makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Kinerja Portofolio Saham Stagnan? Ini Tanda Diversifikasi Berlebihan

author
Content Management
author
26 Mei 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Asset overlap yang tinggi meningkatkan risiko portofolio dengan konsentrasi yang terlalu besar pada sektor tertentu, meskipun terlihat terdiversifikasi.
  • Diversifikasi yang berlebihan dapat mengurangi potensi keuntungan dengan membuat kinerja portofolio melambat.
  • Imbal hasil portofolio dapat terdilusi ketika saham dengan kinerja terbaik memiliki bobot yang terlalu kecil.

Diversifikasi portofolio saham adalah salah satu prinsip dalam investasi yang bertujuan untuk mengurangi risiko dengan memperluas aset pada berbagai sektor saham. Namun, diversifikasi yang berlebihan juga dapat menekan kinerja portofolio. Mengapa demikian? Mari bahas lebih lanjut. 

Tanda Diversifikasi Portofolio Sudah Berlebihan

Sebagai investor, penting untuk mengenali tanda diversifikasi berlebihan dalam portofolio. Jika tidak dikelola dengan bijak, portofolio yang terlalu terdiversifikasi berpotensi merugikan, baik dari modal maupun hilangnya potensi keuntungan. Berikut adalah beberapa tanda portofolio Anda sudah terlalu terdiversifikasi, di antaranya:

1. Kinerja portofolio di bawah benchmark 

Jika kinerja portofolio Anda hampir sama atau bahkan di bawah benchmark seperti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), ini bisa menjadi indikasi adanya diversifikasi yang berlebihan. Misalnya, Anda memiliki dua puluh saham dari berbagai sektor. Ketika portofolio Anda naik 2%, IHSG juga naik dalam kisaran yang sama atau bahkan lebih tinggi. Dalam kondisi ini, meskipun Anda melakukan lebih banyak transaksi dan pengelolaan portofolio, keuntungan yang diperoleh tidak jauh berbeda dengan hasil pergerakan indeks pasar.

2. Imbal hasil yang terdilusi

Selain kinerja menyerupai benchmark, salah satu tanda portofolio diversifikasi berlebih adalah ketika lonjakan harga terjadi pada satu atau dua saham unggulan tidak memberikan dampak signifikan terhadap total nilai portofolio Anda. Keuntungan besar yang didapat dari satu emiten akan terdilusi oleh performa saham lain yang stagnan atau dalam kondisi floating loss.

Sebagai contoh, Anda memiliki investasi bernilai Rp100 juta yang terbagi rata ke dalam dua puluh saham, masing-masing Rp5 juta atau dengan bobot 5%. Ketika salah satu saham Anda mengalami kenaikan harga signifikan sebesar 20%, pertumbuhan total portofolio Anda hanya 1%, dari Rp100 juta menjadi Rp101 juta.

3. Asset overlap yang tinggi

Selanjutnya, tanda portofolio diversifikasi berlebih adalah portofolio yang bergerak di sektor atau industri yang sama. Sebagai contoh, Anda membeli tiga saham yang berbeda, tetapi berasal dari sektor atau industri yang sama, yaitu saham PT Bank Central Asia (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Kondisi tersebut terkonsentrasi pada sektor perbankan, sehingga apabila sektor perbankan turun, maka seluruh portofolio Anda cenderung akan mengalami penurunan.

Diversifikasi berlebihan dalam satu industri dapat menyebabkan penyebaran risiko tidak efektif. Pada contoh tiga saham tadi, ketiganya berada dalam sektor perbankan. Secara fundamental, harga saham bank-bank besar ini sangat dipengaruhi oleh faktor yang sama, seperti suku bunga Bank Indonesia, kebijakan kredit, pertumbuhan ekonomi, serta risiko kredit dan likuiditas. Karena dipengaruhi oleh variabel yang sama, pergerakan harga sahamnya cenderung searah atau berkorelasi tinggi.

Diversifikasi adalah strategi yang penting dalam investasi untuk mengurangi risiko. Namun, diversifikasi yang dilakukan secara berlebihan justru mengurangi efektivitas strategi tersebut dan berpotensi menekan kinerja portofolio secara keseluruhan. 

