makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Ini Daftar Saham Perbankan yang Jadi Favorit Manajer Investasi di Portofolio Reksa Dana Saham

author
Content Management
author
16 Oktober 2025
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Kinerja positif reksa dana saham salah satunya dapat dipengaruhi oleh pemilihan saham bank berkapitalisasi besar.
  • Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Central Asia (BBCA) mendapat porsi besar di dalam portofolio manajer investasi, mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap prospek pertumbuhannya.
  • Selain bank besar, Bank Tabungan Negara (BBTN) yang fokus pada Kredit Pemilikan Rumah (KPR) juga dimiliki oleh salah satu dari tiga manajer investasi. 

Reksa dana saham merupakan salah satu pilihan yang menarik bagi investor yang ingin memperoleh potensi keuntungan yang cukup tinggi dalam jangka panjang, walaupun risikonya paling besar dibandingkan jenis reksa dana lainnya. 

Keberhasilan reksa dana saham sangat dipengaruhi oleh keahlian manajer investasi (MI) dalam memilih saham potensial. Dari berbagai sektor, saham sektor perbankan menjadi salah satu yang mendapat porsi besar dalam portofolio, mengingat perannya yang vital dalam perekonomian nasional.

Lalu, saham bank apa saja yang menjadi favorit manajer investasi? Mari kita bahas.

Tiga Reksa Dana Saham dengan Kinerja Terbaik (YTD) di Makmur

Berdasarkan data yang diambil dari platform Makmur.id per 13 Oktober 2025, terdapat tiga produk reksa dana saham dengan kinerja terbaik secara year-to-date (YTD) hingga periode tersebut. Ketiganya dikelola oleh Sucorinvest Asset Management, Syailendra Capital, dan Trimegah Asset Management. Berikut ini merupakan produk reksa dana tersebut:

1. Sucorinvest Maxi Fund

Salah satu produk reksa dana saham dari PT Sucorinvest Asset Management, yaitu Sucorinvest Maxi Fund, mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa, sebesar 29,94% secara YTD. Pencapaian dari produk reksa dana tersebut merupakan hasil strategi alokasi portofolio yang fokus pada sektor perbankan berkapitalisasi besar. Portofolio saham perbankan Sucorinvest Maxi Fund adalah:

  • Bank Mandiri (Persero) Tbk 5,69% 
  • Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 5,28% 
  • Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 6,47%

2. Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A

Dengan pertumbuhan 20,40% YTD, reksa dana saham Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A dari Manajer Investasi PT Syailendra Capital juga menunjukkan performa yang luar biasa, walaupun sempat mengalami penurunan pada periode Januari sampai April 2025. Portofolio saham perbankan Syailendra Equity Opportunity Fund Kelas A adalah:

  • Bank Central Asia Tbk 9,02% 
  • Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 4,45% 
  • Bank Mandiri (Persero) Tbk 8,27%

3. Trim Kapital Plus

Meskipun pertumbuhannya lebih moderat sebesar 10,09% YTD, Trim Kapital Plus yang merupakan produk reksa dana saham dari Manajer Investasi PT Trimegah Asset Management tetap layak diperhitungkan, karena pemilihan sahamnya yang optimal terutama di sektor perbankan. Portofolio saham perbankan Trim Kapital Plus adalah:

  • Bank Central Asia Tbk 8,67% 
  • Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 8,12% 
  • Bank Mandiri (Persero) Tbk 4,59% 
  • Bank Negara Indonesia Tbk 4,57% 

Pengelolaan yang cenderung konservatif dengan fokus pada fundamental perusahaan membuat reksa dana ini cocok bagi investor yang menghindari risiko terlalu tinggi.

*Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan.

Dari performa ketiga reksa dana tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemilihan saham oleh manajer investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan nilai investasi. Strategi yang berbeda dari masing-masing manajer menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat dapat menghasilkan kinerja optimal, bahkan dalam kondisi pasar di periode yang fluktuatif.

Daftar Saham Bank Favorit Manajer Investasi

Saham perbankan merupakan salah satu sektor yang dipilih dalam portofolio reksa dana saham karena karakteristiknya yang memiliki kapitalisasi pasar besar, dan fundamental yang kuat. Berikut adalah saham bank yang mendapat porsi besar dalam portofolio manajer investasi pilihan:

1. Bank Mandiri (BMRI)  

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) merupakan salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan luas dan fokus pada transformasi digital. Bank ini dikenal sebagai pemain utama dalam segmen korporasi, ritel, dan mikro.

  • Sucorinvest Maxi Fund: 5,69%
  • Syailendra Equity Opportunity Fund: 8,27%
  • Trim Kapital Plus: 4,59%

Besarnya porsi saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) di tiga reksa dana saham menunjukkan kepercayaan manajer investasi terhadap prospek bisnis dan fundamental bank ini.

2. Bank Central Asia (BBCA)  

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dikenal sebagai bank swasta terbesar di Indonesia dengan basis dana murah (CASA) yang kuat. Fokus pada pelayanan digital dan pengalaman nasabah menjadikan BCA sebagai bank dengan profitabilitas tinggi.

  • Syailendra Equity Opportunity Fund: 9,02%
  • Trim Kapital Plus: 8,67%

Dominasi saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dalam layanan transaksi ritel menjadikan sahamnya selalu menarik untuk jangka panjang, dua dari tiga manajer investasi memilih bank ini, menunjukkan kepercayaan pada performanya dalam jangka panjang.

3. Bank Negara Indonesia (BBNI)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) merupakan bank milik negara dengan fokus pada segmen korporasi dan ekspansi internasional. Bank ini juga berperan dalam mendukung pembiayaan proyek besar di Indonesia.

