makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Ketidakpastian Global Kembali Meningkat Jelang Penerapan Tarif AS, Ini Strategi Investasi yang Perlu Dicermati

author
Content Management
author
30 Juni 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Trump pastikan tidak akan perpanjang jeda tarif impor yang berakhir 9 Juli 2025, potensi ketegangan dagang global kembali meningkat.
  • Hingga akhir Juni, AS baru capai kesepakatan dagang dengan Inggris dan China, sementara mitra dagang lainnya termasuk Indonesia masih negosiasi.
  • Ketidakpastian global meningkat, pasar mencermati risiko rantai pasok dan tekanan inflasi.
  • RDPT menjadi alternatif investasi defensif dengan potensi imbal hasil yang relatif stabil dan risiko lebih rendah dibandingkan saham.

Di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil, pernyataan terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kekhawatiran pasar. Trump mengisyaratkan tidak akan memperpanjang jeda tarif impor yang dijadwalkan berakhir pada 9 Juli 2025. Keputusan ini dinilai berpotensi memicu ketegangan perdagangan dan berdampak terhadap perekonomian negara-negara mitra dagang, termasuk Indonesia. Dalam artikel ini, Makmur akan membahas perkembangan kebijakan tarif Trump, potensi risiko global yang dapat terjadi, serta bagaimana investor dapat menyikapinya melalui strategi portofolio yang lebih terukur dan defensif.

Trump Pastikan Tak Perpanjang Jeda Tarif

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas menyatakan tidak akan memperpanjang masa jeda tarif impor selama 90 hari yang sebelumnya diberlakukan sejak April 2025. Kebijakan jeda tersebut semula dimaksudkan sebagai ruang negosiasi dagang antara AS dan negara-negara mitranya. Namun, dengan tenggat waktu yang semakin dekat, Trump bahkan mengisyaratkan kemungkinan penerapan tarif baru tanpa penundaan lebih lanjut.

Hingga akhir Juni 2025, AS baru mencapai kesepakatan dagang resmi dengan dua negara, yakni Inggris dan China. Sementara itu, proses negosiasi dengan negara lain, termasuk Indonesia, Jepang, dan beberapa mitra strategis lainnya, masih berjalan.

Trump juga menyebut India sebagai salah satu negara yang berpotensi segera merampungkan perjanjian dagang. Hal ini menyusul kunjungan delegasi perdagangan India ke Washington pada pekan lalu. Di sisi lain, Pemerintah Indonesia melalui Sekretariat Kabinet menyampaikan bahwa diskusi dengan AS telah mengarah pada kesepakatan prinsip, meskipun rincian dan finalisasi implementasinya belum diumumkan secara resmi. Sementara itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperkirakan seluruh proses negosiasi dagang akan rampung pada September 2025.

Ketidakpastian Global Kembali Meningkat

Pernyataan Trump mengenai potensi percepatan pemberlakuan tarif baru memicu kembali kekhawatiran pelaku pasar terhadap terganggunya stabilitas global. Risiko lonjakan biaya impor, gangguan rantai pasok, hingga tekanan terhadap inflasi menjadi isu yang kembali menguat saat ini. Kondisi ini juga memperbesar ketidakpastian, terutama di pasar negara berkembang.

Di tengah ketegangan dagang ini, pemerintah Indonesia menyatakan bahwa negosiasi dengan AS telah mengarah pada hasil yang positif. Prinsip kesepakatan saling menguntungkan disebut telah tercapai, meski implementasinya masih menunggu hasil akhir perundingan. Dengan demikian, pelaku pasar disarankan untuk tetap mencermati perkembangan lanjutan terkait realisasi kesepakatan tersebut.

RDPT Menjadi Pilihan di Tengah Ketidakpastian

Kondisi global yang masih diliputi ketidakpastian, membuat investor perlu mencermati strategi investasi yang lebih defensif. Menjelang hasil akhir negosiasi antara AS dan mitra dagang dan volatilitas pasar saham yang masih tinggi, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) dapat menjadi pilihan strategi investasi.

RDPT merupakan reksa dana yang minimal 80% alokasinya diinvestasikan pada instrumen obligasi, termasuk Surat Berharga Negara (SBN) maupun obligasi korporasi. Di samping itu, real yield saat ini masih berada >4%, salah satu yang tertinggi di kawasan. Stabilitas makroekonomi Indonesia serta potensi berlanjutnya pemangkasan suku bunga pada semester II 2025 oleh Bank Indonesia memberikan peluang capital gain dari apresiasi kenaikan harga obligasi. Di samping itu, RDPT juga memiliki volatilitas yang lebih rendah dibandingkan instrumen saham.

