potensi melonjaknya inflasi di AS, hingga efek domino dari efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga (KL). Hal ini membuat iklim investasi pasar modal saat ini cukup menantang, yang berpotensi bisa merusak tujuan investasimu. Dalam artikel ini, Makmur akan mengajak kamu untuk menyimak tips dari 5 superinvestor dunia yang masih relevan kamu terapkan di tengah volatilitas pasar saat ini. Yuk, disimak!

1. Memahami Kondisi Psikologi Pasar (George Soros)

Tips pertama datang dari investor kawakan George Soros, investor sekaligus pendiri dari perusahaan dana investasi Quantum Fund. Salah satu petuah dari Soros yang paling terkenal dan masih relevan adalah penggunaan filosofi refleksivitas, dimana pelaku pasar dapat mempengaruhi pasar itu sendiri. Menurut Soros, pandangan yang keliru dapat mempengaruhi situasi yang terkait dengan pasar, karena pandangan/tindakan yang salah akan mengarah pada tindakan yang tidak tepat, begitu juga sebaliknya. Teori ini menggambarkan hubungan umpan balik antara persepsi investor dan realitas. Sebagai contoh, jika investor optimis terhadap ekonomi, investor cenderung membeli saham yang meningkatkan harga saham dan nilai perusahaan.

Oleh sebab itu, penting bagi Sobat Makmur untuk memperhatikan perilaku dan sentimen pasar untuk mengidentifikasi peluang investasi. Ada baiknya, Sobat Makmur juga mencermati tren makroekonomi global seperti tren pertumbuhan ekonomi, perubahan suku bunga, dan tingkat inflasi. Dengan mengetahui sentimen global kamu berpotensi menghasilkan peluang investasi yang lebih menguntungkan.

2. Analisis Fundamental yang Mendalam (Steven Cohen)

Tips kedua datang dari superinvestor dunia, yakni Steven Cohen. Cohen merupakan pendiri perusahaan hedge fund Point72 yang sering dijuluki sebagai raja hedge fund dunia. Salah satu tips investasi Cohen adalah menerapkan analisis fundamental untuk memahami potensi pertumbuhan jangka panjang suatu perusahaan. Metodologi ini berfokus pada evaluasi nilai intrinsik suatu aset dengan menganalisis laporan keuangan, tren pasar, dan faktor ekonomi lainnya. Dengan demikian, Sobat Makmur dapat membuat keputusan investasi yang lebih tepat.

Dengan strategi ini, Cohen menjadikan sejumlah kriteria seperti pendapatan, laba bersih, dan aliran kas sebelum membeli suatu saham. Cohen bahkan membangun tim riset di Point72 yang menganalisis data secara mendalam untuk mengidentifikasi saham undervalued yang memiliki potensi kenaikan besar.

3. Berinvestasi dalam Jangka Panjang (Peter Lynch)

Tips ketiga datang dari investor saham kawakan Peter Lynch. Dalam berinvestasi, Lynch lebih memilih memegang saham untuk jangka panjang, terutama jika suatu perusahaan memiliki fundamental yang kuat. Dia percaya bahwa harga saham pada akhirnya akan mencerminkan nilai sebenarnya (fair value) dari perusahaan. Investor harus bersabar dan tidak terpengaruh oleh fluktuasi pasar jangka pendek. Oleh karena itu, investor yang sabar dan menahan saham untuk jangka waktu yang lebih lama sering kali akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Tips ini tentu masih relevan untuk Sobat Makmur terapkan di tengah fluktuasi pasar saat ini.

4. Memanfaatkan Volatilitas Pasar (Paul Tudor Jones II)

Bagi sebagian orang, volatilitas pasar menjadi sesuatu yang menakutkan. Akan tetapi, bagi seorang Paul Tudor Jones II, volatilitas pasar bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang. Jones sering mengambil keuntungan dari kondisi pasar yang tidak stabil, termasuk peristiwa geopolitik atau krisis ekonomi. Dengan pemahaman mendalam tentang pola pasar, Jones mampu mengambil posisi yang tepat untuk mendapatkan keuntungan dari perubahan harga yang signifikan. Tips ini bisa Sobat Makmur terapkan dalam kondisi pasar yang cukup volatile. Dengan pemahaman dan analisis fundamental yang baik, kamu bisa meraup keuntungan dari volatilitas pasar.

