makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Pengertian Reksadana: Pilihan Investasi untuk Masa Depan

author
Content Management
author
27 September 2023
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Pengertian reksadana adalah salah satu produk investasi yang mengumpulkan dana dari berbagai investor untuk diinvestasikan dalam berbagai instrumen keuangan seperti saham, obligasi, atau pasar uang oleh manajer investasi profesional yang saat ini populer dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam reksadana, dana yang terkumpul dari para investor akan dibeli dan dikelola oleh manajer investasi yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam industri keuangan. Setiap manajer investasi memiliki strateginya masing-masing dalam mengelola dana yang dikumpulkan dalam bentuk reksadana.

Tiga hal yang paling penting dalam berinvestasi reksadana adalah:

1. Dana dari masyarakat

2. Dana diinvestasikan ke dalam portofolio berbagai aset investasi

3. Dana dikelola oleh Manajer Investasi

Secara garis besar maka reksadana merupakan produk yang berisikan dana bersama dari masyarakat yang diinvestasikan oleh Manajer Investasi ke dalam portofolio berbagai aset investasi 

Bagaimana Cara Kerja Reksadana?

Reksadana bekerja dengan prinsip diversifikasi dan profesionalisme yang dimana Manajer investasi akan melakukan analisis dan pemilihan instrumen keuangan yang tepat untuk mencapai tujuan investasi reksadana. 

Diversifikasi adalah kunci dalam reksadana karena dengan memiliki beragam instrumen keuangan dalam portofolio, risiko investasi dapat dikelola dengan lebih baik. 

Selain itu, manajer investasi juga akan mengelola portofolio reksadana secara aktif, memantau kondisi pasar, dan melakukan perubahan yang diperlukan untuk mencapai hasil investasi yang optimal.

Apa Saja Keuntungan Investasi Reksadana?

Reksadana memiliki beragam manfaat seperti:

1. Investasi Terjangkau

Reksadana memungkinkan investor dengan modal terbatas untuk dapat berinvestasi dalam berbagai instrumen keuangan. Ini membantu mengurangi risiko karena investasi tidak terpusat pada satu aset atau instrumen. Jika berinvestasi pada masing-masing aset akan jauh lebih mahal dan susah.

2. Dikelola Manajer Investasi 

Manajer Investasi adalah pakar dalam bidangnya dalam mengelola portofolio reksadana dengan pengetahuan dan pengalaman yang luas. Ini memberikan investor kepercayaan bahwa investasi mereka dikelola oleh yang terbaik. Dengan memiliki jam terbang yang lebih tinggi maka Manajer Investasi akan mengelola dana yang terkumpul jauh lebih paham dan fokus mencapai tujuan keuangan

3. Likuiditas yang Baik

Reksadana biasanya memiliki likuiditas yang baik, artinya investor dapat menjual unit penyertaannya dan mengakses dana investasinya dengan relatif mudah jika dibandingkan dengan investasi langsung pada aset tertentu. Unit penyertaan adalah satuan yang digunakan dalam investasi reksadana yang dihitung dalam kepemilikan reksadana kita.

Berbeda dengan aset investasi lainnya, reksadana cenderung hitungan harian dalam menjual unit penyertaan. Sehingga, reksadana cocok untuk berinvestasi jangka pendek, menengah hingga panjang.

4. Investasi yang Mudah Diakses

Reksadana menjadi salah satu investasi yang lebih mudah diakses dan dimengerti oleh investor pemula yang mungkin tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang investasi. Kamu bisa berinvestasi reksadana dengan mudah melalui aplikasi Makmur. Hanya dengan menggunakan handphone dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja sehingga berinvestasi reksadana jauh lebih mudah diakses.

Apa Saja Risiko Investasi Reksadana?

Beberapa risiko investasi ketika kamu berinvestasi reksadana:

1. Risiko Pasar

Kinerja investasi reksadana dapat dipengaruhi oleh fluktuasi pasar, sehingga nilai investasi bisa naik dan turun setiap hari bursa efek. Hari Bursa adalah hari diselenggarakannya perdagangan Efek di Bursa yaitu hari Senin sampai dengan hari Jumat, kecuali hari tersebut merupakan hari libur nasional atau dinyatakan sebagai hari libur Bursa oleh Bursa.

2. Risiko Kredit

Jika reksadana menginvestasikan sebagian besar asetnya dalam obligasi, ada risiko kredit terkait dengan kemampuan penerbit obligasi untuk membayar kembali pinjaman. Risiko terbesar adalah gagal bayar / wanprestasi yang dilakukan penerbit obligasi sehingga dapat membuat kerugian dalam investasi reksadana.

