makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Emiten-emiten ini Akan Bagi Dividen, Bisa Buat Tambahan THR Lebaran!

author
Content Management
author
01 April 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Di tengah gejolak yang melanda pasar saham saat ini, ada kabar baik bagi investor tanah air. Sejumlah emiten baru saja menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS)  tahunan dan memutuskan untuk membagikan dividen dari tahun buku 2024. Tentunya, dividen ini bisa kamu cermati sebagai tambahan uang Lebaran, loh! Penasaran emiten mana saja yang akan membagikan dividen? Berikut merupakan daftar emiten yang akan membagikan dividen beserta estimasi yield-nya. Yuk, disimak!

Tabel 1. Ikhtisar Pembagian Dividen Sejumlah Emiten

*harga saham per penutupan Kamis (27/3)
** estimasi yield diperoleh dengan membandingkan dividend per share (DPS) dan harga saham terakhir

Sumber : keterbukaan informasi BEI, diolah.

1. ​PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Yang pertama datang dari perbankan pelat merah terbesar di Indonesia, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). BBRI telah mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp51,74 triliun, yang setara dengan Rp343,40 per saham dalam RUPST pada 24 Maret 2025. Sebelumnya, pada 15 Januari 2025, BBRI telah membagikan dividen interim sebesar Rp135 per saham atau total Rp20,33 triliun. Dengan demikian, sisa dividen final yang akan dibayarkan kepada pemegang saham adalah Rp208,40 per saham.

Pada perdagangan Kamis (27/3), saham BBRI ditutup di level Rp4.050. Dengan membandingkan dividend per share (DPS) dan harga terakhir, maka dividen BBRI menghasilkan yield sebesar 5,14%. Kamu masih berkesempatan mendapat BBRI karena cum dividen dividen BBRI di pasar reguler dan pasar tunai jatuh pada tanggal 10 April 2025. Adapun pembayaran dividen akan dilakukan pada 23 April 2025 mendatang.

2. ​PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Dalam RUPST 5 Maret 2025, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) telah mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp43,51 triliun. Jumlah ini mencerminkan 78% dari laba bersih perusahaan tahun 2024 yang mencapai Rp55,78 triliun. Adapun setiap pemegang 1 saham BMRI akan mendapat dividen Rp466,18 per saham.

Dividen BMRI kali ini menghasilkan proyeksi yield 8,96%. Jumlah ini didapat dengan membagikan harga terkini BMRI di level Rp5.200 dengan dividen per saham BMRI yakni Rp466,18. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 11 April 2025. Ini artinya, kamu masih berkesempatan mendapat dividen BMRI seusai Lebaran. Adapun pembayaran dividen akan dilakukan pada 23 April 2025 mendatang.

3. ​ ​PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Selanjutnya masih datang dari emiten perbankan pelat merah. Dalam RUPS yang digelar Rabu (26/3), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp13,95 triliun. Jumlah ini mencerminkan 65% dari laba bersih 2024 yang mencapai Rp21,46 triliun, sekaligus menandai rasio pembagian dividen tertinggi dalam sejarah emiten perbankan ini. Setiap pemegang 1 saham BBNI akan memperoleh dividen yang setara dengan Rp374,05 per saham.

Pada perdagangan Kamis (27/3), saham BBRI ditutup di level Rp4.240. Dengan membandingkan dividend per share (DPS) dan harga terakhir, maka dividen BBNI menghasilkan yield sebesar 8,82%%. Jika Sobat Makmur tertarik terhadap dividen BBNI, perlu dicatat bahwa cum date dividen BBNI jatuh pada 14 April 2025, sementara pembagian dividen BBNI akan dilakukan pada 25 April 2025 mendatang.

4. ​PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

Tak mau kalah dengan emiten bank BUMN lain, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) juga akan membagikan dividen kepada pemegang saham. BBTN memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp751,83 miliar untuk tahun buku 2024, yang setara dengan Rp53,57 per saham. Keputusan ini diambil dalam RUPST pada 26 Maret 2025. Jumlah dividen tersebut mencerminkan 25% dari laba bersih BBTN tahun 2024 yang mencapai Rp3 triliun.

