makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Private Placement Saham Disebut Pendanaan Strategis, Benarkah Selalu Menguntungkan Investor?

author
Content Management
author
04 Mei 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Private placement saham dapat memberikan harga diskon yang menarik, tetapi hanya terbuka bagi investor institusi, bukan investor ritel.
  • Risiko dilusi kepemilikan dan ketidakpastian penggunaan dana dapat memengaruhi kinerja saham perusahaan setelah private placement saham.
  • Investor perlu menganalisis tujuan penggunaan dana dan prospek jangka panjang perusahaan saat melakukan private placement saham.

Private placement saham adalah proses penerbitan saham baru yang ditujukan kepada investor institusi tanpa melalui pasar terbuka. Biasanya, perusahaan memilih private placement sebagai cara untuk memperkuat posisi keuangan atau mendanai proyek ekspansi. Walaupun disebut sebagai pendanaan strategis, apakah private placement selalu menguntungkan bagi investor? Mari kita bahas lebih dalam mengenai cara kerja private placement saham, tujuan strategis perusahaan, dan bagaimana hal ini memengaruhi keputusan investasi.

Private Placement Saham Sebagai Pendanaan Strategis

Private placement saham dianggap sebagai bentuk pendanaan strategis karena memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan dana dengan cara yang lebih fleksibel. Dalam proses ini, perusahaan bisa memilih investor yang tepat, yang tidak hanya memberikan dana, tetapi juga memiliki peluang untuk bekerja sama dalam mendukung pertumbuhan perusahaan.

Sebagai contoh, PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) mengumumkan rencana pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada 15 Januari 2026. Hal ini merupakan langkah yang diambil perusahaan untuk memperkuat modal kerja, mendanai ekspansi, dan memperkuat struktur permodalan.

  • Tujuan strategis di balik private placement 

Private placement saham dilakukan untuk berbagai tujuan strategis perusahaan. Dalam hal ini, FOLK menggunakan dana hasil private placement untuk mendukung ekspansi bisnis dan investasi yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan di masa depan. 

Selain itu, penguatan struktur permodalan menjadi salah satu tujuan. Private placement dapat meningkatkan jumlah aset dan ekuitas perusahaan, yang diproyeksikan meningkat, dengan aset naik 8,86% dan ekuitas 10,04%.

  • Pengaruh private placement terhadap struktur kepemilikan

Private placement dapat memengaruhi struktur kepemilikan saham perusahaan. Dalam hal ini, FOLK memilih untuk melibatkan investor strategis, termasuk afiliasi seperti PT Garam Ventura Indonesia dan non-afiliasi seperti Sutopo Widodo, yang memperlihatkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis FOLK. 

Dampak dari private placement, struktur kepemilikan saham menjadi lebih tersebar, di mana beberapa investor strategis memiliki andil yang lebih besar, namun hal ini juga menunjukkan adanya risiko dilusi bagi pemegang saham lama. Total modal yang ditempatkan dan disetor penuh ke FOLK meningkat menjadi Rp81,82 miliar dari Rp78,96 miliar.

Private Placement Tidak Selalu Menguntungkan bagi Investor

Aksi private placement memang bisa menguntungkan bagi investor, namun bukan berarti bebas risiko. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi apakah hal tersebut benar-benar menguntungkan bagi investor.

1. Tidak bisa berpartisipasi

Salah satu keuntungan dari private placement saham adalah harga saham yang lebih rendah (diskon) dibandingkan harga pasar. Investor institusi dapat memperoleh saham dengan harga diskon yang lebih besar ketika perusahaan memerlukan dana untuk ekspansi atau penguatan modal. 

Dalam kasus FOLK, aksi korporasi dilakukan pada harga Rp398 per saham, yang mencerminkan diskon hingga 90% dari rata-rata harga penutupan saham FOLK selama 25 hari bursa berturut-turut. Total saham baru yang diterbitkan adalah 394.814.146 lembar, dengan nilai total mencapai Rp56,9 miliar.

