Memasuki kuartal II 2026, pasar keuangan global masih menunjukkan peningkatan volatilitas yang dipicu oleh berlanjutnya tekanan geopolitik serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga global.
Di tengah kondisi tersebut, peningkatan penerbitan utang negara (debt issuance) secara global turut menambah pasokan obligasi di pasar, sehingga memberikan tekanan pada harga dan mendorong pergerakan yield menjadi semakin fluktuatif.
Di pasar domestik, dinamika tersebut tercermin pada nilai tukar rupiah yang sempat berada di level Rp17.110 per USD pada 14 April 2026, mendekati rekor terlemah sepanjang masa di Rp17.132 pada 13 April 2026. Sejalan dengan itu, yield SBN 10 tahun juga mengalami kenaikan, dari 6,09% di awal tahun, sempat menyentuh 6,93% pada 16 Maret 2026, mendekati level tertinggi dalam tiga tahun terakhir, sebelum kembali berada di kisaran 6,60% pada 14 April 2026.
Gambar 1. Pergerakan Yield Obligasi Pemerintah Indonesia Tenor 10 Tahun

Sumber: Trading Economics
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar obligasi saat ini bergerak lebih dinamis dibandingkan periode normal, sehingga pendekatan pengelolaan portofolio yang adaptif menjadi semakin penting.
Merespons tekanan tersebut, Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi melalui pasar spot, instrumen derivatif, serta pembelian obligasi di pasar sekunder. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar dan pasar keuangan secara keseluruhan, sekaligus memastikan pergerakan yield tetap berada dalam rentang yang terkendali.
Dalam kondisi ini, strategi pengelolaan yang mengombinasikan stabilitas dan pengelolaan aktif menjadi semakin relevan untuk mengoptimalkan peluang di pasar obligasi. Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah Makmur iElite*. Produk ini dirancang untuk merespons dinamika pasar obligasi melalui pendekatan pengelolaan yang aktif dan terukur.
*Makmur iElite mengacu kepada Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap Insight Elite Fund yang dikelola oleh PT Insight Investments Management.
Makmur iElite menggunakan pendekatan Dual-Engine, yang mengombinasikan dua sumber imbal hasil dalam satu portofolio:
Kombinasi ini menjaga keseimbangan antara stabilitas portofolio dan fleksibilitas dalam merespons perubahan kondisi pasar.
Secara keseluruhan, per 31 Maret 2026, portofolio Makmur iElite didominasi oleh efek utang dengan alokasi sekitar 91,88%, sementara 8,12% ditempatkan pada instrumen pasar uang untuk menjaga likuiditas.
Eksposur portofolio terdiversifikasi pada sukuk korporasi dan sukuk negara, yang masing-masing berperan dalam menjaga keseimbangan strategi portofolio. Sukuk korporasi menjadi kontributor utama stabilitas imbal hasil, sementara sukuk negara dikelola secara aktif untuk menangkap peluang dari pergerakan yield.
Kepemilikan terbesar pada sukuk korporasi antara lain PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk sekitar 18,27% dan PT Integrasi Jaringan Ekosistem sekitar 17%, sementara eksposur pada sukuk negara antara lain PBS022 sekitar 7,18% dan PBS030 sekitar 5,46%.
Komposisi ini mencerminkan keseimbangan antara stabilitas dari instrumen sukuk korporasi dan fleksibilitas pengelolaan aktif pada sukuk negara dalam merespons dinamika pergerakan yield.
Dari sisi kinerja, sejak diluncurkan pada 29 September 2016 hingga 31 Maret 2026, Makmur iElite menunjukkan kinerja yang kompetitif secara konsisten di berbagai periode. Dalam 1 tahun terakhir, Makmur iElite mencatatkan imbal hasil sebesar 13,54%, lebih tinggi dibandingkan benchmark Infovesta Sharia Fixed Income Fund Index sebesar 6,46%, yang mencerminkan kemampuan strategi dalam menghasilkan alpha secara konsisten.

Dengan pendekatan yang mengombinasikan stabilitas melalui sukuk korporasi dan pengelolaan aktif melalui tactical trading sukuk negara, serta kinerja yang kompetitif secara konsisten, Makmur iElite menjadi pilihan tepat untuk mengoptimalkan portofolio di tengah dinamika pasar saat ini.
Tentang Makmur
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur mendorong akses investasi yang lebih inklusif sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, mengedepankan aspek simplicity, trust, dan clarity dalam setiap langkah investasi melalui reksa dana terkurasi dan investasi saham.
Didirikan oleh para pakar teknologi dan finansial berpengalaman di Silicon Valley dan Wall Street, Makmur menerapkan teknologi analisis berbasis data untuk membantu setiap investor dalam membangun kekayaan jangka panjang. Kepercayaan ini diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan InfoVesta kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo April Resilience dan Semua Bisa Makmur.
Link: Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menjadi sorotan setelah bertahan di sekitar level psikologis Rp18.000/USD sepanjang Juli 2026. Tekanan ini merupakan kelanjutan dari tren pelemahan yang memuncak pada 8 Juni 2026, ketika JISDOR BI mencapai rekor terlemah Rp18.171/USD. Sementara kurs spot kemudian menyentuh sekitar Rp18.209/USD pada 9 Juni 2026. Nilai tukar […]
Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp219,06 triliun per Agustus 2026. Naik 0,94% dibandingkan Juli 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. RDPT mengalokasikan minimal […]
Reksa Dana Campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Sepanjang September 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam tren melemah. Setelah sempat menguat ke level 6.686,44 pada 8 September 2026, IHSG berbalik turun dan ditutup di level 6.071,14 pada 30 September 2026, atau melemah 6,96% dibandingkan posisi akhir Agustus 2026 di level 6.525,48. Tekanan ini salah satunya datang dari aksi jual investor asing, […]
Reksa dana USD merupakan instrumen investasi yang didenominasikan dalam dolar Amerika Serikat (USD) dan tersedia dalam berbagai kategori, mulai dari reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap, hingga pasar uang. Reksa dana ini dapat menjadi pilihan bagi investor yang ingin melakukan diversifikasi mata uang sekaligus menjaga nilai portofolio di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah. Sepanjang September […]