makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Cara Memilih Saham yang Memiliki Dividen Besar dan Stabil

author
Content Management
author
23 September 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Evaluasi histori pembagian dividen perusahaan untuk memastikan konsistensi dan kemampuan perusahaan dalam membayar dividen.
  • Perhatikan rasio dividend yield yang wajar, karena dividend yield yang terlalu tinggi bisa menunjukkan risiko pembagian dividen yang tidak berkelanjutan.
  • Analisis kinerja keuangan perusahaan, termasuk laba bersih, arus kas, dan tingkat utang, untuk memastikan perusahaan memiliki stabilitas keuangan.
  • Manfaatkan indeks saham seperti IDX High Dividend 20 untuk memudahkan pencarian saham dengan dividen tinggi dan stabil yang telah teruji oleh Bursa Efek Indonesia.

Bagi banyak investor, saham yang rutin membagikan dividen besar dan stabil setiap tahun menjadi pilihan menarik karena mampu memberikan pendapatan selain potensi keuntungan dari kenaikan harga saham. Namun, memilih saham dengan dividen besar dan stabil tidak mudah karena ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan.

Investor perlu mempertimbangkan konsistensi pembagian dividen, rasio pembagian, kekuatan fundamental perusahaan, serta keberlanjutan kinerja keuangan. Dengan memperhatikan beberapa faktor tersebut, investor dapat membangun portofolio yang berpotensi tumbuh dalam jangka panjang.

Faktor yang Dipertimbangkan dalam Memilih Saham dengan Dividen Besar

Ada beberapa cara dalam memilih saham dengan dividen yang besar dan stabil, diantaranya:

1. Melihat histori pembagian dividen

Hal pertama yang bisa Anda lihat ketika memilih saham yang memiliki dividen besar dan stabil adalah histori pembagian dividen perusahaan tersebut. Perusahaan yang secara konsisten membayar dividen selama bertahun-tahun menunjukkan komitmennya terhadap pemegang saham. 

Saham perusahaan dengan riwayat dividen yang stabil dan terus meningkat mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut memiliki arus kas yang cukup baik. Lihatlah selama 5 hingga 10 tahun terakhir untuk menilai apakah dividen yang diberikan perusahaan tersebut konsisten dan meningkat seiring waktu.

2. Dividend yield yang wajar

Dividend yield adalah rasio yang digunakan untuk mengukur imbal hasil dividen dari saham yang Anda miliki. Rasio ini dihitung dengan membagi jumlah dividen tahunan dengan harga saham saat ini. Dividend yield yang tinggi memang menarik, tetapi Anda perlu menganalisis lebih dalam. 

Dividend yield yang terlalu tinggi dapat menjadi tanda peringatan, cek apakah perusahaan tersebut membayar dividen lebih tinggi dari kemampuannya untuk menghasilkan laba. Idealnya, Anda harus mencari saham dengan dividend yield yang wajar, yang menunjukkan keseimbangan antara pengembalian dividen yang menguntungkan dan keberlanjutan pembagian dividen tersebut. 

3. Evaluasi kinerja keuangan perusahaan

Saham dengan dividen besar dan stabil seharusnya memiliki kinerja keuangan yang baik. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan secara teliti. Fokuskan perhatian Anda pada beberapa aspek, seperti laba bersih, arus kas dan utang. Perusahaan yang dapat membayar dividen secara stabil biasanya memiliki arus kas yang sehat dan tidak terlalu banyak bergantung pada utang.

Pastikan juga untuk memeriksa rasio pembagian dividen (dividend payout ratio), yaitu perbandingan antara laba bersih perusahaan dengan jumlah yang dibagikan kepada pemegang saham. Rasio ini menunjukkan seberapa besar keuntungan perusahaan yang dialokasikan untuk dividen, sehingga investor dapat menilai apakah pembagian dividen tersebut dalam batas wajar atau tidak.

4. Memperhatikan stabilitas industri

Sektor atau industri perusahaan juga mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk membayar dividen. Beberapa sektor cenderung bisa memberikan dividen yang lebih stabil karena permintaan terhadap produk dan layanannya tetap dalam berbagai perubahan ekonomi. 

Sebaliknya, ada beberapa sektor yang memiliki risiko lebih tinggi dalam hal kestabilan pembagian dividen karena ketergantungannya pada faktor eksternal seperti regulasi dan kondisi ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kondisi pasar dan prospek pertumbuhan industri saat memilih saham dengan dividen yang besar dan stabil.

