makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

Investasi Reksa Dana = Diversifikasi Otomatis, Apa Maksudnya?

author
Content Management
author
30 Oktober 2024
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Reksa dana saat ini masih menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati investor. Hal ini tercermin dari jumlah investor reksa dana yang mencapai 13,15 juta per September 2024. Tingginya minat berinvestasi reksa dana tidak terlepas dari banyaknya keunggulan dari instrumen ini. Salah satu keunggulan reksa dana dibandingkan dengan instrumen investasi lain adalah adanya diversifikasi otomatis. Diversifikasi otomatis ini memungkinkan adanya perlindungan portofoliomu dari fluktuasi pasar yang signifikan. Pada artikel kali ini, Makmur akan mengajak kamu mengenal strategi diversifikasi dan adanya diversifikasi otomatis dalam reksa dana. Yuk, disimak!

Apa Itu Diversifikasi

Sebelum masuk ke pembahasan inti, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu konsep diversifikasi. Diversifikasi berarti menempatkan dana investasi di beberapa instrumen investasi yang berbeda karakteristiknya, baik dari sisi likuiditas, risiko, dan potensi return-nya. Konsep diversifikasi didasarkan pada gagasan bahwa tidak semua aset/instrumen akan bergerak naik atau turun secara bersamaan. Dengan memiliki portofolio yang terdiri dari berbagai jenis aset, kamu dapat melindungi investasimu dari fluktuasi yang mungkin terjadi di satu aset atau sektor tertentu.

Ada sejumlah manfaat yang kamu dapatkan jika melakukan diversifikasi aset.

1. Meminimalkan Risiko Kerugian

Semakin beragam instrumen dalam portofolio investasi, semakin kecil risiko kerugian yang mungkin dihadapi. Jika satu investasi dalam portofolio mengalami kerugian atau berkinerja kurang baik, instrumen lain dapat membantu mengurangi dampak risiko tersebut. Dengan demikian, diversifikasi menciptakan keseimbangan, di mana penurunan nilai pada satu instrumen bisa diimbangi oleh kenaikan pada instrumen lainnya.

2. Mengurangi Ketergantungan terhadap Satu Jenis Aset

Dengan menyebarkan dana ke berbagai instrumen dan sektor, kamu tidak sepenuhnya bergantung pada kinerja satu aset atau sektor tertentu. Dengan melakukan diversifikasi, investor bisa menemukan potensi keuntungan di instrumen investasi lain, tanpa bergantung pada satu jenis aset saja.

3. Membantu Menemukan Formula Investasi yang Tepat

Salah satu manfaat dari diversifikasi investasi adalah membantu investor menemukan strategi yang sesuai dengan profil risiko. Dengan diversifikasi, investor dapat terus belajar dan mencoba berbagai cara untuk mengalokasikan dana ke instrumen yang paling cocok dengan kebutuhan dan kondisi pasar saat ini. Untuk menentukan strategi alokasi yang optimal, investor perlu mempertimbangkan profil risikonya, tingkat risiko setiap instrumen, serta tujuan dan jangka waktu investasi.

Namun, perlu diingat bahwa diversifikasi tidak menjamin sepenuhnya bebas risiko. Meskipun membantu mengurangi risiko, diversifikasi tidak dapat menghilangkan risiko fluktuasi pasar secara keseluruhan, terutama jika terjadi krisis ekonomi besar yang mempengaruhi semua sektor secara bersamaan. Selain itu, diversifikasi yang berlebihan juga bisa mengurangi potensi return. Oleh karena itu, penting bagi Sobat Makmur untuk melakukan diversifikasi secara seimbang dan memilih aset-aset yang sesuai dengan profil risiko masing-masing. Diversifikasi juga membutuhkan keahlian dan kejelian khusus dalam memilih aset yang cocok. Sehingga, kurang cocok dilakukan jika kamu tidak memiliki banyak waktu luang.

Diversifikasi Otomatis dengan Reksa Dana

Bagi Sobat Makmur yang ingin melakukan diversifikasi aset namun tidak memiliki pengetahuan dan waktu yang cukup, kamu bisa memilih berinvestasi di reksa dana. Dengan membeli reksa dana, tandanya kamu telah melakukan diversifikasi otomatis. Dalam artian, kamu tidak perlu repot untuk membeli beberapa jenis aset karena danamu sudah dikelola secara otomatis dan profesional oleh Manajer Investasi (MI). Hal ini cocok terutama bagi kamu yang baru mulai dan belum terlalu paham cara memilih portofolio yang seimbang.

Nantinya, MI akan bertanggung jawab memilih aset yang akan dimasukkan dalam portofolio reksa dana, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, tergantung jenis reksa dana apa yang kamu beli. Pastinya, pemilihan aset dilakukan berdasarkan analisis mendalam dan disertai dengan sejumlah analisis dan pertimbangan makro ekonomi. Diversifikasi otomatis ini juga memungkinkan Sobat Makmur untuk memperoleh manfaat dari portofolio yang terdiversifikasi dengan lebih mudah, karena reksa dana diatur dan dikelola oleh manajer investasi profesional yang memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi pasar.

