makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Yield SBN Masih Menarik Dibanding Negara Lain, Saat yang Tepat Masuk ke Reksa Dana Pendapatan Tetap?

author
Content Management
author
19 Juni 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Yield SBN Indonesia berada di kisaran 6,69%–6,80% dengan real yield sekitar 4%–5%, termasuk tertinggi di kawasan.
  • Investor asing mencatat net buy Rp53,91 triliun di SBN secara YTD, di tengah tren net sell di saham dan SRBI.
  • Penurunan CDS ke 77,23 bps mencerminkan risiko kredit yang menurun dan meningkatnya kepercayaan pasar terhadap Indonesia.
  • RDPT menjadi opsi menarik di tengah tren yield yang kompetitif dan potensi penurunan suku bunga.

Di tengah kondisi global yang masih diliputi ketidakpastian dan tren suku bunga tinggi, imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia tetap menunjukkan daya saing yang kuat. Tingkat yield yang kompetitif, ditambah stabilitas makroekonomi domestik, menjadikan SBN sebagai instrumen yang menarik bagi investor, baik ritel maupun institusi. Dalam artikel ini, Makmur akan membahas perkembangan terkini pasar obligasi Indonesia, posisi real yield Indonesia dibanding negara peers, tren aliran dana asing ke SBN, serta bagaimana reksa dana pendapatan tetap (RDPT) dapat menjadi opsi investasi dalam strategi diversifikasi portofolio.

Real Yield Indonesia Unggul Dibanding Negara Peers

Per Juni 2025, yield SBN tenor 10 tahun Indonesia tercatat berada di kisaran 6,69%–6,80%. Ini merupakan salah satu yang tertinggi di kawasan, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lain.

Dengan inflasi yang relatif stabil di kisaran 2,64% dalam lima tahun terakhir, dan imbal hasil SBN saat ini di kisaran 6,7%–6,8%, real yield (imbal hasil setelah dikurangi inflasi) SBN Indonesia mencapai sekitar 4%–5%. Angka ini cenderung atraktif dibandingkan real yield beberapa negara peers di kawasan:

  • India: 3,4%
  • Malaysia: 2,2%
  • Thailand: 2,28%

Kombinasi antara yield tinggi dan stabilitas makro ekonomi menjadi faktor utama yang menarik minat investor global terhadap pasar obligasi Indonesia.

Minat Investor Asing ke SBN Tetap Tinggi

Di tengah tren jual bersih (net sell) asing di pasar saham sebesar Rp529,95 miliar pada periode 16–18 Juni 2025, serta total net sell sebesar Rp49,13 triliun secara year-to-date (YTD), tekanan juga terjadi di pasar SRBI. Dalam periode 10–12 Juni 2025, pasar SRBI (Sekuritas Rupiah Bank Indonesia) mencatatkan net sell sebesar Rp710 miliar, dengan total net sell sepanjang tahun mencapai Rp21,82 triliun YTD.

Menariknya, instrumen Surat Berharga Negara (SBN) justru tetap diminati. Investor asing membukukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp5,08 triliun di pasar SBN selama periode 10–12 Juni 2025. Secara kumulatif, sepanjang 2025 hingga 12 Juni, total net buy asing di SBN mencapai Rp53,91 triliun, mencerminkan sentimen positif terhadap daya tarik real yield serta prospek stabilitas fiskal Indonesia.

Risiko Indonesia Dinilai Membaik oleh Pasar Global

Selain faktor yield, Credit Default Swap (CDS) juga menjadi indikator penting yang mencerminkan persepsi risiko pasar terhadap kemampuan suatu negara dalam memenuhi kewajiban utangnya. Semakin rendah nilai CDS, semakin kecil risiko gagal bayar yang dipersepsikan oleh investor.

Untuk Indonesia, CDS tenor 5 tahun per 19 Juni 2025 turun ke level 77,23 basis poin (bps), dari posisi tertinggi YTD di 119,75 bps pada 11 April 2025. Penurunan ini menjadi sinyal positif bahwa risiko kredit Indonesia dipandang menurun dan tingkat kepercayaan pasar global terhadap stabilitas keuangan domestik meningkat.

Reksa Dana Pendapatan Tetap Masih Jadi Pilihan Menarik

Dengan real yield yang kompetitif dan arus dana asing yang mulai menguat, Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) dapat dijadikan sebagai opsi strategis untuk diversifikasi investasi. Selain berpotensi memberikan imbal hasil yang cenderung stabil, peluang penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia pada akhir 2025 juga membuka ruang bagi potensi capital gain dari apresiasi harga obligasi.

Di sisi lain, RDPT masih menjadi pilihan utama di antara jenis reksa dana lainnya. Berdasarkan data Statistik Pasar Modal dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per Mei 2025, total asset under management (AUM) RDPT tercatat sebesar Rp156,0 triliun, meningkat 2,3% dari posisi April 2025 sebesar Rp152,5 triliun. Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap instrumen berpendapatan tetap, sejalan dengan strategi menjaga stabilitas portofolio.

Misalnya, Investor Makmur menempatkan dana awal sebesar Rp10.000.000 di reksa dana Trimegah Dana Tetap Syariah Kelas A dan menambah investasi rutin Rp2.000.000 per bulan, nilai investasi tersebut diperkirakan tumbuh menjadi sekitar Rp90.839.224 dalam 3 tahun, dengan estimasi return sebesar +13,55%.
*disclaimer: kinerja masa lalu tidak menjamin hasil masa depan

Itulah pembahasan mengenai pasar obligasi Indonesia, mulai dari posisi real yield yang kompetitif dibanding negara peers, tren aliran dana asing ke SBN, hingga potensi Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) sebagai pilihan investasi dalam strategi diversifikasi portofolio.

Di tengah dinamika pasar global, menjaga portofolio yang seimbang dan terdiversifikasi tetap menjadi kunci. RDPT dapat menjadi alternatif bagi investor yang menginginkan stabilitas imbal hasil jangka menengah tanpa harus terpapar volatilitas pasar saham secara langsung.


Di Makmur, Anda juga dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda dapat memilih dan membeli reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo June Invest, Paling Makmur dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Artikel

Cara Menggunakan Excess Returns Model (ERM) untuk Menilai Kinerja Saham 

Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]

author
Content Management
calendar
05 Agustus 2026
Artikel

Efek Musiman Menawarkan Peluang, Ini Cara Investor Mengoptimalkan Timing Investasi

Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]

author
Content Management
calendar
04 Agustus 2026
Artikel

Dampak Ketegangan Geopolitik Global terhadap Proyeksi PDB Indonesia 2026

Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]

author
Content Management
calendar
03 Agustus 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik per Juli 2026

RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik per Juli 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]

author
Content Management
calendar
31 Juli 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0