Dividen BBTN juga menawarkan yield yang cukup menarik. Dengan membandingkan dividend per share Rp53,57 dengan harga terakhir BBTN di level Rp885 per Kamis (27/3), maka dividen BBTN menghasilkan estimasi yield 6,05%. Kamu masih berkesempatan untuk mendapat dividen dari BBTN sebab cum dividend BBTN akan jatuh pada 14 April 2025 dengan jadwal pembayaran dividen dilakukan pada 25 April 2025 mendatang.

5. PT XL Axiata Tbk (EXCL)

​Nah, kali ini emiten yang akan membagikan dividen datang dari emiten non perbankan, yakni PT XL Axiata Tbk (EXCL). Dalam RUPST pada 25 Maret 2025, emiten telekomunikasi ini mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp1,12 triliun untuk tahun buku 2024, yang setara dengan 62% dari laba bersih perusahaan sebesar Rp1,81 triliun. Setiap pemegang saham EXCL akan menerima dividen sebesar Rp85,7 per saham.

Dividen yang diberikan oleh emiten telekomunikasi yang berbasis di Malaysia ini menghasilkan estimasi yield sebesar 3,75%. Jumlah ini diperoleh dengan membandingkan DPS EXCL (Rp 85,7) dengan harga saham terkini EXCL di level Rp2.280 per Kamis (27/3). Perlu diingat bahwa cum dividen saham EXCL di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 11 April 2025. Jadi, kalau kamu berminat mengejar dividen EXCL, jangan sampai ketinggalan, ya!

6. ​PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)

Emiten perbankan terafiliasi investor kawakan Lo Kheng Hong, yakni PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) juga akan membagikan dividen tunai sebesar Rp2,43 triliun atau Rp106 per saham untuk tahun buku 2024. Keputusan ini diambil dalam RUPST yang diselenggarakan pada 20 Maret 2025. Adapun setiap pemegang 1 saham NISP akan mendapat dividen Rp106 per saham.

Dividen yang diberikan oleh NISP menghasilkan estimasi yield sebesar 7,88%, yang didapat dengan membandingkan dividen per saham NISP sebesar Rp106 dengan harga saham terakhir NISP di level Rp1.345. Adapun cum dividend saham NISP di pasar reguler dan negosiasi akan jatuh pada 8 April 2025. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya!

7. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)

PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menambah daftar panjang emiten yang akan membagikan dividen. Emiten tambang nikel ini akan membagikan dividen Rp 25,09 miliar atau setara Rp13,05 per saham. Pembagian dividen ini sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 25 Maret 2025. Pada Kamis (27/3), saham IFSH parkir di level Rp720. Dengan demikian, dividen yang diberikan oleh IFSH menghasilkan estimasi yield sebesar 1,18%. Cum date dividen IFSH akan jatuh pada 11 April 2025 dengan estimasi pembayaran dividen pada 24 April 2025.

8. PT Bank Danamon Tbk (BDMN)

Terakhir ada ​PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) yang mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024 sebesar Rp113,85 per lembar saham, dengan total mencapai sekitar Rp1,1 triliun. Jumlah dividen tersebut setara dengan 35% dari laba bersih tahun 2024 mencapai Rp3,2 triliun. Pada perdagangan Kamis (27/3), saham BDMN berada di level Rp2.440. Dengan demikian, dividen BDMN kali ini menghasilkan estimasi yield 4,66%. Adapun cum date dividen BDMN jatuh pada 9 April 2025 dengan pembagian dividen jatuh pada 24 April 2025.

Nah Sobat Makmur, itu dia sejumlah emiten yang akan membagikan dividen tahun buku 2024. Pastinya, dengan potensi yield yang besar, dividen-dividen ini menarik untuk kamu kejar. Namun perlu diingat, sebelum membeli saham, pastikan kamu mengetahui aspek fundamental perusahaan tersebut. Sobat Makmur juga harus waspada dengan sentimen negatif yang masih membuat pasar saham cenderung volatile.

Di tengah volatilitas pasar saham yang saat ini masih terjadi, Sobat Makmur perlu memilih instrumen yang tepat. Salah satu instrumen yang bisa kamu cermati adalah reksa dana, khususnya reksa dana pendapatan tetap. Sebab, reksa dana pendapatan tetap sebagian besar berinvestasi pada obligasi, yang cenderung lebih stabil daripada saham.

