makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Waktu Terbaik yang Bisa Dipertimbangkan untuk Akumulasi Saham

author
Content Management
author
29 Desember 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Akumulasi saham adalah strategi membeli saham secara bertahap dalam jumlah tertentu dan dalam periode waktu yang ditentukan.
  • Volatilitas pasar dapat membuat harga saham turun secara tidak wajar, namun jika fundamental perusahaan tetap kuat, ini bisa menjadi kesempatan untuk melakukan akumulasi.
  • Saat industri memasuki fase recovery setelah fase penurunan, ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk melakukan akumulasi saham.

Akumulasi saham merupakan strategi investasi dengan melakukan pembelian saham secara bertahap dalam jumlah tertentu dalam jangka waktu tertentu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan harga rata-rata terbaik, mengurangi risiko volatilitas pasar, dan memaksimalkan potensi keuntungan jangka panjang. 

Namun, pertanyaannya adalah, “kapan waktu yang paling tepat untuk melakukan akumulasi saham?” Menentukan waktu akumulasi saham perlu mempertimbangkan sejumlah faktor agar strategi akumulasi menjadi efektif dan tidak merugikan portofolio investasi Anda.

Waktu yang Tepat untuk Melakukan Akumulasi Saham

Berikut ini adalah beberapa momen terbaik yang dapat Anda manfaatkan untuk melakukan akumulasi saham:

1. Memanfaatkan koreksi sehat harga saham

Koreksi sehat merupakan kondisi ketika harga saham mengalami penurunan wajar setelah mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu sebelumnya. Penurunan ini umumnya bukan disebabkan oleh memburuknya kondisi fundamental perusahaan, melainkan disebabkan aksi taking profit yang dilakukan oleh sebagian investor jangka pendek. 

Selama pergerakan harga saham masih berada dalam tren bullish dan belum menembus level teknikal penting yang menandai perubahan tren (breakdown), koreksi dapat dipandang sebagai bagian normal dari fluktuasi pasar.

2. Ketika fundamental perusahaan tetap kuat di tengah volatilitas pasar

Volatilitas pasar kerap menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan, sehingga harga saham bisa turun secara tidak rasional terhadap kondisi sebenarnya. Namun, apabila Anda telah melakukan analisis fundamental perusahaan dengan catatan pertumbuhan kinerja keuangan yang konsisten dibandingkan perusahaan di industri sejenis, struktur manajemen yang kredibel, serta neraca keuangan yang sehat, maka kondisi ini dapat menjadi peluang yang tepat untuk melakukan akumulasi saham. Umumnya, saham dengan kualitas fundamental yang baik memiliki kemampuan untuk recovery lebih cepat ketika kondisi pasar kembali normal.

3. Saat terjadi sentimen negatif jangka pendek 

Tidak sedikit harga saham mengalami penurunan signifikan akibat sentimen negatif jangka pendek, seperti ketegangan geopolitik, perubahan kebijakan moneter, atau publikasi data ekonomi yang negatif dari negara besar yang memicu kekhawatiran pasar terhadap arah perekonomian global.

Menjelang keputusan suku bunga The Fed, tekanan jual sempat terjadi pada saham perbankan, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Namun, keputusan The Fed pada Desember 2025 yang menurunkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi kisaran 3,50–3,75% kemudian meredakan sentimen negatif tersebut dan kembali mendukung prospek sektor perbankan.

Selama faktor-faktor tersebut tidak secara langsung memengaruhi kinerja operasional maupun prospek laba perusahaan, Anda dapat memanfaatkan momen tersebut sebagai peluang untuk mulai melakukan akumulasi saham. Umumnya, dampak dari sentimen seperti ini hanya berlangsung dalam jangka pendek, dan harga saham berpotensi mengalami recovery seiring meredanya tekanan pasar.

4. Menjelang Pembagian dividen untuk saham dengan riwayat dividen stabil

Bagi investor yang mengincar pendapatan pasif dari dividen, melakukan akumulasi saham menjelang cum date bisa menjadi strategi yang efektif. Namun, keputusan investasi sebaiknya didasarkan pada kualitas emiten, khususnya konsistensi pembayaran dividen, kesehatan arus kas, serta rasio pembayaran dividen (payout ratio) yang berkelanjutan. 

Investor juga perlu berhati-hati terhadap saham dengan dividend yield yang terlihat tinggi, karena kondisi tersebut tidak selalu mencerminkan kinerja yang solid. Yield yang menarik tanpa dukungan fundamental yang kuat justru berpotensi meningkatkan risiko.

5. Ketika siklus sektor mulai masuk fase recovery

Ketika siklus industri memasuki fase recovery, sektor saham tertentu cenderung bergerak seiring dengan dinamika ekonomi yang sedang berlangsung. Fase ini menandai periode ketika aktivitas sektor yang sebelumnya melemah mulai menunjukkan sinyal perbaikan secara bertahap.

Sebagai contoh, sektor komoditas sering mengalami fluktuasi antara fase growth dan declined. Setelah melewati periode penurunan harga atau permintaan, sektor ini biasanya beralih ke fase recovery yang ditandai dengan meningkatnya indikator seperti produksi, konsumsi, dan permintaan pasar.

