makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Daftar Obligasi dengan Porsi Terbesar pada Reksa Dana Pendapatan Tetap Syailendra Capital

author
Content Management
author
22 Januari 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Syailendra Capital menyediakan reksa dana berbasis konvensional maupun syariah.
  • Reksa dana pendapatan tetap dari Syailendra Capital mengalokasikan lebih dari 80% dana kelolaannya ke dalam obligasi atau surat utang.
  • Instrumen seperti FR0109, FR0100, dan FR0087 menjadi obligasi dengan porsi terbesar di beberapa produk reksa dana Syailendra.

Reksa dana pendapatan tetap adalah jenis reksa dana yang mengalokasikan minimal 80% dana kelolaannya ke dalam instrumen seperti obligasi atau surat utang. Produk ini cocok bagi Anda yang menginginkan potensi imbal hasil yang stabil dengan tingkat risiko lebih rendah dibandingkan reksa dana saham. Salah satu manajer investasi yang menawarkan produk-produk reksa dana pendapatan tetap adalah PT Syailendra Capital.

Reksa Dana Pendapatan Tetap Syailendra Capital

PT Syailendra Capital memiliki beberapa produk reksa dana pendapatan tetap yang tersedia di platform Makmur. Terdapat empat produk reksa dana pendapatan tetap yang diurutkan berdasarkan Asset Under Management (AUM) per 20 Januari 2026:

1. Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

Produk Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A memiliki AUM tertinggi yakni sebesar Rp2,51 triliun. Berdasarkan fund fact sheet per 30 Desember 2025, portofolio terdiri dari sukuk negara dan sukuk korporasi, dengan total alokasi ke obligasi sebesar 83,00%.

Obligasi terbesarnya antara lain:

  • PBS030 (13,67%)
  • SMINKP04CN5 (11,68%)
  • PBS032 (10,13%)
  • PBS003 (10,04%)
  • TD CIMB SYH (9,93%)

Alokasi sektoral didominasi olehGovernment Bonds sebesar 39,53% dan sektor Pulp & Paper sebanyak 26,81%. Berdasarkan data per 20 Januari 2026, produk ini mencatatkan kinerja sebesar 8,88% dalam satu tahun terakhir.

2. Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A

Produk Syailendra Pendapatan Tetap Premium Kelas A memiliki AUM sebesar Rp2,47 triliun. Berdasarkan fund fact sheet per 30 Desember 2025, sebagian besar aset dialokasikan ke dalam obligasi, sebanyak 89,13%.

Beberapa kepemilikan obligasi terbesarnya mencakup:

  • FR0105 (5,69%)
  • FR0078 (5,57%)
  • FR0102 (5,65%)
  • INKP05BCN5 (5,86%)
  • MEDC06BCN1 (4,92%)

Alokasi sektoral didominasi oleh industri Pulp & Paper sebesar 37,64%, disusul oleh Government Bonds sebanyak 23,54%. Berdasarkan data per 20 Januari 2026, kinerja reksa dana ini mencapai 8,46% dalam satu tahun terakhir.

3. Syailendra Pendapatan Total Return Kelas A

Dengan AUM sekitar Rp482,17 miliar pada fund fact sheet Desember 2025, reksa dana Syailendra Pendapatan Total Return Kelas A juga berfokus pada obligasi dengan porsi alokasi mencapai 90,02%. Komposisi kepemilikan obligasinya cukup beragam, dengan proporsi besar pada sektor Pulp & Paper dan surat utang negara.

Obligasi terbesarnya meliputi:

  • CUAN01ACN2 (7,64%)
  • PIDL03B (6,90%)
  • FR0105 (6,59%)
  • INKP05BCN5 (5,66%)
  • SMOPPM02ACN2 (5,55%)

Sektor dominan dalam alokasinya adalah Pulp & Paper sebesar 36,29% dan Government Bonds sebanyak 20,24%. Dari data per 20 Januari 2026, kinerja reksa dana ini selama satu tahun terakhir mencapai 9,80% per tahun.

