






Pasar saham domestik mengalami tekanan signifikan sepanjang Juni 2026. IHSG melemah tajam pada pekan pertama bulan ini seiring dampak rebalancing MSCI yang mulai berlaku 1 Juni 2026, sebelum sempat rebound pada pekan kedua. Tekanan kembali meningkat menjelang akhir bulan setelah MSCI mengumumkan pada 24 Juni 2026 keputusannya mempertahankan status Indonesia sebagai Emerging Market, namun dengan sejumlah catatan terkait investabilitas Bursa Efek Indonesia.
MSCI menyatakan masih memerlukan waktu untuk evaluasi lebih lanjut. Hal ini mendorong IHSG terkoreksi 3,56% pada hari pengumuman tersebut. Arus keluar dana asing yang mencapai Rp30,35 triliun secara month-to-date (MTD) turut menekan kinerja indeks, yang ditutup di 5.643,19 pada 30 Juni 2026, atau melemah 7,9%. Ke depan, pasar masih cenderung wait and see menantikan hasil evaluasi lanjutan MSCI yang dijadwalkan pada November 2026, di mana keputusan soal status investabilitas Indonesia akan kembali ditinjau.
Sebagai instrumen berorientasi pertumbuhan jangka panjang, reksa dana saham cocok bagi investor dengan profil risiko agresif. Makmur menyeleksi reksa dana saham dari manajer investasi (MI) yang bereputasi baik, sehingga produk yang tersedia di platform telah terkurasi. Berikut tiga produk reksa dana saham dengan kinerja terbaik berdasarkan return 1 tahun terakhir per 30 Juni 2026 yang tersedia di Makmur:

Sumber: Data diolah Makmur, return per 30 Juni 2026
Tiga reksa dana saham dengan kinerja terbaik yakni Sucorinvest Maxi Fund, Bahana Icon Syariah Kelas G, dan Sucorinvest Sustainability Equity Fund.
Perlu diketahui bahwa kinerja masa lalu tidak menjamin kinerja di masa depan. Reksa dana memiliki risiko, termasuk fluktuasi pasar yang lebih tinggi pada reksa dana saham. Investor wajib membaca dan memahami prospektus serta fund fact sheet sebelum berinvestasi. Informasi lebih lengkap mengenai setiap produk dapat diakses melalui link masing-masing reksa dana.
Itulah tiga reksa dana saham dengan kinerja terbaik berdasarkan return 1 tahun terakhir per 30 Juni 2026.
Tentang Makmur
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) merupakan perusahaan yang telah berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), serta menjadi Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Makmur berkomitmen memperluas akses investasi yang inklusif, sejalan dengan visi Smart Wealth Building Made Simple, dengan mengedepankan prinsip simplicity, trust, dan clarity dalam setiap proses investasi, baik melalui reksa dana terkurasi maupun investasi saham.
Didirikan oleh para profesional teknologi dan finansial berpengalaman dari Silicon Valley dan Wall Street, Makmur memanfaatkan teknologi analitik berbasis data untuk membantu investor membangun kekayaan jangka panjang. Komitmen ini turut diakui melalui penghargaan Most Trusted Financial Brands Awards 2026 dari Investortrust dan Infovesta dalam kategori Agen Penjual Efek Reksa Dana Online.
Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo Road to Makmur dan Makmur Anchor.
Link: Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Menyusun target keuangan tahunan sering kali terdengar sederhana, tetapi dalam praktiknya tidak selalu mudah dijalankan secara konsisten. Ketika tidak disertai dengan perencanaan yang jelas, target tersebut berisiko tidak terealisasi. Di sinilah pentingnya menggunakan metode perencanaan keuangan yang lebih terstruktur, salah satunya melalui metode SMART. Metode ini membantu Anda menyusun tujuan keuangan secara lebih […]
Key Takeaways: Ketika berinvestasi di saham, memahami laporan keuangan perusahaan bisa saja belum cukup untuk mengambil keputusan yang tepat. Investor juga perlu memperhatikan berbagai indikator makroekonomi yang dapat memberikan gambaran mengenai arah perekonomian. Salah satu indikator yang sering digunakan untuk membaca kondisi ekonomi adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). IKK merupakan hasil survei yang mengukur tingkat […]
Key Takeaways: Perubahan nilai tukar US Dollar (USD) terhadap rupiah bukan sekadar indikator makroekonomi yang jauh dari aktivitas sehari-hari. Bagi pelaku pasar modal, pergerakan USD memiliki implikasi langsung terhadap kinerja keuangan sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perubahan nilai tukar dapat menjadi katalis positif maupun negatif terhadap kinerja emiten, bergantung pada karakteristik bisnis masing-masing […]
Key Takeaways: Dinamika pasar modal Indonesia kembali menjadi sorotan setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sementara rebalancing indeks untuk saham Indonesia pada 27 Januari 2026. Keputusan tersebut tidak terlepas dari isu transparansi free float serta struktur kepemilikan saham yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kondisi pasar. Sebagai respons, Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa […]
Key Takeaways: Proses cleansing dalam reksa dana syariah merupakan mekanisme yang memastikan seluruh keuntungan yang diperoleh investor bersumber dari aktivitas yang halal dan sesuai dengan prinsip Islam. Proses ini sangat penting untuk menjaga agar portofolio investasi tetap selaras dengan ketentuan syariah, sebagaimana ditetapkan oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Fatwa Dewan Syariah Nasional – Majelis […]
Key Takeaways: Sepanjang Juli 2026, sejumlah emiten secara resmi menyatakan kesiapannya menggelar penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Dua nama yang cukup mencuri perhatian adalah PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), yang pada 6 Juli 2026 mulai melaksanakan distribusi saham kepada para investor. Distribusi ini menandai bahwa […]