makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Apakah Level IHSG 9000 Sudah Terlalu Tinggi? Ini Cara Menyusun Strategi di Tengah Euforia Pasar

author
Content Management
author
19 Januari 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • IHSG mencetak rekor baru ke level 9.174 pada 20 Januari 2026.
  • Ketika pasar mencapai level all time high (ATH), investor perlu meninjau portofolionya, memastikan alokasi aset sesuai dengan tujuan investasi.
  • Euforia pasar dapat memicu fenomena fear of missing out (FOMO) yang sering kali mendorong keputusan investasi tanpa pertimbangan analitis.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak tonggak sejarah baru ke level psikologis 9.000 pada 08 Januari 2026, kemudian lanjut menguat dan kembali mencatat all-time high baru ke hingga 9.174 pada 20 Januari 2026, atau menguat 5,77% secara year-to-date (ytd).

Sentimen positif yang mendorong penguatan ini tidak hanya berasal dari investor domestik, tetapi juga dari investor asing yang kembali menunjukkan minat terhadap Indonesia sebagai tujuan investasi. Beberapa faktor fundamental turut memperkuat pergerakan IHSG, antara lain kenaikan signifikan saham konglomerasi, kinerja solid sektor perbankan dan konsumsi, lonjakan harga komoditas emas, serta meningkatnya kepercayaan terhadap arah kebijakan pemerintah.

Sebagai dampak dari penguatan tersebut, per 21 Januari 2026, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia mencatatkan rekor tertinggi, menembus angka Rp16.560 triliun. Hal ini menunjukkan konsistensi kenaikan kapitalisasi pasar yang tercipta di tengah optimisme investor terhadap masa depan ekonomi nasional.

Menyusun Strategi saat IHSG di Level ATH 9000

Saat IHSG menyentuh level all time high (ATH), Anda perlu menyusun strategi investasi yang realistis dan terukur. Meskipun pencapaian IHSG yang menembus level 9.000 merupakan hal yang luar biasa, namun penting bagi Anda untuk tetap waspada dan tidak terlalu larut dalam euforia.

Strategi investasi yang baik harus didasarkan pada pertimbangan yang matang, agar Anda dapat tetap rasional dalam mengambil keputusan di tengah optimisme pasar yang tinggi. Berikut beberapa langkah strategis yang dapat Anda pertimbangkan:

1. Evaluasi kembali portofolio Anda

Saat IHSG berada di level tinggi, penting bagi Anda untuk mengevaluasi ulang portofolio yang dimiliki. Apakah komposisi aset Anda masih sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi? IHSG yang menembus level 9.100 an pada 20 Januari 2026 didorong oleh lonjakan sejumlah saham, termasuk Astra International Tbk (ASII) hingga saham blue chip dan konglomerasi lainnya.

Dari kondisi tersebut, Anda perlu evaluasi kembali bobot antara saham, obligasi, dan instrumen lainnya dalam portofolio Anda. Jika porsi investasi Anda terlalu terfokus pada saham-saham yang telah mengalami kenaikan yang tinggi, pertimbangkan untuk melakukan rebalancing portofolio untuk meminimalisir risiko dan memaksimalkan keuntungan.

2. Hindari FOMO dan tetap kedepankan analisis

Kenaikan IHSG ke level ATH berpotensi memicu fenomena fear of missing out (FOMO). Anda mungkin ingin segera masuk ke saham yang sudah melesat tinggi tanpa memperhitungkan valuasi atau melakukan analisis fundamental sebagai acuan. Euforia pasar dapat mendorong pengambilan keputusan investasi yang tidak rasional.

Sebagai contoh, saat IHSG menyentuh level ATH 9.174 pada 20 Januari 2026, ada saham yang mencatatkan kenaikan signifikan. Salah satunya adalah saham VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR), yang ditutup di harga Rp1.200 atau naik sebesar 16,50% dibandingkan hari sebelumnya. 

