Hai, Sobat Makmur! Memasuki bulan Juni, musim pembagian dividen masih berlangsung. Sejumlah emiten yang tergabung dalam indeks IDX80 dijadwalkan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham. Momentum ini menjadi salah satu daya tarik bagi investor jangka menengah maupun panjang, khususnya bagi mereka yang mengincar dividend yield tinggi sebagai sumber pendapatan pasif (passive income). Dalam artikel ini, Makmur akan mengulas daftar saham IDX80 dengan dividend yield menarik di bulan Juni 2025 serta alternatif instrumen reksa dana yang menawarkan pembagian dividen. Yuk, disimak!
Dividen tunai, sebagai bagian dari laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham, dapat menjadi sumber arus kas bagi investor. Hal ini menjadi semakin menarik apabila dividend yield yang ditawarkan kompetitif dibandingkan instrumen investasi lain.
Dividen bukan sekadar bonus tambahan, melainkan salah satu komponen utama dalam total return investasi, selain dari potensi kenaikan harga saham (capital gain).Salah satu indikator penting yang sering digunakan adalah dividend yield, yaitu rasio antara dividen per saham (DPS) dengan harga saham saat ini. Saham dengan dividend yield di atas 5% umumnya dianggap menarik, terutama dalam kondisi tren suku bunga menurun. Pada situasi saat ini yang mulai memasuki pelonggaran suku bunga, imbal hasil deposito dan obligasi cenderung ikut menurun, sehingga dividen menjadi alternatif sumber penghasilan pasif yang kompetitif.
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang dividen, ada baiknya Sobat Makmur mengenal terlebih dahulu apa itu IDX80. IDX80 adalah indeks yang terdiri dari 80 saham pilihan di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang dipilih berdasarkan likuiditas dan kapitalisasi pasar. Indeks ini dievaluasi dan diperbarui setiap tiga bulan sekali oleh BEI agar komposisinya selalu relevan dengan kondisi pasar serta mencerminkan saham-saham yang paling likuid dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Karena itu, saham-saham dalam IDX80 dianggap sebagai saham unggulan yang layak diperhatikan oleh investor.
Tabel 1.1 Daftar Saham IDX80 yang Membagikan Dividen Tunai di Bulan Juni 2025
*Disclaimer: Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.
*Saham yang diberi tanda warna kuning pada tabel menunjukkan saham dengan dividend yield >5%, update per 2 Juni 2025.
Dari tabel di atas, terdapat tujuh emiten IDX80 yang akan membagikan dividen pada periode Juni 2025, di mana tiga saham di antaranya: ELSA, TLKM, dan PGAS memiliki dividend yield lebih dari 5%. Hal ini menunjukkan potensi sumber passive income yang menarik bagi investor.
Dividen dari saham-saham ini dapat berfungsi sebagai sumber pendapatan periodik, terutama bagi investor dengan profil risiko moderat hingga agresif yang menginginkan cash flow dalam portofolio mereka. Di samping itu, kondisi saat ini yang memasuki tren pelonggaran suku bunga menjadi katalis positif, khususnya bagi emiten dengan eksposur utang bank. Penurunan biaya dana diharapkan dapat memperbaiki margin dan profitabilitas korporasi ke depan.
Selain mendapatkan dividen dari investasi saham secara langsung, investor juga bisa mempertimbangkan reksa dana khususnya reksa dana yang menawarkan pembagian hasil investasi berupa dividen. Reksa dana ini dikelola oleh manajer investasi profesional dan memiliki portofolio yang terdiversifikasi, sehingga risikonya lebih tersebar dan tidak bergantung pada kinerja satu emiten saja.
Sebagai informasi, reksa dana dengan dividen adalah produk reksa dana yang memiliki kebijakan untuk membagikan hasil investasi berbentuk dividen, sesuai ketentuan dari manajer investasi (MI). Pembagian ini biasanya berasal dari pendapatan portofolio, seperti kupon obligasi, dividen saham, atau bunga dari instrumen pasar uang.
