makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Investor Muda Bertambah, Lebih dari Separuh Investor Individu Berusia di Bawah 30 Tahun

author
Content Management
author
22 Mei 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • 54,7% investor individu berusia di bawah 30 tahun per Februari 2026.
  • Peningkatan investor muda di bawah 30 tahun didorong oleh akses digital, perluasan edukasi keuangan, serta kesadaran perencanaan finansial.
  • Preferensi instrumen yang dipilih oleh investor muda cenderung pada reksa dana, saham, dan aset berisiko terukur.

Pertumbuhan jumlah investor tidak hanya meningkat secara agregat, tetapi juga diiringi dengan perubahan struktur demografi yang sangat jelas. Kelompok usia muda kini menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar modal Indonesia. Data terbaru dari KSEI menunjukkan bahwa lebih dari separuh investor individu di pasar modal Indonesia berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun per Februari 2026. Kini, generasi muda, khususnya Gen Z, telah aktif berpartisipasi dalam aktivitas investasi.

Fenomena ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan pasar modal Indonesia ke depannya. Semakin besar partisipasi investor muda di bawah 30 tahun, semakin kuat pula basis investor domestik yang dapat menopang stabilitas pasar dalam jangka panjang. Selain itu, karakteristik generasi muda yang adaptif terhadap teknologi berperan signifikan dalam mengakselerasi transformasi industri keuangan menuju sistem yang lebih digital, transparan, dan terintegrasi.

Dominasi Investor di Bawah 30 Tahun

Data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan adanya dinamika menarik dalam komposisi investor berdasarkan kelompok usia. Pada Februari 2026, investor muda di bawah 30 tahun menjadi satu-satunya segmen yang mengalami peningkatan proporsi. Sementara itu, kelompok usia lainnya justru mengalami sedikit penurunan.

Sebagai contoh, kelompok usia 31–40 tahun mengalami penurunan proporsi dari 24,62% menjadi 24,57%. Perubahan ini mengindikasikan bahwa daya tarik pasar modal saat ini lebih efektif menjangkau investor baru dari kalangan mahasiswa maupun fresh graduate.

Kondisi ini mencerminkan semakin kuatnya dominasi investor muda dalam pertumbuhan pasar modal Indonesia. Dalam jangka panjang, dominasi ini menjadi faktor penting bagi stabilitas pasar, karena investor domestik yang kuat dapat meredam volatilitas arus dana asing.

Seiring dengan perkembangan tersebut, terdapat sejumlah faktor yang mendorong meningkatnya partisipasi investor muda di bawah 30 tahun, di antaranya:

1. Kemudahan akses

Transformasi digital di sektor keuangan telah mempermudah akses bagi calon investor. Pembukaan rekening investasi saham dapat dilakukan secara cepat melalui aplikasi mobile tanpa proses yang kompleks. Hal ini memungkinkan lebih banyak individu untuk mulai berinvestasi sejak dini. Di sisi lain, kemudahan akses ini juga sejalan dengan target Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencapai 20 juta investor pasar modal pada tahun 2026.

2. Edukasi

Peningkatan literasi keuangan turut berperan besar dalam mendorong partisipasi investor muda di bawah 30 tahun. Akses terhadap edukasi kini semakin luas melalui platform digital dan didukung oleh infrastruktur internet yang menjangkau berbagai daerah, termasuk di luar Pulau Jawa. Sumatra menempati posisi kedua setelah Pulau Jawa dengan proporsi jumlah investor sebesar 17,41%. Pada posisi berikutnya, wilayah Sulawesi mengungguli Kalimantan secara tipis dari sisi jumlah investor dengan porsi 5,43%, sementara Kalimantan berada di angka 5,23%. Namun, wilayah Indonesia Timur masih mencatat proporsi investor yang relatif lebih rendah dengan jumlah investor 4,49%, yang merupakan gabungan dari wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Maluku, dan Papua.

3. Tujuan finansial

Kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan sejak dini menjadi faktor lain yang tidak kalah penting. Generasi muda mulai melihat investasi sebagai sarana untuk mencapai kemandirian finansial. Dengan jangka waktu produktif yang lebih panjang, investor muda di bawah 30 tahun memiliki peluang lebih besar untuk mengoptimalkan pertumbuhan aset melalui strategi investasi yang konsisten.

Preferensi Instrumen Investor Muda

Selain jumlah yang terus meningkat, karakteristik investor muda di bawah 30 tahun juga tercermin dari pilihan instrumen investasi yang digunakan. Secara umum, terdapat kecenderungan untuk memilih produk yang mudah diakses, memiliki risiko terukur, serta sesuai dengan profil keuangan awal.

