makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Ingin Mengetahui Expected Return Reksa Dana? Ini Cara Menghitungnya

author
Content Management
author
12 Mei 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Expected return merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan oleh investor untuk mengetahui potensi imbal hasil di masa depan. 
  • Metode probabilitas dapat digunakan dalam menghitung expected return, dengan menggunakan data kinerja historis. 
  • Semakin panjang periode data historis yang digunakan, semakin representatif hasil perhitungan expected return.

Dalam investasi reksa dana, investor umumnya ingin memahami potensi imbal hasil, termasuk pada reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi.

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengukur potensi tersebut adalah expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan. Expected return digunakan untuk memperkirakan rata-rata imbal hasil yang dapat diperoleh di masa depan berdasarkan data historis.

Perhitungan expected return reksa dana dapat dilakukan menggunakan metode probabilitas dengan rumus:

E(R) = (P1 × R1) + (P2 × R2) + ⋯ + (Pn × Rn)

Keterangan:

  • E(R): expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan
  • R1: return pada skenario ke-1
  • P1: probabilitas skenario ke-1
  • Probabilitas: P1 + P2 + … + Pn = 1

Meskipun tidak dapat memberikan kepastian hasil, expected return tetap menjadi indikator yang relevan dalam proses pengambilan keputusan investasi. 

Menghitung Expected Return Reksa Dana

Sebagai contoh, kita akan menggunakan data historis nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana saham Sucorinvest Equity Fund Kelas A.

Tabel 1. Perubahan NAB Tahunan Sucorinvest Equity Fund Kelas A dalam 3 Tahun Terakhir

Sumber: MakmurApp

*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Meskipun kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan, namun data historis tetap dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan. Oleh karena itu, Anda perlu mengolah data return tersebut secara sistematis melalui beberapa langkah berikut: 

1. Ubah return menjadi desimal

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengubah nilai return dari bentuk persentase menjadi desimal agar dapat dimasukkan ke dalam rumus.

Dalam notasi Ri:

  • R1 = 12,98% (2023)
  • R2 = -0,99% (2024)
  • R3 = 11,89% (2025)

Ubah kinerja tahunan reksa dana di atas dalam bentuk desimal:

  • R1 = 0,1298
  • R2 = -0,0099
  • R3 = 0,1189

Terdapat 3 periode data, apabila diasumsikan memiliki peluang yang sama, maka probabilitas masing-masing periode adalah:

  • P1 = P2 = P3 = ⅓ atau 0,3333

Sebagai catatan, pendekatan probabilitas di atas dapat digunakan apabila setiap periode diasumsikan memiliki peluang yang sama.

2. Masukkan ke rumus expected return

Setelah nilai return dan probabilitas ditentukan, Anda dapat langsung menghitungnya dengan rumus expected return. Karena setiap tahun memiliki probabilitas yang sama, maka rumusnya menjadi:

E(R) = 0,3333 × R1 + 0,3333 × R2 + 0,3333 × R3

Substitusi nilai:

E(R) = 0,3333 × 0,1298 + 0,3333 × (-0,0099) + 0,3333 × 0,1189

Hasil perhitungan:

  • 0,3333 × 0,1298 = 0,04327
  • 0,3333 × (-0,0099) = -0,00330
  • 0,3333 × 0,1189 = 0,03963

Kemudian jumlahkan seluruh hasil:

  • E(R) = 0,04327 – 0,00330 + 0,03963
  • E(R) = 0,0796 atau 7,96%

Berdasarkan data historis tahun 2023 hingga 2025, expected return dari reksa dana Sucorinvest Equity Fund Kelas A adalah sebesar 7,96% per tahun. Angka ini mencerminkan estimasi rata-rata imbal hasil yang berpotensi diperoleh jika pola kinerja historis berulang.

Expected return dapat menjadi salah satu pendekatan dalam memperkirakan potensi imbal hasil reksa dana berdasarkan data historis.

Namun, expected return tidak dapat dijadikan satu-satunya acuan dalam memilih reksa dana. Keputusan investasi yang bijak tetap harus mempertimbangkan faktor lain seperti tingkat risiko, total dana kelolaan, serta konsistensi kinerja manajer investasi (MI) dalam jangka panjang. 

