makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Mengenal Konsep Margin of Safety dalam Investasi Saham

author
Content Management
author
20 November 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Margin of safety (MOS) adalah prinsip investasi yang menekankan pentingnya membeli saham dengan harga yang lebih rendah daripada nilai wajarnya.
  • MOS memungkinkan adanya “buffer” atau ruang aman terhadap kesalahan perhitungan atau fluktuasi pasar yang tidak terduga, sehingga dapat mengurangi potensi kerugian.
  • Pendekatan MOS mendorong investor untuk fokus pada nilai jangka panjang suatu perusahaan.

Pengambilan keputusan yang cermat merupakan kunci untuk meminimalisir risiko kerugian ketika berinvestasi saham. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam meminimalisir risiko investasi adalah konsep margin of safety (MOS). Konsep MOS dipopulerkan oleh Benjamin Graham, seorang ekonom dan investor legendaris yang juga dikenal sebagai mentor Warren Buffett. Benjamin Graham mengenalkan konsep MOS dalam bukunya The Intelligent Investor, yang terbit tahun 1949. Lalu apa itu MOS dan bagaimana menerapkannya? Mari kita bahas.

Memahami Konsep Margin of Safety (MOS)

Margin of safety adalah selisih antara nilai intrinsik suatu saham dengan harga pasar saat ini. Nilai intrinsik merupakan estimasi nilai wajar sebuah saham berdasarkan analisis fundamental, seperti laba bersih, arus kas, dan prospek bisnis ke depan. 

Konsep MOS menekankan pentingnya membeli saham dengan harga yang jauh lebih rendah dari nilai wajarnya, untuk mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan. Berikut ini beberapa fungsi dari pendekatan MOS, di antaranya:

1. Mengurangi risiko kesalahan estimasi

Ketika memperhitungkan valuasi saham, Anda menggunakan beberapa proyeksi yang tidak selalu tepat. MOS berfungsi sebagai buffer atau cadangan yang memberikan perlindungan jika terjadi kesalahan dalam perhitungan nilai intrinsik saham. Dengan membeli saham di bawah nilai wajar yang telah dihitung, mengurangi potensi kerugian yang bisa timbul akibat kesalahan perhitungan atau perubahan kondisi pasar yang tidak terduga.

2. Antisipasi volatilitas pasar

Harga saham bisa dipengaruhi oleh sentimen dan kondisi eksternal yang sulit diprediksi. Harga saham dapat turun sewaktu-waktu karena faktor ekonomi makro, perubahan regulasi, atau berita negatif. Dengan adanya MOS, Anda dapat mengantisipasi potensi penurunan harga saham yang tidak terduga.

3. Meningkatkan potensi imbal hasil

Membeli saham di bawah nilai wajarnya memberi peluang keuntungan yang lebih tinggi ketika harga saham kembali mencerminkan nilai intrinsiknya. Artinya, semakin besar MOS, semakin besar pula potensi capital gain yang bisa Anda peroleh.

4. Menjaga prinsip investasi jangka panjang

MOS mendorong pendekatan investasi jangka panjang karena fokus pada nilai perusahaan. Pendekatan ini cocok untuk Anda yang ingin membangun portofolio stabil. Selain itu, dengan menetapkan batas MOS tertentu, Anda membeli saham berdasarkan pertimbangan logis dan rasional.

Sebagai investor yang ingin menggunakan konsep ini, penting untuk memahami rumus dalam menghitung margin of safety. Di bawah ini merupakan rumus dan perhitungannya:

MOS (%) = ((nilai intrinsik – harga pasar) / nilai intrinsik) × 100%

Contoh perhitungan:

Misalkan Anda menilai bahwa nilai intrinsik saham suatu perusahaan adalah Rp10.000 per lembar, sementara harga pasarnya saat ini Rp7.000.

  • MOS = ((10.000 – 7.000) / 10.000) × 100%
  • MOS = (3.000 / 10.000) × 100%
  • MOS = 30%

Dari perhitungan ini, Anda memiliki margin of safety sebesar 30% atau dengan kata lain Anda membeli saham dengan diskon 30% dari nilai wajarnya. MOS adalah pendekatan atau strategi yang membantu Anda mengambil keputusan investasi yang lebih rasional, dengan cara membeli saham di bawah nilai wajarnya.

