makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Saham yang Bagi Dividen Empat Kali Setahun, Apakah Benar Lebih Stabil untuk Investasi Jangka Panjang?

author
Content Management
author
02 Maret 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Meski saham yang membagikan dividen empat kali setahun menarik, frekuensi dividen tidak selalu mencerminkan stabilitas jangka panjang.
  • Stabilitas jangka panjang dipengaruhi oleh kinerja fundamental perusahaan, termasuk pertumbuhan pendapatan, laba bersih, serta kualitas manajemen.
  • Pembagian dividen yang tinggi berpotensi mengurangi cadangan kas perusahaan yang bisa digunakan untuk ekspansi bisnis. 

Investasi saham adalah salah satu instrumen keuangan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Banyak investor yang mencari saham dengan pembagian dividen yang konsisten sebagai sumber penghasilan pasif. Dividen adalah pembagian laba yang diberikan perusahaan kepada pemegang sahamnya. Namun, tidak semua emiten memberikan dividen dengan frekuensi yang sama. 

Di Indonesia, sebagian besar saham blue chip seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), atau PT Astra International Tbk (ASII) biasanya membagikan dividen dua kali dalam setahun. Meski demikian, ada beberapa emiten yang membagikan dividen hingga empat kali dalam setahun atau yang dikenal dengan istilah dividen kuartalan.

Jenis Dividen yang Dibagikan kepada Investor

Secara umum, ada dua jenis dividen yang dibagikan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya, yaitu dividen interim dan dividen final. Dividen interim adalah dividen yang dibagikan sebelum adanya rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), biasanya berdasarkan kinerja keuangan sementara dalam tahun buku berjalan.

Sementara itu, dividen final dibagikan setelah RUPST sebagai bentuk distribusi laba bersih untuk menutup tahun buku yang bersangkutan. Sebagai contoh, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) pada tahun 2022 dan 2024 telah membagikan dividen empat kali dalam satu tahun. Berikut adalah beberapa contoh jadwal pembayaran dividen yang dilakukan oleh GEMS:

Tabel 1. Dividen PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) 2022 & 2024

Sumber: Investing

Walaupun GEMS merupakan contoh emiten yang membagikan dividen empat kali dalam setahun, jumlah perusahaan di Indonesia yang menerapkan kebijakan serupa relatif terbatas. Sebagian besar perusahaan besar lebih memilih untuk memberikan dividen dua kali dalam setahun. Sebagai informasi, pembagian dividen yang agresif tersebut terjadi saat harga batu bara global berada di level tinggi.

Pembagian dividen bukan satu-satunya indikator untuk menilai kualitas suatu perusahaan, terlebih jika hanya melihat frekuensinya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, seperti prospek industri, kinerja arus kas, hingga pergerakan harga saham yang dapat memengaruhi nilai portofolio meskipun investor menerima dividen.

Alasan Mengapa Frekuensi Pembagian Dividen Tidak Menjamin Stabilitas Jangka Panjang

Ada beberapa alasan mengapa frekuensi pembagian dividen empat kali dalam setahun tidak menjamin stabilitas jangka panjang emiten, di antaranya:

1. Stabilitas berasal dari kinerja perusahaan, bukan frekuensi dividen

Salah satu hal yang sering menjadi pertimbangan investor dalam memilih saham adalah dividen. Meskipun dividen menjadi salah satu indikator yang baik dalam menilai profitabilitas perusahaan, namun frekuensi pembagian dividen tidak selalu mencerminkan stabilitas jangka panjang perusahaan. Stabilitas jangka panjang tetap harus dinilai dari kinerja fundamental, seperti pertumbuhan pendapatan, laba bersih, kualitas manajemen, dan posisi pasar yang kompetitif.

Sebuah perusahaan yang membagikan dividen cukup sering namun tidak memiliki kinerja yang baik dari sisi keuangan atau menghadapi tantangan pasar yang besar, tidak bisa dianggap sebagai pilihan investasi yang stabil. Oleh karena itu, penting bagi investor untuk melihat lebih dalam pada faktor fundamental yang mendasari keputusan pembagian dividen.

2. Dividen kuartalan sering kali berasal dari sektor komoditas

Saham yang membagikan dividen empat kali setahun di Indonesia, seperti GEMS, umumnya bergerak di sektor komoditas. Misalnya, GEMS bergerak di industri batu bara, yang sangat bergantung pada fluktuasi harga komoditas global. 

Harga batu bara dapat sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, harga minyak dunia, atau permintaan dari negara besar seperti China dan India. Fluktuasi harga komoditas ini sering kali menyebabkan pendapatan perusahaan menjadi sangat tidak stabil. 

Meskipun perusahaan membagikan dividen secara teratur, nilai dividen yang dibagikan bisa berubah secara signifikan tergantung pada kondisi pasar. Hal ini membuat dividen yang dibagikan oleh perusahaan komoditas tidak selalu dapat dijadikan patokan untuk stabilitas jangka panjang.

3. Pengurangan cadangan kas untuk ekspansi

Sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang, perusahaan perlu menyisihkan sebagian laba untuk investasi strategis seperti penelitian dan pengembangan (research and development), akuisisi, serta ekspansi usaha. Jika sebagian besar laba dibagikan sebagai dividen, maka perusahaan akan memiliki lebih sedikit dana yang tersedia untuk kegiatan tersebut. 

Pembagian dividen yang terlalu besar dan sering, seperti yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang membagikan dividen empat kali setahun, dapat membatasi kemampuan perusahaan untuk mengalokasikan dana bagi ekspansi atau proyek yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dividen yang dibagikan tanpa mempertimbangkan kebutuhan modal kerja dan ekspansi berisiko mengurangi daya saing perusahaan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, meskipun pembagian dividen yang sering dapat memberikan keuntungan jangka pendek bagi investor, hal itu belum tentu mencerminkan kemampuan perusahaan untuk bertumbuh dan beradaptasi di masa depan.

