makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Reksa Dana USD Bisa Jadi Andalan Kala Pasar Tak Pasti, Ini Tips Waktu Masuk Yang Tepat

author
Content Management
author
14 April 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Belakangan ini, kondisi pasar keuangan sedang menghadapi banyak ketidakpastian, mulai dari sentimen perang dagang, inflasi global yang masih tinggi, hingga arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang belum pasti membuat investor cenderung wait and see. Di saat yang sama, rupiah juga terus mengalami tekanan terhadap dolar AS. Situasi seperti ini banyak investor mencari instrumen yang bisa melindungi aset sekaligus berpotensi memberikan keuntungan. Nah, salah satu instrumen alternatif yang bisa dipilih yakni reksa dana USD. Tapi, sebenarnya kapan waktu terbaik untuk investasi di reksa dana USD? Dan siapa yang cocok investasi produk ini? Yuk, kita bahas bersama!

Waktu yang Tepat Investasi Reksa Dana USD

Reksa dana USD dapat digunakan untuk mendiversifikasi portofolio dan melindungi nilai investasi dari fluktuasi nilai tukar mata uang rupiah. Namun, supaya hasilnya optimal, timing juga diperlukan. Berikut momen yang tepat untuk masuk ke reksa dana USD:

  1. Saat Ketidakpastian Global Meningkat
    Gejala geopolitik, inflasi global, atau potensi resesi ekonomi sering membuat investor global beralih ke aset berbasis USD yang stabil. Di saat seperti ini, investasi di reksa dana USD bisa jadi pilihan. Terlebih ke depan pasar masih dibayangi oleh ketidakpastian arah kebijakan suku bunga The Fed, perlambatan ekonomi global, serta fluktuasi nilai tukar yang bisa mempengaruhi kinerja aset berdenominasi rupiah.
  2. Saat Nilai Tukar Rupiah Menguat
    Ketika nilai tukar rupiah menguat (misalnya dari Rp16.000 ke Rp15.300 per USD), kamu bisa membeli lebih banyak unit reksa dana USD dengan jumlah uang yang sama. Ini ibarat kamu mendapatkan harga diskon karena kurs beli lebih murah. Strategi ini bisa mengoptimalkan potensi profit saat nilai tukar dolar kembali naik di masa depan.  
  3. Investasi Secara Rutin (Dollar Cost Averaging)
    Strategi investasi berkala alias Dollar Cost Averaging (DCA) bisa jadi solusi. Dengan berinvestasi secara rutin, kamu bisa mengurangi risiko beli di harga puncak dan mendapatkan harga rata-rata yang stabil dalam jangka panjang. Strategi ini cocok untuk kamu yang ingin konsisten menyiapkan dana dalam USD tanpa perlu terpengaruh fluktuasi jangka pendek.
  4. Menjelang Kebutuhan Berbasis Dolar
    Masuk ke reksa dana USD lebih awal bisa bantu kamu menghindari risiko kurs yang naik turun, terutama bagi kamu yang punya rencana keuangan jangka menengah hingga panjang dengan kebutuhan dalam USD, seperti: sekolah anak di luar negeri, dana liburan ke luar negeri, dan beli properti atau gadget dari luar negeri. 

Reksa Dana USD Cocok Untuk Siapa?

Reksa dana USD memiliki banyak keunggulan, tapi bukan berarti cocok untuk semua orang. Produk ini akan terasa manfaatnya bila sesuai dengan kebutuhan, tujuan finansial, dan profil risiko masing-masing investor. Nah, kalau kamu termasuk dalam kategori berikut, bisa jadi ini saat yang tepat untuk mempertimbangkannya:

  1. Ingin Melindungi Aset dari Pelemahan Rupiah
    Kondisi ekonomi global yang tidak menentu sering kali membuat nilai tukar rupiah tertekan. Nah, reksa dana USD bisa menjadi salah satu alternatif payung pelindung agar nilai aset kamu tetap stabil ketika nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar.
  2. Diversifikasi Mata Uang dalam Portofolio
    Kalau selama ini portofolio mu hanya berbasis rupiah, reksa dana USD bisa jadi pilihan diversifikasi yang strategis. Dengan menyebar risiko ke mata uang lain, kamu bisa lebih siap menghadapi ketidakpastian pasar.
  3. Punya Horizon Investasi Menengah hingga Panjang
    Reksa dana USD merupakan pilihan ideal untuk tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Hal ini karena efek lindung nilai terhadap fluktuasi rupiah, serta potensi pertumbuhan dari aset-aset global, umumnya baru terasa optimal dalam jangka waktu tersebut.

Strategi Investasi Pintar Reksa Dana USD Ala Makmur

Supaya investasimu makin optimal dan sesuai tujuan keuangan, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan saat berinvestasi di reksa dana USD:

  1. Dollar Cost Averaging (DCA)
    Beli secara berkala dalam jumlah yang sama (misalnya tiap bulan), agar kamu tidak terlalu bergantung pada satu titik harga. Strategi ini bisa membantu meratakan harga beli dan mengurangi risiko dari fluktuasi pasar.
  2. Pantau Kinerja & Kurs Secara Berkala
    Selalu cek perkembangan nilai aktiva bersih per unit (NAB/UP) dan kurs USD/IDR. Ini penting dipantau untuk melihat performa investasi sekaligus memantau momen yang tepat untuk beli atau jual.
  3. Sesuaikan dengan Tujuan dan Profil Risiko
    Reksa dana USD paling cocok untuk tujuan jangka menengah hingga panjang, seperti dana pendidikan, liburan luar negeri, atau proteksi aset. Pastikan juga kamu nyaman dengan eksposur mata uang asing dan siap menghadapi fluktuasi.

