






Hai, Sobat Makmur!
Perekonomian domestik diproyeksi akan lebih menggeliat pada bulan Ramadhan. Hal ini ditopang oleh sejumlah stimulus yang akan diluncurkan pemerintah sepanjang bulan Maret. Ada sejumlah stimulus yang akan meluncur bulan Ramadhan, mulai dari penyaluran bansos, pembayaran tunjangan hari raya (THR), hingga optimalisasi program makan bergizi gratis (MBG). Presiden Prabowo Subianto menyebut, stimulus ini bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025.
Pemberian stimulus pada bulan Ramadhan dapat berdampak positif ke pasar modal dan instrumen investasi seperti reksa dana. Manfaatkan momentum ini untuk berinvestasi di reksa dana saham, reksa dana campuran, dan reksa dana pendapatan tetap. Apalagi saat ini Makmur sedang bagi-bagi Bonus Investasi hingga Rp100 Juta. Yuk, investasi di Makmur sekarang!

Berikut syarat dan ketentuan promo ini:
Halo Investor Makmur, Indonesia dan Amerika Serikat (AS) capai kesepakatan dagang final, dengan tarif ekspor Indonesia menjadi 19% dan 0% untuk 1.819 produk, sebagai timbal balik, Indonesia menghapus bea masuk atas 99% produk AS. Kesepakatan ini perlu dicermati terutama jika impor melampaui ekspor, surplus neraca perdagangan dapat tertekan. Di sisi lain, AS berencana menaikkan tarif […]
Halo Investor Makmur, Pasar Saham Indonesia bergerak fluktuatif sepanjang Januari 2026. Pada (28/01), IHSG terkoreksi dalam hingga memicu trading halt. Tekanan pasar terjadi usai MSCI mengumumkan penerapan perlakuan sementara terhadap pasar saham Indonesia dengan membekukan penyesuaian indeks pada evaluasi Februari 2026, meningkatkan kehati-hatian investor global dan berpotensi menahan arus dana asing dalam jangka pendek. Di […]
Halo Investor Makmur, JP Morgan memproyeksikan IHSG berpotensi mencapai 10.000 pada akhir 2026 dalam skenario bullish. Proyeksi ini didukung oleh belanja fiskal pemerintah yang ekspansif, pertumbuhan ekonomi +5,3%, serta peluang penurunan BI rate hingga 50 bps seiring tren pelonggaran moneter global. Di tengah membaiknya sentimen pasar dan potensi penurunan BI rate, berinvestasi pada reksa dana […]
Halo Investor Makmur, Bank Indonesia (BI) menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,3% pada 2026, sedikit di bawah proyeksi pemerintah di 5,4%. Target ini mempertimbangkan perlambatan ekonomi global, stabilitas rupiah, serta ruang penurunan BI Rate dan ekspansi likuiditas. BI juga melihat peluang pertumbuhan mencapai 5,4% jika stimulus fiskal dan belanja pemerintah dapat dipercepat di awal tahun. […]
Halo Investor Makmur, Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% pada Oktober 2025, setelah penurunan total sebesar 125 bps sejak awal tahun. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah penurunan cadangan devisa dan meningkatnya ketidakpastian global. Meski demikian, BI tetap membuka peluang penurunan suku bunga lanjutan di akhir tahun, seiring […]
Halo Investor Makmur, Organisation for Economic Co–operation and Development (OECD) merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,9% yoy pada 2025 dan 2026, lebih tinggi dari perkiraan Juni sebesar 4,7% yoy pada 2025 dan 4,8% yoy pada 2026. Prospek ini didukung oleh pelonggaran kebijakan moneter serta kuatnya investasi publik. Seiring revisi naik proyeksi pertumbuhan Indonesia […]