






Membangun portofolio reksa dana saham bukan hanya tentang memilih produk dengan return terbaik. Salah satu keputusan penting yang sering diabaikan investor adalah menentukan apakah sebaiknya menempatkan seluruh investasi pada satu manajer investasi (MI) atau membaginya ke beberapa MI sekaligus.
Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya benar atau salah, karena pilihan yang tepat perlu disesuaikan dengan profil risiko, tujuan investasi, serta seberapa aktif Anda memantau portofolio. Memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda mengambil keputusan lebih strategis, terutama dalam konteks reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi dibandingkan jenis reksa dana lainnya.
Pendekatan fokus di satu MI berarti Anda menempatkan seluruh dana reksa dana saham Anda hanya pada satu pengelola. Sebagai contoh, Anda hanya memiliki reksa dana saham Sucorinvest Maxi Fund dalam portofolio.
Salah satu keuntungan fokus di satu MI adalah kemudahan dalam memantau portofolio. Dengan hanya satu produk yang diikuti, Anda cukup memahami satu strategi investasi, satu tim pengelola, dan satu fund fact sheet (FFS) untuk mengetahui ke mana dana Anda diinvestasikan.
Sebagai contoh, Anda bisa melihat portofolio dari Sucorinvest Maxi Fund berdasarkan FFS 27 Februari 2026:
Tabel 1. Komposisi portofolio Sucorinvest Maxi Fund (per 27 Februari 2026)

Sumber: MakmurApp
Dengan data seperti di atas, Anda dapat langsung melihat eksposur portofolio Sucorinvest Maxi Fund terhadap berbagai sektor. Sektor keuangan mendominasi dengan bobot gabungan sekitar 39,76% dari lima emiten perbankan besar, yakni BBCA, BMRI, BBNI, BBRI, dan BBTN. Informasi ini dapat Anda peroleh secara berkala dari dokumen FFS produk reksa dana saham setiap bulan.
Konsentrasi pada satu MI juga membawa risiko yang perlu Anda waspadai. Jika portofolionya didominasi sektor tertentu dan sektor tersebut mengalami penurunan, maka drawdown-nya bisa cukup besar. Dari Tabel 1, terlihat bahwa sektor keuangan mendominasi portofolio dengan bobot 39,76%, yang berasal dari lima emiten perbankan dengan market cap besar. Hal ini mencerminkan tingginya eksposur terhadap sektor keuangan. Apabila sektor keuangan mengalami penurunan, maka portofolio reksa dana saham berpotensi terdampak secara signifikan.
Dari sisi kinerja berdasarkan data per 9 April 2026, Sucorinvest Maxi Fund memiliki kinerja yang sangat baik dalam jangka panjang. Berikut adalah acuan nilai investasi sebesar Rp10 juta jika melakukan investasi di beberapa waktu yang berbeda secara historis:
Tabel 2. Kinerja historis Sucorinvest Maxi Fund

Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa dalam jangka pendek, kinerja Sucorinvest Maxi Fund cenderung mengalami tekanan, tercermin dari penurunan sebesar -5,94% dalam periode 3 bulan dan relatif stagnan secara YTD di -0,04%.
Namun, dalam jangka panjang selama 1 tahun, kinerjanya menunjukkan pertumbuhan dengan return mencapai 91,72%. Hal tersebut menunjukkan bahwa meskipun terdapat tekanan dalam jangka pendek, Sucorinvest Maxi Fund sempat mencatatkan kinerja yang kuat dalam periode 1 tahun terakhir.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.
Pendekatan diversifikasi ke beberapa MI berarti Anda membagi investasi ke beberapa produk dari MI yang berbeda. Strategi ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada satu strategi pengelolaan dan menyebarkan risiko antar MI.
Salah satu manfaat diversifikasi ke beberapa MI adalah penyebaran risiko yang lebih merata. Ketika satu MI mengalami penurunan kinerja akibat keputusan investasi atau kondisi pasar tertentu, MI lain dalam portofolio Anda berpotensi memberikan hasil yang lebih baik sehingga dampaknya bisa saling menyeimbangkan.
Sebagai ilustrasi, berikut perbandingan kinerja per 9 April 2026 jika Anda membagi investasi Rp10 juta ke dua produk reksa dana saham dari MI berbeda, yaitu Sucorinvest Maxi Fund dan Batavia Dana Saham Syariah, masing-masing Rp5 juta:
Tabel 3. Kinerja portofolio dari diversifikasi dua reksa dana saham