Misalnya, Investor Makmur berinvestasi dengan menempatkan dana awal sebesar Rp30.000.000 di KISI Fixed Income Fund Plus dan rutin berinvestasi Rp3.000.000 per bulan. Dalam waktu 3 tahun, nilai investasinya dapat tumbuh menjadi sekitar Rp154.771.512 dengan estimasi return +14,65% (setara dengan pertumbuhan dana sebesar Rp19.771.512).

Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Itulah pembahasan terkait kebijakan tarif terbaru dari AS dan dampaknya terhadap pasar global. Di tengah ancaman tarif, ketegangan geopolitik, dan risiko inflasi yang masih membayangi, menjaga portofolio yang seimbang dan terdiversifikasi tetap menjadi kunci. RDPT dapat menjadi pilihan strategis bagi Anda terutama yang mengutamakan stabilitas imbal hasil tanpa terpapar langsung pada volatilitas pasar saham.


Di Makmur, Anda juga dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda dapat memilih dan membeli reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo June Invest dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Sebelum Mengalokasikan Dana Investasi, Ini Cara Mengevaluasi Periode Investasi Reksa Dana Secara Objektif

Key Takeaways: Evaluasi periode investasi menjadi aspek fundamental dalam pengelolaan portofolio. Keberhasilan investasi bergantung pada pemilihan produk dan kemampuan investor untuk secara objektif menilai kinerja dan menyesuaikan periode investasi dengan tujuan keuangan serta profil risiko pribadi. Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai indikator kinerja, risiko, dan karakteristik masing-masing jenis reksa dana menjadi krusial bagi setiap […]

author
Content Management
calendar
29 April 2026
Artikel

MSCI Kembali Bekukan Rebalancing Indeks Saham Indonesia, BREN dan DSSA Berpotensi Keluar dari Indeks

Key Takeaways: Pada Senin, 20 April 2026, Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali mengumumkan pembekuan rebalancing indeks saham Indonesia untuk periode Mei 2026. Keputusan ini menandai penundaan perubahan konstituen indeks, termasuk penambahan saham baru maupun penyesuaian bobot saham yang sudah ada.  Langkah ini bukan pertama kalinya dilakukan. Pembekuan rebalancing MSCI sebelumnya juga terjadi pada 27 […]

author
Content Management
calendar
22 April 2026
Artikel

Buy on Weakness Sering Dianggap Aman, Padahal Tidak Semua Koreksi Layak Dibeli

Key Takeaways: Buy on weakness sering dipandang sebagai strategi investasi yang bisa dilakukan setiap investor, karena dianggap cukup dengan membeli saham saat harga mengalami penurunan, lalu bisa mendapatkan potensi imbal hasil ketika harga sahamnya sudah pulih. Padahal, tidak semua saham yang mengalami koreksi layak untuk dibeli. Selain itu, koreksi pasar bisa terjadi dalam jangka waktu […]

author
Content Management
calendar
21 April 2026
Artikel

Investasi di Saham Sektor Basic Materials, Mengapa Sangat Dipengaruhi Harga Komoditas Global?

Key Takeaways: Sektor saham basic materials di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencakup emiten penyedia bahan baku industri, seperti logam, pertambangan, semen, dan kimia. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Trimegah Bangun Persada […]

author
Content Management
calendar
20 April 2026
Artikel

Optimalkan Peluang di Tengah Volatilitas Pasar Obligasi dengan Makmur iElite

Key Takeaways: Memasuki kuartal II 2026, pasar keuangan global masih menunjukkan peningkatan volatilitas yang dipicu oleh berlanjutnya tekanan geopolitik serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga global. Di tengah kondisi tersebut, peningkatan penerbitan utang negara (debt issuance) secara global turut menambah pasokan obligasi di pasar, sehingga memberikan tekanan pada harga dan mendorong pergerakan yield menjadi semakin […]

author
Content Management
calendar
15 April 2026
Artikel

WTI Naik 8% Usai Trump Umumkan Rencana Blokade Selat Hormuz, Instrumen Ini Bisa Dicermati

Key Takeaways: Harga minyak dunia kembali melonjak setelah pernyataan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait kebijakan geopolitik. Pada (13/4) pagi, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mencapai level US$105 per barel, mencerminkan respons pasar terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kenaikan ini dipicu oleh instruksi langsung kepada Angkatan Laut AS untuk memulai […]

author
Content Management
calendar
14 April 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0