makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Intip Strategi Meraih Financial Freedom Bagi Para Generasi Sandwich

author
Content Management
author
15 Agustus 2024
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Kebebasan finansial atau financial freedom tentu menjadi impian bagi banyak orang. Namun sayangnya, tak semua orang mampu meraih financial freedom, terutama bagi para generasi sandwich. Generasi ini dikenal sebagai generasi yang tak hanya menanggung kebutuhan diri sendiri, tetapi juga keluarganya. Pada artikel kali ini, Makmur akan membahas strategi bagi para generasi sandwich untuk meraih financial freedom. Yuk disimak!

Apa Itu Generasi Sandwich?

Sebelum mengupas lebih lanjut mengenai strategi meraih financial freedom, ada baiknya Sobat Makmur mengenali terlebih dahulu apa itu sandwich generation. Sandwich generation atau generasi sandwich adalah julukan bagi generasi yang harus menanggung hidup 3 generasi yakni orang tua, diri sendiri, dan anak/keturunannya. Istilah ini diperkenalkan pertama kali oleh seorang professor di University Kentucky, Lexington, Amerika Serikat bernama Dorothy A. Miller pada tahun 1981. Istilah ini diibaratkan isian roti lapis yang harus menanggung beban kedua lapis ‘roti’. Roti bagian atas diibaratkan orang tua, sementara roti bagian bawah diibaratkan sebagai anak. 

Salah satu penyebab timbulnya generasi sandwich adalah tidak adanya perencanaan finansial yang baik. Misal, ketika sudah mencapai usia pensiun, orang tua tidak akan lagi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apabila tidak menyiapkan dana pensiun, kemungkinan besar beban dan kebutuhan orang tua akan ditanggung oleh sang anak. Sehingga membuat sang anak berpotensi menjadi generasi sandwich berikutnya, dan seterusnya. Selain harus menanggung beban orang tua, generasi sandwich juga harus menafkahi keluarga barunya.

Mengenal Konsep Financial Freedom

Berbicara mengenai generasi sandwich erat kaitannya dengan konsep financial freedom. Beban yang ditanggung oleh generasi sandwich membuat generasi ini sulit mencapai kondisi financial freedom. Lalu, apa itu financial freedom? Financial freedom atau kebebasan finansial adalah keadaan ketika individu telah mencapai kondisi kemapanan keuangan. Ketika kamu sudah bisa mencapai level financial freedom, kamu bisa hidup sesuai dengan keinginanmu tanpa harus khawatir tentang masalah keuangan. Dalam artian, ketika kamu telah mencapai kondisi financial freedom, kamu tidak lagi pusing mengatur alokasi gaji untuk membeli kebutuhan yang sifatnya tersier.

Selain mampu memenuhi kebutuhan tersier, berikut adalah ciri-ciri jika kamu telah mencapai kondisi financial freedom:

  1. Memiliki Arus Kas yang Sehat
    Pada dasarnya, jika kamu telah mencapai financial freedom, kamu akan memiliki pemasukan yang lebih tinggi dibandingkan pengeluaran. Kondisi ini menciptakan arus kas alias cash flow yang sehat. Dengan kondisi ini kamu juga tidak mengalami masalah saat mencukupi kebutuhan bulanan, seperti makanan, pakaian, hingga gaya hidup.
  2. Punya Aset yang Lebih Besar dari Utang
    Jika nilai aset kamu lebih besar dari utang (baik cicilan rumah, kendaraan, utang bank), berarti kondisi keuanganmu secara keseluruhan masih positif. Indikator ini bisa menunjukkan kalau kamu sudah bisa berada dalam kondisi financial freedom.
  3. Mampu Memiliki Dana Darurat
    Saat kamu sudah bisa mencukupi kebutuhan primer hingga tersier, pendapatan bulanan yang kamu miliki masih bisa disisihkan untuk keperluan dana darurat. Bisa dikatakan, jika sudah memiliki dana darurat kamu sudah berada di fase bebas secara finansial karena mampu mengelola keuangan secara baik. Sebab, orang yang mencapai kondisi financial freedom harus mampu menghadapi ketidakpastian yang mungkin terjadi di kemudian hari.