Saat sektor terkait memperlihatkan tanda-tanda recovery yang kuat dan berkelanjutan, kondisi ini dapat menjadi momentum strategis untuk melakukan akumulasi saham pada perusahaan dengan fundamental yang solid. Melalui pendekatan tersebut, investor berpeluang memaksimalkan potensi keuntungan ketika siklus sektor berlanjut menuju fase ekspansi yang lebih menguntungkan.

Menentukan waktu terbaik untuk melakukan akumulasi saham memang membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang kondisi pasar, analisis teknikal, dan evaluasi fundamental. Bagi Anda yang ingin mengimplementasikan strategi ini secara efektif namun tidak memiliki waktu atau keahlian untuk memantau pasar secara intensif, investasi melalui reksa dana saham bisa menjadi alternatif yang sangat praktis.

Reksa dana saham memungkinkan Anda berinvestasi dalam portofolio saham yang dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional. MI memiliki pengalaman dalam memilih saham terbaik sesuai dengan tujuan investasi Anda. Melalui reksa dana saham, Anda dapat menikmati potensi keuntungan dari pasar saham tanpa perlu menganalisis waktu yang tepat untuk melakukan akumulasi saham.

Strategi ini semakin efektif ketika didukung oleh pemilihan platform investasi yang terpercaya, seperti Makmur. Seluruh produk reksa dana yang ada di Makmur telah terkurasi secara profesional. Ada beragam reksa dana saham yang bisa dipilih, salah satunya Sucorinvest Maxi Fund. Berdasarkan data per 24 Desember 2025, reksa dana ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 57,82% dalam 1 tahun terakhir. 


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itureksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo December Thrive, promo Semua Bisa Makmur dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Banyak Investor Mengandalkan Broker Summary, Padahal Ada Hal Lain yang Perlu Dipahami

Key Takeaways: Broker summary adalah laporan yang mencakup informasi terkait volume transaksi yang dilakukan oleh broker, harga beli dan jual saham, perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh aktivitas broker, serta akumulasi dan distribusi saham yang dilakukan oleh market maker. Market maker merupakan pihak berupa institusi atau individu yang menyediakan likuiditas di pasar keuangan. Meskipun broker […]

author
Content Management
calendar
13 Februari 2026
Artikel

Cara Menganalisis Sektor yang Diuntungkan Ketika Ada Arus Dana Asing

Key Takeaways: Arus dana asing bisa menjadi indikator kunci dalam menganalisis saham, karena aliran dana asing dari luar negeri dapat memberikan dampak signifikan terhadap sektor tertentu di pasar saham, termasuk perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami cara menganalisis sektor yang berpotensi mendapatkan keuntungan dari arus dana asing.  […]

author
Content Management
calendar
12 Februari 2026
Artikel

Menghadapi Saham dengan Status Full Call Auction (FCA), Apa Strategi Investor yang Tepat?

Key Takeaways: Status Full Call Auction (FCA) merupakan mekanisme perdagangan khusus yang diterapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK). Melalui mekanisme ini, perdagangan saham tidak lagi dilakukan seperti biasa di Pasar Reguler, melainkan hanya pada waktu tertentu melalui proses lelang. Bagi investor yang memiliki saham dengan status […]

author
Content Management
calendar
11 Februari 2026
Artikel

Saham Syariah Tidak Berarti Bebas Risiko, Ini yang Perlu Anda Analisis

Key Takeaways: Investasi saham syariah biasanya menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah. Namun, perlu dipahami bahwa saham syariah tetap memiliki risiko, meskipun sesuai dengan ketentuan syariah. Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk memahami kriteria perusahaan yang memenuhi syarat sebagai saham syariah serta melakukan analisis yang mendalam. Karena setiap saham […]

author
Content Management
calendar
10 Februari 2026
Artikel

Tidak Melalui Jalur IPO, Ini Alasan Sebuah Perusahaan Melakukan Backdoor Listing

Key Takeaways: Masuk ke bursa melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) selama ini dianggap sebagai pilihan bagi perusahaan yang ingin memperoleh pendanaan publik dan meningkatkan kredibilitas. Namun, dalam praktiknya, tidak semua perusahaan memilih jalur tersebut. Terdapat beberapa perusahaan yang menempuh jalur backdoor listing sebagai alternatif. Melalui mekanisme ini, perusahaan dapat menjadi emiten […]

author
Content Management
calendar
09 Februari 2026
Artikel

Mengandalkan Scalping Method dalam Perdagangan Saham, Ini Risiko yang Perlu Dievaluasi secara Objektif

Key Takeaways: Ketika membeli saham, terdapat berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh investor, mulai dari investasi jangka panjang hingga perdagangan jangka pendek. Salah satu strategi yang cukup populer di kalangan trader aktif adalah scalping method. Meskipun terlihat menarik dengan potensi keuntungan yang cepat, scalping mengandung berbagai risiko yang perlu dipahami dengan baik sebelum diterapkan. Scalping […]

author
Content Management
calendar
06 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0