4. Syailendra Fixed Income Fund Kelas A

Produk reksa dana pendapatan tetap Syailendra Fixed Income Fund Kelas A memiliki AUM sekitar Rp191,07 miliar dan menempatkan 97,20% asetnya pada obligasi, didominasi oleh surat utang negara.

Obligasi terbesarnya mencakup:

  • FR0109 (23,18%)
  • FR0100 (16,27%)
  • FR0087 (14,61%)
  • FR0102 (13,42%)
  • FR0108 (10,78%)

Alokasi sektoral hampir seluruhnya didominasi oleh Government Bonds sebesar 94,48%. Berdasarkan data per 20 Januari 2026, produk reksa dana ini memiliki pertumbuhan sebesar 8,76% dalam satu tahun terakhir. 

3 Obligasi dengan Porsi Terbesar pada Reksa Dana Pendapatan Tetap Syailendra Capital

Berikut adalah daftar obligasi dengan porsi terbesar di antara keempat produk reksa dana pendapatan tetap dari PT Syailendra Capital, diurutkan berdasarkan persentase kepemilikan tertinggi:

1. FR0109

FR0109 diterbitkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan menawarkan kupon fixed rate sebesar 5,875% per tahun, yang dibayarkan setiap 6 bulan. Instrumen ini dimiliki oleh Syailendra Fixed Income Fund Kelas A dengan alokasi sebesar 19,75% dari total portofolionya. Porsi yang besar ini mencerminkan keyakinan manajer investasi (MI) terhadap stabilitas dan potensi imbal hasil FR0109, sekaligus menegaskan fokus investasi pada obligasi pemerintah yang relatif rendah risiko.

2. FR0100

Obligasi pemerintah seri FR0100 merupakan salah satu instrumen yang memiliki peran signifikan dalam portofolio Syailendra Fixed Income Fund Kelas A, dengan alokasi sekitar 11,52% dari total portofolio reksa dana tersebut. Instrumen ini memperkuat dominasi surat utang negara dalam struktur investasi, mencerminkan strategi manajer investasi yang fokus pada instrumen berisiko rendah namun stabil. 

FR0100 memiliki jatuh tempo pada 15 Februari 2034 dan menawarkan kupon tetap sebesar 6,625% per tahun, yang dibayarkan setiap 6 bulan. Seri ini juga merupakan salah satu obligasi benchmark yang aktif diperdagangkan di pasar sekunder, menjadikannya pilihan yang menarik bagi investor yang mencari kestabilan dan potensi imbal hasil yang optimal.

3. FR0087

FR0087 merupakan salah satu surat utang negara yang dimiliki oleh Syailendra Fixed Income Fund Kelas A, dengan porsi sebesar 10,35%. Kehadiran obligasi ini memberikan manfaat sebagai diversifikasi dalam portofolio, sekaligus menambah variasi karakteristik instrumen obligasi pemerintah yang dimiliki. 

FR0087 memiliki tenor jatuh tempo pada 15 Februari 2031 dan menawarkan kupon tetap sekitar 6,500% per tahun, yang dibayar setiap 6 bulan. Seri ini juga telah menjadi salah satu benchmark utama untuk obligasi dengan tenor 10 tahun pada masa penerbitannya.

Jika Anda mempertimbangkan investasi pada reksa dana pendapatan tetap dari Syailendra Capital, pemahaman terhadap komposisi obligasi dalam masing-masing produk menjadi hal penting, karena setiap jenis obligasi memiliki karakteristik risiko, imbal hasil, dan profil jatuh tempo yang berbeda, yang secara langsung memengaruhi kinerja dan stabilitas reksa dana tersebut.

Anda dapat berinvestasi pada produk reksa dana pendapatan tetap Syailendra Capital secara mudah melalui Makmur, sebuah platform investasi digital yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD). Perlu diingat, seluruh manajer investasi dan produk reksa dana yang ada di Makmur sudah dikurasi secara profesional.


