Artikel

Cara Menganalisis Kesehatan Emiten melalui Perubahan Enterprise Value

author
Content Management
author
09 Januari 2026
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Key Takeaways:

  • Enterprise Value (EV) mencerminkan nilai total sebuah perusahaan dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar, utang, dan kas yang dimiliki.
  • Perubahan EV dapat mengindikasikan peningkatan atau penurunan kesehatan keuangan perusahaan. 
  • Penurunan EV karena utang yang berkurang dan kas yang meningkat merupakan sinyal positif atas pengelolaan risiko dan likuiditas perusahaan.
  • Dengan menghitung EV, Anda bisa menilai apakah sebuah emiten sedang mengalami tekanan keuangan atau justru memperkuat fondasi bisnisnya.

Dalam berinvestasi saham, dibutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap berbagai aspek fundamental perusahaan untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan potensi keuntungan. Salah satu pendekatan penting dalam analisis ini adalah dengan menilai seberapa sehat kondisi keuangan suatu perusahaan.

Memahami kondisi keuangan perusahaan secara mendalam merupakan langkah yang penting, karena nilai sebuah perusahaan tidak selalu tercermin dari harga sahamnya saja. Ada banyak faktor lain yang perlu diperhatikan untuk benar-benar mengetahui seberapa sehat dan kuat suatu perusahaan secara finansial.

Salah satu cara untuk mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang nilai dan posisi keuangan sebuah perusahaan adalah dengan melihat Enterprise Value (EV). Berbeda dengan kapitalisasi pasar yang hanya menghitung harga saham dan jumlah saham yang beredar, EV membantu investor memahami berapa besar valuasi perusahaan secara keseluruhan, termasuk beban utang yang harus ditanggung dan kas atau setara kas yang bisa dimanfaatkan.

Analisis Emiten dari Perubahan Enterprise Value

Enterprise Value (EV) adalah ukuran yang menggambarkan total nilai perusahaan. EV tidak hanya memperhitungkan kapitalisasi pasar atau nilai saham yang beredar, tetapi juga mencakup utang perusahaan yang perlu dilunasi dan kas yang dimiliki. Oleh karena itu, EV lebih menggambarkan nilai perusahaan secara keseluruhan, bagi investor.

Rumus untuk menghitung EV adalah:

Enterprise Value (EV) = Kapitalisasi Pasar + Total Utang – Kas dan Setara Kas

Di mana:

  • Kapitalisasi pasar adalah harga saham dikalikan dengan jumlah saham yang beredar.
  • Utang meliputi utang jangka pendek dan jangka panjang yang dimiliki oleh perusahaan.
  • Kas dan setara kas adalah jumlah kas yang dimiliki oleh perusahaan.

Mengapa perubahan EV penting untuk kesehatan emiten?

Perubahan dalam Enterprise Value (EV) dapat memberikan wawasan penting mengenai bagaimana perusahaan dikelola, apakah ada masalah dalam manajemen utang, atau apakah perusahaan memiliki kemampuan untuk menghasilkan laba yang stabil dan berkembang. Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan EV dan bagaimana hal tersebut dapat menunjukkan kesehatan emiten:

  1. Perubahan dalam kapitalisasi pasar

Kapitalisasi pasar yang meningkat menunjukkan bahwa pasar memiliki pandangan positif terhadap prospek perusahaan, sementara penurunan kapitalisasi pasar dapat mengindikasikan adanya penurunan dalam kepercayaan pasar terhadap perusahaan.

  1. Perubahan dalam utang

Peningkatan utang yang signifikan tetapi tidak sebanding dengan pertumbuhan kinerja keuangan dapat meningkatkan EV, namun hal ini juga menunjukkan bahwa perusahaan lebih bergantung pada pembiayaan eksternal, yang dapat berisiko jika kondisi pasar atau bisnis memburuk. Sebaliknya, pengurangan utang menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengurangi risiko keuangan.

  1. Kas dan setara kas

Penurunan kas perusahaan dapat meningkatkan EV karena mencerminkan penggunaan kas untuk membayar utang atau pengeluaran besar lainnya. Sebaliknya, peningkatan kas bisa menunjukkan bahwa perusahaan sedang memperbaiki likuiditasnya, yang dapat meningkatkan EV.