5. Memeriksa kebijakan dividen perusahaan

Setiap perusahaan memiliki kebijakan dividen yang berbeda. Beberapa perusahaan lebih memilih untuk membayar dividen dalam jumlah besar dan stabil, sementara yang lain mungkin memprioritaskan untuk menginvestasikan laba ke dalam operasional perusahaan lebih dulu. Oleh karena itu, penting untuk memahami kebijakan dividen perusahaan yang Anda pertimbangkan.

Informasi mengenai kebijakan dividen dapat diperoleh melalui laporan tahunan (annual report) dan laporan keuangan tahunan yang biasanya tersedia di situs resmi perusahaan, serta melalui pengumuman publik di Bursa Efek Indonesia (IDX).

6. Memperhatikan jumlah utang perusahaan

Perusahaan dengan tingkat utang yang tinggi biasanya menghadapi tantangan untuk membayar dividen secara konsisten karena sebagian besar arus kas harus dialokasikan untuk membayar bunga dan pokok pinjaman. Kondisi ini membuat kemampuan perusahaan dalam membagikan dividen menjadi terbatas, terutama saat terjadi tekanan pada kinerja keuangan.

Oleh karena itu, investor perlu memeriksa tingkat utang perusahaan, salah satunya melalui rasio utang terhadap ekuitas atau Debt to Equity Ratio (DER). Rasio DER yang rendah umumnya menunjukkan struktur keuangan yang lebih sehat, risiko gagal bayar yang lebih kecil, serta peluang lebih besar bagi perusahaan untuk mempertahankan kebijakan dividen secara berkelanjutan.

7. Manfaatkan indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI)

Salah satu cara efektif untuk mencari saham dengan dividen besar dan stabil adalah dengan memanfaatkan indeks yang disediakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), misalnya IDX High Dividend 20 yang berisi saham-saham dengan tingkat dividend yield tinggi. Indeks ini dapat menjadi acuan awal dalam menyaring emiten yang konsisten membagikan dividen. 

Saham dalam Indeks IDX High Dividend 20 di-review dan diperbarui oleh BEI secara berkala setiap 6 bulan sekali, yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Dalam proses review ini, BEI akan mengevaluasi kembali saham-saham yang masuk ke dalam indeks berdasarkan kriteria, seperti:

  • Tingkat dividend yield dalam periode tertentu.
  • Konsistensi pembagian dividen selama 3 tahun terakhir.
  • Likuiditas saham di pasar.

Agar keputusan investasi lebih matang, investor tetap perlu melakukan analisis fundamental secara mandiri. Analisis ini mencakup penilaian terhadap pendapatan, biaya operasional, tingkat utang, aset, kewajiban, serta arus kas perusahaan. 

Memilih saham dengan dividen yang besar dan stabil membutuhkan analisis yang mendalam. Anda juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti historikal pembagian dividen, dividend yield, kinerja keuangan perusahaan, stabilitas industri, kebijakan dividen perusahaan, dan tingkat utang. Dengan melakukan analisis, Anda dapat memastikan saham yang dipilih juga memiliki prospek yang baik di masa depan.

Setelah memahami cara memilih saham dengan dividen besar dan stabil, Anda juga bisa mempertimbangkan investasi di reksa dana saham yang memiliki eksposur langsung ke indeks IDX High Dividend 20 sebagai alternatif. Pada reksa dana jenis ini, minimal 80% aset kelolaan akan ditempatkan pada saham-saham berdividen tinggi yang terpilih dalam indeks tersebut, sehingga memberikan peluang imbal hasil menarik sekaligus stabilitas yang lebih baik. 

Terdapat beragam produk reksa dana saham yang bisa Anda pilih di Makmur, salah satunya BNI-AM IDX High Dividend 20 Kelas R1, yang dikelola oleh manajer investasi profesional dengan strategi fokus pada saham-saham berpotensi dividen tinggi dan fundamental kuat. 


Di Makmur, Anda bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Smart September, promo Semua Bisa Makmur dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Efek Musiman Menawarkan Peluang, Ini Cara Investor Mengoptimalkan Timing Investasi

Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]

author
Content Management
calendar
04 Agustus 2026
Artikel

Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Proyeksi PDB Indonesia 2026

Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]

author
Content Management
calendar
03 Agustus 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik per Juli 2026

RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik per Juli 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Campuran Terbaik per Juli 2026

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Saham Terbaik per Juli 2026

Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0