






Reksa dana saham dikenal sebagai instrumen investasi yang berfokus pada pertumbuhan nilai melalui kenaikan harga saham yang menjadi portofolionya. Namun, selain potensi capital gain, beberapa reksa dana saham juga memberikan pembagian dividen tunai kepada investor.
Pembagian dividen ini menjadi salah satu aspek yang sering dipertimbangkan oleh investor yang ingin memperoleh sumber penghasilan tambahan dari investasi. Lalu, bagaimana tips mencari reksa dana saham yang rutin membagikan dividen tunai? Mari kita bahas.
Pada reksa dana saham, pembagian dividen biasanya dilakukan dalam periode tertentu, seperti tahunan atau kuartalan. Namun, tidak semua produk reksa dana saham memiliki kebijakan pembagian dividen tunai secara rutin. Oleh karena itu, investor perlu mengetahui beberapa cara untuk mengidentifikasi produk yang memiliki kebijakan tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan investor untuk mencari reksa dana saham yang rutin membagikan dividen tunai:
Prospektus adalah dokumen resmi dari manajer investasi (MI) yang memuat informasi penting seperti tujuan investasi, strategi, profil risiko, biaya, serta kebijakan pembagian hasil investasi.
Untuk mempermudah pencarian informasi dalam prospektus, investor dapat menggunakan fitur pencarian dengan kata kunci seperti “dividen” atau “pembagian hasil investasi”. Setelah menemukan bagian tersebut, perhatikan apakah terdapat keterangan mengenai pembagian dividen dalam bentuk tunai.
Selain prospektus, informasi mengenai pembagian dividen reksa dana saham juga dapat ditemukan melalui fund fact sheet (FFS). Dokumen ini merupakan laporan berkala yang diterbitkan oleh MI untuk memberikan gambaran mengenai kinerja dan komposisi portofolio suatu produk reksa dana dalam kurun waktu satu bulan.
Beberapa produk reksa dana saham yang membagikan dividen juga mencantumkan informasi mengenai riwayat pembagian dividen kepada pemegang unit penyertaan melalui FFS. Oleh karena itu, investor dapat melihat apakah terdapat catatan pembagian dividen pada periode tertentu.
Melalui aplikasi Makmur, Anda dapat mengakses prospektus dan FFS dengan mudah melalui langkah berikut:
Salah satu contoh reksa dana saham yang memiliki kebijakan pembagian dividen tunai adalah BNI-AM Indeks IDX30. Produk ini merupakan reksa dana saham yang mengikuti indeks IDX30 yang berisi saham berkapitalisasi besar dan likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Melalui prospektusnya, BNI-AM Indeks IDX30 menjelaskan bahwa pembagian dividen tunai dapat diberikan apabila nilai hasil investasi yang menjadi hak pemegang unit penyertaan mencapai minimal Rp10 juta.
Riwayat pembagian dividen tunai produk ini juga tercatat dalam beberapa tahun terakhir, berikut adalah cum date pembagian dividen BNI-AM Indeks IDX30 dalam lima tahun terakhir:
Riwayat tersebut menunjukkan konsistensi pembagian dividen tunai dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu, keberadaan pembagian dividen tunai juga dapat memengaruhi perhitungan total imbal hasil produk. Berikut perbandingan kinerja BNI-AM Indeks IDX30 tanpa dividen tunai, dengan dividen, serta benchmark.
Tabel 1. Perbandingan Kinerja BNI-AM Indeks IDX30 dengan dan tanpa Dividen Tunai

*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.
Berdasarkan FFS per April 2026, investor dapat mengetahui kebijakan pembagian dividen tunai serta riwayat dan kinerja BNI-AM Indeks IDX30 dalam beberapa periode.
Jika Anda tertarik untuk berinvestasi pada reksa dana saham, Makmur menyediakan berbagai pilihan produk reksa dana saham yang dapat dipertimbangkan sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko Anda. Makmur merupakan platform wealth-tech yang berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyediakan platform investasi terpadu untuk reksa dana dan saham.
Tentang Makmur
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.
Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Momentum May dan Semua Bisa Makmur.
Link: Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Mulai Januari 2026, terdapat perubahan fundamental di pasar modal Indonesia. Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menaikkan batas investasi saham bagi perusahaan asuransi dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada institusi pengelola dana, tetapi juga berpotensi memengaruhi kinerja portofolio investasi investor. Perubahan batas investasi dapat memengaruhi dinamika harga […]
Key Takeaways: Sepanjang year-to-date (YTD) 2026 hingga 22 Juni 2026, pasar obligasi Indonesia menghadapi tekanan dari faktor eksternal maupun domestik. Dari sisi global, ketidakpastian arah kebijakan moneter dan tensi geopolitik yang masih berlanjut meningkatkan volatilitas pasar keuangan. Sementara dari dalam negeri, pelemahan nilai tukar rupiah mendorong Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan untuk menjaga stabilitas […]
Key Takeaways: Berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur, Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada 18 Juni 2026 menjadi 5,75% dari sebelumnya 5,50%. Kenaikan ini merupakan yang ketiga sejak Mei 2026 setelah BI lebih dulu menaikkan suku bunga pada 20 Mei dan 9 Juni 2026. Langkah tersebut diambil sebagai […]
Key Takeaways: Dalam ekosistem pasar modal Indonesia, terdapat dua lembaga yang berperan penting dalam mendukung kelancaran transaksi efek, yaitu Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Berdasarkan POJK Nomor 31 Tahun 2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, serta Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, baik KSEI maupun KPEI […]
Key Takeaways: Capital outflow atau arus keluar modal asing menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah. Ketika investor asing menarik dana dari pasar saham, obligasi, maupun instrumen finansial lainnya, dampaknya dapat dirasakan secara luas terhadap nilai tukar rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga kondisi likuiditas di Indonesia. Di bawah ini merupakan […]
Key Takeaways: Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada 9 Juni 2026, dari 5,25% menjadi 5,50%. Sebelumnya, pada 20 Mei 2026, BI juga telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin dari 4,75% menjadi 5,25%. Pengumuman tersebut tergolong tidak biasa karena diputuskan melalui rapat mingguan di luar jadwal […]