






Hi Investor Makmur!
Bank Indonesia kembali memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps dari 5,75% menjadi 5,50% pada Mei 2025. Langkah ini diambil seiring dengan inflasi yang tetap terkendali dalam target BI di kisaran 1,5%-3,5%, nilai tukar rupiah yang stabil, serta upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Pemangkasan suku bunga menjadi katalis positif bagi pasar keuangan. Di pasar obligasi, suku bunga lebih rendah mendorong penurunan yield dan kenaikan harga, imbal hasil jadi lebih menarik. Di sisi lain, saham juga berpotensi mendapat dampak positif karena biaya pinjaman yang lebih rendah bisa mendorong ekspansi usaha dan peningkatan laba.
Pemangkasan suku bunga ini menjadi peluang untuk berinvestasi di reksa dana seperti reksa dana saham, reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, ataupun reksa dana campuran yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuanganmu. Ditambah lagi saat ini Makmur sedang bagi-bagi Bonus Investasi hingga Rp100 Juta. Yuk, investasi di Makmur sekarang!
Berikut syarat dan ketentuan promo ini:
Halo Investor Makmur, Laporan keuangan NVIDIA terakhir yang dirilis 25 Februari 2026 lalu mencatat lonjakan pendapatan NVIDIA sebesar 70% (YoY), membuktikan bahwa revolusi AI bukanlah hanya narasi spekulatif, melainkan bukti nyata tingginya permintaan atas pembangunan infrastruktur AI. Didorong oleh adopsi platform NVIDIA Vera Rubin, dunia kini resmi memasuki era Agentic AI dimana kecerdasan buatan terus […]
Halo Investor Makmur, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) capai kesepakatan dagang final, dengan tarif ekspor Indonesia menjadi 19% dan 0% untuk 1.819 produk, sebagai timbal balik, Indonesia menghapus bea masuk atas 99% produk AS. Kesepakatan ini perlu dicermati terutama jika impor melampaui ekspor, surplus neraca perdagangan dapat tertekan. Di sisi lain, AS berencana menaikkan tarif […]
Halo Investor Makmur, Pasar Saham Indonesia bergerak fluktuatif sepanjang Januari 2026. Pada (28/01), IHSG terkoreksi dalam hingga memicu trading halt. Tekanan pasar terjadi usai MSCI mengumumkan penerapan perlakuan sementara terhadap pasar saham Indonesia dengan membekukan penyesuaian indeks pada evaluasi Februari 2026, meningkatkan kehati-hatian investor global dan berpotensi menahan arus dana asing dalam jangka pendek. Di […]
Halo Investor Makmur, JP Morgan memproyeksikan IHSG berpotensi mencapai 10.000 pada akhir 2026 dalam skenario bullish. Proyeksi ini didukung oleh belanja fiskal pemerintah yang ekspansif, pertumbuhan ekonomi +5,3%, serta peluang penurunan BI rate hingga 50 bps seiring tren pelonggaran moneter global. Di tengah membaiknya sentimen pasar dan potensi penurunan BI rate, berinvestasi pada reksa dana […]
Halo Investor Makmur, Bank Indonesia (BI) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3% pada 2026, sedikit di bawah proyeksi pemerintah di 5,4%. Target ini mempertimbangkan perlambatan ekonomi global, stabilitas rupiah, serta ruang penurunan BI Rate dan ekspansi likuiditas. BI juga melihat peluang pertumbuhan mencapai 5,4% jika stimulus fiskal dan belanja pemerintah dapat dipercepat di awal tahun. […]
Halo Investor Makmur, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada Oktober 2025, setelah penurunan total sebesar 125 bps sejak awal tahun. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah penurunan cadangan devisa dan meningkatnya ketidakpastian global. Meski demikian, BI tetap membuka peluang penurunan suku bunga lanjutan di akhir tahun, seiring […]