Keluarga muda seringkali dihadapkan pada tantangan dalam mengatur keuangan, terutama saat weekend tiba. Selama weekend, banyak tawaran hiburan dan aktivitas yang menggiurkan yang bisa membuat istirahat dari penat kerja selama hari Senin-Jumat.
Nyatanya, kegiatan-kegiatan selama weekend bisa memberikan dampak negatif seperti menghabiskan uang secara impulsif yang ujungnya membuat berantakan perencanaan keuangan mu dan pasangan.
Oleh karena itu, penting bagi keluarga muda untuk memiliki perencanaan keuangan yang baik saat akhir pekan.
Baca Juga: 5 Redflag Dalam Mengatur Keuangan Rumah Tangga
Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu keluarga muda mengatur uang mereka dengan bijak saat akhir pekan:
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat anggaran khusus untuk akhir pekan.
Tentukan berapa jumlah uang yang ingin kamu alokasikan untuk hiburan dan aktivitas selama akhir pekan. Dengan memiliki anggaran yang jelas, kamu dapat menghindari pengeluaran berlebihan dan lebih mudah mengendalikan keuangan keluarga.
Saat merencanakan kegiatan akhir pekan, prioritaskan kegiatan yang tidak menghabiskan banyak uang.
Banyak kegiatan yang bisa dinikmati secara gratis atau dengan biaya rendah, seperti piknik di taman, bersepeda, jalan-jalan saat Car Free Day atau jogging bersama pasangan dan anak di sekitar daerah kota.
Ini adalah cara yang bagus untuk menghemat uang sambil tetap menikmati waktu bersama keluarga.
Banyak tempat hiburan, restoran, dan toko menawarkan promo dan penawaran khusus selama akhir pekan.
Manfaatkan ini untuk menghemat uang. Cari tahu tentang promo-promo melalui akun sosial media tempat yang ingin kamu kunjungi. Dengan memanfaatkan promo maka kamu akan lebih hemat tanpa harus membayar extra seperti hari biasa.
Berburu promo memang sangat berguna untuk menghemat keuangan keluarga, namun jangan sampai promo-promo yang ada bikin kamu lebih konsumtif.
Sebelum pergi untuk kegiatan waktu weekend, diskusikan dengan pasangan atau anggota keluarga lainnya mengenai batas pengeluaran yang harus dipegang.
Jika setiap anggota keluarga mengetahui batasannya, maka lebih mudah untuk menghindari pengeluaran berlebihan. Lebih baik mengatur budget pengeluaran diawal daripada menyesal di akhir, bukan?
Ingatlah bahwa pengalaman sering kali lebih berharga daripada barang.
Daripada menghabiskan uang untuk membeli barang-barang yang tidak begitu penting, pertimbangkan untuk menginvestasikan uang dalam pengalaman bersama keluarga.
Misalnya, merencanakan liburan singkat atau menghadiri acara budaya di kota. Ikut kegiatan di event-event saat weekend dan lainnya. Perkaya pengalamanmu agar hidup semakin lebih asyik bersama keluarga.
Weekend adalah waktu yang berharga untuk keluarga muda bersenang-senang dan menjalin hubungan yang lebih erat.
Dengan merencanakan keuangan dengan bijak, kamu dapat menikmati waktu bersama keluarga tanpa merasa terbebani oleh masalah keuangan. Mengikuti tips di atas dapat membantu menjalani akhir pekan yang menyenangkan tanpa mengorbankan stabilitas keuangan keluarga.
Selamat bersenang-senang dan bijak dalam mengatur uang saat weekend!
***
Editor: Benrik Anthony (bersertifikasi WAPERD dan WMI)
Penulis: Diestra Perdana
Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.
Link: Promo-Promo Makmur
Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.
Website: Makmur.id
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]
Reksa dana campuran merupakan instrumen investasi yang mengalokasikan dana pada instrumen saham, obligasi, dan instrumen pasar uang, dengan masing-masing aset tidak melebihi 79% dari total portofolio. Diversifikasi ini memberikan keseimbangan antara potensi pertumbuhan dan stabilitas, sehingga cocok bagi investor dengan profil risiko moderat dan tujuan investasi jangka menengah hingga panjang. Makmur menyeleksi reksa dana campuran […]
Pasar saham domestik sepanjang Juli 2026 bergerak dengan volatilitas yang cukup tinggi. Pada awal bulan, IHSG masih diproyeksikan mencatatkan kinerja positif, didukung pemulihan laba sektor perbankan pada Semester I 2026 serta komitmen pemerintah menjaga defisit APBN di bawah 3%. Di sisi lain, masuknya pasar modal Indonesia ke dalam watchlist S&P Global dinilai belum memberikan dampak […]