Pasar saham domestik bergerak volatil sepanjang April 2026 di tengah kombinasi sentimen global dan domestik. Konflik di Timur Tengah yang berlanjut mendorong harga minyak WTI tetap tinggi, berada di atas $100/bbl, sehingga turut meningkatkan kekhawatiran inflasi di tengah ekspektasi suku bunga global yang masih tinggi.
Dari sisi domestik, IHSG sempat menguat dari level 7.048 pada akhir Maret ke 7.773 pada pertengahan April 2026, namun ditutup melemah 2,42% pada (30/4) ke level 6.957 seiring pengumuman pembekuan rebalancing MSCI. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp15,54 triliun, yang turut menekan nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tekanan eksternal.
Pembekuan tersebut meningkatkan ketidakpastian terhadap aliran dana pasif global, sehingga berpotensi menahan masuknya dana asing ke pasar saham Indonesia dalam jangka pendek. Meski demikian, sejumlah reksa dana saham tetap mencatatkan kinerja yang resilien di tengah tekanan pasar. Sebagai instrumen berorientasi pertumbuhan jangka panjang, reksa dana saham cocok bagi investor dengan profil risiko agresif.
Makmur menyeleksi reksa dana saham dari manajer investasi (MI) yang bereputasi baik, sehingga produk yang tersedia di platform telah terkurasi. Berikut lima produk reksa dana saham dengan kinerja terbaik berdasarkan return sepanjang April 2026, yang tersedia di Makmur:

Sumber: Data diolah Makmur, return per 30 April 2026
Lima reksa dana saham dengan kinerja terbaik yakni BRI Mawar Fokus 10, BRI Syariah Saham, TRIM Syariah Saham, Insight Wealth, dan Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A.
Perlu diketahui bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Reksa dana memiliki risiko, termasuk fluktuasi pasar yang lebih tinggi pada reksa dana saham. Investor wajib membaca dan memahami prospektus serta fund fact sheet sebelum berinvestasi. Informasi lebih lengkap mengenai setiap produk dapat diakses melalui link masing-masing reksa dana.
Itulah lima reksa dana saham dengan kinerja terbaik berdasarkan return sepanjang April 2026. Investor dapat menyesuaikan pilihan reksa dana dengan tujuan investasi dan profil risiko.
Tentang Makmur
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.
Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Di Makmur, Anda juga dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Semua Bisa Makmur dan Paling Makmur.
Link: Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini.
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Daya Anagata Nusantara (Danantara) adalah Badan Pengelola Investasi (BPI) milik negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengkonsolidasikan aset BUMN secara strategis dan mengelola kekayaan negara secara terpusat. Lembaga ini bertujuan menjadi sovereign wealth fund (SWF) untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. SWF merupakan lembaga investasi khusus yang […]
Key Takeaways: Federal Open Market Committee (FOMC) atau komite kebijakan moneter Federal Reserve resmi menaikkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin persentase menjadi 3,75% sampai 4,00% pada 16 September 2026. Keputusan tersebut disetujui secara bulat melalui voting, dengan hasil 12 suara setuju tanpa adanya perbedaan pendapat. Dalam pernyataan resminya, komite FOMC menempatkan keputusan tersebut […]
Key Takeaways: Right issue merupakan salah satu aksi korporasi yang cukup sering dilakukan oleh emiten di pasar modal. Aksi right issue memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk menambah kepemilikan dengan harga tertentu sebelum saham baru ditawarkan lebih luas. Menilai penggunaan dana right issue menjadi langkah krusial sebelum memutuskan untuk menebus atau melepas hak tersebut. […]
Key Takeaways: Banyak investor merasa puas ketika melihat nilai investasi mereka terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun, pertumbuhan nominal tersebut belum tentu mencerminkan peningkatan kesejahteraan yang sebenarnya. Ada satu faktor penting yang sering diabaikan, yaitu inflasi. Investor wajib menghitung risiko negative real return karena inflasi yang tinggi dapat membuat nilai riil atau daya beli […]
Key Takeaways: Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor terkemuka di Indonesia yang telah menunjukkan konsistensinya dalam berinvestasi di saham sejak lama. Dengan mengadopsi filosofi value investing, Lo Kheng Hong percaya bahwa investasi yang baik harus didasarkan pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, bukan hanya sekadar fluktuasi harga jangka pendek. Mari kita ulas lebih […]
Key Takeaways: Multiplier effect adalah kondisi ketika perubahan awal pada pengeluaran menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap pendapatan maupun output ekonomi secara keseluruhan. Proses ini terjadi karena pengeluaran satu pihak akan menjadi pendapatan bagi pihak lain, yang kemudian kembali dibelanjakan sehingga menciptakan putaran aktivitas ekonomi baru. Salah satu sumber multiplier effect yang paling sering dibahas […]