makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Setelah CDIA, 7 Emiten Ini Akan Melantai di Bursa, Cermati Prospeknya

author
Content Management
author
02 Juli 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Setelah CDIA, tujuh emiten dari sektor strategis seperti logistik, alat kesehatan, edukasi, hingga kripto akan melantai di BEI pada awal Juli 2025.
  • Sebagian besar dana hasil IPO dialokasikan untuk ekspansi usaha dan pembelian aset tetap, mencerminkan fokus pertumbuhan jangka panjang.
  • Terdapat variasi valuasi antar emiten, mulai dari yang tergolong undervalued seperti COIN dan PSAT, hingga yang overvalued seperti ASPR dan PMUI.
  • Saham IPO umumnya memiliki volatilitas tinggi, sehingga penting bagi investor untuk mencermati valuasi dan strategi bisnis masing-masing emiten.

Memasuki semester II-2025, pasar modal Indonesia kembali diramaikan oleh penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Sebanyak tujuh perusahaan dari berbagai sektor akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Juli 2025, membuka peluang investasi di sektor-sektor strategis seperti alat kesehatan, logistik, angkutan laut, edukasi, hingga distribusi produk telekomunikasi. Dalam artikel ini, Makmur akan membahas profil ketujuh calon emiten tersebut, mencakup strategi penggunaan dana IPO, valuasi saat penawaran, serta ruang lingkup kegiatan usahanya.

Daftar Emiten yang akan Listing di BEI

Ketujuh calon emiten yang akan listing di bursa memiliki latar belakang usaha dan prospek yang beragam. Beberapa di antaranya berfokus pada penguatan infrastruktur seperti armada logistik, layanan edukasi, distribusi produk digital, hingga kesehatan. Strategi penggunaan dana hasil IPO juga berbeda, mulai dari pembelian aset tetap dan kendaraan operasional, ekspansi jaringan learning centre, hingga penyertaan modal ke entitas anak perusahaan.

Dari sisi valuasi, price-to-earnings ratio (PER) dan price-to-book value (PBV) yang ditawarkan juga bervariasi, dengan beberapa emiten mencatat valuasi di bawah rata-rata industrinya dan juga sebaliknya. Berikut adalah daftar tujuh calon emiten yang akan segera melantai di BEI:

1. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN)

Sektor: Financial – Bursa Aset Kripto dan Jasa Kustodian (Kategori: Non-Syariah)

PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) merupakan salah satu pionir di bidang aset digital yang akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2025. Perseroan berperan sebagai induk usaha dari dua entitas strategis dalam industri kripto nasional, yakni PT Central Finansial X (CFX) yang mengelola Bursa Aset Kripto dan Bursa Berjangka, serta PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) yang bergerak di bidang kustodian aset digital.

Dengan status sebagai satu-satunya Bursa Berjangka dan Aset Kripto yang telah diregulasi oleh OJK, COIN memiliki keunggulan kompetitif dari sisi legalitas dan posisi sebagai first-mover (perusahaan yang pertama kali memasuki suatu pasar atau industri baru) di Indonesia. CFX saat ini telah memiliki 31 anggota bursa, 19 diantaranya telah memperoleh izin sebagai pedagang dan 7 anggota bursa berjangka berizin. Infrastruktur dan kepastian hukum ini memperkuat posisi COIN sebagai penggerak utama adopsi aset digital dalam negeri.

Jadwal IPO COIN:

  • Rentang harga: Rp100–105/saham
  • Penawaran awal: 23–25 Juni 2025 
  • Penawaran umum: 2–7 Juli 2025
  • Pencatatan saham (listing): 9 Juli 2025
  • Underwriter: Ciptadana Sekuritas Asia (KI)

Perseroan menawarkan sebanyak 2,2 miliar saham (15%) dengan potensi pendanaan sebesar Rp220,6–2,31 miliar. Sekitar 85% dana IPO akan digunakan sebagai penyertaan modal ke CFX, dan 15% untuk ICC. Kedua entitas tersebut akan menggunakan dana IPO sebagai modal kerja.

COIN memiliki valuasi PER 33,6–35,3x dan PBV 0,97–1,01x, jauh di bawah rata-rata sektor keuangan berbasis teknologi yang mencatat PER 92,16x dan PBV 4,21x. Hal ini mengindikasikan bahwa valuasi COIN tergolong undervalued, terutama jika mempertimbangkan potensi jangka panjang dari pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.

2. PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG)

Sektor: Transportation & Logistics – Layanan Logistik Terintegrasi (Kategori: Syariah)

PT Trimitra Trans Persada Tbk (BLOG) merupakan perusahaan penyedia layanan logistik terintegrasi berbasis B2B yang beroperasi dengan merek dagang B-LOG. Sejak transformasi bisnisnya pada 2017, Perseroan telah berkembang pesat dari penyedia sewa kendaraan menjadi pelaku logistik terintegrasi dengan jangkauan lebih dari 100 kota di Indonesia.

Melalui entitas anak, yakni PT Simpan Sini Aja (SSA), BLOG mengelola pergudangan modern termasuk cold storage berstandar industri, yang melayani penyimpanan produk pada tiga suhu berbeda (ambient, chill, dan frozen). Layanan ini banyak dimanfaatkan oleh klien dari sektor makanan & minuman (F&B), farmasi, dan FMCG yang membutuhkan sistem rantai pasok suhu terkendali.

Jadwal IPO BLOG:

  • Rentang Harga: Rp240–270/saham
  • Penawaran awal: 23–25 Juni 2025 
  • Penawaran umum: 2–4 Juli 2025
  • Pencatatan saham (listing): 8 Juli 2025
  • Underwriter: BCA Sekuritas (SQ)

Perseroan akan menawarkan sebanyak 563,2 juta saham (16,67%) dengan potensi pendanaan Rp135,2-152,1 miliar. Dana hasil IPO akan digunakan untuk:

  • Sebesar 67% akan digunakan untuk tambahan modal ke SSA untuk pembangunan 3 gudang pendingin baru di Tangerang, Pontianak, dan Makassar.
  • Sebesar 33% untuk pembelian 75–100 unit light truck, baik bertipe cold maupun dry box, guna mendukung ekspansi layanan logistik.

Dari sisi valuasi, BLOG memiliki PER sebesar 7,2–8,2x dan PBV 1,6–1,7x. Valuasi PER tergolong undervalue dibandingkan rata-rata sektor transportasi & logistik sebesar 11,3x. Sementara dari sisi valuasi PBV, sedikit lebih tinggi (overvalued) dari rata-rata sektoral sebesar 1x.

3. PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI)
Sektor: Consumer Cyclicals – Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Diri (Kategori: Syariah)

PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI) adalah perusahaan penyedia kursus dan pelatihan soft skills yang berfokus pada anak dan remaja. Didirikan oleh motivator dan pengusaha ternama Merry Riana, Perseroan telah hadir sejak 2014 dengan program unggulan seperti public speaking, smart learning, dan leadership camp. Melalui pendekatan yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan digital, MERI menjadi pionir dalam pengembangan pendidikan non-formal di Indonesia.

Perseroan mengelola sejumlah Learning Centre di kota-kota besar serta aktif menyelenggarakan event skala nasional. Pengembangan kanal digital learning juga menjadi fokus utama pasca-pandemi. Pada 2024, MERI memperoleh penghargaan MURI sebagai Lembaga Pelatihan Public Speaking dengan peserta terbanyak (27.508 orang sejak 2014), dan memperoleh investasi dari PT Tancorp Investama Mulia, milik Hermanto Tanoko.

Jadwal IPO MERI: 

  • Rentang harga: Rp110–150/saham
  • Penawaran awal: 24–26 Juni 2025
  • Penawaran umum: 2–7 Juli 2025
  • Pencatatan saham (listing): 9 Juli 2025
  • Underwriter: Lotus Andalan Sekuritas (YJ)

MERI akan menawarkan sebanyak 266,66 juta saham (25%) dengan potensi pendanaan Rp29,3-40 miliar. Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk:

  • Sekitar 65% sebagai tambahan modal ke PT Merry Riana Edukasi Delapan, yang akan digunakan untuk ekspansi Learning Centre, biaya pemasaran, SDM, serta perlengkapan pengajaran.
  • Sekitar 35% untuk PT Merry Riana Akademi Tujuh, guna mendukung penyelenggaraan berbagai event edukatif.

Dari sisi valuasi, MERI memiliki PER sebesar 12,6–17,2x dan PBV 2,9–3,1x dibandingkan rata-rata emiten sejenis yang memiliki PER sebesar 36,8x, PBV 1,86x), sehingga valuasi MERI tergolong undervalued dari sisi PER dan overvalued dari sisi PBV. 

4. PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)

Sektor: Transportation & Logistics – Angkutan Laut Batubara dan Nikel (Kategori: Syariah)

PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) merupakan perusahaan pelayaran domestik yang mengkhususkan diri pada jasa angkutan laut barang umum dan barang khusus, terutama untuk kebutuhan industri pertambangan seperti batu bara. Didirikan pada 2007, PSAT mengoperasikan armada terintegrasi yang terdiri dari 36 unit tugboat, 29 unit tongkang, serta 2 unit bulk carrier yang dikelola melalui entitas anaknya, PT Pancaran Karya Shipping (PKS).

Dengan fokus pada pengangkutan bulk cargo dan kepemilikan langsung terhadap seluruh armadanya, PSAT memiliki keunggulan kompetitif dalam efisiensi biaya dan fleksibilitas operasional untuk sektor B2B, khususnya industri energi dan tambang.

Jadwal IPO PSAT:

  • Rentang Harga: Rp850–900/saham
  • Penawaran awal: 23–25 Juni 2025
  • Penawaran umum: 2–4 Juli 2025
  • Pencatatan saham (listing): 8 Juli 2025
  • Underwriter: Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (LG) 

PSAT akan menawarkan sebanyak 222,35 juta saham (15%) dengan potensi pendanaan sebesar Rp189-200,1 miliar. Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk:

  • Sebesar Rp175 miliar sebagai penyetoran modal kepada anak usaha, yakni PT Pancaran Karya Shipping (PKS) untuk ekspansi armada dan kapasitas operasional.
  • Sisanya akan digunakan sebagai modal kerja, terutama untuk pembelian bahan bakar kapal dan biaya operasional lainnya yang penting dalam industri pelayaran.

Dari sisi valuasi, PSAT memiliki PER sebesar 5,2–5,5x, lebih rendah dibandingkan rata-rata emiten sejenis sebesar 6,8x. PBV 0,9–1x, jauh di bawah rata-rata emiten sejenis yang tercatat sebesar 21,2x. Sehingga secara valuasi PER dan PBV, valuasi PSAT tergolong undervalued.

5. PT Asia Pramulia Tbk (ASPR)

Sektor: Basic Materials – Kemasan Plastik untuk Industri FMCG, Farmasi, dan Kosmetik

PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) merupakan perusahaan manufaktur kemasan plastik kaku (rigid packaging) yang telah beroperasi lebih dari tiga dekade. Perseroan memproduksi berbagai jenis kemasan seperti botol, toples, hingga wadah industri berbahan PET, PP, HDPE, dan LDPE, yang digunakan secara luas di sektor air minum dalam kemasan (AMDK), makanan & minuman, farmasi, kosmetik, hingga bahan kimia.

ASPR mengelola dua pabrik utama di Surabaya dan Pasuruan, dilengkapi dengan teknologi injection molding dan blow molding otomatis, serta berbagai sistem kontrol kualitas modern seperti uji kebocoran dan pelabelan otomatis. ASPR juga telah memperoleh sertifikasi ISO 9001:2015, HACCP, dan HALAL, menjadikan produk-produknya sesuai untuk kebutuhan industri makanan dan farmasi yang menuntut standar tinggi.

Jadwal IPO ASPR:
Rentang Harga: Rp118-124/saham
Penawaran awal: 23–25 Juni 2025
Penawaran umum: 2–7 Juli 2025
Pencatatan saham (listing): 9 Juli 2025
Underwriter: NH Korindo Sekuritas (XA) dan Panca Global Sekuritas (PG)

ASPR akan menawarkan sebanyak 812 juta saham atau 29,94% dari total saham beredar, dengan potensi pendanaan yang signifikan untuk mendukung ekspansi kapasitas produksi nasional. Adapun alokasi Dana IPO:

  • 50% digunakan untuk pembelian mesin baru, guna meningkatkan kapasitas produksi di segmen kemasan makanan, minuman, kosmetik, cat, dan lainnya.
  • 50% untuk modal kerja, termasuk biaya tenaga kerja dan pembelian bahan baku utama seperti polyethylene terephthalate (PET) dan polypropylene (PP).

Dari sisi valuasi, ASPR memiliki valuasi PER sebesar 59–61x, lebih tinggi dibandingkan rata-rata emiten sejenis sebesar 26,8x. PBV 1.7-1,9x, diatas rata-rata sektoral yang tercatat sebesar 0,8x. Sehingga secara valuasi PER dan PBV, valuasi ASPR tergolong overvalued.

6. PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI)

Sektor: Consumer Cyclicals – Distribusi Produk Telekomunikasi dan FMCG (Kategori: Syariah)

PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) merupakan perusahaan distributor produk telekomunikasi dan barang konsumer, dengan hubungan kemitraan jangka panjang bersama XL Axiata. Berawal dari toko seluler kecil di Cirebon pada 1998, PMUI telah berkembang menjadi distributor resmi XL dengan jaringan distribusi nasional. Selain itu, PMUI juga memperluas lini usahanya ke penjualan aksesori elektronik bermerk (Philips & VDENMENV) serta distribusi produk FMCG melalui entitas anak dan perusahaan cucu.

Jadwal IPO PMUI:
Rentang harga: Rp160–180/saham
Penawaran awal: 24–26 Juni 2025
Penawaran umum: 2–4 Juli 2025
Pencatatan saham (listing): 8 Juli 2025
Underwriter: Korea Investment & Sekuritas Indonesia (BQ)

PMUI akan menawarkan sebanyak 1,16 miliar saham (20%). Adapun dana hasil IPO akan dialokasikan untuk:

  • Sekitar 26,8% digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan milik Direktur Utama di Cirebon (afiliasi), yang saat ini berfungsi sebagai kantor pusat Perseroan.
  • Sekitar 29,7% diberikan dalam bentuk pinjaman kepada entitas anak PT Graha Prima Mentari Tbk, dengan tingkat bunga 9% dan jangka waktu 5 tahun.
  • Sisanya akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja dan penguatan distribusi nasional.

Dari sisi valuasi, PMUI memiliki PER sebesar 28,89–32,5x, lebih tinggi dibandingkan rata-rata emiten sejenis sebesar 10,11x. PBV 3,25-3,47x, diatas rata-rata emiten sejenis yang tercatat sebesar 1,02x. Sehingga secara valuasi PER dan PBV, valuasi PMUI tergolong overvalued.

7. PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK)

Sektor: Healthcare – Distribusi Alat Diagnostik dan Laboratorium (Kategori: Syariah)

PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) merupakan perusahaan distribusi alat kesehatan dan laboratorium yang telah beroperasi sejak 1989. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Perseroan telah membangun reputasi sebagai mitra strategis berbagai institusi kesehatan dan riset, termasuk menjadi vendor tetap program Pemantapan Mutu Eksternal (PME) dari Kementerian Kesehatan RI.

CHEK menjalin kemitraan jangka panjang dengan sejumlah principal global seperti Bio-Rad dan Thermo Scientific, serta menjadi penyedia alat untuk proyek-proyek nasional seperti PCR saat pandemi COVID-19 dan Next-Generation Sequencing (NGS) di berbagai universitas terkemuka. Perseroan juga menjangkau sektor swasta melalui penyediaan alat laboratorium untuk industri pangan, seperti Indofood CBP.

Jadwal IPO CHEK:
Rentang Harga: Rp120–140/saham
Penawaran awal: 23–25 Juni 2025
Penawaran umum: 2–8 Juli 2025
Pencatatan saham (listing): 10 Juli 2025
Underwriter: Lotus Andalan Sekuritas (YJ)

CHEK akan menawarkan sebanyak 815 juta saham (20,04%) dengan potensi pendanaan sebesar Rp97,8–114,1 miliar. Seluruh dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja, termasuk pembelian barang dagangan, biaya logistik, sewa gudang, dan operasional distribusi nasional.

Dari sisi valuasi, CHEK ditawarkan dengan PER 32,2–37,5x, lebih rendah dibandingkan rata-rata emiten sejenis sebesar 81,76x. PBV 2.6-2,7x, diatas rata-rata emiten sejenis yang tercatat sebesar 2,33x. Sehingga secara valuasi PER dan PBV, valuasi CHEK tergolong overvalued.

Fluktuasi Harga Saham IPO dan Pentingnya Diversifikasi

Saham-saham yang baru melantai di bursa umumnya memiliki tingkat volatilitas yang lebih tinggi, terutama dalam jangka pendek dan bahkan dapat mengalami penurunan harga saham secara signifikan (Auto Rejection Bawah/ARB). Oleh karena itu, penting bagi investor untuk tidak hanya mempertimbangkan potensi return, tetapi juga risiko investasi.

Bagi investor yang belum memiliki waktu dan kapasitas untuk melakukan analisis mendalam terhadap laporan keuangan maupun prospek industri masing-masing emiten, berinvestasi pada instrumen investasi lainnya yang lebih terdiversifikasi dapat menjadi pilihan. Salah satu instrumen yang dapat dipertimbangkan adalah reksa dana.

