makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Menilai Kinerja Likuiditas Perusahaan dengan Melihat Current Ratio Sahamnya

author
Content Management
author
08 Agustus 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Current ratio adalah rasio keuangan yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar.
  • Current ratio dihitung dengan membagi aset lancar dengan liabilitas jangka pendek. Nilai di atas 1 menunjukkan kondisi likuid, sedangkan di bawah 1 menandakan potensi masalah likuiditas.
  • Current ratio perlu dianalisis bersama faktor lain seperti pertumbuhan laba dan efisiensi operasional.

Current ratio adalah rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancar yang dimilikinya. Rasio ini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai likuiditas sebuah perusahaan sebelum Anda memutuskan untuk membeli sahamnya. Current ratio dihitung dengan rumus berikut:

Current Ratio = Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek

Secara singkat, apabila nilai current ratio berada di atas 1, maka perusahaan dianggap memiliki cukup aset lancar untuk menutupi liabilitas jangka pendeknya. Sebaliknya, current ratio di bawah 1 menandakan adanya risiko likuiditas karena aset lancar tidak cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendek.

Contoh Perhitungan Current Ratio

Untuk menghitung Current Ratio saham, Anda dapat mengakses laporan keuangan emiten melalui beberapa sumber. Pertama, mencari laporan keuangan resmi perusahaan yang tersedia di situs Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id), atau mencari di website resmi emiten pada bagian Investor Relations, khususnya di laporan posisi keuangan (neraca) tempat di mana aset lancar dan liabilitas lancar tercantum untuk dihitung rasio secara manual. Selain itu, current ratio juga dapat ditemukan melalui berbagai platform finansial populer seperti RTI Business atau TradingView yang menyajikan data fundamental termasuk current ratio dalam tampilan ringkas.

Bila Anda menghitung secara manual, berikut adalah contoh ilustrasi perhitungan current ratio dari data keuangan perusahaan PT XYZ:

  • Aset lancar: Rp10.000.000.000
  • Liabilitas jangka pendek: Rp5.000.000.000

Maka current ratio-nya:

  • Rp 10.000.000.000 / Rp5.000.000.000 = 1,5

Artinya, PT XYZ memiliki aset lancar sebesar 1,5 kali dari kewajiban jangka pendeknya. Dengan rasio ini, perusahaan dikategorikan likuid dan dapat memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa harus menjual aset tetap atau mencari pembiayaan tambahan. Dalam praktiknya, Anda dapat menggunakan kisaran berikut sebagai pedoman awal dalam menilai current ratio:

Di bawah 1
Perusahaan berada dalam kondisi likuiditas yang kurang sehat, berisiko tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendek seperti pembayaran utang, gaji karyawan, dan pembayaran ke supplier.

Antara 1 hingga 2
Mengindikasikan bahwa likuiditas dalam kondisi yang cukup aman, menunjukkan perusahaan memiliki cukup likuiditas untuk membayar kewajiban yang jatuh tempo dalam waktu dekat.

Di atas 2
Mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak aset lancar (seperti kas, piutang, dan persediaan) dibandingkan dengan kewajiban jangka pendeknya.

Perlu diingat, current ratio yang terlampau tinggi atau dalam kata lain perusahaan memiliki aset lancar jauh lebih banyak daripada yang dibutuhkan untuk operasi sehari-hari, ini bisa berarti perusahaan terlalu berhati-hati dalam mengelola risiko atau kurang agresif dalam mencari peluang pertumbuhan.

Hubungan Current Ratio dan Harga Saham

Secara umum, perusahaan dengan current ratio yang baik akan menarik perhatian investor. Likuiditas yang sehat mengurangi probabilitas kebangkrutan, sehingga menurunkan risiko investasi. Namun, current ratio bukan satu-satunya faktor yang menentukan pergerakan harga saham. Anda perlu memperhatikan aspek lain seperti profitabilitas, efisiensi operasional, serta prospek bisnis jangka panjang.

Sebagai contoh ilustrasi, perusahaan PT XYZ memiliki current ratio sebesar 1.5 tetapi pertumbuhan labanya stagnan dalam dua tahun terakhir. Sementara itu, PT DEF memiliki current ratio 1,2 namun terus mencatat pertumbuhan laba dari tahun ke tahun. Dalam kondisi ini, Anda mungkin akan lebih memilih PT DEF walaupun current ratio-nya lebih rendah.

Anda juga harus memahami bahwa current ratio memiliki keterbatasan. Tidak semua variabel dalam aset lancar memiliki tingkat likuiditas yang sama. Contohnya, persediaan barang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dijual atau dijadikan dibandingkan piutang usaha.

