makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

FTSE Russell Umumkan Rebalancing Indeks September 2025, DSSA Masuk Large Cap, BDMN Keluar dari Indeks Mid Cap

author
Content Management
author
26 Agustus 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • FTSE Russell telah mengumumkan hasil semi-annual review untuk Global Equity Index Series (GEIS) periode September 2025.
  • DSSA masuk kategori large cap, berpotensi memperoleh passive inflow dari ETF berbasis indeks global, sementara BDMN tergeser dari kategori mid cap.
  • Delapan emiten baru seperti KEEN, MIDI, CLEO, dan ULTJ masuk ke micro cap, namun dampak ke saham micro cap relatif terbatas karena bobot kecil.
  • Efek euforia dari perubahan indeks biasanya hanya bersifat sementara. Dalam jangka panjang, pergerakan harga saham tetap akan lebih ditentukan oleh fundamental emiten masing-masing.

FTSE Russell, lembaga global penyusun indeks saham, merilis hasil semi-annual review untuk Global Equity Index Series (GEIS) edisi September 2025. Perubahan komposisi indeks akan efektif setelah penutupan perdagangan 19 September 2025 dan berlaku mulai 22 September 2025. Dalam artikel ini, Makmur akan membahas detail perubahan indeks FTSE Russell untuk pasar Indonesia, saham-saham yang masuk dan keluar, serta implikasi yang bisa menjadi pertimbangan investor ritel maupun institusi.

DSSA Masuk Large Cap, BDMN Tergeser

Perubahan paling signifikan dalam review kali ini adalah masuknya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) ke kategori large cap index, dengan bobot free float sebesar 25,42%. Sebelumnya, saham DSSA sudah lebih dulu tercatat dalam MSCI Global Index, dan kini posisinya semakin diperkuat dengan keanggotaan di FTSE GEIS. Perubahan ini berpotensi mendorong passive inflow dari ETF global yang menggunakan indeks FTSE sebagai acuan.

Sementara itu, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) resmi tergeser dari kategori mid cap index. Pergeseran ini menegaskan adanya penyesuaian terhadap nilai pasar dan likuiditas saham BDMN dibandingkan dengan emiten lain.

Selain DSSA, FTSE Russell juga menambahkan sejumlah emiten ke dalam kategori micro cap. Berikut daftar saham yang masuk dalam indeks untuk periode September 2025:


Sumber: Bloomberg

Masuknya emiten-emiten tersebut mencerminkan dinamika kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia, di mana sektor energi terbarukan (PT Kencana Energi Lestari Tbk/KEEN), sekor ritel (PT Midi Utama Indonesia Tbk/MIDI), hingga sektor konsumer defensif (PT Sariguna Primatirta Tbk/CLEO dan PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk/ULTJ) mulai menempati posisi yang lebih strategis di pasar modal.

Emiten yang Keluar dari Indeks Micro Cap

Pada periode rebalancing September 2025, terdapat tujuh emiten yang keluar dari daftar indeks micro cap, antara lain:

  1. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST)
  2. PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)
  3. PT IMC Pelita Logistik Tbk (PSSI)
  4. PT Murni Sadar Tbk (MTMH)
  5. PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI)
  6. PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)
  7. PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID)

Perubahan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin yang dilakukan untuk menjaga relevansi indeks dengan kondisi pasar terkini. Faktor yang memengaruhi keluarnya saham-saham tersebut antara lain penyesuaian kapitalisasi pasar, tingkat likuiditas perdagangan, serta dinamika kinerja harga saham dalam satu tahun terakhir. Dengan kata lain, saham yang mengalami penurunan daya tarik secara investasi atau kapitalisasi pasarnya sudah tidak lagi memenuhi kriteria micro cap akan otomatis dikeluarkan dari daftar indeks tersebut.

Evaluasi ini penting karena dapat membantu investor memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai perkembangan emiten dengan skala kecil di pasar modal. Dengan adanya rebalancing, indeks micro cap tetap dapat mencerminkan kondisi pasar yang aktual sekaligus menjadi acuan bagi investor yang tertarik pada segmen saham dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi.

Optimalisasi Peluang Pasar melalui Diversifikasi yang Terukur

Kenaikan harga saham akibat rebalancing indeks FTSE umumnya bersifat sementara. Masuknya suatu emiten ke dalam indeks memang dapat memicu euforia jangka pendek, terutama karena adanya tambahan permintaan dari investor institusi yang mengikuti pergerakan indeks. Namun, dalam jangka panjang, pergerakan harga saham tetap akan lebih banyak ditentukan oleh fundamental masing-masing emiten.