5. Diversifikasi Portofolio (Abigail Johnson)

Diversifikasi portofolio menjadi strategi yang tepat saat pasar sedang volatile akibat faktor eksternal seperti krisis ekonomi, perubahan suku bunga, ketidakstabilan geopolitik, atau kejadian tak terduga seperti pandemi. Dalam kondisi seperti ini, diversifikasi membantu mengurangi risiko dengan menyebarkan investasi ke berbagai aset sehingga kerugian di satu area dapat dikompensasi oleh keuntungan di area lain. Abigail Johnson, CEO dari Fidelity Investments, salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia, menjadi salah satu investor yang menekankan pentingnya diversifikasi sebagai strategi investasi utama. Menurut Abigail, dengan diversifikasi, investor tidak terlalu bergantung pada kinerja satu jenis aset atau sektor tertentu. Di bawah kepemimpinannya, Fidelity menawarkan berbagai produk investasi, termasuk reksa dana, reksa dana indeks, Exchange-Traded Fund (ETF), dan produk-produk lain untuk memberi investor pilihan yang lebih luas dan mengurangi risiko volatilitas pasar.

Nah, Sobat Makmur, itu dia beberapa nasihat dan strategi dari 5 tokoh superinvestor dunia yang bisa kamu terapkan dalam berinvestasi di tahun ini. Selain strategi yang tepat, kamu juga harus mengenali profil risiko dan juga memilih instrumen investasi yang tepat. Salah satu instrumen investasi yang bisa kamu pilih adalah reksa dana. Sebab, dana yang kamu investasikan di instrumen reksa dana akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi (MI) sehingga kamu tidak perlu repot mengelola portofolio sendiri.

Dengan membeli reksa dana, tandanya kamu juga telah melakukan diversifikasi otomatis. Dalam artian, Sobat Makmur tidak perlu repot untuk membeli beberapa jenis aset karena danamu sudah dikelola secara otomatis dan profesional oleh MI. Hal ini cocok terutama bagi kamu yang baru mulai dan belum terlalu paham cara memilih portofolio yang seimbang.

Di Makmur, kamu bisa juga memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo Special Valentine, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Suku Bunga Acuan BI Naik 50 bps di Mei 2026 untuk Menguatkan Mata Uang Rupiah, Apa yang Investor Perlu Lakukan?

Key Takeaways: Pada 20 Mei 2026, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dari sebelumnya 4,75% di April 2026 menjadi 5,25%, hasil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG). Kebijakan ini menjadi salah satu langkah penting yang diambil pada tahun 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang terus mengalami tekanan, sekaligus […]

author
Content Management
calendar
20 Mei 2026
Artikel

ETF dan Reksa Dana Terlihat Sama, Tapi Ini Mekanisme yang Membedakannya

Key Takeaways: Exchange Traded Fund (ETF) dan reksa dana sering dianggap serupa karena keduanya memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam portofolio yang terdiversifikasi tanpa harus membeli saham secara langsung. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam mekanismenya. Exchange Traded Fund (ETF) adalah jenis reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek seperti saham […]

author
Content Management
calendar
19 Mei 2026
Artikel

Mengapa Capital Inflow Bisa Menjadi Indikator Positif untuk Investasi? Ini Dampaknya untuk Investor Saham

Key Takeaways: Bagi investor saham, memahami capital inflow sangatlah penting karena dapat membantu membaca sentimen pasar, mengidentifikasi peluang, dan mengukur risiko investasi dengan lebih baik. Capital inflow adalah aliran dana asing yang masuk ke suatu negara dalam bentuk investasi portofolio maupun langsung. Di Indonesia, capital inflow dipantau secara rutin oleh Bank Indonesia melalui tiga jalur, […]

author
Content Management
calendar
18 Mei 2026
Artikel

Diversifikasi ke Beberapa MI atau Fokus di Satu MI? Ini Strategi yang Tepat untuk Profil Risiko Anda

Key Takeaways: Membangun portofolio reksa dana saham bukan hanya tentang memilih produk dengan return terbaik. Salah satu keputusan penting yang sering diabaikan investor adalah menentukan apakah sebaiknya menempatkan seluruh investasi pada satu manajer investasi (MI) atau membaginya ke beberapa MI sekaligus. Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya benar […]

author
Content Management
calendar
13 Mei 2026
Artikel

Ingin Mengetahui Expected Return Reksa Dana? Ini Cara Menghitungnya

Key Takeaways: Dalam investasi reksa dana, investor umumnya ingin memahami potensi imbal hasil, termasuk pada reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengukur potensi tersebut adalah expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan. Expected return digunakan untuk memperkirakan rata-rata imbal hasil yang dapat diperoleh di masa […]

author
Content Management
calendar
12 Mei 2026
Artikel

Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Royalti Sejumlah Komoditas Mineral, Timah Berpotensi Paling Terdampak

Key Takeaways: Revisi aturan royalti mineral sempat diusulkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM) pada konsultasi publik pada 8 Mei 2026. Pemerintah berencana merevisi PP Nomor 19 Tahun 2025 terkait penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya royalti sektor mineral. Melalui revisi tersebut, pemerintah ingin meningkatkan penerimaan negara dari […]

author
Content Management
calendar
11 Mei 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0