makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Analisis Peluang dari Window Dressing dan January Effect

author
Content Management
author
19 Desember 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Window dressing dan January effect merupakan dua fenomena musiman yang kerap terjadi di pasar saham, terutama di penghujung dan awal tahun. 
  • Berdasarkan data IHSG dari 2014 hingga 2024, window dressing menunjukkan tingkat keberhasilan sekitar 81,8%, dengan 9 dari 11 bulan Desember ditutup positif. 
  • Di sisi lain, January effect mencatat hasil yang lebih seimbang, yakni 6 kali positif dan 5 kali negatif. Hal ini menunjukkan bahwa peluang window dressing lebih konsisten secara statistik.
  • Untuk mengoptimalkan potensi dari Window dressing dan January effect, Anda perlu mempertimbangkan kondisi makroekonomi, memilih sektor yang secara historis berkinerja baik, serta melakukan analisis fundamental terhadap emiten. 

Dalam dunia investasi saham, terdapat dua fenomena yang kerap terjadi menjelang dan setelah pergantian tahun, yaitu window dressing dan January effect. Keduanya sering dimanfaatkan oleh investor untuk merancang strategi yang lebih terarah pada akhir dan awal tahun.

Window dressing adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi dan institusi keuangan menjelang akhir tahun untuk memperbaiki tampilan portofolio mereka. Langkah ini biasanya diwujudkan melalui pembelian saham berkapitalisasi besar sehingga tampilan portofolio terlihat lebih “sehat” saat dilaporkan.

Di sisi lain, January effect menggambarkan kecenderungan kenaikan harga saham pada bulan Januari, terutama pada saham berkapitalisasi kecil hingga menengah yang sebelumnya tertekan atau kurang diminati selama periode window dressing. Fenomena ini sering membuka peluang lanjutan dari reli akhir tahun bahkan rebound setelah aksi jual. Kedua pola ini mencerminkan dinamika psikologis dan strategi pasar yang dapat dimanfaatkan secara optimal dengan dukungan analisis yang solid.

Data Historis Window Dressing di IHSG

Secara historis, bulan Desember menunjukkan pola kinerja yang cenderung positif di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Berikut adalah performa IHSG di bulan Desember dari tahun 2014 hingga 2024:

Tabel 1. Data IHSG saat Window Dressing 2014-2024

Desember TahunKenaikan/Penurunan (%)Perubahan
2024–0,48%Negatif
20232,71%Positif
2022–3,26%Negatif
20210,73%Positif
20206,53%Positif
20194,79%Positif
20182,28%Positif
20176,78%Positif
20162,87%Positif
20153,30%Positif
20141,50%Positif

Sumber: Investing

Artinya, dalam 11 tahun terakhir, window dressing terbukti memberikan dorongan positif terhadap IHSG di bulan Desember, meskipun tidak terjadi secara mutlak setiap tahun.

Kinerja tertinggi tercatat pada Desember 2020 dengan kenaikan 6,53%, sedangkan penurunan terbesar terjadi di Desember 2022 dengan –3,26%. Hal tersebut menunjukkan bahwa potensi positif sangat besar, namun tetap perlu diwaspadai adanya risiko tertentu dari sentimen global maupun domestik.

Data Historis January Effect di IHSG

Jika window dressing memberikan dorongan di akhir tahun, bagaimana dengan bulan Januari?

Tabel 2. Data IHSG saat January Effect 2014-2024

Januari TahunKenaikan/Penurunan (%)Perubahan
2024–0,89%Negatif
2023–0,16%Negatif
20220,75%Positif
2021–1,95%Negatif
2020–5,71%Negatif
20195,46%Positif
20183,93%Positif
2017–0,05%Negatif
20160,48%Positif
20151,19%Positif
20143,38%Positif

Sumber: Investing

Berdasarkan data historis 11 tahun terakhir, performa IHSG di bulan Januari menunjukkan bahwa pasar bergerak seimbang antara kenaikan dan penurunan. Dari total periode tersebut, IHSG mencatat 6 kali bulan Januari dengan hasil positif dan 5 kali negatif, sehingga menghasilkan win-rate sebesar 54%. 

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa January effect tidak sejalan dengan window dressing. Kenaikan tertinggi terjadi pada Januari 2019 sebesar 5,46%, sedangkan penurunan terdalam terjadi pada Januari 2020, sebesar -5,71%.

Dengan demikian, January effect tidak dapat dijadikan sinyal pasti. Meski begitu, ketika dipadukan dengan analisis fundamental yang tepat, fenomena musiman ini tetap dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan peluang yang muncul di awal tahun.

Cara Mengoptimalkan Window Dressing dan January Effect

Untuk mengoptimalkan peluang dari dua fenomena musiman tersebut, Anda dapat mempertimbangkan langkah-langkah berikut:

1. Perhatikan kondisi makroekonomi

Sebelum mengambil keputusan, penting untuk mencermati faktor makro seperti suku bunga, inflasi, nilai tukar, stabilitas politik, hingga sentimen pasar. Ketika kondisi makro mendukung, potensi window dressing dan January effect biasanya lebih kuat. Namun, jika situasinya tidak stabil, risiko volatilitas justru meningkat.

2. Pilih sektor yang historisnya kuat di akhir dan awal tahun

Beberapa sektor kerap menunjukkan performa lebih baik di akhir dan awal tahun, seperti sektor keuangan, konsumsi, serta komoditas. Anda bisa menganalisis historis kinerja sektor-sektor ini pada Desember dan Januari untuk menyaring emiten potensial. Pertimbangkan juga sentimen pasar yang sedang berkembang terhadap masing-masing sektor.