Namun, penting untuk dicatat meskipun MOS dapat mengurangi risiko, konsep ini bukanlah jaminan untuk menghindari kerugian sepenuhnya. MOS berfungsi sebagai alat bantu untuk meminimalkan potensi kerugian, tetapi keberhasilan investasi tetap bergantung pada analisis dan pemahaman yang mendalam terhadap nilai fundamental saham.

Apabila Anda ingin berinvestasi saham secara praktis, berinvestasi di reksa dana saham bisa menjadi salah satu pilihan. Produk reksa dana saham dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional, yang melakukan analisis fundamental dan menerapkan MOS secara optimal. 

Ada beragam produk reksa dana saham yang bisa Anda pilih di Makmur, salah satunya TRIM Syariah Saham. Berdasarkan data per 19 November 2025, produk reksa dana tersebut memiliki pertumbuhan sebesar 18,01% secara year-to-date (ytd).


Di Makmur, Anda bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Prosperity November, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Realisasi Investasi Danantara di Tahun 2026, Saham, Proyek Hilirisasi, dan Aset Luar Negeri

Key Takeaways: Daya Anagata Nusantara (Danantara) adalah Badan Pengelola Investasi (BPI) milik negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengkonsolidasikan aset BUMN secara strategis dan mengelola kekayaan negara secara terpusat. Lembaga ini bertujuan menjadi sovereign wealth fund (SWF) untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. SWF merupakan lembaga investasi khusus yang […]

author
Content Management
calendar
22 September 2026
Artikel

The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%–4,00%, Apa Dampaknya bagi Investor Indonesia?

Key Takeaways: Federal Open Market Committee (FOMC) atau komite kebijakan moneter Federal Reserve resmi menaikkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin persentase menjadi 3,75% sampai 4,00% pada 16 September 2026. Keputusan tersebut disetujui secara bulat melalui voting, dengan hasil 12 suara setuju tanpa adanya perbedaan pendapat.  Dalam pernyataan resminya, komite FOMC menempatkan keputusan tersebut […]

author
Content Management
calendar
18 September 2026
Artikel

Menilai Penggunaan Dana Hasil Right Issue, Apa yang Harus Diperhatikan Investor Sebelum Menebusnya?

Key Takeaways: Right issue merupakan salah satu aksi korporasi yang cukup sering dilakukan oleh emiten di pasar modal. Aksi right issue memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk menambah kepemilikan dengan harga tertentu sebelum saham baru ditawarkan lebih luas. Menilai penggunaan dana right issue menjadi langkah krusial sebelum memutuskan untuk menebus atau melepas hak tersebut. […]

author
Content Management
calendar
17 September 2026
Artikel

Mengapa Investor Wajib Menghitung Risiko Negative Real Return? Ini Alasannya

Key Takeaways: Banyak investor merasa puas ketika melihat nilai investasi mereka terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun, pertumbuhan nominal tersebut belum tentu mencerminkan peningkatan kesejahteraan yang sebenarnya. Ada satu faktor penting yang sering diabaikan, yaitu inflasi. Investor wajib menghitung risiko negative real return karena inflasi yang tinggi dapat membuat nilai riil atau daya beli […]

author
Content Management
calendar
16 September 2026
Artikel

Tertarik Investasi Saham Ala Lo Kheng Hong? Ini Cara Memilih Perusahaan yang Fundamentalnya Kuat

Key Takeaways: Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor terkemuka di Indonesia yang telah menunjukkan konsistensinya dalam berinvestasi di saham sejak lama. Dengan mengadopsi filosofi value investing, Lo Kheng Hong percaya bahwa investasi yang baik harus didasarkan pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, bukan hanya sekadar fluktuasi harga jangka pendek.  Mari kita ulas lebih […]

author
Content Management
calendar
15 September 2026
Artikel

Belanja Pemerintah dan Investasi: Seberapa Besar Keterkaitannya?

Key Takeaways: Multiplier effect adalah kondisi ketika perubahan awal pada pengeluaran menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap pendapatan maupun output ekonomi secara keseluruhan. Proses ini terjadi karena pengeluaran satu pihak akan menjadi pendapatan bagi pihak lain, yang kemudian kembali dibelanjakan sehingga menciptakan putaran aktivitas ekonomi baru. Salah satu sumber multiplier effect yang paling sering dibahas […]

author
Content Management
calendar
10 September 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0