makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Instrumen Investasi yang Bisa Anda Jadikan Tempat Menaruh Dana Darurat

author
Content Management
author
12 Juli 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Dana darurat penting untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan atau sakit, dan sebaiknya disiapkan dalam jumlah 3-6 kali pengeluaran bulanan.
  • Instrumen yang tepat untuk dana darurat harus memiliki likuiditas tinggi, risiko rendah, dan imbal hasil yang optimal.
  • Penting untuk memilih instrumen yang sesuai dengan kebutuhan likuiditas dan jangka waktu penggunaan dana darurat.

Dana darurat merupakan salah satu elemen penting dalam perencanaan keuangan yang harus dimiliki oleh setiap individu. Fungsinya adalah untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, sakit, atau keadaan darurat lainnya. Idealnya, dana darurat disarankan berjumlah antara tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan Anda, tergantung pada kondisi pribadi dan tingkat risiko yang Anda hadapi.

Lalu, dana darurat sebaiknya ditempatkan di aset apa? Sebenarnya tidak ada aturan bakunya. Namun, sebaiknya tempatkan dana darurat pada instrumen yang mudah dicairkan agar membantu Anda tetap tenang ketika menghadapi situasi yang tidak terduga, sehingga tidak perlu menarik uang dari investasi jangka panjang atau menggunakan pinjaman.

Kriteria Instrumen Pilihan untuk Dana Darurat

Dalam memilih instrumen investasi untuk dana darurat, ada beberapa kriteria yang perlu Anda pertimbangkan:

  1. Likuiditas Tinggi

Instrumen investasi yang dipilih harus mudah dicairkan kapan saja, agar bisa digunakan sesegera mungkin saat ada keperluan mendesak.

  1. Risiko Rendah

Dana darurat harus ditempatkan di instrumen dengan risiko relatif rendah agar tidak terjadi fluktuasi tinggi ketika ingin dicairkan.

  1. Imbal Hasil yang Optimal

Meskipun instrumen investasi dana darurat harus memiliki likuiditas tinggi dan rendah resiko, Anda juga perlu mempertimbangkan imbal hasil yang optimal untuk melawan inflasi. 

Pilihan Instrumen Investasi untuk Dana Darurat

Berikut adalah beberapa instrumen investasi yang bisa dijadikan tempat untuk dana darurat, di antaranya:

Rekening Tabungan

Rekening tabungan adalah instrumen yang paling umum digunakan untuk menaruh dana darurat. Keunggulan utama dari rekening tabungan adalah likuiditas yang sangat tinggi, karena Anda dapat mencairkan dana kapan saja tanpa biaya tambahan. 

Namun, imbal hasil yang ditawarkan oleh rekening tabungan biasanya rendah. Berdasarkan data di salah satu website Bank terbesar di Indonesia pada Juni 2025, return nya terindikasi di angka 0.1-0.6% per tahun. Meskipun demikian, untuk dana darurat yang memerlukan akses cepat, rekening tabungan adalah pilihan yang tepat.

Deposito 

Deposito adalah jenis tabungan yang juga cocok untuk menaruh dana darurat, terutama bagi Anda yang tidak menggunakan dana dalam waktu dekat. Deposito menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan rekening tabungan, namun Anda harus menahan dana untuk jangka waktu tertentu, mulai dari satu bulan hingga beberapa tahun. 

Jika Anda memilih deposito sebagai tempat menaruh dana darurat, pastikan jangka waktunya cukup fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, pastikan Anda memahami ketentuan mengenai pencairan, karena biasanya ada denda jika Anda menarik dana sebelum jatuh tempo.

Surat Utang Negara Ritel (SBN)

Surat Utang Negara Ritel (SBN) adalah instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk mendanai kegiatan negara. Instrumen ini memiliki resiko yang relatif rendah karena dijamin oleh pemerintah. Salah satu jenis SBN yang cocok untuk dana darurat adalah SBN Ritel, seperti ORI (Obligasi Ritel Indonesia). 

SBN biasanya memiliki imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan rekening tabungan dan deposito. Pastikan untuk memilih SBN yang memiliki masa jatuh tempo yang pendek jika Anda membutuhkan likuiditas tinggi atau ingin menggunakan dana investasi dalam waktu dekat.

Emas

Emas adalah salah satu instrumen investasi yang cukup populer di Indonesia. Keunggulan utama dari emas adalah stabilitas harga dalam jangka panjang. Meskipun emas memiliki likuiditas yang cukup tinggi, proses penjualan emas fisik bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan instrumen investasi lain seperti rekening tabungan atau reksa dana. 

Jika Anda memilih emas sebagai instrumen untuk dana darurat, Anda dapat mempertimbangkan investasi emas dalam bentuk logam mulia atau melalui platform digital yang memungkinkan pembelian dan penjualan emas secara online dengan cepat.