Apabila ingin memiliki portofolio yang terdiversifikasi dengan baik, Anda bisa membeli reksa dana saham yang dikelola oleh manajer investasi (MI) yang profesional. MI akan memilih saham potensial dengan mempertimbangkan analisis fundamental dan riset mendalam, agar risiko dapat diminimalkan dan memberikan potensi imbal hasil yang optimal. 

Ada beragam produk reksa dana saham di Makmur yang bisa Anda pilih, salah satunya Sucorinvest Maxi Fund. Makmur merupakan perusahaan wealth-tech berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang menyediakan platform investasi terpadu untuk reksa dana dan saham.

Berdasarkan data per 25 Mei 2026, reksa dana Sucorinvest Maxi Fund mencatatkan kenaikan 54,74% dalam lima tahun terakhir, lebih tinggi dari kinerja IHSG yang bertumbuh sebesar 6,71% dalam periode yang sama. Kinerja tersebut mencerminkan penerapan strategi pemilihan saham dan diversifikasi yang optimal dalam periode tersebut.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Tentang Makmur

PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.

Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Momentum May dan Semua Bisa Makmur.

Link: Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Mencari Reksa Dana Saham yang Rutin Membagikan Dividen Tunai? Ini Cara Mengeceknya

Key Takeaways:  Reksa dana saham dikenal sebagai instrumen investasi yang berfokus pada pertumbuhan nilai melalui kenaikan harga saham yang menjadi portofolionya. Namun, selain potensi capital gain, beberapa reksa dana saham juga memberikan pembagian dividen tunai kepada investor.  Pembagian dividen ini menjadi salah satu aspek yang sering dipertimbangkan oleh investor yang ingin memperoleh sumber penghasilan tambahan […]

author
Content Management
calendar
25 Mei 2026
Artikel

Suku Bunga Acuan BI Naik 50 bps di Mei 2026 untuk Menguatkan Mata Uang Rupiah, Apa yang Investor Perlu Lakukan?

Key Takeaways: Pada 20 Mei 2026, Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dari sebelumnya 4,75% di April 2026 menjadi 5,25%, hasil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG). Kebijakan ini menjadi salah satu langkah penting yang diambil pada tahun 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang terus mengalami tekanan, sekaligus […]

author
Content Management
calendar
20 Mei 2026
Artikel

ETF dan Reksa Dana Terlihat Sama, Tapi Ini Mekanisme yang Membedakannya

Key Takeaways: Exchange Traded Fund (ETF) dan reksa dana sering dianggap serupa karena keduanya memungkinkan investor untuk berinvestasi dalam portofolio yang terdiversifikasi tanpa harus membeli saham secara langsung. Meskipun demikian, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan, terutama dalam mekanismenya. Exchange Traded Fund (ETF) adalah jenis reksa dana yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa efek seperti saham […]

author
Content Management
calendar
19 Mei 2026
Artikel

Mengapa Capital Inflow Bisa Menjadi Indikator Positif untuk Investasi? Ini Dampaknya untuk Investor Saham

Key Takeaways: Bagi investor saham, memahami capital inflow sangatlah penting karena dapat membantu membaca sentimen pasar, mengidentifikasi peluang, dan mengukur risiko investasi dengan lebih baik. Capital inflow adalah aliran dana asing yang masuk ke suatu negara dalam bentuk investasi portofolio maupun langsung. Di Indonesia, capital inflow dipantau secara rutin oleh Bank Indonesia melalui tiga jalur, […]

author
Content Management
calendar
18 Mei 2026
Artikel

Diversifikasi ke Beberapa MI atau Fokus di Satu MI? Ini Strategi yang Tepat untuk Profil Risiko Anda

Key Takeaways: Membangun portofolio reksa dana saham bukan hanya tentang memilih produk dengan return terbaik. Salah satu keputusan penting yang sering diabaikan investor adalah menentukan apakah sebaiknya menempatkan seluruh investasi pada satu manajer investasi (MI) atau membaginya ke beberapa MI sekaligus. Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya benar […]

author
Content Management
calendar
13 Mei 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0