makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Perhitungan Price to Cash Flow Membantu Investor Menghindari Saham Overvalued

author
Content Management
author
13 Januari 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Price to Cash Flow (P/CF) membantu menilai valuasi saham berdasarkan arus kas.
  • Langkah menghitung P/CF sederhana, yaitu dengan membagi harga saham dengan arus kas operasional per lembar saham.
  • Interpretasi P/CF sebaiknya dibandingkan dengan sektor industri, karena standar valuasi bisa berbeda antara sektor teknologi, keuangan, energi, dan lainnya.

Sebagai seorang investor, memahami berbagai metrik keuangan yang digunakan untuk menilai suatu saham merupakan langkah penting dalam proses pengambilan keputusan investasi yang cerdas. Salah satu metrik yang layak Anda pertimbangkan untuk menilai apakah saham suatu perusahaan tergolong overvalued atau undervalued adalah Price to Cash Flow (P/CF).

Metrik P/CF memberikan indikasi yang relatif akurat mengenai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas dari kegiatan operasionalnya. Arus kas ini dapat digunakan untuk membiayai operasional perusahaan, pertumbuhan usaha, melunasi kewajiban finansial, atau mendukung stabilitas keuangan jangka panjang. Dengan kata lain, P/CF membantu Anda menilai apakah harga saham saat ini mencerminkan nilai kas yang sesungguhnya dihasilkan oleh perusahaan.

Untuk menghitung P/CF, Anda perlu mengetahui dua komponen, yaitu harga saham perusahaan dan arus kas operasional perusahaan. P/CF mengukur hubungan antara harga saham perusahaan dengan jumlah kas yang dihasilkan perusahaan dalam periode tertentu. Rumus untuk menghitung P/CF adalah:

P/CF = harga saham / arus kas operasional per lembar saham

Langkah untuk menghitung Price to Cash Flow (P/CF) sebuah perusahaan

Di bawah ini merupakan urutan langkah untuk menghitung P/CF sebuah perusahaan, di antaranya:

1. Mengetahui harga saham

Langkah pertama adalah mengidentifikasi harga saham. Informasi ini tersedia secara publik melalui berbagai platform online, seperti website Bursa Efek Indonesia (BEI), aplikasi sekuritas, atau website penyedia data pasar saham seperti, Yahoo Finance atau Google Finance. Pastikan Anda menggunakan data terbaru agar perhitungan akurat.

2. Mencari tahu arus kas operasional per lembar saham

Arus kas operasional menunjukkan seberapa besar kas yang dihasilkan perusahaan dari kegiatan bisnis utamanya, seperti penjualan produk atau jasa. Nilai ini mencerminkan kemampuan perusahaan untuk menjalankan operasional dan menghasilkan uang secara langsung dari bisnisnya, bukan dari pinjaman atau investasi.

Anda bisa menemukan data arus kas operasional ini di laporan keuangan perusahaan, tepatnya di bagian laporan arus kas. Untuk menghitung arus kas operasional per lembar saham, Anda cukup membagi total arus kas operasional dengan jumlah saham yang beredar.

Arus kas operasional per lembar saham = total arus kas operasional / jumlah saham beredar

3. Menghitung P/CF

Setelah memperoleh data harga saham dan arus kas operasional per lembar saham, rasio Price to Cash Flow (P/CF) dapat dihitung menggunakan rumus yang telah dijelaskan pada bagian pendahuluan artikel ini. Rasio ini mencerminkan besarnya nilai yang dibayar oleh investor untuk setiap arus kas yang dihasilkan perusahaan. Di bawah ini merupakan interpretasi P/CF:

Tabel 1. Rasio P/CF dan Interpretasinya

Rentang P/CFInterpretasi
0 – 5Murah atau undervalued
6 – 10Cukup murah / wajar
> 10Mahal atau overvalued

Catatan Penting:

  • Rentang P/CF dan interpretasi di atas bersifat umum, bisa berbeda tergantung sektor industri.
  • P/CF rendah belum tentu menandakan saham bagus. Anda tetap perlu menilai kualitas arus kas dan melakukan analisis historikal dan analisis fundamental lainnya.
  • Bandingkan rasio P/CF dengan rata-rata perusahaan sejenis untuk mendapatkan perspektif yang lebih akurat.

Contoh Perhitungan Price to Cash Flow

Misalkan Anda ingin menilai saham sebuah perusahaan, PT AAA. Berikut adalah informasi yang Anda dapatkan:

  • Harga saham PT AAA: Rp4.500 per lembar saham
  • Arus kas operasional PT AAA: Rp10.000.000.000
  • Jumlah saham yang beredar: 10.000.000 lembar saham

1. Menghitung arus kas operasional per lembar saham:

Arus kas operasional per lembar saham didapat dari arus kas operasional dibagi dengan jumlah saham beredar, maka:

  • Arus Kas operasional per lembar saham = 10.000.000.000 / 10.000.000 = 1.000

2. Menghitung Price to Cash Flow (P/CF):

Untuk menghitung P/CF, Anda bisa membagi harga saham dengan arus kas operasional per lembar saham. Perhitungannya seperti di bawah ini:

  • P/CF = 4.500 / 1.000 = 4,5

Dengan demikian, P/CF untuk saham PT AAA adalah 4,5.

