makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Apa itu Reksa Dana USD? Berikut Penjelasannya

author
Content Management
author
03 Juli 2024
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai Sobat Makmur! Buat para investor pemula, reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat dipilih untuk mencapai tujuan finansial di masa depan. Berbagai jenis reksa dana sering kali kita dengar, seperti reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran, dan reksa dana saham. Tapi tahukah kamu, bahwa ada reksa dana yang berjenis USD. Kali ini kita akan mengulas hal tersebut lebih jauh lagi. Mari simak bersama!

Pengertian Reksa Dana USD

Reksa dana USD merupakan jenis reksa dana yang investasinya berbasis mata uang dolar Amerika Serikat (USD). Artinya, dana yang diinvestasikan oleh kamu akan digunakan untuk membeli instrumen-instrumen investasi yang berdenominasi dalam USD, seperti obligasi pemerintah AS, saham perusahaan AS, dan instrumen lainnya yang dinilai dalam USD. Untuk pembelian reksa dana USD di aplikasi Makmur, investor wajib menggunakan mata uang USD. 

Perbedaan antara reksa dana berbasis rupiah dan berbasis USD, bahwa harga reksa dana yang tercermin dari nilai aktiva bersih (NAB) per unit penyertaan reksa dana rupiah dimulai dari Rp1.000, sedangkan reksa dana berbasis USD dimulai dari USD1. Sebagai contoh, kamu bisa melihat penjelasan NAB tersebut dari prospektus salah satu reksa dana di aplikasi Makmur yaitu Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah per Maret 2024.

Terdapat dua sisi untuk memahami reksa dana USD ini, berikut penjelasannya:

Sisi Positif

A. Diversifikasi

Sisi positif terhadap exposure ke instrumen investasi berbasis USD yaitu dalam hal diversifikasi portofolio yang lebih luas. Ini membuat kamu dapat memperoleh akses ke berbagai instrumen investasi berbasis USD seperti saham perusahaan multinasional. Sebagai contoh, beberapa investasi utama dari reksa dana Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah merupakan perusahaan besar seperti Microsoft Corp, Samsung Electronics CO. LTD, dan perusahaan lain yang bisa kamu lihat di dalam fund fact sheetnya.

Kemudian, ketika kamu membeli reksa dana berbasis USD yang berinvestasi di perusahaan-perusahaan besar, kamu berpotensi mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan dan performa perusahaan-perusahaan tersebut di pasar global.

B. Tidak Tergerus Pelemahan Rupiah

Selain itu, sisi positif lainnya adalah ketika kamu berinvestasi reksa dana berbasis USD, nilai investasimu tidak mudah tergerus pelemahan mata uang rupiah. Sebagai contoh, bila kamu membeli reksa dana berbasis rupiah, potensi keuntunganmu dapat dihitung berdasarkan pertumbuhan kinerja reksa dana yang tercermin pada peningkatan harga NAB/UP dan juga keuntungan dari pembagian dividen. Namun, pada reksa dana berbasis USD, nilai tukar rupiah juga bisa berpengaruh ketika kamu ingin menukar mata uang USD yang dimiliki dari hasil investasi ke dalam mata uang rupiah.

Sebagai contoh, kamu berinvestasi reksa dana saham berbasis USD Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah sebesar USD10.000 pada 31 Oktober 2023 dengan harga NAB/UP sebesar USD0,8831 dan nilai rupiah saat itu Rp15.884 per USD. 

Kemudian pada tanggal 2 Juli 2024, kamu menjual reksa dana tersebut dengan harga NAB/UP sebesar USD0,9864 dan mendapatkan profit 11,7%. Kemudian dana investasimu dari USD10.000 menjadi USD11.170. Bila kamu mencairkan dana investasimu dalam nilai tukar rupiah yang sama yaitu Rp15.884, maka dana hasil investasimu sebesar Rp177.424.280.

Namun dari tanggal 31 Oktober 2023 hingga 2 Juli 2024, rupiah mengalami pelemahan dari Rp15.884 per USD, menjadi Rp16.396 per USD. Sisi positifnya pada saat kamu berinvestasi di reksa dana berbasis USD yaitu kamu tidak terpengaruh dari pelemahan nilai rupiah, malah bila kamu tukar hasil dana investasimu sebesar USD11.170 ke dalam rupiah dengan nilai per 2 Juli 2024, kamu akan mendapatkan dananya sebesar Rp183.143.320.