Dengan melakukan diversifikasi dana investasi menjadi Rp5 juta per produk reksa dana saham di atas, hasil 1 tahunnya sekitar Rp16,07 juta, dalam ilustrasi ini lebih rendah dibandingkan apabila seluruh dana ditempatkan pada Sucorinvest Maxi Fund.
Namun, risiko menjadi lebih tersebar karena penurunan kinerja Batavia Dana Saham Syariah dalam 3 bulan terakhir tidak sedalam Sucorinvest Maxi Fund. Diversifikasi ke beberapa MI membantu mengurangi dominasi suatu pendekatan investasi, sehingga lebih sesuai bagi investor yang menginginkan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan pengelolaan risiko.
Di sisi lain, memiliki lebih dari satu produk dari MI berbeda membutuhkan ketelitian yang lebih cermat. Anda perlu memahami strategi tiap MI serta mengevaluasi FFS dan eksposur portofolio secara berkala. Di bawah ini merupakan portofolio reksa dana saham Batavia Dana Saham Syariah:
Tabel 4. Komposisi portofolio Batavia Dana Saham Syariah (per 27 Februari 2026)

Sumber: MakmurApp
Dari tabel di atas, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara strategi konsentrasi pada satu reksa dana dan diversifikasi ke dua reksa dana, baik dari sisi jumlah emiten maupun eksposur sektor. Oleh karena itu, evaluasi akan lebih kompleks bila Anda memiliki lebih dari satu reksa dana saham.
Jika Anda menginvestasikan Rp10 juta hanya pada Sucorinvest Maxi Fund, maka portofolio Anda memiliki eksposur ke 10 emiten. Namun, struktur investasinya cenderung terkonsentrasi, terutama pada sektor keuangan dengan porsi sekitar 39,76%. Sementara itu, sektor lain seperti bahan baku, konsumsi primer, energi, dan infrastruktur memiliki proporsi yang lebih kecil.
Di sisi lain, jika dana investasi dibagi menjadi Rp5 juta pada Sucorinvest Maxi Fund dan Rp5 juta pada Batavia Dana Saham Syariah, maka total eksposur sektor dalam portofolio menjadi lebih beragam karena terdapat eksposur terhadap 19 emiten, dengan beberapa saham dimiliki pada kedua portofolio.
Sementara itu, sektor bahan baku menjadi sektor terbesar dengan porsi sekitar 20,6%. Sektor konsumsi, baik primer ataupun non-primer berkontribusi sekitar 16%, diikuti sektor telekomunikasi sekitar 8,85%, serta sektor energi dan infrastruktur yang tersebar dalam porsi yang relatif lebih kecil.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.
Keputusan antara fokus di satu MI atau diversifikasi ke beberapa MI sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain profil risiko, tujuan investasi, dan kemampuan Anda dalam memantau serta mengevaluasi portofolio produk reksa dana secara berkala.
Apabila Anda tertarik untuk mulai berinvestasi reksa dana, Makmur dapat menjadi salah satu platform yang dapat digunakan. Makmur merupakan perusahaan wealth-tech yang menyediakan layanan investasi terpadu untuk saham dan reksa dana, serta telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Tentang Makmur
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.
Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Momentum May dan Semua Bisa Makmur.
Link: Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Dalam investasi reksa dana, investor umumnya ingin memahami potensi imbal hasil, termasuk pada reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengukur potensi tersebut adalah expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan. Expected return digunakan untuk memperkirakan rata-rata imbal hasil yang dapat diperoleh di masa […]
Key Takeaways: Revisi aturan royalti mineral sempat diusulkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM) pada konsultasi publik pada 8 Mei 2026. Pemerintah berencana merevisi PP Nomor 19 Tahun 2025 terkait penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya royalti sektor mineral. Melalui revisi tersebut, pemerintah ingin meningkatkan penerimaan negara dari […]
Key Takeaways: Akuisisi perusahaan merupakan aksi korporasi yang berdampak material terhadap harga saham dan kinerja keuangan pihak-pihak yang terlibat, di mana suatu perusahaan membeli atau mengendalikan perusahaan lain untuk memperluas bisnis atau meningkatkan nilai. Bagi investor yang memiliki saham pada perusahaan pengakuisisi, penting untuk mengevaluasi berbagai aspek untuk memahami implikasi jangka pendek dan jangka panjang dari […]
Key Takeaways: Charlie Munger adalah salah satu investor legendaris di dunia dan merupakan rekan dari Warren Buffett di Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan investasi (holding company) multinasional asal Amerika Serikat. Charlie Munger menjabat sebagai vice chairman sejak 1978. Ia adalah sosok yang meyakinkan Buffett untuk beralih dari strategi cigar butt menjadi berfokus pada perusahaan berkualitas dengan […]
Key Takeaways: Private placement saham adalah proses penerbitan saham baru yang ditujukan kepada investor institusi tanpa melalui pasar terbuka. Biasanya, perusahaan memilih private placement sebagai cara untuk memperkuat posisi keuangan atau mendanai proyek ekspansi. Walaupun disebut sebagai pendanaan strategis, apakah private placement selalu menguntungkan bagi investor? Mari kita bahas lebih dalam mengenai cara kerja private […]