3. Masalah Ekonomi dan Politik

Permasalahan ekonomi dan politik pada suatu negara juga menjadi salah satu risiko reksa dana yang menyebabkan nilai investasi tidak stabil. Contohnya ketika sebuah negara menerapkan aturan baru terkait investasi, maka reksa dana juga membutuhkan adaptasi untuk menyesuaikan diri.

Pengertian Reksadana yang sudah dijelaskan diatas merupakan instrumen investasi yang populer dan efisien yang memungkinkan investor untuk menginvestasikan dana mereka dalam berbagai instrumen keuangan dengan bantuan manajer investasi profesional. 

Meskipun memiliki risiko tertentu, reksadana dapat menjadi pilihan yang baik bagi investor yang ingin berinvestasi secara diversifikasi dan tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang pasar keuangan. Penting untuk melakukan riset dan memahami profil risiko sebelum berinvestasi dalam reksadana untuk mencapai tujuan keuangan.

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Saham Growth vs Value Membutuhkan Strategi Berbeda, Ini yang Perlu Anda Pertimbangkan

Key Takeaways: Ketika berinvestasi saham, penting untuk memahami karakteristik jenis saham yang Anda beli karena setiap saham memiliki potensi imbal hasil yang berbeda, khususnya antara saham growth dan saham value. Di Indonesia, saham growth merupakan saham dari perusahaan yang menunjukkan pertumbuhan laba bersih di atas rata-rata industri atau terus melakukan ekspansi secara agresif.  Sebaliknya, saham […]

author
Lia Andani
calendar
24 Februari 2026
Artikel

Dari Kinerja hingga Kepatuhan, Ini Berbagai Faktor yang Memicu Munculnya Notasi Saham

Key Takeaways: Banyak investor yang ingin membeli saham kerap tidak menyadari adanya notasi khusus yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Notasi tersebut merupakan simbol atau kode yang digunakan untuk mengidentifikasi saham suatu perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Notasi ini sangat penting karena memudahkan investor dalam melakukan transaksi jual beli saham serta memudahkan pengawasan […]

author
Content Management
calendar
23 Februari 2026
Artikel

Jangan Hanya Lihat Return, Ini Aspek Risiko Reksa Dana yang Perlu Dipertimbangkan

Key Takeaways: Dalam berinvestasi pada reksa dana, banyak investor yang lebih fokus pada return atau imbal hasil yang dapat diperoleh. Meskipun return merupakan salah satu pertimbangan utama, penting untuk tidak mengabaikan aspek risiko yang menyertainya. Risiko pada reksa dana dapat berasal dari berbagai faktor yang memengaruhi kinerja investasi. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai […]

author
Content Management
calendar
20 Februari 2026
Artikel

Saham dengan Free Float Rendah, Apakah Layak untuk Investasi Jangka Panjang?

Key Takeaways: Keberhasilan dalam berinvestasi saham melibatkan berbagai faktor, salah satunya adalah menilai apakah saham dengan free float rendah layak untuk investasi jangka panjang. Free float saham merujuk pada jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar terbuka, yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali ataupun pihak korporasi. Saham dengan free float rendah dapat memengaruhi […]

author
Content Management
calendar
19 Februari 2026
Artikel

Sebelum Membeli atau Menjual Reksa Dana, Ketahui Pentingnya Memahami Cut-Off Time NAB

Key Takeaways: Dalam berinvestasi reksa dana, keputusan membeli atau menjual sering dipengaruhi oleh kondisi pasar pada hari tertentu. Namun, harga yang digunakan dalam transaksi bukanlah harga saat instruksi diberikan, melainkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada tanggal efektif sesuai ketentuan cut-off time. Jika transaksi dilakukan setelah batas waktu tersebut, maka akan menggunakan NAB hari bursa berikutnya. […]

author
Content Management
calendar
18 Februari 2026
Artikel

Banyak Investor Mengandalkan Broker Summary, Padahal Ada Hal Lain yang Perlu Dipahami

Key Takeaways: Broker summary adalah laporan yang mencakup informasi terkait volume transaksi yang dilakukan oleh broker, harga beli dan jual saham, perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh aktivitas broker, serta akumulasi dan distribusi saham yang dilakukan oleh market maker. Market maker merupakan pihak berupa institusi atau individu yang menyediakan likuiditas di pasar keuangan. Meskipun broker […]

author
Content Management
calendar
13 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0