Meskipun saham yang membagikan dividen empat kali setahun terlihat menarik bagi investor yang mencari penghasilan pasif secara rutin, frekuensi pembagian dividen bukanlah jaminan stabilitas investasi jangka panjang. Faktor yang lebih penting untuk menilai stabilitas jangka panjang sebuah perusahaan adalah kinerja fundamentalnya, yang meliputi pertumbuhan laba, posisi pasar, dan kebijakan manajerial yang efektif. 

Selain itu, sektor saham juga memengaruhi kestabilan pendapatan dan dividen yang dapat dibagikan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada saham yang membagikan dividen empat kali setahun, investor perlu mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dengan seksama dan tidak hanya berfokus pada frekuensi dividen semata. Stabilitas perusahaan dan potensi pertumbuhannya adalah aspek yang lebih penting dalam menentukan keputusan investasi jangka panjang.

Bagi investor yang ingin mendapatkan potensi pertumbuhan jangka panjang tanpa perlu memilih saham satu per satu, reksa dana saham dapat menjadi alternatif. Manajer investasi (MI) yang berpengalaman akan mengelola portofolio dengan memilih saham dengan potensi pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang. Dividen yang diperoleh dari emiten akan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi (MI). Selanjutnya, MI dapat mendistribusikan dividen kepada investor dalam bentuk tunai, penambahan unit penyertaan, atau melalui mekanisme reinvestasi.

Terdapat beragam produk reksa dana saham yang bisa Anda pertimbangkan di Makmur, salah satunya adalah Sucorinvest Equity Fund Kelas A. Berdasarkan data per 27 Februari 2026, reksa dana tersebut memiliki kinerja yang solid, bertumbuh 13,31% dalam 3 bulan terakhir, bertumbuh 41,13% dalam 1 tahun terakhir. Kinerja tersebut mencerminkan stabilitas dan pertumbuhan yang baik dari Sucorinvest Equity Fund Kelas A.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo March Ramadhan dan Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Optimalkan Peluang di Tengah Volatilitas Pasar Obligasi dengan Makmur iElite

Key Takeaways: Memasuki kuartal II 2026, pasar keuangan global masih menunjukkan peningkatan volatilitas yang dipicu oleh berlanjutnya tekanan geopolitik serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga global. Di tengah kondisi tersebut, peningkatan penerbitan utang negara (debt issuance) secara global turut menambah pasokan obligasi di pasar, sehingga memberikan tekanan pada harga dan mendorong pergerakan yield menjadi semakin […]

author
Content Management
calendar
15 April 2026
Artikel

WTI Naik 8% Usai Trump Umumkan Rencana Blokade Selat Hormuz, Instrumen Ini Bisa Dicermati

Key Takeaways: Harga minyak dunia kembali melonjak setelah pernyataan dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, terkait kebijakan geopolitik. Pada (13/4) pagi, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mencapai level US$105 per barel, mencerminkan respons pasar terhadap meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Kenaikan ini dipicu oleh instruksi langsung kepada Angkatan Laut AS untuk memulai […]

author
Content Management
calendar
14 April 2026
Artikel

Jika Emiten Mengumumkan Right Issue, Bagaimana Cara Menilai Potensi dan Risikonya?

Key Takeaways: Investasi saham melibatkan keputusan yang kompleks, salah satunya adalah mempertimbangkan apakah saham yang melakukan right issue layak untuk investasi jangka panjang. Right issue adalah mekanisme penerbitan saham baru yang memberikan hak kepada pemegang saham lama untuk membeli saham tambahan pada harga tertentu. Keputusan ini memiliki potensi keuntungan bagi investor, namun juga menyimpan berbagai […]

author
Content Management
calendar
13 April 2026
Artikel

Potensi Imbal Hasil untuk Investor yang Memiliki Saham Preferen dan Saham Biasa Berbeda, Ini Faktornya

Key Takeaways: Saham preferen adalah jenis instrumen investasi yang menggabungkan karakteristik instrumen saham dan obligasi. Sebagai pemegang saham preferen, seorang investor memiliki hak kepemilikan di perusahaan, namun dengan beberapa keistimewaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemegang saham biasa.  Saham preferen memberikan prioritas dalam pembayaran dividen, tetapi tidak memberikan hak suara dalam rapat umum pemegang saham […]

author
Content Management
calendar
10 April 2026
Artikel

BEI Rilis 9 Saham dengan Kepemilikan di Atas 95%, Ini yang Perlu Investor Tahu

Key Takeaways: Transparansi menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan investor di pasar modal. Oleh karena itu, regulator di Indonesia melakukan berbagai pembenahan dan langkah strategis. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menuntaskan empat agenda penguatan transparansi pasar modal Indonesia.  Salah satu dari empat agenda penting tersebut […]

author
Content Management
calendar
09 April 2026
Artikel

Memahami Bagaimana Sistem Penjatahan Saham IPO Diterapkan dalam Pasar Modal Indonesia

Key Takeaways: Sistem penjatahan saham dalam proses Initial Public Offering (IPO) perlu dipahami oleh investor, terutama Anda yang aktif berpartisipasi dalam IPO. Penjatahan saham IPO adalah proses pembagian saham yang diterbitkan oleh perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) kepada investor yang berminat membeli saham tersebut.  Proses ini memastikan bahwa saham yang tersedia didistribusikan secara […]

author
Content Management
calendar
06 April 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0