Bulan Januari dan Februari telah berlalu dan saat ini memasuki bulan Maret di tahun 2024. Dua bulan di perjalanan tahun 2024 telah berlalu dan cocok untuk mengevaluasi kondisi keuanganmu saat ini.
Satu hal yang wajib kamu lakukan di bulan Maret ini adalah evaluasi keuangan bulanan. Apa manfaatnya? Beberapa pertanyaan bisa kamu jawab untuk mengevaluasi kondisi keuanganmu.
Apa kabar rencana investasi kamu? Sudah jadi kenyataan atau masih sebatas angan? Kalau masih ada yang belum sesuai rencana, yuk simak beberapa tips cerdas atur keuangan berikut!
Salah satu rumus sederhana yang wajib semua orang ketahui adalah Pemasukan>Pengeluaran.
Pada Januari dan Februari 2024 kemarin apakah kamu masih ngerasa boros? Pengeluaran jadi bengkak, bahkan melebihi pemasukan bulan kemarin. Coba evaluasi lagi pengeluaranmu dengan cara list down pengeluaran sebulan terakhir dan kategorikan mana yang penting untuk kebutuhan dan belanja apa saja yang hanya sekedar akibat lapar mata!
Dengan mengevaluasi pengeluaran, diharapkan di bulan-bulan selanjutnya kamu bisa lebih bijak untuk memprioritaskan pengeluaran yang memang diperlukan dan apa saja yang bisa dipangkas. Jangan sampai peribahasa lebih besar pasak daripada tiang terjadi ke depannya ya!
Supaya keuangan lebih sehat, jangan lupa untuk membuat dan mematuhi anggaran yang sudah disusun.
Dengan budgeting, kamu bisa mengestimasikan dari mana saja sumber penerimaan kamu lalu menyusun daftar pengeluaran untuk kebutuhan dan keinginan.
Singkatnya, budgeting menjadi panduan dan mengatur skala prioritas untuk pengeluaran bulanan supaya nggak boros. Kalau kamu sudah terbiasa budgeting, lanjutkan! Kalau belum, kamu bisa mulai dari budgeting sederhana yakni prinsip 50-30-20.
Pembagiannya 50% penghasilan untuk memenuhi kebutuhan utama, 30% untuk keinginan (lifestyle), dan 20% untuk menabung serta investasi.
Kalau kamu sudah memenuhi tugas untuk memenuhi dana darurat, jangan lupa ‘naik kelas’ dengan rutin investasi!
Jika dana terbatas, maka fokus investasi ke diri sendiri dulu alias belajar tentang ilmu investasi melalui buku, video, e-book dan lainnya. Kalau sudah paham, lanjut ke investasi di aset keuangan seperti di reksa dana. Bagaimanapun juga, investasi akan jadi ‘kendaraan’ untuk bisa mencapai tujuan keuanganmu!
Jangan lupa wajib sisihkan uang di awal untuk menabung dan berinvestasi sebelum menggunakan uang untuk keperluan lain karena investasi itu disisihkan dan bukan disisakan.
Nah jadi gimana hasil evaluasi keuangan bulananmu? Terus semangat ya dan jangan lupa untuk terus melanjutkan kebiasaan baik nabung rutin demi mewujudukan resolusi 2024-mu.
***
Editor: Endang Cahyani (bersertifikasi WAPERD, WMI dan CFP)
Penulis: Diestra Perdana
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Download Makmur
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Consumer Price Index atau Indeks Harga Konsumen adalah indikator ekonomi yang mengukur perubahan rata-rata harga dari sekelompok barang dan jasa yang dikonsumsi rumah tangga dari waktu ke waktu. CPI mencerminkan tingkat inflasi dalam suatu negara dan digunakan oleh pemerintah serta pelaku pasar sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi. Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan […]
Key Takeaways: Neraca perdagangan adalah selisih antara nilai ekspor dan impor suatu negara. Surplus terjadi saat ekspor melebihi impor, dan defisit saat impor lebih besar dari ekspor. Neraca perdagangan merupakan komponen utama dari neraca pembayaran yang mencerminkan posisi ekonomi suatu negara dalam hubungan perdagangan internasional. Data ini biasanya disajikan bulanan, kuartalan, atau tahunan oleh lembaga […]
Key Takeaways: Ketika berinvestasi saham, memahami kesehatan keuangan suatu perusahaan sangat penting sebelum Anda memutuskan untuk membeli sahamnya. Salah satu indikator utama yang digunakan untuk mengukur struktur permodalan perusahaan adalah Debt to Equity Ratio atau DER. Rasio ini menunjukkan seberapa besar proporsi utang terhadap ekuitas yang dimiliki suatu emiten. Lantas, bagaimana cara Anda mengecek apakah […]
Key Takeaways: FTSE Russell, lembaga global penyusun indeks saham, merilis hasil semi-annual review untuk Global Equity Index Series (GEIS) edisi September 2025. Perubahan komposisi indeks akan efektif setelah penutupan perdagangan 19 September 2025 dan berlaku mulai 22 September 2025. Dalam artikel ini, Makmur akan membahas detail perubahan indeks FTSE Russell untuk pasar Indonesia, saham-saham yang […]
Key Takeaways: M2 atau uang beredar adalah indikator penting dalam sistem moneter suatu negara. Di Indonesia, M2 mencakup uang kartal dan giral (M1), ditambah dengan simpanan berjangka dan tabungan dalam rupiah serta valuta asing di bank umum. Data ini diterbitkan secara rutin oleh Bank Indonesia dan menjadi salah satu tolok ukur dalam menilai arah kebijakan […]
Key Takeaways: Reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia karena kemudahan akses dan variasi produknya. Di antara berbagai jenis reksa dana, reksa dana terproteksi (RDT) dapat menjadi pilihan terutama bagi Anda yang menginginkan proteksi modal pada saat jatuh tempo dengan potensi imbal hasil tetap. Sebagian besar portofolio reksa dana terproteksi ditempatkan […]