makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Return on Investment Besar Belum Tentu Ideal, Ini Cara Menilainya

author
Content Management
author
22 Januari 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Return on Investment (ROI) digunakan untuk mengukur keberhasilan investasi, namun ROI besar bukan jaminan bahwa investasi tersebut ideal.
  • Cara menentukan apakah ROI saham Anda ideal adalah dengan membandingkannya dengan perusahaan dalam industri yang sama.
  • Setiap investor memiliki tujuan yang berbeda dalam berinvestasi, hal ini sangat berpengaruh pada penilaian ROI.
  • ROI yang tinggi dalam periode singkat tidak mencerminkan keberlanjutan investasi dalam jangka panjang.

Return on Investment (ROI) merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu investasi. ROI menunjukkan seberapa efektif investasi yang dilakukan dalam menghasilkan keuntungan. Secara umum, semakin besar ROI yang diperoleh, semakin baik kinerja investasi tersebut. Namun, ROI yang besar tidak selalu mencerminkan investasi yang ideal karena masih terdapat faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

Rumus Menghitung Return on Investment (ROI)

Pada dasarnya, ROI dihitung dengan rumus sebagai berikut:

ROI = (Laba bersih / biaya investasi) × 100

Laba bersih yang dimaksud di sini adalah nilai keuntungan dari investasi yang Anda lakukan. Sedangkan, biaya investasi mencakup semua modal yang terkait dengan investasi tersebut, seperti jumlah nilai investasi, biaya transaksi, atau pengeluaran lainnya yang timbul selama periode investasi.

Sebagai contoh, Anda berinvestasi dalam sebuah saham dengan modal investasi sebesar Rp50.000.000. Setelah beberapa waktu, saham tersebut menghasilkan laba bersih sebesar Rp15.000.000. Maka perhitungan ROI-nya adalah:

  • ROI = (15.000.000 / 50.000.000) × 100 = 30%

Artinya, Anda memperoleh keuntungan sebesar 30% dari total pengeluaran yang dikeluarkan untuk investasi tersebut. Meskipun ROI memberikan gambaran nilai keuntungan, menentukan apakah nilai tersebut ideal memerlukan pertimbangan lebih lanjut. Beberapa faktor yang memengaruhi sebuah ROI antara lain tingkat risiko, jangka waktu investasi, dan kondisi pasar yang terjadi.

Cara Menentukan Return on Investment (ROI)

Setelah mengetahui perhitungan ROI dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan untuk menentukan apakah ROI yang diperoleh sudah ideal:

1. Bandingkan dengan benchmark industri

Salah satu cara untuk menilai apakah ROI yang Anda peroleh ideal adalah dengan membandingkannya dengan benchmark industri. Setiap industri atau sektor saham umumnya memiliki standar atau rata-rata ROI yang dianggap wajar dan dapat digunakan sebagai tolok ukur. 

Membandingkan ROI dengan angka rata-rata dalam industri yang sama, Anda bisa menilai apakah hasil investasi berada pada level yang kompetitif atau bahkan lebih baik daripada yang lain. 

Jika ROI yang Anda peroleh jauh lebih tinggi dari rata-rata industri, ini menandakan bahwa investasi tersebut sangat menguntungkan dan dapat dianggap ideal. Sebaliknya, jika ROI Anda lebih rendah, Anda perlu mempertimbangkan apakah ada faktor-faktor lain yang membatasi hasil tersebut, seperti tingginya risiko yang diambil atau kondisi pasar yang kurang mendukung.

2. Pertimbangkan tujuan investasi

Tujuan investasi yang jelas dan terukur sangat berpengaruh terhadap bagaimana Anda menilai ROI yang Anda capai ideal atau tidak bergantung pada tujuan investasi yang Anda tetapkan. Setiap investor memiliki tujuan yang berbeda dan hal ini harus diperhatikan ketika mengevaluasi hasil investasi.

