makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Sejumlah Emiten Batubara Umumkan Dividen, Berikut Daftar Dividend Yield Tertinggi Tahun Ini

author
Content Management
author
30 Juni 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • BSSR memiliki dividen yield tertinggi sebesar 19,45%, disusul AADI (12,36%) dan ITMG (9,94%) berdasarkan total dividen tahun buku 2025.
  • Dividen yield di atas 7%–10% per tahun umumnya sudah tergolong tinggi, bahkan mampu melampaui rata-rata suku bunga deposito.
  • Kekuatan arus kas, saldo laba ditahan, dan kebijakan pembagian laba yang konsisten menjadi faktor yang mendukung tingginya dividen yield emiten.

Musim pembagian dividen kembali menjadi perhatian investor setelah sejumlah emiten batubara mengumumkan besaran dividen untuk tahun buku 2025. Di tengah volatilitas harga komoditas dan berbagai tantangan industri batubara, sejumlah emiten tetap mampu membagikan dividen dalam jumlah besar sehingga menghasilkan dividend yield yang menarik. 

Dalam investasi saham, dividend yield adalah persentase imbal hasil dividen yang diterima investor dibandingkan dengan harga saham saat ini. Semakin tinggi dividend yield, semakin besar potensi imbal hasil dividen relatif terhadap harga saham yang dibeli investor.

Secara umum, dividend yield dianggap tinggi apabila berada di atas 7% hingga 10% per tahun. Angka tersebut bahkan telah melampaui rata-rata suku bunga deposito perbankan sehingga sering menjadi pertimbangan bagi investor yang mencari arus kas rutin dari investasi saham.

Daftar Emiten Batubara dengan Dividend Yield Tertinggi 

Perlu diperhatikan bahwa perhitungan dividend yield harus menggabungkan seluruh dividen yang dibayarkan dalam satu tahun buku. Apabila suatu emiten membagikan dividen interim dan dividen final, maka total dividen per saham yang diterima selama setahun penuh harus dijumlahkan terlebih dahulu sebelum dibagi dengan harga saham saat ini.

Dengan demikian, dividend yield dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Dividend Yield = (Total Dividen per Saham ÷ Harga Saham) × 100%

Berdasarkan pengumuman dividen terbaru dan harga penutupan saham per 17 Juni 2026, berikut daftar emiten batubara dengan dividend yield tertinggi tahun ini.

1. PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR)

PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menyetujui pembagian dividen tunai final tahun buku 2025 sebesar US$70 juta atau setara Rp486,13 per saham. Sebelumnya, emiten ini telah membagikan dividen interim pertama sebesar US$35 juta yang setara Rp222,59 per saham pada 21 November 2025 serta dividen interim kedua sebesar US$20 juta atau Rp127,41 per saham yang dibayarkan pada 15 Januari 2026.

Dengan demikian, total dividen yang dibagikan BSSR untuk tahun buku 2025 mencapai US$125 juta atau setara sekitar 148,8% laba bersih tahun 2025.

Perhitungan dividend yield BSSR

  • Dividen Interim 1: Rp222,59 per saham
  • Dividen Interim 2: Rp127,41 per saham
  • Dividen Final: Rp486,13 per saham
  • Total Dividen per Saham: Rp836,13
  • Harga Saham: Rp4.300
  • Rumus: (Rp836,13 ÷ Rp4.300) × 100%
  • Dividend Yield: 19,44%

Berdasarkan perhitungan tersebut, dividend yield BSSR mencapai sekitar 19,45%. 