Reksa dana dikelola oleh Manajer Investasi (MI) dengan pendekatan analisis menyeluruh. Portofolio reksa dana disesuaikan dengan kondisi pasar dan makroekonomi untuk mengoptimalkan potensi imbal hasil jangka menengah hingga panjang.

Dengan berinvestasi melalui reksa dana, investor juga mendapatkan manfaat dari diversifikasi otomatis, transparansi portofolio, serta pengelolaan risiko yang lebih terukur. Sehingga dapat menjadi pilihan terutama di tengah dinamika pasar yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian global.

Itulah pembahasan terkait profil dan valuasi dari tujuh emiten yang akan melantai di BEI serta alternatif instrumen investasi lainnya yakni reksa dana untuk diversifikasi portofolio. 


Di Makmur, Anda juga dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda dapat memilih dan membeli reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Juicy July dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Saham Syariah Tidak Berarti Bebas Risiko, Ini yang Perlu Anda Analisis

Key Takeaways: Investasi saham syariah biasanya menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah. Namun, perlu dipahami bahwa saham syariah tetap memiliki risiko, meskipun sesuai dengan ketentuan syariah. Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk memahami kriteria perusahaan yang memenuhi syarat sebagai saham syariah serta melakukan analisis yang mendalam. Karena setiap saham […]

author
Content Management
calendar
10 Februari 2026
Artikel

Tidak Melalui Jalur IPO, Ini Alasan Sebuah Perusahaan Melakukan Backdoor Listing

Key Takeaways: Masuk ke bursa melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) selama ini dianggap sebagai pilihan bagi perusahaan yang ingin memperoleh pendanaan publik dan meningkatkan kredibilitas. Namun, dalam praktiknya, tidak semua perusahaan memilih jalur tersebut. Terdapat beberapa perusahaan yang menempuh jalur backdoor listing sebagai alternatif. Melalui mekanisme ini, perusahaan dapat menjadi emiten […]

author
Content Management
calendar
09 Februari 2026
Artikel

Mengandalkan Scalping Method dalam Perdagangan Saham, Ini Risiko yang Perlu Dievaluasi secara Objektif

Key Takeaways: Ketika membeli saham, terdapat berbagai strategi yang dapat diterapkan oleh investor, mulai dari investasi jangka panjang hingga perdagangan jangka pendek. Salah satu strategi yang cukup populer di kalangan trader aktif adalah scalping method. Meskipun terlihat menarik dengan potensi keuntungan yang cepat, scalping mengandung berbagai risiko yang perlu dipahami dengan baik sebelum diterapkan. Scalping […]

author
Content Management
calendar
06 Februari 2026
Artikel

Leverage Saham Terlihat Menguntungkan, Tapi Risikonya Perlu Anda Evaluasi

Key Takeaways: Leverage saham adalah strategi investasi yang menggunakan dana pinjaman sekuritas untuk memperbesar nilai transaksi saham, dengan tujuan mengoptimalkan potensi imbal hasil. Namun, potensi risikonya juga lebih besar, karena perubahan kecil dalam harga saham bisa berdampak besar terhadap pengurangan ekuitas atau modal. Oleh karena itu, sebelum menggunakan leverage saham, penting bagi Anda untuk memahami […]

author
Content Management
calendar
05 Februari 2026
Artikel

Mengandalkan Model Altman Z-Score dalam Investasi Saham? Berikut Faktor Lain yang Perlu Investor Evaluasi Lebih Dalam

Key Takeaways  Investasi saham memerlukan analisis yang mendalam dan cermat, mengingat tingginya fluktuasi pasar dan risiko kegagalan dari perusahaan yang dipilih oleh investor. Untuk mengurangi risiko tersebut, berbagai metode analisis kuantitatif dan kualitatif terus berkembang.  Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah penggunaan model statistik, yang memungkinkan analisis yang objektif dan terukur dengan mengolah data […]

author
Content Management
calendar
04 Februari 2026
Artikel

Tertarik Membeli Saham IPO? Ini Pertimbangan dalam Memilih Saham yang Layak Dibeli

Key Takeaways: Membeli saham di pasar perdana atau Initial Public Offering (IPO) sering kali menarik perhatian banyak investor karena menawarkan peluang untuk meraih keuntungan. Sebagai catatan, IPO adalah proses ketika sebuah perusahaan pertama kali menawarkan sahamnya kepada publik melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Banyak investor berpikir bahwa membeli saham IPO adalah kesempatan untuk memiliki bagian […]

author
Content Management
calendar
03 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0