Contoh perhitungan EV 

Sebagai contoh perhitungan, perusahaan XYZ memiliki informasi keuangan sebagai berikut:

  • Harga saham XYZ: Rp2.000 per lembar
  • Jumlah saham yang beredar: 500 juta lembar
  • Utang jangka pendek: Rp1 triliun
  • Utang jangka panjang: Rp2 triliun
  • Kas dan setara kas: Rp500 miliar

1. Langkah pertama, menghitung kapitalisasi pasar

Kapitalisasi Pasar = Harga Saham × Jumlah Saham Beredar
  • Kapitalisasi Pasar = Rp2.000 × 500.000.000
  • Kapitalisasi Pasar = Rp1 triliun

2. Langkah berikutnya, hitung total utang

Total Utang = Utang Jangka Pendek + Utang Jangka Panjang
  • Total Utang = Rp1 triliun + Rp2 triliun
  • Total Utang = Rp3 triliun

3. Kemudian, lanjutkan dengan menghitung EV 

EV = Kapitalisasi Pasar + Total Utang – Kas dan Setara Kas
  • EV = Rp1 triliun + Rp3 triliun – Rp500 miliar
  • EV = Rp3,5 triliun

Dengan demikian, EV perusahaan XYZ adalah Rp3,5 triliun. Sekarang, jika dalam setahun ke depan perusahaan XYZ mengurangi utangnya dan menambah kas sebagai berikut:

  • Utang jangka pendek: Rp800 miliar
  • Utang jangka panjang: Rp1,2 triliun
  • Kas dan setara kas: Rp700 miliar
  • Kapitalisasi pasar: Rp1 triliun (tidak berubah)

Maka, langkah perhitungannya dimulai dengan menghitung total utang baru, menjumlahkan utang jangka pendek dan utang jangka panjang.

Total Utang = Utang Jangka Pendek + Utang Jangka Panjang
  • Total Utang Baru = Rp800 miliar + Rp1,2 triliun
  • Total Utang Baru = Rp2 triliun

Setelah total utang baru diketahui, EV dihitung kembali menggunakan rumus EV.

EV = Kapitalisasi Pasar + Total Utang – Kas dan Setara Kas
  • Enterprise Value (EV) baru = Rp1 triliun + Rp2 triliun – Rp700 miliar
  • EV baru = Rp2,3 triliun

Analisis perubahan EV

  • EV sebelumnya: Rp3,5 triliun
  • EV sekarang: Rp2,3 triliun

Dari contoh di atas, penurunan EV dari Rp3,5 triliun menjadi Rp2,3 triliun disebabkan oleh dua hal utama, yaitu penurunan total utang dan peningkatan kas.

Meskipun penurunan EV sering dianggap sebagai sinyal negatif, dalam kasus di atas justru mencerminkan perbaikan struktur keuangan perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengurangi ketergantungan terhadap utang dan memperkuat posisi likuiditasnya. Perubahan ini merupakan indikasi positif karena perusahaan menjadi lebih sehat secara finansial dan memiliki risiko yang lebih rendah.

Namun, penting untuk tidak menilai EV secara absolut hanya berdasarkan nilai EV naik atau turun. Setiap perubahan dalam EV harus dianalisis lebih lanjut untuk memahami penyebabnya. Misalnya, penurunan EV bisa terjadi karena pengurangan utang yang memperbaiki struktur modal, sementara kenaikan EV bisa mencerminkan pertumbuhan bisnis yang positif. 

Oleh karena itu, penyebab perubahan EV harus diperhatikan agar dapat menilai dampaknya terhadap kondisi keuangan perusahaan secara lebih akurat. Menganalisis kesehatan emiten melalui perubahan Enterprise Value (EV) memberikan insight yang lebih komprehensif tentang keadaan keuangan perusahaan, di luar sekadar melihat laba atau pendapatan. 

Sebagai catatan, memahami kondisi keuangan emiten bisa saja terasa kompleks dan memakan waktu bagi sebagian investor. Tidak semua orang punya kesempatan untuk membaca laporan keuangan atau menghitung rasio keuangan secara rutin. Namun, bukan berarti Anda harus melewatkan peluang dari pertumbuhan perusahaan-perusahaan yang dikelola dengan baik.

