makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Kisah “Quant King” dalam dunia Investasi, Siapakah Dia?

author
Content Management
author
16 Mei 2024
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Jim Simons, sering dijuluki sebagai “Quant King” dan merupakan sosok legendaris dalam dunia investasi. Dikenal sebagai pendiri Renaissance Technologies (RenTech), sebuah perusahaan hedge fund yang terkenal dengan pendekatan kuantitatifnya. Simons telah mengubah cara pandang banyak orang tentang investasi. Dengan latar belakang sebagai seorang matematikawan, Simons membawa pendekatan matematika dan algoritma ke dalam dunia keuangan.

Awal Karier Jim Simons

Jim Simons lahir pada tahun 1938 di Newton, Massachusetts. Ia memperoleh gelar sarjana matematika dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan gelar Ph.D. dari University of California, Berkeley. Sebelum terjun ke dalam dunia keuangan, Simons adalah seorang akademisi. Pada awal karirnya, ia bekerja sebagai profesor matematika dan bahkan terlibat dalam pemecahan kode untuk National Security Agency (NSA).

Pada tahun 1982, Jim Simons mendirikan Renaissance Technologies, di mana ia mulai mengembangkan strategi investasi berbasis algoritma dan data kuantitatif.

Renaissance Technologies dan Medallion Fund

Renaissance Technologies adalah salah satu perusahaan hedge fund yang dinilai sukses. Keberhasilan utama firma ini terletak pada Medallion fund, sebuah fund eksklusif terkenal karena kinerjanya yang positif dan membuat Jim Simons mampu menghasilkan rata-rata keuntungan sebesar 39% per tahun dari investasinya.

Adapun pada periode antara 1988 – 2020, Jim Simons berhasil membukukan keuntungan lebih dari US$ 100 miliar. Sebagian besar keuntungan tersebut berasal dari Medallion fund.

Keberhasilan Medallion fund didasarkan pada penggunaan model-model matematis dan algoritma yang kompleks untuk menganalisis data pasar. Tim di Renaissance yang terdiri dari ahli matematika, fisikawan, dan ilmuwan komputer, bekerja sama untuk mengembangkan dan menyempurnakan model-model ini. Mereka menggunakan teknik-teknik seperti analisis regresi dan pengenalan pola untuk memprediksi pergerakan pasar.

Salah satu kunci keberhasilan Simons yaitu kemampuannya untuk merekrut dan mempertahankan talenta terbaik di bidang sains dan teknologi. Di Renaissance, para peneliti diberikan kebebasan untuk bereksperimen dan mengembangkan model-model baru, menciptakan lingkungan yang mendorong inovasi serta kreativitas.

Menjadi Seorang Filantropi

Jim Simons pensiun dari Renaissance Technologies pada tahun 2009. Di luar dunia keuangan, Simons juga dikenal sebagai filantropis yang dermawan. 

Salah satu kontribusi besar Jim Simons adalah pendanaan untuk penelitian autisme dan program-program pendidikan matematika serta sains. Simons juga mendirikan Math for America, sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Amerika Serikat dengan mendukung guru-guru matematika. Simons telah menyumbang sekitar US$ 6 miliar atau Rp 96 triliun untuk kepentingan orang banyak sepanjang hidupnya. 

Jim Simons adalah sosok yang unik dalam dunia investasi. Dengan menggabungkan keahliannya dalam matematika dan sains di pasar keuangan, ia telah menciptakan salah satu perusahaan investasi paling sukses sepanjang masa. Pendekatan kuantitatif yang digunakan telah menginspirasi banyak investor dan mengubah cara pandang terhadap analisis pasar. Namun sayangnya Jim Simons telah meninggal dunia pada 10 Mei 2024 di usia 86 tahun.

Sekarang kita bisa belajar dari Jim Simons, bahwa untuk mencapai keuntungan dalam dunia keuangan, salah satunya dengan cara berinvestasi dan mengandalkan data untuk menganalisisnya. 

Bila kamu masih bingung ingin berinvestasi di mana, kamu bisa berinvestasi di aplikasi Makmur. Di aplikasi ini kamu dapat menemukan 15 manajer investasi dan lebih dari 100 produk reksa dana yang terkurasi secara ketat untuk memudahkanmu dalam menyesuaikan antara tujuan investasi, profil risiko, dan produk reksa dana yang ingin dipilih.

