makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Dapat Gaji 13 Kali Setahun, Simak Strategi Berinvestasi yang Tepat Untuk ASN dan PNS

author
Content Management
author
05 Februari 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjadi profesi idaman oleh sebagian masyarakat Indonesia. Bukan tanpa alasan, salah satu daya tarik PNS adalah adanya gaji tambahan di luar gaji pokok. Gaji tambahan ini biasa disebut dengan gaji ke-13. Nah, adanya gaji tambahan ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber dana untuk investasi. Dalam artikel kali ini, Makmur akan mengajak kamu yang telah dan akan menjadi PNS untuk mengenal lebih dalam mengenai strategi berinvestasi yang tepat untuk masa depan yang lebih cerah. Yuk, disimak!

Apa Itu Gaji ke-13?

Gaji ke-13 bagi PNS merupakan tunjangan tambahan yang diberikan pemerintah sebagai bentuk kesejahteraan bagi aparatur negara. Gaji ini biasanya dibayarkan sekali dalam setahun, terpisah dari gaji pokok bulanan dan tunjangan lainnya. Tujuan utama pemberian gaji ke-13 adalah untuk membantu PNS dalam memenuhi kebutuhan keluarga, terutama menjelang tahun ajaran baru ketika pengeluaran pendidikan anak meningkat. Nah, selain gaji ke-13, ASN juga mendapatkan gaji ke-14 atau biasa disebut Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan gaji-13, gaji ke-14 selalu diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau hari besar keagamaan lainnya.

Pemberian gaji tambahan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024. Peraturan ini menetapkan pemberian THR dan gaji ke-13 kepada aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan. Menurut PP tersebut, komponen THR dan gaji ke-13 meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji (seperti tunjangan keluarga dan tunjangan jabatan), serta tunjangan kinerja bagi ASN di instansi pusat sebesar 100% dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di instansi daerah paling banyak 100%, dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah.

Pentingnya Investasi Bagi PNS/ASN

Selain mendapatkan gaji tambahan, PNS dan ASN juga mendapatkan dana pensiun untuk hari tua. Meski demikian, kamu yang berstatus ASN juga harus memulai berinvestasi untuk masa depan, baik untuk hari tua, dana pendidikan anak, dana untuk berjaga-jaga, maupun dana untuk kesehatan. Berikut sejumlah tips bagi PNS dan ASN yang ingin berinvestasi.

1. Kenali Tujuan Berinvestasi

Sebelum memulai investasi, penting untuk Sobat Makmur untuk menetapkan tujuan yang jelas. Apakah kamu berinvestasi untuk dana pensiun, pendidikan anak, atau tujuan lainnya. Jika diibaratkan sebuah perjalanan, mengetahui tujuan investasi sama dengan menentukan titik akhir perjalanan. Tanpa tahu tujuan akhir, perjalananmu akan cenderung tidak terarah. Hal ini juga berlaku dalam berinvestasi, dimana investasi dengan tanpa tujuan yang jelas akan membuat rencana investasimu bekerja kurang optimal. Dengan mengetahui tujuan, kamu dapat memilih jenis investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan jangka waktu investasi.

2. Lebih Baik Pilih Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang adalah investasi dengan target yang dipasang untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 5 tahun mendatang, seperti dana pensiun atau untuk membiayai dana pendidikan anak yang dikumpulkan sejak dini. Keuntungan utama dari investasi jangka panjang adalah potensi imbal hasil yang lebih tinggi dan risiko yang lebih terdiversifikasi dibandingkan investasi jangka pendek. Selain itu, investasi jangka panjang dapat memberikan keuntungan berupa dividen, bunga, atau apresiasi nilai aset yang stabil. Namun, jika kamu menggunakan strategi ini, kamu juga perlu kesabaran ekstra serta pemahaman yang baik mengenai kondisi pasar dan faktor ekonomi yang dapat mempengaruhi nilai investasi dalam jangka panjang.

3. Investasi dengan Gaji ke-13 dan THR 

Berinvestasi hendaknya menggunakan uang dingin, yakni dana yang menganggur dan tidak digunakan untuk keperluan apapun. Sebagai PNS dan ASN, kamu bisa menggunakan gaji ke-13 dan THR untuk alokasi investasi. Daripada hanya untuk keperluan konsumsi, kamu bisa menggunakan sebagian atau seluruh gaji ke-13 untuk investasi yang hasilnya bisa kamu petik di kemudian hari. Namun, sebelum berinvestasi, kamu harus memastikan tidak ada kebutuhan mendesak yang lebih prioritas, seperti pelunasan utang berbunga tinggi atau dana darurat yang belum mencukupi. Jangan pernah menggunakan uang hasil berhutang untuk investasi karena akan menimbulkan beban bunga di kemudian hari.

4. Melakukan Riset Mendalam

Sebelum memulai investasi, ada baiknya Sobat Makmur melakukan riset terlebih dahulu untuk memahami mekanisme kerja serta aspek fundamental dari instrumen investasi yang dipilih. Dengan riset yang mendalam, kamu dapat menganalisis berbagai aspek, seperti kinerja investasi dalam jangka waktu tertentu, perbandingannya dengan instrumen serupa, serta risiko yang melekat di dalamnya. Sebagai contoh, jika berencana berinvestasi di reksa dana, kamu bisa mempelajari prospektus dan fund fact sheet yang diterbitkan oleh Manajer Investasi (MI) sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Contoh lainnya, jika kamu berencana berinvestasi saham, kamu bisa melihat aspek fundamentalnya dengan membedah laporan keuangan terkini suatu emiten.

5. Reksa Dana Jadi Instrumen Tepat

Salah satu instrumen yang bisa ASN dan PNS pilih adalah reksa dana. Ada sejumlah kelebihan reksa dana sehingga bisa menjadi pilihan investasi bagi PNS. Pertama, adanya MI yang akan mengelola dana investasi secara profesional. Di tengah kesibukan Sobat Makmur yang berprofesi sebagai ASN atau PNS, kamu tidak perlu repot mengelola portofoliomu sendiri. Kedua, modal awal investasi reksa dana cukup terjangkau bila dibandingkan dengan investasi langsung di saham atau obligasi. Di Makmur misalnya, kamu sudah bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan modal minimal Rp10.000. 

Ketiga, diversifikasi risiko, dimana reksa dana menginvestasikan dana ke berbagai aset, seperti saham, obligasi, dan pasar uang, sehingga potensi risiko dapat tersebar. Misal, kamu berinvestasi di Sucorinvest Monthly Income Fund dengan kinerja 8,40% dalam setahun per tanggal 5 Februari 2025. Reksa dana ini menempatkan 72,9% dari portofolionya di instrumen obligasi dan sisanya sebanyak 27,1% ditempatkan di instrumen pasar uang. Reksa dana ini memiliki profil risiko rendah sehingga cocok dipilih sebagai instrumen investasi untuk Sobat Makmur yang berprofesi sebagai PNS dan ASN. Dengan dana awal Rp10.000.000 dan kamu rajin berinvestasi rutin Rp2.000.0000 per bulan, dalam 3 tahun dana kamu sudah bertumbuh 12,77% menjadi Rp90.213.070.

Di Makmur, kamu bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo Special Valentine, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Efek Musiman Menawarkan Peluang, Ini Cara Investor Mengoptimalkan Timing Investasi

Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]

author
Content Management
calendar
04 Agustus 2026
Artikel

Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Proyeksi PDB Indonesia 2026

Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]

author
Content Management
calendar
03 Agustus 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik per Juli 2026

RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik per Juli 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Campuran Terbaik per Juli 2026

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Saham Terbaik per Juli 2026

Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0