  • Sucorinvest Maxi Fund: 5,28%
  • Syailendra Equity Opportunity Fund: 4,45%
  • Trim Kapital Plus: 4,57%

Keterlibatan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dalam proyek strategis nasional membuat sahamnya tetap menjadi pilihan dari ketiga manajer investasi.

4. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)  

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) merupakan bank dengan fokus pada segmen mikro dan UMKM. Kekuatan BRI terletak pada jaringan unit kerja yang menjangkau pelosok Indonesia, sehingga memiliki basis nasabah yang sangat luas.

  • Trim Kapital Plus: 8,12%

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi salah satu penopang dalam portofolio reksa dana saham, khususnya pada produk Trim Kapital Plus. 

5. Bank Tabungan Negara (BBTN)  

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) fokus pada pembiayaan perumahan, terutama segmen kredit pemilikan rumah (KPR). Perannya sangat vital dalam mendukung program perumahan rakyat.

  • Sucorinvest Maxi Fund: 6,47%

Meski porsinya tidak sebesar bank besar lain, saham Bank Tabungan Negara (BBTN) tetap diperhitungkan karena dominasinya di kredit properti.

*Alokasi kepemilikan saham bank dari setiap manajer investasi diambil dari fund fact sheet per 30 September 2025 

Berdasarkan alokasi aset dari tiga manajer investasi reksa dana saham, sektor perbankan terbukti masih menjadi andalan. Porsi signifikan pada beberapa bank di atas mencerminkan kepercayaan tinggi terhadap fundamental yang kuat serta potensi pertumbuhan berkelanjutan.

Untuk Anda yang ingin mulai berinvestasi melalui reksa dana saham, memahami komposisi portofolio dan alasan di balik pemilihan saham tersebut sangat penting. Dengan informasi ini, Anda memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menilai kualitas pengambilan keputusan dari manajer investasi reksa dana berdasarkan komposisi sahamnya.

Jika Anda tertarik untuk berinvestasi, Anda bisa memulai perjalanan investasi dengan mudah melalui Makmur, perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui Makmur, Anda dapat membeli reksa dana saham dari manajer investasi ternama dengan aman, praktis, dan sesuai kebutuhan investasi Anda.


Di Makmur, Anda bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo October Boost, promo Semua Bisa Makmur dan promo Makmur Premium Tour.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Saham Bonus vs Dividen, Mana yang Lebih Memperbesar Portofolio Investor?

Key Takeaways: Bagi investor saham, terdapat berbagai cara untuk memperoleh keuntungan, di antaranya melalui pembagian dividen dan saham bonus. Keduanya sama-sama memberikan manfaat kepada pemegang saham, tetapi mekanisme dan dampaknya terhadap investasi sangat berbeda.  Lalu, mana yang lebih memperbesar portofolio investor, saham bonus atau dividen? Untuk menjawabnya, penting memahami terlebih dahulu cara kerja masing-masing aksi […]

author
Content Management
calendar
19 Agustus 2026
Artikel

Strategi Emiten Telekomunikasi, Cara Telkom (TLKM) dalam Menjaga Stabilitas ARPU Melalui Integrasi IndiHome dan Telkomsel

Key Takeaways: Kemampuan emiten dalam menjaga kualitas pendapatan menjadi faktor yang lebih penting dibanding sekadar mengejar pertumbuhan jumlah pelanggan. Salah satu metrik yang sering digunakan untuk mengukur kualitas tersebut adalah Average Revenue Per User (ARPU). ARPU sendiri merupakan metrik yang menunjukkan rata-rata pendapatan yang dihasilkan dari setiap pelanggan dalam periode tertentu, misalnya per bulan. Metrik […]

author
Content Management
calendar
13 Agustus 2026
Artikel

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal BI, Penguatan Rupiah di Depan Mata?

Key Takeaways: Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dari jabatan Gubernur Bank Indonesia pada 25 Juli 2026 karena alasan pribadi. Pengunduran diri tersebut diterima Presiden Prabowo Subianto, dan Perry resmi berhenti dari jabatannya pada 27 Juli 2026. Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, kemudian ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI untuk mengisi kekosongan kepemimpinan tersebut. […]

author
Content Management
calendar
12 Agustus 2026
Artikel

Fenomena Silent Wealth dan Mengapa Strategi Mengelola Exposure Instrumen Investasi Efektif untuk Investor Jangka Panjang

Key Takeaways: Di tengah maraknya tren yang menunjukkan gaya hidup mewah di media sosial, banyak investor dengan kemampuan finansial yang baik justru memilih untuk tidak menampilkan kekayaan secara berlebihan. Tren tersebut dikenal sebagai silent wealth, yaitu konsep yang memandang pertumbuhan aset dan kesehatan finansial tidak diukur dari barang yang dimiliki atau ditunjukkan, melainkan dari aset […]

author
Content Management
calendar
11 Agustus 2026
Artikel

Apakah Insider Ownership Tinggi Menjamin Saham Stabil? Ini Cara Menyusun Strategi Investasinya

Key Takeaways: Struktur kepemilikan saham merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor saat menilai kualitas suatu emiten. Salah satu indikator yang sering digunakan adalah insider ownership, yaitu porsi saham yang dimiliki secara langsung oleh pihak internal perusahaan, seperti anggota direksi, komisaris, pendiri, atau pihak manajemen tertentu. Besarnya insider ownership perlu dipantau investor publik karena […]

author
Content Management
calendar
10 Agustus 2026
Artikel

Menggali Potensi Saham Prajogo Pangestu dan Cara Menilai Risikonya

Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]

author
Content Management
calendar
06 Agustus 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0