Artikel

Mau Cek Indikator Keuangan? Yuk Lakukan Financial Check-Up!

author
Content Management
author
16 Januari 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Pernah mendengar istilah medical check-up? Istilah ini merujuk pada kegiatan pengecekan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Tapi, tahukah Sobat Makmur kalau kondisi finansial juga harus dicek secara berkala sama seperti halnya tubuh? Pada artikel kali ini, Makmur akan mengajak kamu berkenalan dengan financial check-up dan bagaimana cara melakukannya. Yuk, disimak!

Apa Itu Financial Check-up?

Financial check-up atau pemeriksaan kondisi keuangan adalah proses untuk mengevaluasi kondisi keuangan seseorang secara berkala. Financial check-up dilakukan dengan cara meninjau keuangan individu ataupun keuangan rumah tangga secara keseluruhan atau holistik. Sama halnya dengan medical check-up, financial check-up juga harus dilakukan secara berkala, baik dalam 1 tahun atau dalam periode tertentu (bisa periode per kuartal atau per semester).

Ada beberapa manfaat jika kamu melakukan financial check-up. Pertama, financial check-up dapat memberikan gambaran lengkap tentang kesehatan keuanganmu, termasuk jumlah aset, jumlah utang, pendapatan, dan pengeluaran yang rutin dilakukan. Hal ini membantu kamu untuk memahami apakah kondisi keuanganmu saat ini sudah sehat, cukup stabil, atau membutuhkan perbaikan.Kedua, dengan melakukan financial check-up kamu bisa membuat rencana keuangan yang lebih realistis dan sesuai dengan kondisi keuangan seperti anggaran bulanan, alokasi investasi, atau dana darurat. Ketiga, financial check-up bisa membantu Sobat Makmur dalam mengidentifikasi potensi risiko, seperti ketergantungan pada utang, kekurangan dana darurat, pengeluaran yang berlebihan, atau memilih investasi yang kurang tepat.

Bagaimana Cara Melakukan Financial Check-up?

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa financial check-up merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan keuangan dan mencapai stabilitas finansial jangka panjang. Lalu, bagaimana cara melakukan financial check-up? Sobat Makmur bisa melakukan financial check-up dengan berkonsultasi dengan ahli atau praktisi keuangan. Namun, Sobat Makmur bisa melakukan financial check-up secara mandiri. Berikut langkah-langkahnya.

1. Mengevaluasi Pendapatan dan Pengeluaran

Langkah terpenting dalam melakukan financial check-up adalah melakukan evaluasi terhadap pendapatan dan pengeluaran. Sobat Makmur harus mencatat semua sumber pendapatan baik itu dari gaji, bonus, penghasilan tambahan atau dividen (bagi hasil). Kemudian, bandingkan dengan semua pengeluaran rutinmu setiap bulan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi arus kas keuangan. Dari sana, kamu bisa mengetahui apakah kondisi keuanganmu surplus (pendapatan lebih besar dari pengeluaran) atau justru mengalami defisit (pengeluaran lebih besar dari pendapatan).

2. Mencatat Aset dan Utang

Selain mengidentifikasi pos pendapatan dan pengeluaran, kamu juga harus mencatat atau melakukan inventarisasi aset dan utang. Buat daftar semua aset yang dimiliki seperti tabungan, investasi, properti, kendaraan. Lalu, inventarisasi juga seluruh utang seperti kartu kredit, pinjaman bank, cicilan rumah atau kendaraan. Inventarisasi ini bertujuan untuk mengetahui kekayaan bersih (net worth) dengan menghitung selisih antara total aset dan total utang.

3. Cek Kesiapan Dana Darurat

Salah satu komponen penting dalam financial check-up yakni adanya dana darurat. Dana darurat atau emergency fund adalah simpanan yang secara sengaja dipersiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan tak terduga di kemudian hari. Dana darurat dipersiapkan untuk keadaan darurat dan keadaan yang tidak terduga, baik itu kecelakaan, kerusakan rumah, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara mendadak atau hal lain yang bisa mengganggu cash flow dalam perencanaan keuangan.

Tidak ada perhitungan angka dan persentase pasti untuk menentukan besarnya dana darurat. Besaran dana darurat berbeda-beda dan bervariasi setiap individu, tergantung biaya hidup untuk kebutuhan dasar dan variabel lainnya seperti gaya hidup, usia, pekerjaan, kondisi kesehatan, dan kebutuhan setiap bulannya. Jika kamu masih lajang alias belum menikah, disarankan untuk mempersiapkan dana darurat minimal 3 kali sampai 6 kali kebutuhan atau pengeluaran per bulan. Sementara saat sudah menikah dan berkeluarga, jumlah dana darurat yang disarankan adalah sebesar 6 kali hingga 12 kali pengeluaran per bulan.

4. Pastikan Punya Investasi yang Memadai dan Sesuai

Investasi merupakan salah satu komponen penting dalam evaluasi kesehatan keuangan. Investasi, sebagai bagian dari aset, membantu menentukan seberapa baik kamu memanfaatkan sumber daya keuangan untuk pertumbuhan jangka panjang dan mencapai tujuan keuangan. Memiliki investasi memberikan indikasi apakah kamu sudah memprioritaskan masa depan keuangan. Saat melakukan financial check-up, kamu perlu mengevaluasi jenis investasi yang dimiliki dengan risiko pribadi. Jika investasi kamu tidak sesuai dengan profil risiko atau tujuan, financial check-up memberi kesempatan kamu untuk menyesuaikannya. 