Namun, meskipun harga yang ditawarkan sangat menarik, hanya investor institusi atau investor dana besar yang dapat mengakses harga tersebut. Investor ritel atau pemegang saham lama yang tidak berpartisipasi dalam private placement tidak dapat membeli saham dengan harga diskon. Hal ini menimbulkan ketidaksetaraan antara investor yang berpartisipasi dan yang tidak berpartisipasi dalam private placement.

2. Risiko dilusi kepemilikan

Risiko yang dihadapi investor pada perusahaan yang melakukan private placement adalah dilusi kepemilikan. Pada perusahaan FOLK, pemegang saham lama yang tidak berpartisipasi dalam aksi korporasi ini akan mengalami dilusi kepemilikan hingga 9,09%.  Artinya, meskipun investor tetap memegang saham yang sama, persentase kepemilikannya berkurang secara signifikan akibat penerbitan saham baru. Adapun perhitungan harga dilusi dapat menggunakan rumus Theoretical Ex-Rights Price (TERP).

Selain itu, ketidakpastian terkait penggunaan dana yang dihimpun juga menjadi perhatian. Jika dana tidak digunakan dengan efektif atau tidak memberikan hasil yang diharapkan, harga saham dapat tertekan dan investor berpotensi tidak mendapatkan keuntungan yang diinginkan.

3. Harga saham terkoreksi

Investor perlu memantau kinerja perusahaan setelah melakukan private placement untuk memastikan apakah dana yang dihimpun memberikan dampak positif. Pada FOLK, harga saham perusahaan sebelum private placement saham pada 14 Januari 2026 berada pada harga Rp1.075, sementara setelah penerbitan saham baru (ex-date) pada 15 Januari 2026, harga saham tercatat pada Rp1.000. Hal ini menunjukkan adanya penyesuaian harga saham pasca penerbitan saham baru, yang juga berkaitan dengan efek dilusi. 

Laporan keuangan perusahaan juga penting untuk dianalisis. Pada 9M2025, FOLK mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp14,06 miliar, dengan rugi bersih Rp10,51 miliar, dan arus kas akhir turun dari Rp2,06 miliar menjadi Rp1,51 miliar akibat kerugian yang dialami perusahaan. Dengan adanya debt-to-equity ratio 12,2%, tingkat leverage perusahaan tergolong rendah. Namun demikian, kondisi ini tetap perlu dikaji bersama dengan profitabilitas perusahaan yang masih mencatatkan kerugian. 

Namun dalam konteks private placement, investor perlu memantau apakah dana yang dihimpun benar-benar digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi, serta apakah perusahaan mampu meningkatkan kinerjanya setelah aksi tersebut.

Oleh karena itu, meskipun aksi korporasi ini dapat menguntungkan bagi investor yang dapat memanfaatkan diskon harga, risiko yang terkait dengan dilusi dan kinerja perusahaan pasca-penerbitan saham perlu diperhatikan dengan seksama sebelum membuat keputusan investasi.

Private placement saham dapat menjadi solusi pendanaan yang efektif bagi perusahaan, namun investor perlu mempertimbangkan baik potensi keuntungan maupun risiko yang terlibat. Meskipun harga saham diskon bisa menjadi daya tarik bagi investor, potensi dilusi dan ketidakpastian dalam penggunaan dana perlu diperhatikan dengan cermat. 

Sebelum berpartisipasi dalam private placement, investor sebaiknya memahami tujuan penggunaan dana, dampak terhadap struktur kepemilikan saham, dan prospek jangka panjang perusahaan. Dengan melakukan analisis yang tepat, investor dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dalam memilih saham untuk investasi jangka panjang.

Aksi private placement saham memang menawarkan potensi keuntungan yang besar, namun kesempatan ini umumnya hanya diberikan kepada investor tertentu. Jika Anda mencari peluang investasi yang lebih inklusif dan terbuka bagi banyak investor, maka reksa dana saham bisa menjadi pilihan.Melalui reksa dana saham, dana Anda akan dikelola oleh manajer investasi (MI) yang berkompeten untuk membeli saham potensial berdasarkan analisis fundamental dan riset mendalam.