Menariknya, jenis reksa dana yang membagikan dividen tidak terbatas pada reksa dana saham saja. Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) dan Reksa Dana Campuran juga dapat menawarkan dividen kepada pemegang unit penyertaan, terutama jika portofolionya memiliki eksposur signifikan terhadap obligasi pemerintah atau korporasi. Namun, kebijakan pembagian dividen reksa dana ini sepenuhnya bergantung pada kebijakan masing-masing Manajer Investasi (MI). Oleh karena itu, investor perlu mencermati apakah produk reksa dana tersebut membagikan dividen, yang bisa diakses melalui Fund Fact Sheet (FFS) atau prospektus sebelum berinvestasi.
Secara umum, terdapat tiga bentuk pembagian dividen dari hasil investasi yang dibagikan kepada investor reksa dana:
Investor dapat memilih jenis reksa dana dengan bentuk pembagian dividen yang paling sesuai dengan tujuan investasi. Berikut tiga contoh produk reksa dana dengan dividen unggulan di Makmur yang memiliki kinerja solid dalam 1 tahun terakhir:
Nah, Sobat Makmur, itu dia daftar saham IDX80 yang dijadwalkan membagikan dividen sepanjang Juni 2025, serta alternatif instrumen reksa dana berbasis dividen yang dapat dipertimbangan untuk kamu yang menginginkan potensi passive income tanpa perlu memilih saham satu per satu.
Di Makmur, kamu juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo June Invest dan promo Semua Bisa Makmur.
Link: Promo-Promo di Makmur
Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Daya Anagata Nusantara (Danantara) adalah Badan Pengelola Investasi (BPI) milik negara yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengkonsolidasikan aset BUMN secara strategis dan mengelola kekayaan negara secara terpusat. Lembaga ini bertujuan menjadi sovereign wealth fund (SWF) untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. SWF merupakan lembaga investasi khusus yang […]
Key Takeaways: Federal Open Market Committee (FOMC) atau komite kebijakan moneter Federal Reserve resmi menaikkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin persentase menjadi 3,75% sampai 4,00% pada 16 September 2026. Keputusan tersebut disetujui secara bulat melalui voting, dengan hasil 12 suara setuju tanpa adanya perbedaan pendapat. Dalam pernyataan resminya, komite FOMC menempatkan keputusan tersebut […]
Key Takeaways: Right issue merupakan salah satu aksi korporasi yang cukup sering dilakukan oleh emiten di pasar modal. Aksi right issue memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk menambah kepemilikan dengan harga tertentu sebelum saham baru ditawarkan lebih luas. Menilai penggunaan dana right issue menjadi langkah krusial sebelum memutuskan untuk menebus atau melepas hak tersebut. […]
Key Takeaways: Banyak investor merasa puas ketika melihat nilai investasi mereka terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun, pertumbuhan nominal tersebut belum tentu mencerminkan peningkatan kesejahteraan yang sebenarnya. Ada satu faktor penting yang sering diabaikan, yaitu inflasi. Investor wajib menghitung risiko negative real return karena inflasi yang tinggi dapat membuat nilai riil atau daya beli […]
Key Takeaways: Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor terkemuka di Indonesia yang telah menunjukkan konsistensinya dalam berinvestasi di saham sejak lama. Dengan mengadopsi filosofi value investing, Lo Kheng Hong percaya bahwa investasi yang baik harus didasarkan pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, bukan hanya sekadar fluktuasi harga jangka pendek. Mari kita ulas lebih […]
Key Takeaways: Multiplier effect adalah kondisi ketika perubahan awal pada pengeluaran menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap pendapatan maupun output ekonomi secara keseluruhan. Proses ini terjadi karena pengeluaran satu pihak akan menjadi pendapatan bagi pihak lain, yang kemudian kembali dibelanjakan sehingga menciptakan putaran aktivitas ekonomi baru. Salah satu sumber multiplier effect yang paling sering dibahas […]