Dalam situasi seperti ini, sangat penting bagi Anda untuk tetap disiplin pada strategi investasi berbasis analisis fundamental. Tinjau kembali indikator fundamental seperti rasio keuangan, yakni price to earnings ratio (PER), liquidity ratio, price to book value (PBV), net profit margin, serta proyeksi pertumbuhan dan profitabilitas emiten yang ingin Anda miliki. Hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan sentimen pasar sesaat atau karena khawatir ketinggalan momentum.

3. Siapkan dana cadangan untuk koreksi

Pasar saham tidak selalu bergerak dalam tren bullish. Ketika IHSG menyentuh rekor tertinggi di level 9.174 pada 20 Januari 2026, optimisme pasar memang berada di puncaknya. Namun, penting untuk diingat bahwa kenaikan ini bisa diikuti oleh fase koreksi atau fluktuasi harga yang signifikan.

Anda perlu menyiapkan dana cadangan dalam bentuk kas atau instrumen likuid lainnya. Dana ini berguna untuk merespons situasi ketika pasar mengalami penurunan, sehingga Anda memiliki fleksibilitas untuk membeli saham-saham berkualitas di harga yang lebih rendah. 

Dengan adanya dana cadangan, Anda tidak perlu terburu-buru menjual saham saat pasar sedang koreksi. Pada saat ini, Anda akan diuji untuk menentukan harga beli kembali saat koreksi untuk memperkecil potensi capital loss dan harapannya harga saham bisa rebound untuk mengambil keuntungan.

4. Perhatikan sentimen global dan faktor eksternal

Kinerja IHSG tidak terlepas dari pengaruh faktor global seperti arah suku bunga Amerika Serikat, ketegangan geopolitik, serta pergerakan harga komoditas dunia. Perubahan dan fenomena tersebut dapat berdampak langsung terhadap arus modal asing dan tingkat volatilitas pasar saham domestik.

Sebagai catatan, kenaikan IHSG ke level 9.100 pada Kamis, 15 Januari 2026 lalu diperkuat oleh masuknya dana asing ke pasar saham Indonesia. Investor asing membukukan net buy sebesar Rp474,5 miliar, mencerminkan meningkatnya kepercayaan terhadap pasar saham domestik. Aliran dana asing ini menjadi salah satu pendorong utama penguatan indeks secara berkelanjutan.

Pada tanggal tersebut, IHSG berhasil bertahan di atas level psikologis 9.000 dan ditutup di posisi 9.075. Momentum positif ini berlanjut ke beberapa hari berikutnya, Senin, 20 Januari 2026, ketika IHSG kembali menguat mencapai level tertingginya di level 9.174. Kenaikan tersebut mengindikasikan bahwa sentimen positif investor masih berlanjut, seiring dengan keyakinan terhadap prospek ekonomi nasional dan stabilitas makro yang terjaga.

Namun, Anda tetap perlu mencermati dinamika global secara berkala. Misalnya, apabila The Fed mulai mengetatkan kebijakan moneternya melalui kenaikan suku bunga acuan, maka arus modal berpotensi kembali ke negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan berpotensi menyebabkan tekanan outflow pada IHSG.

5. Gunakan pendekatan dollar cost averaging

Jika Anda tetap ingin menambah kepemilikan saham meskipun IHSG berada pada level yang tinggi, lakukan secara bertahap. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah metode dollar cost averaging (DCA), yaitu melakukan pembelian saham secara rutin dalam waktu tertentu.

Strategi ini membantu Anda memperoleh harga rata-rata yang lebih optimal dan mengurangi risiko terjadinya pembelian di harga tinggi. Pendekatan ini juga efektif untuk meredam dampak volatilitas jangka pendek, terutama ketika pasar sedang bergerak fluktuatif.

Metode DCA sesuai bagi Anda yang memiliki orientasi investasi jangka panjang dan percaya pada prospek pertumbuhan pasar modal Indonesia ke depan. Dengan disiplin menerapkan strategi ini, Anda dapat membangun portofolio secara lebih stabil dan berkelanjutan.