Orang yang hidup dalam generasi sandwich akan cukup sulit mencapai financial freedom. Jangankan untuk kebutuhan tersier dan dana darurat, penghasilan yang dihasilkan per bulan pun terkadang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Meraih financial freedom Bagi Generasi Sandwich

Jika saat ini kamu masih menjadi generasi sandwich, bukan berarti kamu tidak bisa mencapai kondisi financial freedom. Berikut beberapa tips bagi Sobat Makmur untuk mencapai financial freedom:

  1. Mengatur Ulang Arus Kas
    Financial Freedom erat kaitannya dengan kondisi pemasukan dan pengeluaran (arus kas) secara bulanan. Langkah pertama dalam mencapai financial freedom adalah mengatur ulang dan mengidentifikasi arus kas. Caranya, kamu bisa mencatat penghasilan dan pengeluaran rutin per bulan. Langkah ini penting untuk membantu kamu mengidentifikasi sumber pendapatan dan ke mana saja uang kamu dihabiskan. Selanjutnya, kamu bisa mengelompokkan antara pengeluaran untuk kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.
  2. Meminimalkan Utang
    Salah satu langkah menuju financial freedom adalah dengan meminimalkan utang. Utang, utamanya kepada pihak ketiga (leasing, perbankan, dan pihak ketiga lainnya) pastinya menimbulkan bunga yang cukup membebankan. Dengan demikian, ada baiknya kamu mengurangi utang yang kurang bermanfaat, seperti utang untuk tujuan konsumtif barang tersier.
  3. Mengumpulkan Passive Income dengan Investasi
    Untuk mencapai financial freedom, kamu memerlukan adanya pendapatan tambahan di luar penghasilan/gaji. Sumber pendapatan tambahan ini bisa kalian dapat dari passive income. Passive income merupakan aset/kekayaan yang didapatkan dari aktivitas lain selain bekerja secara aktif. Jika dulu passive income didapatkan secara konvensional seperti dari menyewakan properti, kemitraan terbatas, bisnis waralaba (franchise), atau bisnis lainnya, seiring perkembangan zaman, passive income bisa didapatkan dengan cara berinvestasi. Investasi yang kamu tanamkan akan menghasilkan return yang nantinya bisa membantu kamu mencapai financial freedom.

Investasi Reksa Dana Bantu Raih Financial Freedom

Jika Sobat Makmur bertanya, instrumen investasi apa yang bisa membantu mencapai financial freedom? Reksa dana adalah jawabannya. Ada beberapa pertimbangan mengapa reksa dana cocok bagi kamu yang ingin mencapai financial freedom. Pertama, reksa dana dikelola secara profesional. Dana yang kamu tempatkan di reksa dana akan dikelola secara profesional oleh manajer investasi (MI). Tentunya, ini akan membuat danamu bekerja dengan maksimal.

Kedua, tidak memerlukan modal yang banyak. Kondisi ini cocok bagi kamu yang memiliki dana terbatas namun ingin memulai berinvestasi. Contohnya adalah reksa dana Capital Fixed Income Fund yang merupakan produk dari PT Capital Asset Management. Jika kamu ingin berinvestasi di reksa dana ini, minimal pembeliannya hanya Rp10.000. Selain minimal pembelian yang terjangkau, reksa dana ini juga menghasilkan return yang menarik, yakni 6,96% dalam setahun terakhir (per 15 Agustus 2024).

Ketiga, dengan return yang atraktif, dana yang kamu investasikan di reksa dana dapat bekerja maksimal. Ambil contoh reksa dana Insight Renewable Energy Fund. Berdasarkan data per tanggal 15 Agustus 2024, reksa dana pendapatan tetap ini menghasilkan return hingga 7%. Sementara dalam jangka waktu 3 tahun, reksa dana ini menghasilkan return 27,14%. Jika kamu menginvestasikan dana Rp10.000.000 misalnya, dalam setahun dana kamu telah berkembang menjadi Rp10.708.060. Sementara dalam 3 tahun, dana yang kamu investasikan telah berkembang menjadi Rp12.713.619. 

*Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

Namun perlu diperhatikan, kamu juga harus mencermati profil risiko dan juga horizon waktu dalam memilih reksa dana. Jika kamu adalah tipe investor dengan horizon waktu jangka pendek, kamu bisa memilih jenis reksa dana pasar uang. Jika kamu adalah tipe investor dengan horizon waktu jangka pendek hingga menengah, kamu bisa memilih jenis reksa dana pendapatan tetap. Namun, jika kamu adalah tipe investor jangka panjang, kamu bisa memilih jenis reksa dana saham

Nah, Sobat Makmur, tentu setelah membaca artikel ini kamu akan semakin yakin berinvestasi di reksa dana untuk membantu kamu mencapai financial freedom. Untuk memaksimalkan kinerja portofoliomu, Sobat Makmur bisa memanfaatkan promo August Financial Freedom 2024, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Benrik Anthony (bersertifikasi WAPERD dan WMI)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Belanja Pemerintah dan Investasi: Seberapa Besar Keterkaitannya?

Key Takeaways: Multiplier effect adalah kondisi ketika perubahan awal pada pengeluaran menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap pendapatan maupun output ekonomi secara keseluruhan. Proses ini terjadi karena pengeluaran satu pihak akan menjadi pendapatan bagi pihak lain, yang kemudian kembali dibelanjakan sehingga menciptakan putaran aktivitas ekonomi baru. Salah satu sumber multiplier effect yang paling sering dibahas […]

author
Content Management
calendar
10 September 2026
Artikel

Ke Mana Dana Asing Mengalir? Membaca Sinyal Pasar Lewat Makro Flow of Funds Analysis

Key Takeaways: Aliran dana asing merupakan pergerakan masuk dan keluarnya modal investasi dari investor asing ke suatu negara. Pergerakan ini menjadi salah satu indikator yang sering diamati pelaku pasar karena dapat memberikan gambaran mengenai preferensi risiko investor global terhadap suatu negara. Di tengah ketidakpastian ekonomi global sepanjang 2026, sikap investor asing terhadap Indonesia menunjukkan dinamika […]

author
Content Management
calendar
09 September 2026
Artikel

Portofolio Terus Mengalami Penurunan? Ini Strategi Psikologis Menghadapi Penurunan Portofolio

Key Takeaways:  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat sepanjang paruh pertama 2026. Dari all-time high penutupan di level 9.134,70 pada 20 Januari 2026, indeks turun hingga menyentuh 5.342,14 pada 8 Juni 2026, posisi terendah dalam lima tahun terakhir. Hingga penutupan Semester I pada 30 Juni 2026, IHSG berada di level 5.643,19 atau terkoreksi […]

author
Content Management
calendar
08 September 2026
Artikel

Memahami Peran Ultimate Shareholder Dalam Perusahaan, Apakah Menentukan Arah Kebijakan Dan Keputusan Bisnis Jangka Panjang?

Key Takeaways: Dalam struktur kepemilikan perusahaan, ultimate shareholder merupakan individu atau entitas yang menjadi pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dan memiliki atau mengendalikan perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui struktur kepemilikan berlapis. Peran ini penting untuk memahami struktur pengendalian dan arah kebijakan perusahaan, karena keputusan strategis seperti ekspansi, restrukturisasi, dan aksi korporasi […]

author
Content Management
calendar
03 September 2026
Artikel

Bagaimana Menilai Saham Syariah Paling Likuid dan Pengaruhnya terhadap Likuiditas Pasar Saham

Key Takeaways: Bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai prinsip syariah, tingkat likuiditas saham menjadi aspek yang tidak kalah penting dibandingkan analisis fundamental perusahaan. Likuiditas menggambarkan seberapa mudah suatu saham diperjualbelikan di pasar tanpa memicu perubahan harga yang signifikan. Semakin likuid suatu saham, semakin mudah investor bertransaksi pada harga yang mendekati nilai wajarnya. Dalam pasar modal […]

author
Content Management
calendar
02 September 2026
Artikel

Tekanan Inflasi Masih Membayangi Kebijakan The Fed, Ini Risiko dan Strategi yang Dapat Dipertimbangkan Investor Jelang FOMC September

Key Takeaways: Simposium Jackson Hole pada 28 Agustus 2026 menjadi titik balik perdebatan kebijakan moneter Amerika Serikat. Dalam pidatonya, Warsh menyatakan sasaran 2% berbasis PCE adalah target yang tegas dan tetap, serta mengingatkan bahwa inflasi tidak selalu kembali ke rata-rata dengan sendirinya. Sebagai gambaran, PCE atau Personal Consumption Expenditures (Pengeluaran Konsumsi Pribadi) sendiri merupakan ukuran […]

author
Content Management
calendar
01 September 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0