Di Makmur, Anda dapat memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itureksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Bright January dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

The Fed Naikkan Suku Bunga ke 3,75%–4,00%, Apa Dampaknya bagi Investor Indonesia?

Key Takeaways: Federal Open Market Committee (FOMC) atau komite kebijakan moneter Federal Reserve resmi menaikkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin persentase menjadi 3,75% sampai 4,00% pada 16 September 2026. Keputusan tersebut disetujui secara bulat melalui voting, dengan hasil 12 suara setuju tanpa adanya perbedaan pendapat.  Dalam pernyataan resminya, komite FOMC menempatkan keputusan tersebut […]

author
Content Management
calendar
18 September 2026
Artikel

Menilai Penggunaan Dana Hasil Right Issue, Apa yang Harus Diperhatikan Investor Sebelum Menebusnya?

Key Takeaways: Right issue merupakan salah satu aksi korporasi yang cukup sering dilakukan oleh emiten di pasar modal. Aksi right issue memberikan kesempatan bagi pemegang saham lama untuk menambah kepemilikan dengan harga tertentu sebelum saham baru ditawarkan lebih luas. Menilai penggunaan dana right issue menjadi langkah krusial sebelum memutuskan untuk menebus atau melepas hak tersebut. […]

author
Content Management
calendar
17 September 2026
Artikel

Mengapa Investor Wajib Menghitung Risiko Negative Real Return? Ini Alasannya

Key Takeaways: Banyak investor merasa puas ketika melihat nilai investasi mereka terus bertambah dari waktu ke waktu. Namun, pertumbuhan nominal tersebut belum tentu mencerminkan peningkatan kesejahteraan yang sebenarnya. Ada satu faktor penting yang sering diabaikan, yaitu inflasi. Investor wajib menghitung risiko negative real return karena inflasi yang tinggi dapat membuat nilai riil atau daya beli […]

author
Content Management
calendar
16 September 2026
Artikel

Tertarik Investasi Saham Ala Lo Kheng Hong? Ini Cara Memilih Perusahaan yang Fundamentalnya Kuat

Key Takeaways: Lo Kheng Hong dikenal sebagai salah satu investor terkemuka di Indonesia yang telah menunjukkan konsistensinya dalam berinvestasi di saham sejak lama. Dengan mengadopsi filosofi value investing, Lo Kheng Hong percaya bahwa investasi yang baik harus didasarkan pada perusahaan dengan fundamental yang kuat, bukan hanya sekadar fluktuasi harga jangka pendek.  Mari kita ulas lebih […]

author
Content Management
calendar
15 September 2026
Artikel

Belanja Pemerintah dan Investasi: Seberapa Besar Keterkaitannya?

Key Takeaways: Multiplier effect adalah kondisi ketika perubahan awal pada pengeluaran menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap pendapatan maupun output ekonomi secara keseluruhan. Proses ini terjadi karena pengeluaran satu pihak akan menjadi pendapatan bagi pihak lain, yang kemudian kembali dibelanjakan sehingga menciptakan putaran aktivitas ekonomi baru. Salah satu sumber multiplier effect yang paling sering dibahas […]

author
Content Management
calendar
10 September 2026
Artikel

Ke Mana Dana Asing Mengalir? Membaca Sinyal Pasar Lewat Makro Flow of Funds Analysis

Key Takeaways: Aliran dana asing merupakan pergerakan masuk dan keluarnya modal investasi dari investor asing ke suatu negara. Pergerakan ini menjadi salah satu indikator yang sering diamati pelaku pasar karena dapat memberikan gambaran mengenai preferensi risiko investor global terhadap suatu negara. Di tengah ketidakpastian ekonomi global sepanjang 2026, sikap investor asing terhadap Indonesia menunjukkan dinamika […]

author
Content Management
calendar
09 September 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0