Sisi Negatif

A. Pilihan Terbatas

Di Indonesia, ketersediaan produk reksa dana USD lebih terbatas dibandingkan dengan reksa dana rupiah. Keterbatasan ini dapat membatasi opsi investasi kamu dan membuat diversifikasi portofolio menjadi lebih sulit. Dengan pilihan yang terbatas, kamu perlu lebih cermat terhadap strategi investasi yang ingin diterapkan agar rencana investasi ke depan sesuai dengan tujuan dan profil risikomu.

B. Jumlah Pembelian Harus Besar

Reksa dana USD seringkali menetapkan jumlah minimal investasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan reksa dana rupiah. Minimum investasi yang tinggi ini dapat menjadi penghalang bagi investor ritel yang ingin berinvestasi dalam reksa dana USD. Sebagai contoh, kamu bisa berinvestasi reksa dana di aplikasi Makmur dengan modal minimal USD100 atau setara dengan Rp1.639.600 dengan nilai tukar rupiah Rp16.396 per USD. Di sisi lain, reksa dana rupiah mungkin hanya memerlukan biaya investasi awal sebesar Rp10.000. 

C. Potensi Biaya Mahal

Reksa dana berbasis USD seringkali memiliki biaya manajemen yang lebih tinggi dibandingkan dengan reksa dana berbasis rupiah. Biaya manajemen yang tinggi ini dapat mengurangi potensi keuntungan yang kamu dapatkan dari investasi. Misalnya, reksa dana berbasis USD pada Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah yang memiliki maksimal biaya manajemen sebesar 2.50% per tahun.

Daftar Reksa Dana USD

Buat kamu yang penasaran dan mempertimbangkan untuk membeli reksa dana berbasis USD, berikut daftar reksa dana USD di dalam aplikasi Makmur, kamu bisa mengetahui informasi lebih lanjut dari tiap reksa dana dengan cara mengkliknya.

  1. Danamas Dollar, masuk dalam kategori reksa dana pendapatan tetap.
  2. Eastspring Syariah Fixed Income USD Kelas A, masuk dalam kategori reksa dana pendapatan tetap syariah.
  3. Eastspring Syariah Greater China Equity USD Kelas A, masuk dalam kategori reksa dana saham syariah.
  4. Principal Dollar Bond, masuk dalam kategori reksa dana pendapatan tetap.
  5. Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah, masuk dalam kategori reksa dana saham syariah.
  6. Sucorinvest USD Balanced Fund, masuk dalam kategori reksa dana campuran.

Cara Membeli Reksa Dana USD di Aplikasi Makmur

Buat kamu yang belum mengetahui cara membeli reksa dana USD di aplikasi Makmur yang sangat mudah ini, kamu hanya perlu mengikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Makmur di handphonemu, bila belum memiliki aplikasi ini, kamu dapat mengunduhnya terlebih dahulu dengan cara klik di sini.
  2. Klik ke tombol “Pencarian” yang ada di bagian tengah bawah pada menu aplikasi dengan simbol kaca pembesar.
  3. Pada tampilan dalam kategori “Reksa Dana Populer”, kamu dapat menggeser 2x dari arah kanan ke kiri agar menu “Reksa Dana USD” dapat terlihat, kemudian klik menunya.
  4. Dalam tampilan ini, kamu bisa memilih dan mempertimbangkan untuk berinvestasi pada reksa dana yang tertera untuk mempersiapkan kebutuhan finansialmu di masa depan. 

Atau, kamu bisa mencoba cara lain yang mudah juga seperti ini:

  1. Buka aplikasi Makmur di handphonemu.
  2. Geser ke bawah sampai kamu menemukan “Daftar Reksa Dana”.
  3. Kamu akan menemukan menu seperti Watchlist, Pasar Uang, dan Pendapatan Tetap. Geser ke arah kanan sampai menemukan menu “USD”, kemudian klik menunya.
  4. Dalam tampilan ini, kamu bisa melihat berbagai daftar reksa dana berbasis USD. Bila ingin mengetahui reksa dana berbasis USD secara lengkap, kamu bisa klik tombol “Reksa Dana Lainnya”.

