






Memasuki akhir 2025, portofolio reksa dana saham milik Trimegah Asset Management menunjukkan kecenderungan yang kuat terhadap sektor-sektor tertentu. Dari tiga produk unggulan yang tersedia di platform Makmur, yaitu TRIM Syariah Saham, Trim Kapital Plus, dan Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index, terlihat alokasi aset yang besar terhadap emiten di lima sektor. Anda dapat menjadikan informasi ini sebagai referensi untuk memahami arah strategi manajer investasi (MI) Trimegah dalam membentuk kinerja reksa dana sahamnya.
Terdapat tiga reksa dana saham Trimegah Asset Management yang tersedia di Makmur, di antaranya:
TRIM Syariah Saham merupakan produk reksa dana berbasis saham yang dikelola dengan prinsip investasi syariah. Artinya, seluruh proses seleksi dan pengelolaan aset dalam produk ini tidak berkaitan dengan industri rokok, alkohol, perjudian, atau unsur riba. Produk ini memiliki dana kelolaan mencapai Rp93,2 miliar per 13 November 2025 dan telah bertumbuh sebesar 23,9% secara year-to-date (ytd). Portofolionya didominasi oleh saham di sektor pertambangan, industri, dan infrastruktur.
Trim Kapital Plus adalah produk reksa dana saham yang mengadopsi strategi alokasi aktif, di mana MI secara aktif memilih dan menyesuaikan komposisi saham dalam portofolio untuk memaksimalkan potensi imbal hasil sesuai kondisi pasar. Per 13 November 2025, dana kelolaan Trim Kapital Plus mencapai Rp410,6 miliar dan telah bertumbuh sebesar 13% secara ytd, menjadikannya produk reksa dana saham terbesar dari Trimegah Asset Management di platform Makmur dari sisi aset kelolaan. Fokus investasi Trim Kapital Plus cenderung pada sektor keuangan dan konsumsi, yang mencerminkan strategi moderat dan lebih stabil.
Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index merupakan produk reksa dana indeks yang mengikuti metode seleksi berdasarkan strategi faktor volatilitas rendah (low volatility). Strategi ini bertujuan untuk menyediakan eksposur terhadap saham-saham yang memiliki pergerakan harga relatif stabil, cocok bagi investor yang memiliki profil risiko konservatif. Dengan dana kelolaan mencapai Rp39,8 miliar per 13 November 2025, portofolio reksa dana ini sangat terfokus pada sektor keuangan, yang secara historis memberikan dividen yang konsisten.
Berikut adalah lima sektor yang paling mendominasi dari ketiga produk reksa dana Trimegah Asset Management, di antaranya:
Sektor keuangan merupakan pilar utama dalam portofolio Trim Kapital Plus dan Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index. Saham bank seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mendapat porsi alokasi yang besar.
Total bobot gabungan sektor ini mencapai sekitar 39-40% dari total aset yang dikelola pada dua produk tersebut, dengan nilai sekitar Rp214 miliar. Tingginya alokasi terhadap sektor ini mencerminkan preferensi terhadap emiten dengan kapitalisasi besar, likuiditas tinggi, dan fundamental yang kuat.
Sektor energi menyumbang sekitar 18,17% dari total gabungan asset under management (AUM) atau sekitar Rp16,93 miliar, dan terdapat dalam dua produk, yaitu TRIM Syariah Saham dan Trim Kapital Plus.
Emiten seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menjadi penopang sektor ini. Sektor energi dalam struktur portofolio bergerak di industri pertambangan batu bara, energi primer, serta eksplorasi dan produksi migas, yang masih menjadi bagian penting perekonomian Indonesia.
Sektor bahan baku menjadi salah satu sektor strategis, beberapa emiten di sektor ini adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Total bobot sektor bahan baku mencapai 10,7% atau sekitar Rp58,4 miliar dari keseluruhan portofolio di produk reksa dana saham Trimegah Asset Management.
Sektor ini berperan sebagai penyeimbang volatilitas pasar, terutama dalam portofolio TRIM Kapital Plus dan Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index. Total estimasi alokasi aset pada sektor ini mencapai sekitar 3,5% atau sekitar Rp19 miliar. Kehadiran sektor infrastruktur turut membantu menjaga performa portofolio saat sektor lain mengalami tekanan.