Selain menyesuaikan dengan profil risiko, kamu juga harus mendiversifikasi aset investasimu. Diversifikasi berarti menempatkan dana investasi di beberapa instrumen investasi yang berbeda karakteristiknya, baik dari sisi likuiditas, risiko, dan potensi return-nya. Konsep diversifikasi didasarkan pada gagasan bahwa tidak semua aset/instrumen akan bergerak naik atau turun secara bersamaan. Dengan memiliki portofolio yang terdiri dari berbagai jenis aset, kamu dapat melindungi investasimu dari fluktuasi yang mungkin terjadi di satu aset atau sektor tertentu.

Nah, bagi Sobat Makmur yang ingin melakukan diversifikasi aset namun tidak memiliki pengetahuan dan waktu yang cukup, kamu bisa memilih berinvestasi di reksa dana. Dengan membeli reksa dana, tandanya kamu telah melakukan diversifikasi otomatis. Dalam artian, kamu tidak perlu repot untuk membeli beberapa jenis aset karena danamu sudah dikelola secara otomatis dan profesional oleh Manajer Investasi (MI). Hal ini cocok terutama bagi kamu yang baru mulai dan belum terlalu paham cara memilih portofolio yang seimbang.

Di Makmur, kamu bisa juga memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur juga bisa memaksimalkan kinerja portofolio dengan memanfaatkan sejumlah promo dari Makmur seperti promo New Year Investment, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri R. Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Cara Akurat Mengukur Downside Risk dan Menghitung Drawdown Maksimum Portofolio Investasi

Key Takeaways: Dalam berinvestasi, portofolio Anda mungkin pernah mengalami fase naik dan turun, fluktuasi ini merupakan bagian dari dinamika pasar dan di sinilah perhitungan downside risk berperan penting, karena dengan mengukurnya Anda dapat lebih siap dalam menghadapi potensi kerugian yang akan terjadi kembali di masa depan.  Selain downside risk, ada pula indikator penting lainnya yang […]

author
Content Management
calendar
29 November 2025
Artikel

Cara Efektif Menerapkan Pendekatan Bottom-Up Analysis dalam Analisis Saham

Key Takeaways: Dalam investasi saham, pendekatan bottom-up analysis merupakan metode analisis saham yang berfokus pada analisis fundamental perusahaan. Pendekatan ini dipopulerkan oleh investor legendaris Peter Lynch, seorang manajer investasi dari Fidelity Magellan Fund yang sukses pada tahun 1980-an. Ia meyakini bahwa investor bisa mendapatkan potensi keuntungan dengan memilih perusahaan berkualitas dan yang memiliki prospek pertumbuhan […]

author
Content Management
calendar
26 November 2025
Artikel

Cara Kerja Distribusi Dividen Reksa Dana Saham dan Waktu Pembagiannya

Key Takeaways: Reksa dana saham merupakan salah satu instrumen investasi yang banyak diminati oleh masyarakat. Salah satu daya tarik dari reksa dana saham adalah potensi pembagian dividen yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi investor. Namun, tidak semua reksa dana saham memiliki mekanisme distribusi dividen yang sama. Oleh karena itu, kita akan membahasnya secara detail.  […]

author
Content Management
calendar
26 November 2025
Artikel

Cara Mengoptimalkan Return Saham dengan Strategi Buy and Hold

Key Takeaways: Strategi untuk berinvestasi saham sangat beragam, namun pendekatan yang populer dan efektif dalam jangka panjang adalah strategi buy and hold. Strategi ini diterapkan dengan membeli saham dengan fundamental yang sehat dan disimpan dalam jangka panjang, untuk memberikan return optimal.  Strategi ini sangat cocok bagi Anda yang ingin mendapatkan keuntungan dari akumulasi pertumbuhan nilai […]

author
Content Management
calendar
24 November 2025
Artikel

Mengatur Gaji Bulanan Lebih Efisien dengan Rumus 50-30-20

Key Takeaways: Mengatur gaji bulanan bisa terasa sulit jika tidak ada perencanaan yang baik, karena uang bisa saja habis sebelum gajian di periode berikutnya. Salah satu cara yang populer untuk mengelola keuangan pribadi adalah dengan menggunakan rumus 50-30-20. Metode ini membagi penghasilan ke dalam tiga bagian, yaitu untuk kebutuhan pokok, keinginan, dan tabungan atau investasi. […]

author
Content Management
calendar
20 November 2025
Artikel

Mengenal Konsep Margin of Safety dalam Investasi Saham

Key Takeaways: Pengambilan keputusan yang cermat merupakan kunci untuk meminimalisir risiko kerugian ketika berinvestasi saham. Salah satu pendekatan yang digunakan dalam meminimalisir risiko investasi adalah konsep margin of safety (MOS). Konsep MOS dipopulerkan oleh Benjamin Graham, seorang ekonom dan investor legendaris yang juga dikenal sebagai mentor Warren Buffett. Benjamin Graham mengenalkan konsep MOS dalam bukunya […]

author
Content Management
calendar
20 November 2025
Bergabunglah dengan lebih dari 500 ribu investor yang telah berinvestasi di Makmur
ios-app-storeandroid-googleplay-store
Hak Cipta ©2019 - 2025 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT INOVASI FINANSIAL TEKNOLOGI (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semua investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Simulasi investasi disediakan untuk tujuan informasi dan ilustrasi. Reksa dana adalah produk Manajer Investasi (MI) dan bukan produk APERD. APERD tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio yang dilakukan oleh MI.