Selain itu, estimasi expected return akan menjadi lebih representatif apabila didukung oleh data historis dengan periode yang lebih panjang, karena dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh terhadap kinerja investasi dalam jangka panjang. 

Apabila Anda tertarik untuk mulai berinvestasi reksa dana, Makmur dapat menjadi salah satu platform yang dapat digunakan. Makmur merupakan perusahaan wealth-tech yang menyediakan layanan investasi terpadu untuk saham dan reksa dana, serta telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tentang Makmur

PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.

Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Momentum May dan Semua Bisa Makmur.

Link: Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Target Pertumbuhan Ekonomi 6% dalam APBN 2027, Ini Instrumen Investasi yang Perlu Dicermati

Key Takeaways: Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menjadi perhatian setelah DPR mengesahkan APBN 2027 pada 29 September 2026 dengan target pertumbuhan ekonomi 6%. Target tersebut berada dalam kisaran 5,8% hingga 6,5% yang sebelumnya diusulkan pemerintah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 dan disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026. Sebagai […]

author
Content Management
calendar
21 Oktober 2026
Artikel

Penerbitan SBN dan Beban Bunga Utang Meningkat, Kapan Crowding Out Menjadi Risiko Nyata bagi Yield dan Ekuitas?

Key Takeaways: Kebutuhan pembiayaan pemerintah merupakan salah satu faktor yang menentukan arah imbal hasil di pasar obligasi domestik. Semakin besar utang yang harus diterbitkan, semakin ketat persaingan memperebutkan dana yang tersedia di pasar. APBN 2027 yang disahkan DPR pada September 2026 menargetkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto sebesar Rp833,7 triliun. Angka tersebut naik 4,28% […]

author
Content Management
calendar
20 Oktober 2026
Artikel

BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7% Usai IHSG Anjlok 11,57%, Apa Dampaknya bagi Investor?

Key Takeaways: Bursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan batas auto rejection bawah (ARB) untuk efek bersifat ekuitas menjadi 7% secara asimetris melalui Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00157/BEI/10-2026 tentang Peraturan Nomor II-A. ARB merupakan batas maksimal penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan. Ketentuan yang mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berlaku di Pasar Reguler dan […]

author
Content Management
calendar
19 Oktober 2026
Artikel

INDF vs ICBP: Mana Saham Anthoni Salim yang Lebih Menarik?

Key Takeaways: Melalui Grup Salim, Anthoni Salim mengendalikan sejumlah perusahaan di sektor konsumer dan agribisnis. Dua di antaranya yang dikenal luas oleh investor di pasar modal Indonesia adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Kedua perusahaan tersebut dikenal lewat produk populer seperti Indomie, mi instan yang telah […]

author
Content Management
calendar
15 Oktober 2026
Artikel

Sektor Kesehatan Paling Banyak di Pipeline IPO 2026, Apa yang Perlu Dinilai Investor Sebelum Masuk Saham Perdana?

Harga saham perdana ditetapkan sebelum saham diperdagangkan di pasar, sehingga penilaian investor terutama bertumpu pada informasi dalam prospektus. Ketelitian membaca dokumen tersebut menjadi pembeda utama dalam menilai penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Pada 2026, sektor kesehatan menjadi sektor yang paling banyak muncul dalam proses IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Per […]

author
Content Management
calendar
13 Oktober 2026
Artikel

Yield Lelang SRBI Turun ke Kisaran 6,5%, Apa Artinya bagi Likuiditas Pasar dan Imbal Hasil Instrumen Domestik?

Key Takeaways: Imbal hasil instrumen jangka pendek menjadi salah satu acuan penting bagi investor yang menempatkan dana pada deposito, surat utang bertenor pendek, maupun reksa dana pasar uang. Salah satu acuannya adalah hasil lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI. Pada lelang 9 Oktober 2026, rata-rata tertimbang yield SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan tercatat […]

author
Content Management
calendar
12 Oktober 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0