Bagi Sobat Makmur yang ingin menerapkan strategi diversifikasi, kamu bisa memilih reksa dana campuran. Sementara itu, bagi kamu yang mengutamakan keamanan dan likuiditas di tengah ketidakpastian pasar, reksa dana pasar uang bisa jadi pilihan.

Di Makmur, kamu bisa juga memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo New Ramadan, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

MSCI Bekukan Sementara Rebalancing, IHSG Trading Halt Usai Koreksi Tajam Hingga >-8%

Key Takeaways: Morgan Stanley Capital International (MSCI) secara resmi mengumumkan pembekuan sementara (interim freeze) rebalancing untuk seluruh indeks saham Indonesia pada Selasa, 27 Januari 2026. Langkah pembekuan rebalancing MSCI ini diambil menyusul kekhawatiran MSCI terhadap transparansi struktur kepemilikan saham dan potensi praktik perdagangan terkoordinasi di pasar modal Indonesia.  MSCI merupakan perusahaan riset asal Amerika Serikat […]

author
Content Management
calendar
28 Januari 2026
Artikel

Apakah Saham Blue Chip Cocok untuk Investasi Jangka Panjang? Ini Penjelasannya

Key Takeaways: Saham blue chip merujuk pada saham yang diterbitkan oleh perusahaan besar, stabil, dan sering ditransaksikan di pasar saham. Perusahaan-perusahaan ini umumnya memiliki rekam jejak yang panjang, kinerja keuangan yang solid, serta kemampuan untuk bertahan dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Istilah “blue chip” diambil dari permainan poker, di mana “blue chip” adalah chip dengan […]

author
Content Management
calendar
27 Januari 2026
Artikel

Saham yang Berpotensi Masuk MSCI Februari 2026, Investor Perlu Cermati Risiko dan Kriterianya

Key Takeaways: Pasar modal Indonesia sedang bersiap menghadapi agenda penting, yaitu rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan diumumkan pada 10 Februari 2026 dan efektif diberlakukan mulai 2 Maret 2026. Proses rebalancing ini rutin dilakukan oleh MSCI untuk memastikan bahwa indeks tetap representatif terhadap kondisi pasar global dan domestik. Mengapa hal tersebut penting? […]

author
Content Management
calendar
26 Januari 2026
Artikel

Return on Investment Besar Belum Tentu Ideal, Ini Cara Menilainya

Key Takeaways: Return on Investment (ROI) merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan suatu investasi. ROI menunjukkan seberapa efektif investasi yang dilakukan dalam menghasilkan keuntungan. Secara umum, semakin besar ROI yang diperoleh, semakin baik kinerja investasi tersebut. Namun, ROI yang besar tidak selalu mencerminkan investasi yang ideal karena masih terdapat faktor lain yang […]

author
Content Management
calendar
22 Januari 2026
Artikel

Daftar Obligasi dengan Porsi Terbesar pada Reksa Dana Pendapatan Tetap Syailendra Capital

Key Takeaways: Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana yang mengalokasikan minimal 80% dana kelolaannya ke dalam instrumen seperti obligasi atau surat utang. Produk ini cocok bagi Anda yang menginginkan potensi imbal hasil yang stabil dengan tingkat risiko lebih rendah dibandingkan reksa dana saham. Salah satu manajer investasi yang menawarkan produk-produk reksa dana pendapatan […]

author
Content Management
calendar
22 Januari 2026
Artikel

Market Cap Besar Tidak Menjamin Fundamental Perusahaan, Ini yang Perlu Anda Analisis

Key Takeaways: Market capitalization atau market cap sering digunakan sebagai salah satu indikator untuk menilai skala sebuah perusahaan. Namun, penting bagi Anda untuk memahami bahwa market cap yang besar tidak selalu mencerminkan kualitas fundamental suatu emiten. Investor yang hanya bergantung pada market cap dalam mengambil keputusan investasi berisiko mengabaikan aspek-aspek penting lainnya. Market cap adalah […]

author
Content Management
calendar
20 Januari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0