Jika tujuan investasi Anda adalah untuk memperoleh keuntungan jangka panjang, maka ROI yang tinggi dalam waktu singkat mungkin bukan pilihan terbaik. ROI yang besar dalam periode yang singkat cenderung mencerminkan fluktuasi pasar dan tingkat risiko yang tinggi. Sebagai contoh, harga saham PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) telah mengalami pertumbuhan 92,95% dalam 1 tahun terakhir, harga per 02 Januari 2025 tercatat sebesar Rp2.250, kemudian naik menjadi Rp4.150 pada 21 Januari 2026.

Sebaliknya, jika tujuan Anda adalah untuk memperoleh potensi keuntungan dalam waktu singkat, ROI yang besar bisa lebih relevan. Potensi keuntungan cepat bisa dianggap ideal, terutama jika diimbangi dengan manajemen risiko yang baik. Salah satu contoh saham yang mengalami kenaikan signifikan dalam waktu singkat adalah PT RMK Energy Tbk (RMKE). Berdasarkan data per 21 Januari 2026, RMKE tercatat mengalami kenaikan sebesar 42,20% sejak 02 Januari 2026. 

3. Lihat potensi pertumbuhan

ROI yang tinggi dalam satu periode investasi memang menarik, namun Anda perlu mempertimbangkan potensi pertumbuhan dan keberlanjutan investasi tersebut di masa depan. Sebuah investasi yang memberikan ROI besar di awal akan sangat menguntungkan dalam jangka pendek, tetapi jika bergantung pada kondisi pasar yang fluktuatif atau tidak stabil, ROI tersebut mungkin tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, penting untuk mengevaluasi apakah ROI yang diperoleh dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, ROI yang lebih moderat namun stabil cenderung lebih disukai oleh banyak investor, terutama untuk investasi jangka panjang. Investasi yang memiliki potensi pertumbuhan yang berkelanjutan, sering kali lebih menguntungkan meskipun ROI-nya lebih rendah dibandingkan dengan investasi yang lebih berisiko. Dengan menganalisis prospek masa depan dan stabilitas investasi, Anda dapat menentukan apakah ROI yang diperoleh sesuai dengan tujuan dan strategi investasi yang diinginkan.

4. Evaluasi ROI jangka panjang

Dalam menilai apakah ROI yang Anda capai sudah ideal, sangat penting untuk memperhitungkan rata-rata pertumbuhan investasi dalam periode yang lebih panjang. Evaluasi ROI sebaiknya tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga pada bagaimana kinerja investasi Anda berkembang seiring waktu. Dengan memiliki tolok ukur yang jelas untuk pertumbuhan investasi, Anda dapat lebih mudah merencanakan dan mengarahkan strategi investasi di masa depan.

Mengukur rata-rata pertumbuhan tahunan atau dalam periode tertentu memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi investasi Anda. Hal ini membantu Anda menilai apakah hasil yang dicapai sesuai dengan tujuan jangka panjang yang telah ditetapkan. Dengan tolok ukur yang tepat, Anda bisa lebih mudah membandingkan hasil investasi dengan standar industri atau performa investasi lainnya, sehingga memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang lebih terkonsep dan strategis di masa depan.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap risiko setiap investasi dan membandingkannya dengan ROI yang dihasilkan. Langkah ini akan membantu Anda memastikan bahwa hasil investasi seimbang dengan risiko yang diambil, serta memungkinkan Anda membuat keputusan investasi yang lebih bijaksana dan aman.

Return on Investment (ROI) adalah cara yang efektif untuk mengukur keberhasilan suatu investasi. Namun, ROI yang tinggi tidak selalu mencerminkan investasi yang ideal. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti risiko investasi, jangka waktu investasi, kondisi pasar, dan tujuan investasi. Oleh karena itu, Anda perlu menganalisis ROI secara menyeluruh, membandingkannya dengan standar industri, dan mempertimbangkan potensi keberlanjutan investasi.

Apabila Anda ingin memiliki potensi keuntungan dari saham namun tidak memiliki waktu dan keahlian untuk menganalisis, maka reksa dana saham bisa menjadi pilihan. Dana Anda akan dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional yang memiliki keahlian dalam memilih saham dan mengelola portofolio investasi. 