Perlu dicatat bahwa dividen final BSSR masih belum dibayarkan. Berikut jadwal pembagian dividen final yang telah ditetapkan BSSR:

  • Cum Date Pasar Reguler dan Negosiasi: 24 Juni 2026
  • Ex Date Pasar Reguler dan Negosiasi: 25 Juni 2026
  • Recording Date: 26 Juni 2026
  • Payment Date: 15 Juli 2026

Tingginya dividend yield BSSR didukung oleh arus kas yang sangat kuat, akumulasi saldo laba ditahan yang besar, serta komitmen manajemen untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham. Kebijakan tersebut tetap dijalankan meskipun laba bersih BSSR sempat mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membagikan total dividen sebesar US$450 juta untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut terdiri dari dividen interim sebesar US$250 juta atau Rp538,08 per saham yang telah dibayarkan pada November 2025 serta dividen final sebesar US$200 juta atau Rp463,32 per saham yang dibayarkan pada 18 Juni 2026.

Besarnya dividen yang dibagikan membuat AADI masuk dalam daftar emiten batubara dengan dividend yield tertinggi.

Perhitungan dividend yield AADI

  • Dividen Interim: Rp538,08 per saham
  • Dividen Final: Rp463,32 per saham
  • Total Dividen per Saham: Rp1.001,40
  • Harga Saham: Rp8.100
  • Rumus: (Rp1.001,40 ÷ Rp8.100) × 100%
  • Dividend Yield: 12,36%

Berdasarkan total dividen tahun buku 2025 dan harga saham per 17 Juni 2026, dividend yield AADI mencapai sekitar 12,36%.

Hasil tersebut ditopang oleh beberapa faktor. Pertama, AADI memiliki kebijakan Dividend Payout Ratio (DPR) yang memungkinkan pembagian hingga 45% dari laba bersih konsolidasian kepada pemegang saham. 

Kedua, aksi korporasi berupa pelepasan kepemilikan pada aset tambang batubara di Australia kepada Kestrel Coal Group Pty Ltd menghasilkan tambahan kas yang signifikan sehingga membuka ruang untuk pembagian dividen yang lebih besar. 

Ketiga, posisi kas yang kuat dari kinerja bisnis batubara turut mendukung kemampuan emiten dalam menjaga kebijakan pembagian dividen.

3. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) juga kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu emiten dengan tradisi pembagian dividen yang besar. Untuk tahun buku 2025, ITMG membagikan dividen tunai final sebesar US$115 juta atau setara 60% dari laba bersih.

Dividen final yang dibayarkan pada 19 Mei 2026 tercatat sebesar Rp992 per saham. Sebelumnya, ITMG telah membagikan dividen interim sebesar Rp1.255 per saham pada 26 November 2025.

Perhitungan dividend yield ITMG

  • Dividen Interim: Rp1.255 per saham
  • Dividen Final: Rp992 per saham
  • Total Dividen per Saham: Rp2.247
  • Harga Saham: Rp22.600
  • Rumus: (Rp2.247 ÷ Rp22.600) × 100%
  • Dividend Yield: 9,94%

Dengan total dividen sebesar Rp2.247 per saham dan harga saham Rp22.600, maka dividend yield ITMG mencapai sekitar 9,94%.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen ITMG dalam menjaga kebijakan pembagian dividen yang progresif. Selama beberapa tahun terakhir, ITMG dikenal konsisten membagikan porsi laba yang relatif besar kepada pemegang saham melalui DPR yang relatif tinggi dibandingkan banyak emiten lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tingginya dividend yield pada sejumlah emiten batubara menunjukkan bahwa potensi imbal hasil investasi saham tidak hanya berasal dari kenaikan harga saham (capital gain). 

Dividen yang dibagikan secara rutin juga dapat menjadi salah satu sumber imbal hasil yang potensial, terutama ketika emiten memiliki kemampuan menghasilkan arus kas yang kuat dan kebijakan pembagian laba yang konsisten. 

Dalam kondisi tertentu, total imbal hasil dari dividen bahkan dapat melampaui tingkat suku bunga deposito maupun instrumen pendapatan tetap lainnya.

Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan berbagai faktor yang dapat memengaruhi prospek laba emiten batubara ke depan. 

