makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Langkah Menentukan Alokasi THR ke Reksa Dana, Berapa Persentase Idealnya?

author
Content Management
author
12 Maret 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • THR sebaiknya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan lebaran, tetapi juga disisihkan untuk investasi masa depan. 
  • Berdasarkan prioritas, Anda dapat membagi THR ke beberapa pos seperti zakat atau sedekah, kebutuhan mudik, kebutuhan lebaran, dan investasi.
  • Alokasi investasi dapat dibagi ke beberapa jenis reksa dana, seperti reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap.

Menjelang Hari Raya Idulfitri, Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan salah satu hal yang dinantikan oleh banyak orang, khususnya karyawan dan pegawai. Dana THR umumnya digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan serta merayakan momen kebersamaan dengan keluarga. Namun, THR juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kondisi keuangan di masa depan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mengalokasikan sebagian dana THR ke instrumen investasi, seperti reksa dana.

Mengalokasikan THR ke dalam reksa dana membutuhkan pertimbangan dan perhitungan yang matang. Anda perlu membagi sebagian dana THR secara proporsional ke berbagai jenis reksa dana yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan. Lalu, bagaimana cara menentukan alokasi THR ke reksa dana yang tepat? Mari, kita bahas detail langkah yang dapat Anda lakukan untuk menentukan alokasi THR ke reksa dana. 

Alokasi THR 

Sebelum memutuskan untuk mengalokasikan dana THR ke dalam produk reksa dana, penting untuk mengetahui alokasi dana secara keseluruhan. Misalnya, jika Anda menerima THR sebesar Rp10 juta, alokasikan terlebih dahulu untuk zakat dan kebutuhan lebaran. Sebagai contoh, Anda mengalokasikan 10% atau Rp1 juta untuk zakat, serta 70% atau Rp7 juta untuk kebutuhan lebaran. Di bawah ini merupakan contoh rincian alokasi THR tersebut dalam bentuk tabel. 

Tabel 1. Pembagian alokasi THR

Setelah mengalokasikan kebutuhan tersebut, berarti THR Anda masih ada 20% atau sebesar Rp2 juta. Anda dapat menentukan persentase investasi reksa dana dari THR yang masih ada tersebut. Langkah selanjutnya adalah memilih jenis reksa dana yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda. Berikut ini adalah contoh pembagian alokasi jenis reksa dana yang dapat Anda pertimbangkan.

Tabel 2. Pembagian alokasi investasi reksa dana

1. Reksa dana pasar uang 

Reksa dana pasar uang (RDPU) adalah jenis reksa dana yang mengalokasikan sebagian besar dana kelolaan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan surat utang dengan jangka waktu kurang dari satu tahun. Salah satu karakter utama RDPU adalah likuiditas yang tinggi, sehingga dana yang diinvestasikan dapat dicairkan kapan pun. Selain itu, fluktuasi nilai RDPU juga cenderung rendah, karena instrumen yang dipilih stabil dan berisiko rendah.

Risiko RDPU juga relatif rendah, sehingga cocok untuk tujuan jangka pendek seperti persiapan biaya pendidikan anak atau kebutuhan mendesak. Jadi, RDPU juga menjadi pilihan ideal untuk menempatkan dana darurat. Imbal hasil RDPU umumnya berada di kisaran 4-7% per tahun tergantung beberapa faktor seperti kondisi suku bunga, komposisi portofolio, serta strategi pengelolaan dari manajer investasi (MI). 

Berdasarkan contoh pada tabel 2, Anda dapat mengalokasikan sekitar 10% dari total THR atau sebesar Rp1.000.000 ke RDPU. Salah satu reksa dana pasar uang yang bisa Anda pertimbangkan di Makmur adalah Insight Retail Cash Fund. Berdasarkan data per 11 Maret 2026, reksa dana tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,10% dalam 1 tahun terakhir. 

2. Reksa dana pendapatan tetap 

Reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menginvestasikan minimal 80% dari portofolionya pada instrumen surat utang, seperti obligasi pemerintah atau korporasi dengan jangka waktu lebih dari satu tahun. Sumber pengembalian utama pada RDPT berasal dari kupon obligasi yang diterima serta potensi capital gain jika harga obligasi naik. RDPT memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi dari RDPU, dengan kisaran historis sekitar 6-13% per tahun yang dipengaruhi oleh perubahan suku bunga dan kondisi pasar.

RDPT sangat cocok untuk tujuan investasi jangka menengah sekitar 3-5 tahun. Sebagai contoh, Anda bisa mengalokasikan 5% atau Rp500 ribu dari THR pada RDPT. Ada beragam reksa dana pendapatan tetap yang dapat Anda pertimbangkan di Makmur, salah satunya Avrist Emerald Stable Fund. Berdasarkan data per 11 Maret 2026, reksa dana tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,06% dalam 1 tahun terakhir. 

3. Reksa dana campuran
Reksa dana campuran adalah jenis reksa dana yang mengalokasikan dana ke beberapa instrumen, seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Reksa dana ini memiliki potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding reksa dana pendapatan tetap, namun risikonya lebih moderat dibanding reksa dana saham karena sebagian portofolio ditempatkan pada instrumen yang lebih stabil.

Dalam kebijakan investasi reksa dana campuran, alokasi maksimal untuk satu jenis instrumen (saham, obligasi, atau pasar uang) adalah 79% dari total portofolio, sehingga risiko tetap terkendali dan diversifikasi portofolio terjaga. Oleh karena itu, reksa dana ini cocok untuk tujuan investasi jangka menengah, misalnya menyiapkan dana pendidikan anak atau persiapan membeli properti dalam beberapa tahun ke depan.

Sebagai contoh, Anda bisa mengalokasikan 5% atau sekitar Rp500 ribu dari THR pada reksa dana campuran. Salah satu pilihan reksa dana campuran di Makmur adalah Syailendra Balanced Opportunity Fund Kelas A, yang berdasarkan data per 11 Maret 2026, mencatatkan pertumbuhan sebesar 59,14% dalam 1 tahun terakhir.
*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Berdasarkan pembagian alokasi yang telah dijelaskan, penempatan dana THR ke reksa dana perlu mempertimbangkan profil risiko serta tujuan keuangan. Selain itu, perlu dipahami bahwa jumlah THR yang diterima dan kebutuhan setiap orang tentu berbeda-beda. Oleh karena itu, persentase alokasi yang dicontohkan dalam pembahasan ini bersifat fleksibel dan dapat Anda sesuaikan dengan kondisi finansial, prioritas pengeluaran, serta rencana keuangan pribadi.

Dengan perencanaan yang tepat, sebagian dana THR dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lebaran, tetapi juga menyisihkan untuk investasi yang berpotensi memberikan pertumbuhan nilai di masa depan. Pastikan Anda berinvestasi melalui Makmur, platform wealth tech berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menyediakan platform investasi terpadu untuk reksa dana dan saham. Seluruh produk reksa dana yang ada di Makmur telah dikurasi secara profesional. 


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo March Ramadhan dan Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Efek Musiman Menawarkan Peluang, Ini Cara Investor Mengoptimalkan Timing Investasi

Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]

author
Content Management
calendar
04 Agustus 2026
Artikel

Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Proyeksi PDB Indonesia 2026

Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]

author
Content Management
calendar
03 Agustus 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik per Juli 2026

RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik per Juli 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Campuran Terbaik per Juli 2026

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Saham Terbaik per Juli 2026

Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0