Siap Mulai Investasi Reksa Dana USD

Kalau kamu merasa reksa dana USD cocok dengan kebutuhan dan profil investasimu, sekarang saatnya mulai ambil langkah! Dengan berbagai pilihan produk yang tersedia di aplikasi Makmur, kamu bisa lebih mudah memilih instrumen investasi berbasis USD yang sesuai dengan tujuan keuanganmu. Berikut daftar reksa dana USD yang tersedia di aplikasi Makmur. Kamu bisa mengetahui informasi lebih lanjut dari tiap produk hanya dengan mengkliknya:

  1. Danamas Dollar
  2. Eastspring Syariah Fixed Income USD Kelas A
  3. Eastspring Syariah Greater China Equity USD Kelas A
  4. Principal Dollar Bond
  5. Principal Islamic Asia Pacific Equity Syariah
  6. Sucorinvest USD Balanced Fund
  7. STAR Fixed Income Dollar
  8. Bahana Liquid USD

Nah, Sobat Makmur, itu dia review seputar reksa dana USD yang bisa jadi andalan saat pasar tak pasti. Selain reksa dana USD, kamu juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya di Makmur, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo April Blossom, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

INDF vs ICBP: Mana Saham Anthoni Salim yang Lebih Menarik?

Key Takeaways: Melalui Grup Salim, Anthoni Salim mengendalikan sejumlah perusahaan di sektor konsumer dan agribisnis. Dua di antaranya yang dikenal luas oleh investor di pasar modal Indonesia adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Kedua perusahaan tersebut dikenal lewat produk populer seperti Indomie, mi instan yang telah […]

author
Content Management
calendar
15 Oktober 2026
Artikel

Yield Lelang SRBI Turun ke Kisaran 6,5%, Apa Artinya bagi Likuiditas Pasar dan Imbal Hasil Instrumen Domestik?

Key Takeaways: Imbal hasil instrumen jangka pendek menjadi salah satu acuan penting bagi investor yang menempatkan dana pada deposito, surat utang bertenor pendek, maupun reksa dana pasar uang. Salah satu acuannya adalah hasil lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI. Pada lelang 9 Oktober 2026, rata-rata tertimbang yield SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan tercatat […]

author
Content Management
calendar
12 Oktober 2026
Artikel

Potensi Imported Inflation Indonesia, Mengapa Biaya Hidup Makin Mahal Saat Rupiah Melemah?

Key Takeaways: Nilai tukar rupiah merupakan salah satu indikator makroekonomi yang memengaruhi stabilitas harga di Indonesia. Ketika rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), harga berbagai barang dan jasa cenderung ikut meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai inflasi impor atau imported inflation, yaitu kenaikan harga yang berasal dari meningkatnya biaya barang impor akibat pelemahan mata uang […]

author
Content Management
calendar
08 Oktober 2026
Artikel

Reformasi Free Float dan Transparansi Jadi Sorotan MSCI, Sejauh Mana Progresnya Menentukan Nasib Pasar Saham Indonesia?

Key Takeaways: Bagi investor global, keputusan mengalokasikan dana ke suatu negara sering kali dimulai dari indeks acuan, bukan dari analisis emiten satu per satu. MSCI merupakan salah satu penyedia indeks global yang dijadikan patokan oleh banyak investor institusional, sehingga perubahan perlakuannya terhadap suatu pasar dapat memengaruhi komposisi indeks dan alokasi dana yang mengikutinya. Sepanjang 2026, […]

author
Content Management
calendar
07 Oktober 2026
Artikel

Sektor yang Cenderung Tahan Gejolak di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Analisisnya

Key Takeaways: Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi perhatian investor. Konflik yang melibatkan kawasan produsen energi penting ini bukan hanya berdampak pada stabilitas politik, tetapi juga memicu kenaikan harga komoditas, nilai tukar, hingga pasar saham. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mencari saham tahan gejolak yang mampu menjaga kinerja di tengah tekanan eksternal. Perlu […]

author
Content Management
calendar
05 Oktober 2026
Artikel

Mengapa Rupiah Melemah hingga Rp18.000/USD? Ini Penyebabnya dan Jenis Reksa Dana yang Relatif Stabil di Tengah Tekanan Pasar

Key Takeaways: Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menjadi sorotan setelah bertahan di sekitar level psikologis Rp18.000/USD sepanjang Juli 2026. Tekanan ini merupakan kelanjutan dari tren pelemahan yang memuncak pada 8 Juni 2026, ketika JISDOR BI mencapai rekor terlemah Rp18.171/USD. Sementara kurs spot kemudian menyentuh sekitar Rp18.209/USD pada 9 Juni 2026. Nilai tukar […]

author
Content Management
calendar
01 Oktober 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0