Selain melihat besarnya dividend yield saat ini, investor juga perlu mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi kemampuan emiten membagikan dividen pada masa mendatang. Salah satu perkembangan yang perlu dicermati adalah kebijakan pemerintah yang mewajibkan ekspor hasil tambang, termasuk batubara, dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk, yaitu PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Pemerintah menetapkan masa transisi hingga akhir 2026 sebelum kebijakan tersebut diberlakukan secara penuh pada 2027.

Kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap struktur bisnis dan profitabilitas emiten batubara. Bagi emiten yang memiliki porsi penjualan ekspor yang dominan, perubahan mekanisme ekspor dapat memengaruhi fleksibilitas operasional, biaya distribusi, hingga margin laba. 

Apabila biaya operasional meningkat atau efisiensi menurun, laba bersih emiten berpotensi mengalami tekanan yang pada akhirnya dapat memengaruhi kemampuan pembagian dividen di masa mendatang.

Di tengah berbagai dinamika tersebut, investor yang ingin tetap memperoleh eksposur terhadap saham batubara dapat mempertimbangkan alternatif investasi berupa reksa dana saham. 

Berbeda dengan investasi saham konvensional yang mengharuskan investor memantau kinerja setiap emiten dan perubahan kebijakan secara berkala, reksa dana saham dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional yang melakukan analisis pasar secara aktif. Dengan pendekatan tersebut, portofolio dapat disesuaikan mengikuti perubahan kondisi ekonomi, kebijakan pemerintah, maupun peluang investasi yang muncul pada berbagai sektor, seperti batubara.

Untuk memudahkan akses investasi, Makmur sebagai platform wealth-tech menyediakan berbagai pilihan produk reksa dana saham yang dapat disesuaikan dengan profil dan tujuan investasi. 

Salah satu produk yang tersedia adalah Sucorinvest Maxi Fund yang mencatatkan kinerja positif sebesar 43,62% dalam satu tahun terakhir berdasarkan data per 29 Juni 2026. 

Namun, bagi investor yang menginginkan eksposur ke pasar saham namun dengan tingkat diversifikasi yang lebih tinggi, reksa dana campuran juga dapat menjadi alternatif untuk dipertimbangkan. Produk ini mengalokasikan dana pada kombinasi saham, obligasi, dan instrumen pasar uang sehingga portofolio dapat lebih fleksibel menyesuaikan kondisi pasar. Salah satu produk yang tersedia di Makmur adalah Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A, yang mencatatkan kinerja 22,05% dalam satu tahun terakhir berdasarkan data per 29 Juni 2026.

*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Tentang Makmur

PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.

Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Road to Makmur.

Link: Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Reksa Dana Pasar Uang Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026

Reksa dana pasar uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal […]

author
Content Management
calendar
30 Juni 2026
Artikel

Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp240,67 triliun per Mei 2026. Meskipun turun 9,80% dibandingkan April 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
30 Juni 2026
Artikel

Reksa Dana Campuran Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
30 Juni 2026
Artikel

Reksa Dana Saham Terbaik Berdasarkan Return 1 Tahun Terakhir per Juni 2026

Pasar saham domestik mengalami tekanan signifikan sepanjang Juni 2026. IHSG melemah tajam pada pekan pertama bulan ini seiring dampak rebalancing MSCI yang mulai berlaku 1 Juni 2026, sebelum sempat rebound pada pekan kedua. Tekanan kembali meningkat menjelang akhir bulan setelah MSCI mengumumkan pada 24 Juni 2026 keputusannya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market, namun dengan […]

author
Content Management
calendar
30 Juni 2026
Artikel

Ingin Hold Jangka Panjang Saham Bank Digital yang Sudah IPO? Ini Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan

Key Takeaways: Industri bank digital terus berkembang di Indonesia, hadir sebagai pilihan bagi investor yang tertarik untuk memanfaatkan potensi keuntungan di sektor perbankan. Secara fungsi dan regulasi, baik  bank digital maupun konvensional wajib terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keduanya berfungsi sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana masyarakat, seperti tabungan dan deposito, kemudian […]

author
Content Management
calendar
29 Juni 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0