Meskipun IHSG menembus level 9.000, bukan berarti Anda bisa mengabaikan prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi. Hal ini harus disikapi dengan strategi yang rasional, disiplin, dan berdasar pada analisis yang komprehensif. Anda perlu secara rutin mengevaluasi portofolio, menghindari keputusan yang dilandasi euforia, dan tetap berfokus pada kekuatan fundamental aset yang Anda miliki.

Di sisi lain, langkah-langkah seperti menyiapkan dana cadangan, melakukan rebalancing portofolio, serta memantau kondisi makroekonomi global, dapat membantu memperkuat daya tahan portofolio Anda terhadap berbagai skenario pasar. Strategi yang terukur dan terencana akan membuat Anda tetap berada di jalur yang benar, bahkan ketika pasar berada dalam fase penuh optimisme.

Bagi Anda yang menginginkan pengelolaan investasi yang lebih terarah dan optimal, berinvestasi di reksa dana saham bisa menjadi pilihan yang tepat. Manajer investasi (MI) profesional akan mengelola portofolio secara aktif sesuai dengan dinamika pasar yang terjadi. MI memiliki keahlian dalam menganalisis peluang, menyusun alokasi aset, serta menyesuaikan strategi saat kondisi pasar berubah, sehingga Anda dapat lebih tenang dalam menghadapi volatilitas pasar.

Ada beragam reksa dana saham di Makmur yang bisa Anda pertimbangkan, salah satunya Sucorinvest Maxi Fund. Berdasarkan data per 22 Januari 2026, reksa dana ini mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 8,82% dalam 1 bulan terakhir, jauh melampaui IHSG yang naik 3,45% dalam periode yang sama. 


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Bright January dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Memahami Bagaimana Sistem Penjatahan Saham IPO Diterapkan dalam Pasar Modal Indonesia

Key Takeaways: Sistem penjatahan saham dalam proses Initial Public Offering (IPO) perlu dipahami oleh investor, terutama Anda yang aktif berpartisipasi dalam IPO. Penjatahan saham IPO adalah proses pembagian saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) kepada investor yang berminat membeli saham tersebut.  Proses ini memastikan bahwa saham yang tersedia didistribusikan secara […]

author
Content Management
calendar
06 April 2026
Artikel

Tidak Semua Saham Layak Dikoleksi, Ini Perbedaan Saham Best Buy dan Worst Buy dalam Portofolio Investasi

Key Takeaways: Dalam membangun portofolio investasi saham, salah satu tantangan terbesar bagi investor adalah membedakan antara saham yang benar-benar berkualitas (best buy) dan saham yang sebaiknya dihindari (worst buy). Tidak semua saham yang harganya murah layak dibeli, dan tidak semua saham yang populer menjamin keuntungan. Memahami perbedaan fundamental antara kedua kategori ini adalah langkah krusial […]

author
Content Management
calendar
02 April 2026
Artikel

Buy and Hold Reksa Dana dalam Kondisi Pasar Sedang Turun, Apakah Tindakan yang Tepat?

Key Takeaways: Strategi buy and hold pada reksa dana merupakan pendekatan investasi jangka panjang, di mana investor mempertahankan investasinya tanpa melakukan penjualan atau pencairan. Tujuannya adalah memperoleh pertumbuhan aset secara bertahap dan optimal. Berbeda dengan trading aktif yang mengandalkan timing pasar, strategi ini lebih konsisten dan disiplin. Dalam reksa dana, strategi investasi ini didukung oleh […]

author
Content Management
calendar
01 April 2026
Artikel

Reksa Dana Pasar Uang Terbaik 2026 Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir

Reksa dana pasar uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal […]

author
Content Management
calendar
31 Maret 2026
Artikel

Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik 2026 Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp266,82 triliun per Februari 2026, naik 5,05% dibandingkan Desember 2025, tertinggi di antara jenis reksa dana lainnya. Untuk memastikan kualitas reksa dana, Makmur menyeleksi RDPT dari […]

author
Content Management
calendar
31 Maret 2026
Artikel

Reksa Dana Campuran Terbaik 2026 Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
31 Maret 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0