






Hi Investor Makmur,
Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,25% pada Juli 2025. Kebijakan ini merupakan pelonggaran ketiga sejak awal tahun, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dari sisi eksternal, hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat menunjukkan perkembangan positif, dengan penurunan tarif menjadi 19% dari sebelumnya 32%. Perkembangan ini memperkuat optimisme investor dan berpotensi mendorong arus dana masuk ke pasar domestik.
Kombinasi stimulus moneter dalam negeri dan membaiknya sentimen global menjadi momentum strategis bagi investor untuk berinvestasi di reksa dana saham, pasar uang, pendapatan tetap, maupun campuran, yang dapat disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda. Untuk mendukung langkah investasi Anda, Makmur saat ini membagikan Bonus Investasi hingga Rp100 juta. Segera manfaatkan peluang ini dan mulai investasi bersama Makmur.

Halo Investor Makmur, Membangun kekayaan adalah sebuah perjalanan yang panjang, tidak selalu mudah, dan penuh tantangan yang tidak dapat diprediksi. Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, setiap keputusan investasi menuntut kesabaran dan konsistensi yang tidak semua orang mampu pertahankan. Makmur memahami kompleksitas perjalanan tersebut, dan menyadari bahwa di balik setiap portofolio yang dibangun, terdapat […]
Halo Investor Makmur, IHSG terkoreksi 12,4% secara MTD hingga (21/5), diikuti net foreign sell Rp 6 triliun. Tekanan ini dipicu rebalancing MSCI dan kebijakan ekspor komoditas satu pintu melalui pemerintah. Dari sisi global, The Fed membuka peluang kenaikan suku bunga, sementara BI menaikkan suku bunga acuan ke 5,25% untuk menjaga stabilitas rupiah. Di tengah volatilitas […]
Halo Investor Makmur, MSCI kembali membekukan rebalancing saham Indonesia untuk periode Mei 2026, dengan pengumuman evaluasi final pada Juni 2026. Kebijakan ini berpotensi menahan aliran dana pasif global ke pasar ekuitas, sejalan dengan koreksi IHSG sebesar 18,2% dan net foreign sell yang mencapai Rp47,2 triliun secara YTD (per 28 April 2026). Di tengah tekanan pada […]
Halo Investor Makmur, Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus berlanjut, memasuki pekan kelima. Eskalasi ini mendorong harga minyak naik >40% akibat gangguan distribusi dan turut menekan pasar keuangan. IHSG turun 13,82% (month-to-date hingga 27 Maret) diikuti aksi net foreign sell sebesar Rp16,46 triliun seiring meningkatnya sentimen risk-off global. Di tengah ketidakpastian pasar yang […]
Halo Investor Makmur, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) capai kesepakatan dagang final, dengan tarif ekspor Indonesia menjadi 19% dan 0% untuk 1.819 produk, sebagai timbal balik, Indonesia menghapus bea masuk atas 99% produk AS. Kesepakatan ini perlu dicermati terutama jika impor melampaui ekspor, surplus neraca perdagangan dapat tertekan. Di sisi lain, AS berencana menaikkan tarif […]
Halo Investor Makmur, Pasar Saham Indonesia bergerak fluktuatif sepanjang Januari 2026. Pada (28/01), IHSG terkoreksi dalam hingga memicu trading halt. Tekanan pasar terjadi usai MSCI mengumumkan penerapan perlakuan sementara terhadap pasar saham Indonesia dengan membekukan penyesuaian indeks pada evaluasi Februari 2026, meningkatkan kehati-hatian investor global dan berpotensi menahan arus dana asing dalam jangka pendek. Di […]