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah jenis reksa dana yang menginvestasikan dana nasabah pada instrumen pasar uang seperti deposito dan surat utang jangka pendek. Risikonya terbilang rendah karena dana Anda dialokasikan pada instrumen investasi jangka pendek. 

Di Makmur, Anda bisa melihat berbagai pilihan produk reksadana pasar uang, salah satunya seperti Capital Money Market Fund. Per 11 Juli 2025, reksadana ini memiliki return yang cukup baik dalam satu tahun terakhir, sebesar 6,05%. 

*Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.  

Di Makmur tersedia juga Reksa Dana Same Day, di mana proses pencairan dana bisa lebih cepat, yaitu pada hari yang sama (T+0). Namun, tidak semua produk reksa dana mendukung fitur ini, hanya produk tertentu yang telah ditandai sebagai Same Day.

*Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.  

Itulah berbagai pilihan instrumen investasi untuk dana darurat, menentukannya secara tepat akan sangat membantu menjaga kestabilan keuangan Anda di masa tidak terduga. Pastikan Anda memilih instrumen investasi untuk dana darurat yang memiliki likuiditas tinggi, risiko rendah, dan imbal hasil optimal. Segala keputusan finansial yang bijak dimulai dari perencanaan yang cermat.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo June Invest dan Promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

BI Rate Naik 25 bps ke 5,50% di Luar Jadwal RDG, Apa yang Perlu Dicermati Investor?

Key Takeaways: Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada 9 Juni 2026, dari 5,25% menjadi 5,50%. Sebelumnya, pada 20 Mei 2026, BI juga telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin dari 4,75% menjadi 5,25%. Pengumuman tersebut tergolong tidak biasa karena diputuskan melalui rapat mingguan di luar jadwal […]

author
Content Management
calendar
11 Juni 2026
Artikel

Tips Memilih Reksa Dana Saham: Evaluasi Konsistensi Kinerja dan Bandingkan dengan Benchmark

Key Takeaways: Perubahan nilai aktiva bersih (NAB) pada reksa dana saham, baik dalam tren naik maupun turun, merupakan kondisi yang wajar. Hal ini disebabkan oleh pergerakan harga saham yang dipengaruhi berbagai faktor, seperti sentimen global, kondisi makroekonomi, serta fundamental perusahaan. Oleh karena itu, tujuan berinvestasi pada reksa dana saham bukan untuk sepenuhnya menghindari penurunan, melainkan […]

author
Content Management
calendar
09 Juni 2026
Artikel

Gaji Terasa Cepat Habis? Ini Cara Melakukan Review Keuangan Bulanan Agar Optimal

Key Takeaways: Gaji yang terasa cepat habis sering menjadi persoalan yang berulang dari bulan ke bulan. Ketika awal gajian, kondisi keuangan tampak terkendali, namun tanpa disadari, pengeluaran kecil justru menyebabkan total pengeluaran membengkak. Akibatnya, sisa dana di akhir bulan tidak sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Kondisi ini umumnya bukan hanya disebabkan oleh besarnya […]

author
Content Management
calendar
08 Juni 2026
Artikel

Perusahaan dengan WACC Rendah Dianggap Efisien, Benarkah Selalu Menguntungkan Investor?

Key Takeaways: Efisiensi biaya pendanaan sering kali dikaitkan dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola struktur modalnya. Salah satu indikator dalam menilai efisiensi tersebut adalah Weighted Average Cost of Capital (WACC). Banyak yang menganggap WACC rendah sebagai tanda efisiensi dan daya tarik bagi investor. Namun, apakah asumsi ini selalu benar? WACC adalah rata-rata tertimbang dari biaya modal […]

author
Content Management
calendar
05 Juni 2026
Artikel

Tertarik Investasi di Reksa Dana Indeks? Pahami Mekanisme Replikasi dan Rebalancing Portofolio

Key Takeaways: Reksa dana indeks semakin sering menjadi pilihan dalam perencanaan investasi. Produk ini dirancang untuk meniru kinerja suatu indeks pasar, seperti LQ45, IDX30, IHSG, dan JII. Alih-alih mengandalkan strategi pemilihan saham secara aktif, reksa dana indeks berupaya mengikuti arah pergerakan indeks acuannya. Banyak investor tertarik karena kinerjanya yang sejalan dengan pasar tanpa perlu analisis […]

author
Content Management
calendar
03 Juni 2026
Artikel

Bagaimana Cara Mendeteksi Akumulasi Saham Menggunakan Data Broker Flow? Ini Penjelasannya

Key Takeaways: Sebagai investor, pemahaman terhadap pergerakan saham sangat diperlukan untuk membuat keputusan investasi yang lebih baik. Salah satu fitur yang dapat membantu investor untuk memprediksi pergerakan saham adalah data broker flow. Broker Flow adalah data yang merangkum aktivitas transaksi (beli dan jual) yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas atau broker dalam periode waktu tertentu. Data […]

author
Content Management
calendar
03 Juni 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0