MI memilih saham berdasarkan analisis fundamental yang mendalam dan secara aktif memantau kinerja portofolio untuk memastikan alokasi yang optimal, dengan tujuan memaksimalkan keuntungan dalam batas risiko yang dapat diterima.

Anda bisa memilih beragam produk reksa dana saham melalui Makmur, salah satunya Bahana Icon Syariah Kelas G. Berdasarkan data per 21 Januari 2025, reksa dana ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 20,61% dalam 3 bulan terakhir, 70,94% dalam 1 tahun terakhir, dan 89,87% dalam 3 tahun terakhir. 


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itureksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Bright January dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Realisasi Investasi Danantara di Tahun 2026, Saham, Proyek Hilirisasi, dan Aset Luar Negeri

Key Takeaways: Daya Anagata Nusantara (Danantara) adalah Badan Pengelola Investasi (BPI) milik negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengkonsolidasikan aset BUMN secara strategis dan mengelola kekayaan negara secara terpusat. Lembaga ini bertujuan menjadi sovereign wealth fund (SWF) untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. SWF merupakan lembaga investasi khusus yang […]

author
Content Management
calendar
22 September 2026
Artikel

The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%–4,00%, Apa Dampaknya bagi Investor Indonesia?

Key Takeaways: Federal Open Market Committee (FOMC) atau komite kebijakan moneter Federal Reserve resmi menaikkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin persentase menjadi 3,75% sampai 4,00% pada 16 September 2026. Keputusan tersebut disetujui secara bulat melalui voting, dengan hasil 12 suara setuju tanpa adanya perbedaan pendapat.  Dalam pernyataan resminya, komite FOMC menempatkan keputusan tersebut […]

author
Content Management
calendar
18 September 2026
Artikel

Menilai Penggunaan Dana Hasil Right Issue, Apa yang Harus Diperhatikan Investor Sebelum Menebusnya?

Key Takeaways: Right issue merupakan salah satu aksi korporasi yang cukup sering dilakukan oleh emiten di pasar modal. Aksi right issue memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk menambah kepemilikan dengan harga tertentu sebelum saham baru ditawarkan lebih luas. Menilai penggunaan dana right issue menjadi langkah krusial sebelum memutuskan untuk menebus atau melepas hak tersebut. […]

author
Content Management
calendar
17 September 2026
Artikel

Mengapa Investor Wajib Menghitung Risiko Negative Real Return? Ini Alasannya

Key Takeaways: Banyak investor merasa puas ketika melihat nilai investasi mereka terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun, pertumbuhan nominal tersebut belum tentu mencerminkan peningkatan kesejahteraan yang sebenarnya. Ada satu faktor penting yang sering diabaikan, yaitu inflasi. Investor wajib menghitung risiko negative real return karena inflasi yang tinggi dapat membuat nilai riil atau daya beli […]

author
Content Management
calendar
16 September 2026
Artikel

Tertarik Investasi Saham Ala Lo Kheng Hong? Ini Cara Memilih Perusahaan yang Fundamentalnya Kuat

Key Takeaways: Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor terkemuka di Indonesia yang telah menunjukkan konsistensinya dalam berinvestasi di saham sejak lama. Dengan mengadopsi filosofi value investing, Lo Kheng Hong percaya bahwa investasi yang baik harus didasarkan pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, bukan hanya sekadar fluktuasi harga jangka pendek.  Mari kita ulas lebih […]

author
Content Management
calendar
15 September 2026
Artikel

Belanja Pemerintah dan Investasi: Seberapa Besar Keterkaitannya?

Key Takeaways: Multiplier effect adalah kondisi ketika perubahan awal pada pengeluaran menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap pendapatan maupun output ekonomi secara keseluruhan. Proses ini terjadi karena pengeluaran satu pihak akan menjadi pendapatan bagi pihak lain, yang kemudian kembali dibelanjakan sehingga menciptakan putaran aktivitas ekonomi baru. Salah satu sumber multiplier effect yang paling sering dibahas […]

author
Content Management
calendar
10 September 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0