Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk memperpanjang jam perdagangan pasar saham. Melansir dari laman investing.com, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyebutkan bahwa bursa sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang jam perdagangan. Opsi yang dibahas antara lain membuka pasar lebih awal pukul 08.00 WIB atau menutup lebih lambat hingga pukul 17.00 WIB.
Hal itu diharapkan bisa memberi keleluasaan bagi investor di zona waktu Asia dan Eropa. Langkah tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan respons pasar terhadap dinamika ekonomi global yang sering bergerak dengan cepat. Dengan waktu perdagangan yang lebih panjang, diharapkan investor dapat lebih efisien dalam merespon sentimen yang mempengaruhi nilai sebuah saham.
Saat ini, jam perdagangan BEI berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB. Pada jam perdagangan tersebut, investor dapat melakukan transaksi beli atau jual saham. Namun, dengan adanya rencana perubahan waktu perdagangan ini, diharapkan para investor memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertransaksi sesuai dengan waktu yang lebih fleksibel, baik bagi mereka yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar negeri.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengungkapkan bahwa opsi yang tengah dibahas antara lain membuka pasar lebih awal, yaitu pada pukul 08.00 WIB, atau memperpanjang waktu tutup pasar hingga pukul 17.00 WIB. Perubahan waktu perdagangan juga diharapkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya volatilitas yang besar dalam pasar saham Indonesia, yang sering dipicu oleh kejadian-kejadian global yang terjadi setelah jam perdagangan tutup.
Bagi Anda yang berinvestasi di pasar modal Indonesia, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan seiring dengan kemungkinan perpanjangan jam perdagangan BEI. Berikut ini adalah langkah yang perlu Anda pertimbangkan:
Sebagai langkah antisipasi, Anda juga harus terus mengikuti perkembangan mengenai keputusan BEI terkait perubahan jam perdagangan. Dengan memahami kebijakan terbaru, Anda dapat lebih siap dalam merencanakan langkah-langkah investasi Anda di masa depan.
Perpanjangan jam perdagangan BEI tentu akan membawa dampak yang signifikan terhadap pasar saham Indonesia. Salah satu potensi dampaknya adalah peningkatan likuiditas pasar. Dengan memberikan lebih banyak waktu untuk transaksi, investor dapat lebih mudah membeli atau menjual saham, yang pada gilirannya dapat meningkatkan volume perdagangan dan memperbaiki kedalaman pasar.
Rencana untuk memperpanjang jam perdagangan BEI merupakan langkah yang diambil untuk meningkatkan efisiensi pasar dan memberi keleluasaan lebih kepada investor di berbagai zona waktu. Meskipun perubahan ini masih dalam tahap evaluasi, Anda sebagai investor perlu mempersiapkan diri dengan memahami perubahan ini.
Berbeda dengan saham yang menuntut perhatian pada waktu buka-tutup jam perdagangan, investasi reksa dana memberikan kenyamanan lebih karena tidak perlu memantau pergerakan harga setiap saat. Anda bisa membeli berbagai jenis reksadana di Makmur, reksa dana dikelola oleh manajer investasi profesional yang telah berpengalaman dan berlisensi dari OJK.
Dapatkan kemudahan berinvestasi reksa dana saham melalui Makmur di mana ada beragam produk yang bisa Anda pilih, salah satunya TRIM Syariah Saham. Berdasarkan data per tanggal 05 Agustus 2025, reksadana tersebut memiliki return 15,75% dalam 1 tahun terakhir.
Di Makmur, Anda bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo August Financial Freedom, promo Semua Bisa Makmur dan promo Makmur Premium Tour.
Link: Promo-Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur.
Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Melalui Grup Salim, Anthoni Salim mengendalikan sejumlah perusahaan di sektor konsumer dan agribisnis. Dua di antaranya yang dikenal luas oleh investor di pasar modal Indonesia adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Kedua perusahaan tersebut dikenal lewat produk populer seperti Indomie, mi instan yang telah […]
Key Takeaways: Imbal hasil instrumen jangka pendek menjadi salah satu acuan penting bagi investor yang menempatkan dana pada deposito, surat utang bertenor pendek, maupun reksa dana pasar uang. Salah satu acuannya adalah hasil lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI. Pada lelang 9 Oktober 2026, rata-rata tertimbang yield SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan tercatat […]
Key Takeaways: Nilai tukar rupiah merupakan salah satu indikator makroekonomi yang memengaruhi stabilitas harga di Indonesia. Ketika rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), harga berbagai barang dan jasa cenderung ikut meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai inflasi impor atau imported inflation, yaitu kenaikan harga yang berasal dari meningkatnya biaya barang impor akibat pelemahan mata uang […]
Key Takeaways: Bagi investor global, keputusan mengalokasikan dana ke suatu negara sering kali dimulai dari indeks acuan, bukan dari analisis emiten satu per satu. MSCI merupakan salah satu penyedia indeks global yang dijadikan patokan oleh banyak investor institusional, sehingga perubahan perlakuannya terhadap suatu pasar dapat memengaruhi komposisi indeks dan alokasi dana yang mengikutinya. Sepanjang 2026, […]
Key Takeaways: Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi perhatian investor. Konflik yang melibatkan kawasan produsen energi penting ini bukan hanya berdampak pada stabilitas politik, tetapi juga memicu kenaikan harga komoditas, nilai tukar, hingga pasar saham. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mencari saham tahan gejolak yang mampu menjaga kinerja di tengah tekanan eksternal. Perlu […]
Key Takeaways: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menjadi sorotan setelah bertahan di sekitar level psikologis Rp18.000/USD sepanjang Juli 2026. Tekanan ini merupakan kelanjutan dari tren pelemahan yang memuncak pada 8 Juni 2026, ketika JISDOR BI mencapai rekor terlemah Rp18.171/USD. Sementara kurs spot kemudian menyentuh sekitar Rp18.209/USD pada 9 Juni 2026. Nilai tukar […]