Ada hal yang perlu dilakukan sebelum kamu berinvestasi, yaitu tentukan rencana finansialmu terlebih dahulu, kemudian pahami profil risiko investasimu dan baru pilih reksa dana yang sesuai dengan tujuan atau impianmu ke depan.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo yang tertera pada link di bawah ini untuk menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Oh iya, gak hanya melalui perangkat hp saja, kamu bisa menggunakan aplikasi Makmur melalui website lho bila ingin berinvestasi di depan laptop atau komputer, wajib banget klik link di bawah ini!

Web Aplikasi Makmur

Kemudian kamu juga bisa menambah wawasan dengan cara membaca informasi atau artikel menarik di website Makmur. Klik linknya sekarang juga ya.

Website: Makmur.id


Editor: Benrik Anthony (bersertifikasi WAPERD dan WMI)

Penulis: Ilham Fitriadi Budiarto

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Defisit APBN Januari 2026 Capai Rp54,6 Triliun, Pemerintah Tegaskan Masih Sesuai Rencana Fiskal

Key Takeaways: Pada Januari 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tercatat mengalami defisit. Berdasarkan pengumuman Kementerian Keuangan pada 23 Februari 2026, pendapatan negara tercatat sebesar Rp172,7 triliun dan belanja negara sebesar Rp227,3 triliun. Selisih tersebut menghasilkan defisit sebesar Rp54,6 triliun atau setara 0,21% terhadap produk domestik bruto (PDB). Gambar 1. Realisasi APBN per Januari […]

author
Content Management
calendar
27 Februari 2026
Artikel

Trading Halt Terjadi? Ini Sikap dan Langkah yang Perlu Dilakukan Investor

Key Takeaways:  Ketika terjadi trading halt di pasar saham, tidak sedikit investor yang merasa cemas dan bingung menentukan langkah selanjutnya. Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa trading halt merupakan penghentian sementara perdagangan saham di bursa efek dalam jangka waktu tertentu.  Meski kerap menimbulkan rasa panik, pemahaman yang baik mengenai trading halt, penyebabnya, […]

author
Content Management
calendar
26 Februari 2026
Artikel

Saham Growth vs Value Membutuhkan Strategi Berbeda, Ini yang Perlu Anda Pertimbangkan

Key Takeaways: Ketika berinvestasi saham, penting untuk memahami karakteristik jenis saham yang Anda beli karena setiap saham memiliki potensi imbal hasil yang berbeda, khususnya antara saham growth dan saham value. Di Indonesia, saham growth merupakan saham dari perusahaan yang menunjukkan pertumbuhan laba bersih di atas rata-rata industri atau terus melakukan ekspansi secara agresif.  Sebaliknya, saham […]

author
Lia Andani
calendar
24 Februari 2026
Artikel

Dari Kinerja hingga Kepatuhan, Ini Berbagai Faktor yang Memicu Munculnya Notasi Saham

Key Takeaways: Banyak investor yang ingin membeli saham kerap tidak menyadari adanya notasi khusus yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Notasi tersebut merupakan simbol atau kode yang digunakan untuk mengidentifikasi saham suatu perusahaan yang terdaftar di bursa efek. Notasi ini sangat penting karena memudahkan investor dalam melakukan transaksi jual beli saham serta memudahkan pengawasan […]

author
Content Management
calendar
23 Februari 2026
Artikel

Jangan Hanya Lihat Return, Ini Aspek Risiko Reksa Dana yang Perlu Dipertimbangkan

Key Takeaways: Dalam berinvestasi pada reksa dana, banyak investor yang lebih fokus pada return atau imbal hasil yang dapat diperoleh. Meskipun return merupakan salah satu pertimbangan utama, penting untuk tidak mengabaikan aspek risiko yang menyertainya. Risiko pada reksa dana dapat berasal dari berbagai faktor yang memengaruhi kinerja investasi. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai […]

author
Content Management
calendar
20 Februari 2026
Artikel

Saham dengan Free Float Rendah, Apakah Layak untuk Investasi Jangka Panjang?

Key Takeaways: Keberhasilan dalam berinvestasi saham melibatkan berbagai faktor, salah satunya adalah menilai apakah saham dengan free float rendah layak untuk investasi jangka panjang. Free float saham merujuk pada jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar terbuka, yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali ataupun pihak korporasi. Saham dengan free float rendah dapat memengaruhi […]

author
Content Management
calendar
19 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0