 Makmur menawarkan berbagai produk reksa dana yang bisa dipertimbangkan, salah satunya Sucorinvest Sustainability Equity Fund. Berdasarkan data per 30 April 2026, reksa dana tersebut mengalami pertumbuhan signifikan dalam 1 tahun terakhir, sebesar 26,05%.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Tentang Makmur

PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.

Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Momentum May dan Semua Bisa Makmur.

Link: Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Sucorinvest Premium Sovereign Balanced Fund Kelas A: Tetap Stabil di Tengah Tekanan Pasar Obligasi

Key Takeaways: Sepanjang year-to-date (YTD) 2026 hingga 22 Juni 2026, pasar obligasi Indonesia menghadapi tekanan dari faktor eksternal maupun domestik. Dari sisi global, ketidakpastian arah kebijakan moneter dan tensi geopolitik yang masih berlanjut meningkatkan volatilitas pasar keuangan. Sementara dari dalam negeri, pelemahan nilai tukar rupiah mendorong Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas […]

author
Content Management
calendar
22 Juni 2026
Artikel

Mengapa Investor Asing Melakukan Capital Outflow dari Pasar Keuangan Indonesia? Ini Penyebabnya

Key Takeaways: Capital outflow atau arus keluar modal asing menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah. Ketika investor asing menarik dana dari pasar saham, obligasi, maupun instrumen finansial lainnya, dampaknya dapat dirasakan secara luas terhadap nilai tukar rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga kondisi likuiditas di Indonesia. Di bawah ini merupakan […]

author
Content Management
calendar
15 Juni 2026
Artikel

BI Rate Naik 25 bps ke 5,50% di Luar Jadwal RDG, Apa yang Perlu Dicermati Investor?

Key Takeaways: Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada 9 Juni 2026, dari 5,25% menjadi 5,50%. Sebelumnya, pada 20 Mei 2026, BI juga telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin dari 4,75% menjadi 5,25%. Pengumuman tersebut tergolong tidak biasa karena diputuskan melalui rapat mingguan di luar jadwal […]

author
Content Management
calendar
11 Juni 2026
Artikel

Tips Memilih Reksa Dana Saham: Evaluasi Konsistensi Kinerja dan Bandingkan dengan Benchmark

Key Takeaways: Perubahan nilai aktiva bersih (NAB) pada reksa dana saham, baik dalam tren naik maupun turun, merupakan kondisi yang wajar. Hal ini disebabkan oleh pergerakan harga saham yang dipengaruhi berbagai faktor, seperti sentimen global, kondisi makroekonomi, serta fundamental perusahaan. Oleh karena itu, tujuan berinvestasi pada reksa dana saham bukan untuk sepenuhnya menghindari penurunan, melainkan […]

author
Content Management
calendar
09 Juni 2026
Artikel

Gaji Terasa Cepat Habis? Ini Cara Melakukan Review Keuangan Bulanan Agar Optimal

Key Takeaways: Gaji yang terasa cepat habis sering menjadi persoalan yang berulang dari bulan ke bulan. Ketika awal gajian, kondisi keuangan tampak terkendali, namun tanpa disadari, pengeluaran kecil justru menyebabkan total pengeluaran membengkak. Akibatnya, sisa dana di akhir bulan tidak sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya. Kondisi ini umumnya bukan hanya disebabkan oleh besarnya […]

author
Content Management
calendar
08 Juni 2026
Artikel

Perusahaan dengan WACC Rendah Dianggap Efisien, Benarkah Selalu Menguntungkan Investor?

Key Takeaways: Efisiensi biaya pendanaan sering kali dikaitkan dengan kemampuan perusahaan dalam mengelola struktur modalnya. Salah satu indikator dalam menilai efisiensi tersebut adalah Weighted Average Cost of Capital (WACC). Banyak yang menganggap WACC rendah sebagai tanda efisiensi dan daya tarik bagi investor. Namun, apakah asumsi ini selalu benar? WACC adalah rata-rata tertimbang dari biaya modal […]

author
Content Management
calendar
05 Juni 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0