Dominasi investor muda di pasar modal Indonesia semakin terlihat dengan porsi lebih dari separuh total investor individu per Februari 2026. Secara kumulatif, jumlah investor pasar modal telah mencapai 22,97 juta orang dengan pertumbuhan dari bulan sebelumnya sebesar 9,03%. Angka ini menunjukkan bahwa kelompok usia di bawah 30 tahun menjadi penggerak pertumbuhan industri keuangan.

Berikut adalah beberapa instrumen yang paling banyak diminati oleh investor muda di bawah 30 tahun:

1. Saham

Secara umum, instrumen saham dimiliki oleh 9,2 juta investor. Mayoritas merupakan investor individu, meskipun secara nilai aset masih didominasi oleh institusi. Untuk kelompok usia di bawah 30 tahun, total aset yang dimiliki mencapai Rp58,11 triliun. Hal ini menunjukkan adanya minat yang tinggi terhadap potensi pertumbuhan melalui capital gain. Namun, dinamika pasar saham yang dipengaruhi berbagai faktor eksternal tetap memerlukan pemahaman yang memadai, terutama bagi investor baru.

2. Reksa dana

Jumlah investor reksa dana mencapai 21,7 juta orang, lebih tinggi dibanding saham. Namun, dari sisi nilai aset, kepemilikan investor muda masih lebih besar pada saham. Total aset investor muda di bawah 30 tahun pada reksa dana mencapai Rp22,03 triliun. Pertumbuhan sebesar 9,53% pada Februari 2026 menunjukkan bahwa instrumen ini memiliki daya tarik yang kuat, terutama untuk menarik investor baru di bawah 30 tahun.

Hal ini terjadi karena reksa dana dikelola oleh manajer investasi (MI). Instrumen ini tidak memerlukan analisis yang terlalu mendalam bagi investor yang baru mulai berinvestasi. Selain itu, berbagai jenis profil risiko serta modal yang relatif rendah yang ditawarkan sering kali menjadi pertimbangan bagi investor baru. Kini, total assets under management (AUM) mencapai Rp1.073,25 triliun yang mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap instrumen ini.

3. Surat Berharga Negara (SBN)

Instrumen SBN mencatatkan jumlah investor sebanyak 1.457.172 orang dengan dominasi investor individu. Pertumbuhan sebesar 1,44% menunjukkan bahwa instrumen ini cenderung berkembang lebih stabil dibandingkan instrumen lainnya. SBN menawarkan tingkat keamanan yang tinggi karena dijamin oleh negara, sehingga cocok bagi investor baru di bawah 30 tahun yang menginginkan profil risiko investasi rendah. Meskipun demikian, daya tariknya bagi investor muda di bawah 30 tahun masih relatif terbatas dibandingkan reksa dana dan saham yang menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi.

4. Emas

Meskipun tidak tercatat dalam sistem seperti saham atau reksa dana, emas tetap menjadi salah satu instrumen yang relevan dalam perencanaan keuangan. Bagi investor muda di bawah 30 tahun, emas sering digunakan sebagai instrumen lindung nilai atau safe haven. Keberadaannya melengkapi portofolio investasi, terutama dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Pertumbuhan jumlah investor muda di bawah 30 tahun di pasar modal Indonesia mencerminkan perubahan struktural yang signifikan. Dengan porsi lebih dari separuh total investor individu per Februari 2026, kelompok usia di bawah 30 tahun menjadi pilar dalam pengembangan industri keuangan nasional.

Didukung oleh kemudahan akses, peningkatan literasi, serta kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan, tren ini diperkirakan akan terus berlanjut. Di sisi lain, preferensi terhadap instrumen investasi juga menunjukkan bahwa mayoritas investor muda di bawah 30 tahun memilih untuk berinvestasi pada instrumen dengan profil risiko yang terukur.

Bagi Anda yang baru memulai perjalanan investasi saham, Makmur kini menyediakan fitur investasi saham terintegrasi melalui kolaborasi strategis dengan OCBC Sekuritas. Inovasi ini memungkinkan para investor ritel untuk melakukan transaksi jual-beli saham secara praktis di dalam satu platform.

Makmur juga menyediakan berbagai tools analisis data yang komprehensif. Pengguna dapat memantau order book secara real time, menganalisis broker flow, hingga meninjau laporan keuangan emiten di aplikasi. Makmur merupakan perusahaan wealth-tech yang menyediakan layanan investasi terpadu untuk saham dan reksa dana, serta telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tentang Makmur

PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.

Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Momentum May dan Semua Bisa Makmur.

Link: Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Efek Musiman Menawarkan Peluang, Ini Cara Investor Mengoptimalkan Timing Investasi

Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]

author
Content Management
calendar
04 Agustus 2026
Artikel

Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Proyeksi PDB Indonesia 2026

Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]

author
Content Management
calendar
03 Agustus 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik per Juli 2026

RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik per Juli 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Campuran Terbaik per Juli 2026

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Saham Terbaik per Juli 2026

Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0