Selain itu, current ratio tidak mencerminkan waktu jatuh tempo kewajiban secara detail. Dua perusahaan dengan current ratio yang sama bisa memiliki tingkat risiko likuiditas berbeda tergantung pada profil jatuh tempo dan jenis aset lancarnya.

Namun, analisis Current ratio harus dilakukan secara kontekstual dengan membandingkan antar perusahaan dalam industri yang sama serta mempertimbangkan data keuangan lainnya secara detail. Pemahaman yang komprehensif akan membantu Anda mengambil keputusan investasi yang lebih akurat dan terukur.

Jika Anda ingin investasi saham yang lebih terdiversifikasi maka reksa dana saham bisa menjadi pilihan investasi yang bisa dipertimbangkan. Melalui reksa dana, Anda dapat memanfaatkan diversifikasi portofolio yang dikelola oleh manajer investasi profesional. Anda bisa mulai berinvestasi reksa dana saham melalui platform Makmur.id, yang menyediakan berbagai pilihan produk reksa dana saham.

Salah satu produk reksa dana saham di Makmur adalah Bahana Icon Syariah Kelas G. Berdasarkan data per tanggal 06 Agustus 2025, reksa dana tersebut memberikan return 15,17% sejak awal tahun atau year-to-date (ytd). 
*Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.


Di Makmur, Anda juga dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda dapat memilih dan membeli reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo August Financial Freedom, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur.

Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Diversifikasi ke Beberapa MI atau Fokus di Satu MI? Ini Strategi yang Tepat untuk Profil Risiko Anda

Key Takeaways: Membangun portofolio reksa dana saham bukan hanya tentang memilih produk dengan return terbaik. Salah satu keputusan penting yang sering diabaikan investor adalah menentukan apakah sebaiknya menempatkan seluruh investasi pada satu manajer investasi (MI) atau membaginya ke beberapa MI sekaligus. Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya benar […]

author
Content Management
calendar
13 Mei 2026
Artikel

Ingin Mengetahui Expected Return Reksa Dana? Ini Cara Menghitungnya

Key Takeaways: Dalam investasi reksa dana, investor umumnya ingin memahami potensi imbal hasil, termasuk pada reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengukur potensi tersebut adalah expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan. Expected return digunakan untuk memperkirakan rata-rata imbal hasil yang dapat diperoleh di masa […]

author
Content Management
calendar
12 Mei 2026
Artikel

Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Royalti Sejumlah Komoditas Mineral, Timah Berpotensi Paling Terdampak

Key Takeaways: Revisi aturan royalti mineral sempat diusulkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM) pada konsultasi publik pada 8 Mei 2026. Pemerintah berencana merevisi PP Nomor 19 Tahun 2025 terkait penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya royalti sektor mineral. Melalui revisi tersebut, pemerintah ingin meningkatkan penerimaan negara dari […]

author
Content Management
calendar
11 Mei 2026
Artikel

Saham yang Anda Miliki Melakukan Akuisisi Perusahaan Lain? Hal Ini yang Perlu Anda Evaluasi

Key Takeaways: Akuisisi perusahaan merupakan aksi korporasi yang berdampak material terhadap harga saham dan kinerja keuangan pihak-pihak yang terlibat, di mana suatu perusahaan membeli atau mengendalikan perusahaan lain untuk memperluas bisnis atau meningkatkan nilai. Bagi investor yang memiliki saham pada perusahaan pengakuisisi, penting untuk mengevaluasi berbagai aspek untuk memahami implikasi jangka pendek dan jangka panjang dari […]

author
Content Management
calendar
06 Mei 2026
Artikel

Prinsip Investasi Charlie Munger yang Relevan bagi Investor

Key Takeaways:  Charlie Munger adalah salah satu investor legendaris di dunia dan merupakan rekan dari Warren Buffett di Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan investasi (holding company) multinasional asal Amerika Serikat. Charlie Munger menjabat sebagai vice chairman sejak 1978. Ia adalah sosok yang meyakinkan Buffett untuk beralih dari strategi cigar butt menjadi berfokus pada perusahaan berkualitas dengan […]

author
Content Management
calendar
05 Mei 2026
Artikel

Private Placement Saham Disebut Pendanaan Strategis, Benarkah Selalu Menguntungkan Investor?

Key Takeaways: Private placement saham adalah proses penerbitan saham baru yang ditujukan kepada investor institusi tanpa melalui pasar terbuka. Biasanya, perusahaan memilih private placement sebagai cara untuk memperkuat posisi keuangan atau mendanai proyek ekspansi. Walaupun disebut sebagai pendanaan strategis, apakah private placement selalu menguntungkan bagi investor? Mari kita bahas lebih dalam mengenai cara kerja private […]

author
Content Management
calendar
04 Mei 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0