Berdasarkan perhitungan Price to Cash Flow (P/CF) PT AAA yang menghasilkan nilai 4,5, dapat disimpulkan bahwa saham PT AAA tergolong undervalued atau murah dari segi valuasi. Artinya, investor membayar lebih sedikit untuk setiap unit kas yang dihasilkan perusahaan.

Price to Cash Flow (P/CF) adalah salah satu metrik penting yang dapat membantu Anda menilai apakah saham tersebut overvalued atau undervalued. Melalui metrik P/CF, Anda dapat melihat apakah harga saham perusahaan sesuai dengan arus kas operasional yang dihasilkannya. 

Metrik ini sangat berguna dalam menilai nilai suatu saham, terutama jika perusahaan memiliki arus kas yang stabil dan konsisten. Namun, P/CF sebaiknya tidak digunakan sebagai satu-satunya indikator dalam pengambilan keputusan investasi. Anda tetap perlu mempertimbangkan faktor-faktor lain, seperti potensi pertumbuhan, risiko, dan kondisi pasar, sebelum membuat keputusan akhir dalam berinvestasi.

Apabila saat ini Anda merasa belum memiliki waktu atau keahlian untuk menganalisis laporan keuangan secara mendalam, tetapi tetap ingin mendapatkan potensi keuntungan dari pasar saham, Anda dapat mempertimbangkan berinvestasi di reksa dana saham. Melalui reksa dana saham, portofolio Anda akan dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional yang memiliki keahlian dalam menyusun strategi, melakukan riset pasar, serta menganalisis saham yang dinilai undervalued maupun overvalued

Anda dapat menemukan berbagai produk reksa dana saham berkualitas melalui Makmur, salah satunya adalah Sucorinvest Sustainability Equity Fund. Berdasarkan data per 12 Januari 2026, produk ini mencatat kinerja yang sangat baik dengan pertumbuhan sekitar 41,70% dalam 1 tahun terakhir. Seluruh produk reksa dana yang tersedia di Makmur telah terkurasi secara profesional, sehingga Anda hanya perlu memilih produk yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Bright January dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Gejolak Pasar Meningkat Akibat Eskalasi AS‑Iran, Ini Strategi Investasi yang Bisa Dicermati

Key Takeaways: Pada 28 Februari 2026, militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer yang menargetkan pusat pemerintahan dan fasilitas militer di Teheran serta sejumlah provinsi lain di Iran. Pemerintah Iran kemudian mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, pada 1 Maret 2026 dan di hari yang sama Iran merespons dengan meluncurkan ratusan rudal balistik dan […]

author
Content Management
calendar
03 Maret 2026
Artikel

Saham yang Bagi Dividen Empat Kali Setahun, Apakah Benar Lebih Stabil untuk Investasi Jangka Panjang?

Key Takeaways: Investasi saham adalah salah satu instrumen keuangan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Banyak investor yang mencari saham dengan pembagian dividen yang konsisten sebagai sumber penghasilan pasif. Dividen adalah pembagian laba yang diberikan perusahaan kepada pemegang sahamnya. Namun, tidak semua emiten memberikan dividen dengan frekuensi yang sama.  Di Indonesia, sebagian besar saham blue […]

author
Content Management
calendar
02 Maret 2026
Artikel

Reksa Dana Pasar Uang Terbaik Februari 2026 Berdasarkan Return

Reksa dana pasar uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito berjangka dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi […]

author
Content Management
calendar
28 Februari 2026
Artikel

Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik Februari 2026 Berdasarkan Return

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp261,64 triliun per Januari 2026, naik 3,14% dibandingkan Desember 2025, tertinggi di antara jenis reksa dana lainnya. Untuk memastikan kualitas reksa dana, Makmur menyeleksi RDPT dari […]

author
Content Management
calendar
28 Februari 2026
Artikel

Reksa Dana Campuran Terbaik Februari 2026 Berdasarkan Return

Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang.  Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]

author
Content Management
calendar
28 Februari 2026
Artikel

Reksa Dana Saham Terbaik Februari 2026 Berdasarkan Return

Pasar saham domestik bergerak fluktuatif pada Februari 2026 di tengah pembaruan pandangan lembaga pemeringkat terhadap posisi fiskal Indonesia. Moody’s merevisi outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif, sementara S&P Global Ratings menyoroti meningkatnya tekanan fiskal, khususnya rasio pembayaran bunga terhadap pendapatan negara yang berpotensi melampaui ambang 15%. Jika tekanan tersebut berlanjut, hal ini dapat […]

author
Content Management
calendar
28 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0