Jika Anda ingin mendapatkan eksposur terhadap emiten-emiten yang memiliki kondisi keuangan sehat, salah satu cara yang dapat dipertimbangkan adalah berinvestasi melalui reksa dana saham. Instrumen ini dikelola oleh manajer investasi (MI) profesional yang memiliki keahlian dalam analisis fundamental perusahaan, termasuk menggunakan indikator seperti EV untuk menilai kelayakan investasi.

Dengan berinvestasi di reksa dana saham, Anda tidak perlu melakukan analisis keuangan secara langsung, karena proses pemilihan saham dilakukan MI berdasarkan riset yang mendalam dan strategi yang terukur. Anda bisa berinvestasi reksa dana saham melalui Makmur, perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ada beragam produk reksa dana yang bisa Anda pilih, salah satunya Sucorinvest Sustainability Equity Fund. Berdasarkan data per 07 Januari 2026, reksa dana ini mencatatkan pertumbuhan yang solid dalam 1 tahun terakhir sebesar 41,82%.


Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Bright January, dan promo Semua Bisa Makmur.

Link: Promo-Promo di Makmur

Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:

Website: Makmur.id


Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Pencapaian Strategis Bursa Efek Indonesia 2025 Menuju Penguatan Pasar Modal Indonesia 2026

Key Takeaways: Tahun 2025 menjadi periode penting Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memperkuat pasar modal Indonesia, seiring implementasi berbagai kebijakan yang mendorong perubahan struktural secara berkelanjutan. Melalui fokus pada pendalaman likuiditas, peningkatan transparansi perdagangan, serta pengembangan inovasi produk yang relevan bagi investor pasar modal, BEI tidak hanya memperkokoh fondasi domestik, tetapi juga meningkatkan daya saing […]

author
Content Management
calendar
06 Januari 2026
Artikel

Emas Naik Signifikan di 2025, Instrumen Investasi Apa yang Berpotensi di 2026?

Key Takeaways: Kenaikan harga emas 2025 menyita perhatian banyak investor. Pada awal Januari 2025, harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tercatat dijual seharga Rp1.553.000 per gram. Namun per 31 Desember 2025, harga emas tersebut melonjak hingga Rp2.501.000 per gram. Kenaikan ini mencerminkan lonjakan harga sebesar sekitar 61,04% dalam waktu satu tahun. Fenomena […]

author
Content Management
calendar
05 Januari 2026
Artikel

Mengapa DuPont Analysis Penting untuk Evaluasi Saham Jangka Panjang? Ini Penjelasannya

Key Takeaways: DuPont Analysis merupakan metode yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan secara lebih mendalam. Dikenalkan pertama kali oleh perusahaan kimia DuPont pada tahun 1920-an, analisis ini bisa dimanfaatkan investor untuk memecah return on equity (ROE), menjadi beberapa komponen yang lebih spesifik.  Dengan demikian, DuPont Analysis memberikan wawasan yang lebih jelas tentang faktor apa […]

author
Content Management
calendar
02 Januari 2026
Artikel

Mengenal Aksi Korporasi yang Memengaruhi Harga Saham

Key Takeaways: Pergerakan harga saham tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan sentimen pasar, tetapi juga oleh aksi korporasi yang dilakukan oleh emiten. Setiap aksi korporasi mencerminkan langkah strategis perusahaan yang berpotensi memengaruhi nilai saham serta arah pengambilan keputusan pemegang saham. Memahami jenis-jenis aksi korporasi dan dampaknya terhadap pasar menjadi langkah penting untuk membangun keputusan […]

author
Content Management
calendar
01 Januari 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan Return Tertinggi Sepanjang 2025

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp243,41 triliun per November 2025, tertinggi di antara jenis reksa dana lainnya. Untuk memastikan kualitas reksa dana, Makmur menyeleksi RDPT dari manajer investasi (MI) bereputasi baik, […]

author
Content Management
calendar
31 Desember 2025
Bergabunglah dengan lebih dari 500 ribu investor yang telah berinvestasi di Makmur
ios-app-storeandroid-googleplay-store
Hak Cipta ©2019 - 2025 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT INOVASI FINANSIAL TEKNOLOGI (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semua investasi mengandung risiko dan kemungkinan kerugian nilai investasi. Kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Simulasi investasi disediakan untuk tujuan informasi dan ilustrasi. Reksa dana adalah produk Manajer Investasi (MI) dan bukan produk APERD. APERD tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio yang dilakukan oleh MI.