Jika kamu berminat melakukan diversifikasi aset yang beragam, kamu bisa mencermati reksa dana campuran. Reksa dana campuran adalah salah satu jenis reksa dana yang portofolionya berisi beragam instrumen investasi seperti saham, obligasi, sukuk deposito dan juga instrumen pasar uang. Komposisi portofolio pada reksa dana campuran tidak boleh melebih 79% dari masing-masing instrumen tersebut. Salah satu keunggulan reksa dana campuran adalah karena reksa dana campuran tidak terfokus pada satu jenis aset saja. Misal, ketika harga saham sedang turun, maka potensi kerugian penurunan harga saham dapat ditutupi oleh kenaikan nilai obligasi. Diversifikasi ini membantu melindungi nilai investasimu secara keseluruhan.

Contohnya yakni pada reksa dana Sucorinvest Anak Pintar yang merupakan reksa dana campuran besutan PT Sucorinvest Asset Management. Mengacu fund fact sheet tertanggal 30 September 2024, sebanyak 78,67% dari reksa dana ini ditempatkan di instrumen saham, sebesar 18,66% ditempatkan di instrumen obligasi dan/atau sukuk, sisanya 2,67% ditempatkan di instrumen pasar uang dalam negeri.

Nah, Sobat Makmur, itu dia sedikit penjelasan mengenai diversifikasi otomatis jika kamu berinvestasi di reksa dana. Namun, penting kamu catat bahwa bahwa diversifikasi otomatis dalam reksa dana bukanlah jaminan pasti untuk menghindari kerugian. Walaupun dapat meminimalkan risiko, diversifikasi tidak dapat menghilangkan risiko sepenuhnya.

Pastikan juga kamu membeli reksa dana di platform investasi terpercaya seperti Makmur. Di Makmur, kamu bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo Outstanding October, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Benrik Anthony (bersertifikasi WAPERD dan WMI)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

5 Reksa Dana Pasar Uang Terbaik Berdasarkan Return per Oktober 2026

Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal […]

author
Content Management
calendar
31 Oktober 2026
Artikel

5 Reksa Dana Pendapatan Tetap Terbaik Berdasarkan Return per Oktober 2026

Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp211,23 triliun per September 2026. Meski turun 3,57% dibandingkan Agustus 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. RDPT mengalokasikan […]

author
Content Management
calendar
31 Oktober 2026
Artikel

5 Reksa Dana USD Terbaik Berdasarkan Return per Oktober 2026

Sepanjang Oktober 2026, rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar AS. Setelah berada di level terkuatnya di Rp17.873 per dolar AS pada 2 Oktober 2026, rupiah menembus level Rp18.000 per dolar AS pada pertengahan bulan dan sempat menyentuh level terlemah di Rp18.180 per dolar AS pada 28 Oktober 2026. Rupiah ditutup di level Rp18.125 per dolar […]

author
Content Management
calendar
31 Oktober 2026
Artikel

Suku Bunga Tinggi Menekan Sektor Properti, Apakah Selalu Berarti Buruk untuk Valuasi Sahamnya?

Key Takeaways: Suku bunga acuan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kinerja sektor properti. Kenaikan suku bunga dapat meningkatkan cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), menambah biaya pendanaan, serta menekan valuasi aset melalui kenaikan tingkat diskonto. Bank Indonesia menaikkan BI-Rate sebesar 100 basis poin dalam waktu kurang dari satu bulan pada kuartal II 2026, dari 4,75% […]

author
Content Management
calendar
30 Oktober 2026
Artikel

Dana Darurat di Rekening Tabungan Tergerus Inflasi, Instrumen Apa yang Membantu Menjaga Daya Beli dan Tetap Mudah Dicairkan?

Key Takeaways: Dana darurat adalah dana yang disiapkan untuk kebutuhan mendesak yang tidak terduga, seperti biaya kesehatan, perbaikan rumah, atau kehilangan pendapatan. Karena fungsinya tersebut, syarat utamanya adalah mudah dicairkan dan nilainya relatif stabil. Persoalannya, dua syarat tersebut tidak otomatis berarti nilainya terjaga. Pada September 2026, inflasi tahunan tercatat 3,28%, sementara bunga tabungan reguler di […]

author
Content Management
calendar
27 Oktober 2026
Artikel

Emas dan Dolar AS Sama-sama Dianggap Aset Lindung Nilai, Mana yang Lebih Efektif Melindungi Portofolio dari Inflasi dan Pelemahan Rupiah?

Key Takeaways: Sepanjang YTD 2026, investor domestik menghadapi tiga tekanan sekaligus. Inflasi meningkat ke 3,28% secara tahunan pada September, sementara rupiah sempat melewati Rp18.000 per dolar AS pada akhir September 2026. Dalam kondisi seperti itu, emas dan dolar AS sering dipandang sebagai aset lindung nilai. Namun, keduanya bekerja melalui mekanisme yang berbeda dan memberikan hasil […]

author
Content Management
calendar
26 Oktober 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0