Ada beberapa catatan penting bila kamu mempertimbangkan dan memilih untuk berinvestasi reksa dana USD di aplikasi Makmur, yaitu:

  1. Pembelian dan Penjualan Reksa Dana tidak melalui rekening penampungan bank BCA, namun langsung ke rekening operasional bank kustodian reksa dana, kecuali pada reksa dana Danamas Dollar yang memungkinkan melalui rekening penampungan bank Sinarmas.
  2. Pembelian dan penjualan reksa dana dikenakan biaya transfer antar bank sesuai kebijakan masing-masing bank yang dimiliki oleh nasabah.

Bila kamu memutuskan untuk berinvestasi reksa dana di aplikasi Makmur, hal yang perlu kamu lakukan adalah menentukan tujuan investasimu dengan jelas dan juga memahami profil risiko investasimu terlebih dahulu. Setelah itu, baru pilihlah reksa dana yang sesuai dengan tujuan dan impian jangka panjangmu.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Benrik Anthony (bersertifikasi WAPERD dan WMI)

Penulis: Ilham Fitriadi Budiarto

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Banyak Investor Mengandalkan Broker Summary, Padahal Ada Hal Lain yang Perlu Dipahami

Key Takeaways: Broker summary adalah laporan yang mencakup informasi terkait volume transaksi yang dilakukan oleh broker, harga beli dan jual saham, perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh aktivitas broker, serta akumulasi dan distribusi saham yang dilakukan oleh market maker. Market maker merupakan pihak berupa institusi atau individu yang menyediakan likuiditas di pasar keuangan. Meskipun broker […]

author
Content Management
calendar
13 Februari 2026
Artikel

Cara Menganalisis Sektor yang Diuntungkan Ketika Ada Arus Dana Asing

Key Takeaways: Arus dana asing bisa menjadi indikator kunci dalam menganalisis saham, karena aliran dana asing dari luar negeri dapat memberikan dampak signifikan terhadap sektor tertentu di pasar saham, termasuk perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami cara menganalisis sektor yang berpotensi mendapatkan keuntungan dari arus dana asing.  […]

author
Content Management
calendar
12 Februari 2026
Artikel

Menghadapi Saham dengan Status Full Call Auction (FCA), Apa Strategi Investor yang Tepat?

Key Takeaways: Status Full Call Auction (FCA) merupakan mekanisme perdagangan khusus yang diterapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK). Melalui mekanisme ini, perdagangan saham tidak lagi dilakukan seperti biasa di Pasar Reguler, melainkan hanya pada waktu tertentu melalui proses lelang. Bagi investor yang memiliki saham dengan status […]

author
Content Management
calendar
11 Februari 2026
Artikel

Saham Syariah Tidak Berarti Bebas Risiko, Ini yang Perlu Anda Analisis

Key Takeaways: Investasi saham syariah biasanya menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah. Namun, perlu dipahami bahwa saham syariah tetap memiliki risiko, meskipun sesuai dengan ketentuan syariah. Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk memahami kriteria perusahaan yang memenuhi syarat sebagai saham syariah serta melakukan analisis yang mendalam. Karena setiap saham […]

author
Content Management
calendar
10 Februari 2026
Artikel

Tidak Melalui Jalur IPO, Ini Alasan Sebuah Perusahaan Melakukan Backdoor Listing

Key Takeaways: Masuk ke bursa melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) selama ini dianggap sebagai pilihan bagi perusahaan yang ingin memperoleh pendanaan publik dan meningkatkan kredibilitas. Namun, dalam praktiknya, tidak semua perusahaan memilih jalur tersebut. Terdapat beberapa perusahaan yang menempuh jalur backdoor listing sebagai alternatif. Melalui mekanisme ini, perusahaan dapat menjadi emiten […]

author
Content Management
calendar
09 Februari 2026
Artikel

Mengandalkan Scalping Method dalam Perdagangan Saham, Ini Risiko yang Perlu Dievaluasi secara Objektif

Key Takeaways: Ketika membeli saham, terdapat berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh investor, mulai dari investasi jangka panjang hingga perdagangan jangka pendek. Salah satu strategi yang cukup populer di kalangan trader aktif adalah scalping method. Meskipun terlihat menarik dengan potensi keuntungan yang cepat, scalping mengandung berbagai risiko yang perlu dipahami dengan baik sebelum diterapkan. Scalping […]

author
Content Management
calendar
06 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0