Perlu dicatat bahwa membeli saham tertentu secara langsung dapat menimbulkan volatilitas tinggi. Bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur ke pasar saham namun dengan risiko yang lebih terukur, instrumen seperti reksa dana saham dapat menjadi pilihan. Melalui strategi portofolio yang terdiversifikasi dan dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional, reksa dana saham membantu mengoptimalkan potensi imbal hasil sekaligus menjaga risiko tetap terkendali.

Di aplikasi Makmur, investor dapat menemukan berbagai pilihan reksa dana saham yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi. Dengan diversifikasi, investor dapat mengoptimalkan peluang dari dinamika pasar, sekaligus menjaga portofolio tetap seimbang tanpa ketergantungan pada satu emiten tertentu.

Itulah pembahasan mengenai rebalancing indeks FTSE Russell September 2025 dan implikasinya bagi pasar modal Indonesia.


Di Makmur, Anda juga dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda dapat memilih dan membeli reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo August Financial Freedom, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Diversifikasi ke Beberapa MI atau Fokus di Satu MI? Ini Strategi yang Tepat untuk Profil Risiko Anda

Key Takeaways: Membangun portofolio reksa dana saham bukan hanya tentang memilih produk dengan return terbaik. Salah satu keputusan penting yang sering diabaikan investor adalah menentukan apakah sebaiknya menempatkan seluruh investasi pada satu manajer investasi (MI) atau membaginya ke beberapa MI sekaligus. Kedua pendekatan ini memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Tidak ada jawaban yang sepenuhnya benar […]

author
Content Management
calendar
13 Mei 2026
Artikel

Ingin Mengetahui Expected Return Reksa Dana? Ini Cara Menghitungnya

Key Takeaways: Dalam investasi reksa dana, investor umumnya ingin memahami potensi imbal hasil, termasuk pada reksa dana saham yang memiliki volatilitas lebih tinggi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengukur potensi tersebut adalah expected return atau potensi imbal hasil yang diharapkan. Expected return digunakan untuk memperkirakan rata-rata imbal hasil yang dapat diperoleh di masa […]

author
Content Management
calendar
12 Mei 2026
Artikel

Pemerintah Berencana Naikkan Tarif Royalti Sejumlah Komoditas Mineral, Timah Berpotensi Paling Terdampak

Key Takeaways: Revisi aturan royalti mineral sempat diusulkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (Kementerian ESDM) pada konsultasi publik pada 8 Mei 2026. Pemerintah berencana merevisi PP Nomor 19 Tahun 2025 terkait penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), khususnya royalti sektor mineral. Melalui revisi tersebut, pemerintah ingin meningkatkan penerimaan negara dari […]

author
Content Management
calendar
11 Mei 2026
Artikel

Saham yang Anda Miliki Melakukan Akuisisi Perusahaan Lain? Hal Ini yang Perlu Anda Evaluasi

Key Takeaways: Akuisisi perusahaan merupakan aksi korporasi yang berdampak material terhadap harga saham dan kinerja keuangan pihak-pihak yang terlibat, di mana suatu perusahaan membeli atau mengendalikan perusahaan lain untuk memperluas bisnis atau meningkatkan nilai. Bagi investor yang memiliki saham pada perusahaan pengakuisisi, penting untuk mengevaluasi berbagai aspek untuk memahami implikasi jangka pendek dan jangka panjang dari […]

author
Content Management
calendar
06 Mei 2026
Artikel

Prinsip Investasi Charlie Munger yang Relevan bagi Investor

Key Takeaways:  Charlie Munger adalah salah satu investor legendaris di dunia dan merupakan rekan dari Warren Buffett di Berkshire Hathaway, sebuah perusahaan investasi (holding company) multinasional asal Amerika Serikat. Charlie Munger menjabat sebagai vice chairman sejak 1978. Ia adalah sosok yang meyakinkan Buffett untuk beralih dari strategi cigar butt menjadi berfokus pada perusahaan berkualitas dengan […]

author
Content Management
calendar
05 Mei 2026
Artikel

Private Placement Saham Disebut Pendanaan Strategis, Benarkah Selalu Menguntungkan Investor?

Key Takeaways: Private placement saham adalah proses penerbitan saham baru yang ditujukan kepada investor institusi tanpa melalui pasar terbuka. Biasanya, perusahaan memilih private placement sebagai cara untuk memperkuat posisi keuangan atau mendanai proyek ekspansi. Walaupun disebut sebagai pendanaan strategis, apakah private placement selalu menguntungkan bagi investor? Mari kita bahas lebih dalam mengenai cara kerja private […]

author
Content Management
calendar
04 Mei 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0