3. Lakukan analisis emiten

Meskipun ada pola musiman, keputusan investasi tetap harus dibangun berdasarkan analisis fundamental. Pastikan emiten memiliki kinerja keuangan yang solid, arus kas yang sehat, serta prospek pertumbuhan yang jelas. Hindari saham dengan valuasi yang sudah terlalu mahal dan fokus pada emiten yang menawarkan valuasi menarik serta potensi perbaikan ke depan.

Window dressing dan January effect merupakan fenomena jangka pendek. Banyak investor ritel terpancing membeli saham hanya karena ramai dibicarakan saat Desember atau Januari. Anda sebaiknya tetap berpegang pada analisis, bukan pada rumor sesaat. Evaluasi kembali portofolio Anda dan sesuaikan dengan profil risiko. Hindari keputusan emosional hanya karena ingin mengejar kenaikan jangka pendek.

Window dressing dan January effect adalah dua fenomena musiman yang memiliki potensi memberikan keuntungan di pasar saham, terutama apabila melihat pergerakan IHSG. Anda dapat memanfaatkan fenomena ini dengan mengamati kondisi makro, memilih sektor yang tepat, serta melakukan analisis mendalam terhadap emiten. Dengan strategi yang disiplin dan berbasis data, peluang dari dua fenomena ini dapat dimaksimalkan untuk meraih keuntungan optimal di akhir dan awal tahun.

Jika Anda belum memiliki cukup waktu atau keahlian untuk menganalisis saham secara langsung, reksa dana saham dapat menjadi pilihan investasi yang praktis dan terjangkau. Portofolio Anda akan dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional yang menerapkan berbagai strategi, termasuk memanfaatkan momentum musiman seperti window dressing dan January effect.

Anda memiliki beragam pilihan produk reksa dana saham jika berinvestasi melalui Makmur, salah satunya Sucorinvest Maxi Fund. Berdasarkan data per 18 Desember 2025, reksa dana ini memberikan return sebesar 56,22% secara year-to-date (ytd).


Di Makmur, Anda bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo December Thrive, promo Semua Bisa Makmur dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Saham dengan Free Float Rendah, Apakah Layak untuk Investasi Jangka Panjang?

Key Takeaways: Keberhasilan dalam berinvestasi saham melibatkan berbagai faktor, salah satunya adalah menilai apakah saham dengan free float rendah layak untuk investasi jangka panjang. Free float saham merujuk pada jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar terbuka, yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali ataupun pihak korporasi. Saham dengan free float rendah dapat memengaruhi […]

author
Content Management
calendar
19 Februari 2026
Artikel

Sebelum Membeli atau Menjual Reksa Dana, Ketahui Pentingnya Memahami Cut-Off Time NAB

Key Takeaways: Dalam berinvestasi reksa dana, keputusan membeli atau menjual sering dipengaruhi oleh kondisi pasar pada hari tertentu. Namun, harga yang digunakan dalam transaksi bukanlah harga saat instruksi diberikan, melainkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada tanggal efektif sesuai ketentuan cut-off time. Jika transaksi dilakukan setelah batas waktu tersebut, maka akan menggunakan NAB hari bursa berikutnya. […]

author
Content Management
calendar
18 Februari 2026
Artikel

Banyak Investor Mengandalkan Broker Summary, Padahal Ada Hal Lain yang Perlu Dipahami

Key Takeaways: Broker summary adalah laporan yang mencakup informasi terkait volume transaksi yang dilakukan oleh broker, harga beli dan jual saham, perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh aktivitas broker, serta akumulasi dan distribusi saham yang dilakukan oleh market maker. Market maker merupakan pihak berupa institusi atau individu yang menyediakan likuiditas di pasar keuangan. Meskipun broker […]

author
Content Management
calendar
13 Februari 2026
Artikel

Cara Menganalisis Sektor yang Diuntungkan Ketika Ada Arus Dana Asing

Key Takeaways: Arus dana asing bisa menjadi indikator kunci dalam menganalisis saham, karena aliran dana asing dari luar negeri dapat memberikan dampak signifikan terhadap sektor tertentu di pasar saham, termasuk perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami cara menganalisis sektor yang berpotensi mendapatkan keuntungan dari arus dana asing.  […]

author
Content Management
calendar
12 Februari 2026
Artikel

Menghadapi Saham dengan Status Full Call Auction (FCA), Apa Strategi Investor yang Tepat?

Key Takeaways: Status Full Call Auction (FCA) merupakan mekanisme perdagangan khusus yang diterapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK). Melalui mekanisme ini, perdagangan saham tidak lagi dilakukan seperti biasa di Pasar Reguler, melainkan hanya pada waktu tertentu melalui proses lelang. Bagi investor yang memiliki saham dengan status […]

author
Content Management
calendar
11 Februari 2026
Artikel

Saham Syariah Tidak Berarti Bebas Risiko, Ini yang Perlu Anda Analisis

Key Takeaways: Investasi saham syariah biasanya menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah. Namun, perlu dipahami bahwa saham syariah tetap memiliki risiko, meskipun sesuai dengan ketentuan syariah. Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk memahami kriteria perusahaan yang memenuhi syarat sebagai saham syariah serta melakukan analisis yang mendalam. Karena setiap saham […]

author
Content Management
calendar
10 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0