Emiten yang dimiliki adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM). Keberadaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) pada dua produk reksa dana saham Trimegah menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap kinerja stabil dan kepemimpinan perusahaan dalam industri telekomunikasi.
Sebagai sektor dengan karakteristik defensif, barang konsumsi primer memiliki kontribusi sekitar 3,1% dari total aset gabungan, setara dengan Rp16,79 miliar. Emiten dalam sektor ini adalah PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
Ketiga emiten tersebut tercatat dalam portofolio Trim Kapital Plus dan FTSE Low Volatility. Stabilitas pendapatan dan konsumsi masyarakat yang cenderung konstan menjadikan sektor ini pilihan tepat untuk menjaga kinerja saat sektor siklikal mengalami tekanan.
*Besaran alokasi sektor berdasarkan data fund fact sheet 31 Oktober 2025
Jika Anda tertarik untuk berinvestasi di reksa dana saham Trimegah Asset Management, memahami struktur sektor dominan dapat membantu Anda menilai profil risiko dan potensi imbal hasilnya. Kelima sektor tersebut memainkan peran yang saling melengkapi dalam membentuk portofolio investasi yang seimbang.
Beberapa sektor berfungsi sebagai motor penggerak utama pertumbuhan, seperti keuangan dan bahan baku, sementara sektor lain seperti barang konsumsi dan telekomunikasi berperan sebagai penyangga stabilitas saat pasar mengalami tekanan. Kombinasi ini mencerminkan strategi diversifikasi menyeluruh yang dapat menjawab dinamika pasar di 2025.
Untuk berinvestasi pada produk reksa dana saham unggulan seperti milik Trimegah Asset Management, Anda dapat menggunakan Makmur. Sebagai perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Makmur menjadi pilihan platform jual beli reksa dana yang terpercaya. Seluruh MI dan produk reksa dana telah dikurasi secara profesional, sehingga Anda dapat berinvestasi dengan lebih percaya diri sesuai profil risiko dan tujuan keuangan Anda.
Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Prosperity November, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Makmur Premium Tour.
Link: Promo-Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Menjelang Hari Raya Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan salah satu hal yang dinantikan oleh banyak orang, khususnya karyawan dan pegawai. Dana THR umumnya digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan serta merayakan momen kebersamaan dengan keluarga. Namun, THR juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kondisi keuangan di masa depan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan […]
Key Takeaways: Harga minyak mentah dunia pada (9/3) sempat mencapai US$118 per barel, meningkat sekitar 29,81% dibandingkan harga penutupan di tanggal 6 Maret 2026 yang berada di US$90,90 per barel. Berdasarkan data pembukaan perdagangan (9/3), tren harga minyak mentah menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Tabel 1. Kenaikan harga minyak mentah dunia beberapa waktu […]
Key Takeaways: Saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dikelompokkan ke dalam berbagai sektor. Pergerakan antar-sektor dapat berbeda, tergantung pada kondisi ekonomi dan sentimen pasar. Beberapa sektor dapat tumbuh signifikan, sementara lainnya stagnan atau menurun, tergantung kondisi ekonomi dan sentimen pasar. Oleh karena itu, pemahaman terhadap analisis sektoral penting, agar bisa menganalisis potensi imbal hasil dan […]
Key Takeaways: Dividen adalah bagian dari laba bersih perusahaan yang didistribusikan kepada para pemegang saham sebagai bentuk imbal hasil atas modal yang telah diinvestasikan. Besaran dividen yang diterima setiap investor ditentukan secara proporsional berdasarkan jumlah lembar saham yang dimiliki. Dividen merupakan salah satu cara investor untuk memperoleh keuntungan dari investasi saham selain dari kenaikan harga […]
Key Takeaways: Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan menjadi momen yang bermakna bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama Ramadan, terjadi perubahan pola konsumsi, sehingga mendorong peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat, karena banyaknya tradisi dan kebutuhan yang perlu dipenuhi selama bulan suci tersebut. Aktivitas ekonomi tersebut mendorong kinerja perusahaan di sektor tertentu. Oleh […]
Key Takeaways: Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi mulai mempublikasikan data kepemilikan saham emiten di atas 1% kepada publik sejak 3 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 1/KDK.04/2026 yang menetapkan BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka bagi publik. […]