makmur-logo
Masuk / Daftar
Artikel

5 Pengeluaran yang Harus Kamu Hindari Agar Kantong Nggak Bolong

author
Content Management
author
17 Januari 2024
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Biaya pengeluaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dalam pengelolaan keuangan dari kehidupan sehari-hari. Terkadang, berbagai faktor dapat membuat biaya meningkat secara tidak terduga. 

Mengetahui berbagai jenis biaya pengeluaran yang dapat menyebabkan biaya membengkak adalah langkah penting dalam mengelola keuangan dengan bijak kedepannya. 

Artikel ini akan membahas beberapa faktor yang seringkali menjadi penyebab kenaikan biaya pengeluaran yang bikin kantong bolong.

Baca: 5 Tanda Kalau Perencanaan Keuanganmu Sudah Sehat

Pengeluaran yang Harus Kamu Hindari

Beberapa biaya pengeluaran yang harus kamu hindari:

1. Biaya Kesehatan

Biaya kesehatan seringkali menjadi penyebab utama pengeluaran yang meningkat. 

Kecelakaan atau penyakit yang tidak terduga dapat menyebabkan biaya medis yang signifikan. Tidak memiliki asuransi kesehatan yang memadai dapat membuat biaya ini semakin membengkak. 

Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan opsi memiliki asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran. Dengan ini dapat menekan biaya pengeluaranmu sehari-hari.

2. Biaya Kendaraan 

Biaya kendaraan merupakan sumber pengeluaran yang seringkali terlupakan. 

Biaya bahan bakar mesin, perawatan service, dan perbaikan mendadak dapat dengan cepat meningkat bisa terjadi kapan saja. 

Merawat kendaraan secara teratur dan memiliki dana darurat untuk perbaikan mendadak dapat membantu menghindari kenaikan biaya yang tidak terduga. Walaupun tidak setiap hari namun kamu juga harus mengontrol biaya kendaraan ini.

3. Biaya Sehari-hari

Biaya sehari-hari seperti listrik, air, dan gas dapat naik turun tergantung pada kebutuhan rumah tangga. 

Mungkin terlihat sepele, namun biaya sehari-hari ini dapat membengkak karena pengeluaran yang berlebihan. Contohnya seperti pengeluaran dapat membengkak karena penggunaan listrik atau air yang melebihi dari kebiasaan sehari-hari seperti mengadakan acara bersama keluarga.

4. Biaya Liburan

Liburan dan kegiatan rekreasi dapat memberikan kesenangan dan relaksasi, tetapi seringkali juga menjadi sumber pengeluaran yang dapat membengkak. 

Biaya perjalanan, akomodasi, dan aktivitas selama liburan dapat membengkak jika tidak direncanakan dengan baik. 

Merencanakan liburan sesuai dengan anggaran dan mencari promo atau diskon dapat membantu mengendalikan pengeluaran.

Walaupun terkadang sudah direncanakan namun biaya liburan bisa membengkak tanpa kontrol yang baik seperti belanja oleh-oleh yang melebihi budget.

5. Biaya Gaya Hidup

Gaya hidup mewah atau hobi tertentu bisa menjadi penyebab kenaikan biaya yang tidak terduga. 

Berlangganan layanan premium, membeli peralatan khusus seperti sepatu lari, atau mengikuti kegiatan hobi yang mahal dapat menyebabkan pengeluaran membengkak. 

Mengelola keinginan ini dengan bijak dan menyesuaikan dengan anggaran dapat membantu menjaga budget kelola keuangan setiap bulan.

Mengelola pengeluaran membutuhkan perencanaan dan pemahaman yang baik tentang faktor-faktor yang dapat menyebabkan biaya membengkak. 

Dengan menyadari potensi risiko finansial yang akan terjadi maka kita dapat menjaga keuangan tetap seimbang dan menghindari kenaikan biaya yang tidak terduga. 

Selalu evaluasi anggaran secara berkala dan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan untuk mencapai stabilitas keuangan jangka panjang.

Editor: Endang Cahyani (bersertifikasi WAPERD, WMI dan CFP)
Penulis: Diestra Perdana

Yuk mulailah berinvestasi di aplikasi yang Aman & Legal seperti Makmur, karena PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selain kamu dapat berinvestasi Reksa Dana, kamu juga bisa mendapatkan berbagai bonus investasi melalui promo-promo menarik dari Makmur. Yuk mulai perjalanan investasimu bersama Makmur dan temukan berbagai Reksa Dana terbaik dari Manajer Investasi pilihan.

Link: Promo-Promo Makmur

Yuk unduh Makmur melalui link dibawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download MakmurWebsite: Makmur.id

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Target Pertumbuhan Ekonomi 6% dalam APBN 2027, Ini Instrumen Investasi yang Perlu Dicermati

Key Takeaways: Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali menjadi perhatian setelah DPR mengesahkan APBN 2027 pada 29 September 2026 dengan target pertumbuhan ekonomi 6%. Target tersebut berada dalam kisaran 5,8% hingga 6,5% yang sebelumnya diusulkan pemerintah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2027 dan disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 20 Mei 2026. Sebagai […]

author
Content Management
calendar
21 Oktober 2026
Artikel

Penerbitan SBN dan Beban Bunga Utang Meningkat, Kapan Crowding Out Menjadi Risiko Nyata bagi Yield dan Ekuitas?

Key Takeaways: Kebutuhan pembiayaan pemerintah merupakan salah satu faktor yang menentukan arah imbal hasil di pasar obligasi domestik. Semakin besar utang yang harus diterbitkan, semakin ketat persaingan memperebutkan dana yang tersedia di pasar. APBN 2027 yang disahkan DPR pada September 2026 menargetkan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) neto sebesar Rp833,7 triliun. Angka tersebut naik 4,28% […]

author
Content Management
calendar
20 Oktober 2026
Artikel

BEI Pangkas Batas ARB Jadi 7% Usai IHSG Anjlok 11,57%, Apa Dampaknya bagi Investor?

Key Takeaways: Bursa Efek Indonesia (BEI) menyesuaikan batas auto rejection bawah (ARB) untuk efek bersifat ekuitas menjadi 7% secara asimetris melalui Surat Keputusan Direksi Nomor Kep-00157/BEI/10-2026 tentang Peraturan Nomor II-A. ARB merupakan batas maksimal penurunan harga saham dalam satu hari perdagangan. Ketentuan yang mendapat dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini berlaku di Pasar Reguler dan […]

author
Content Management
calendar
19 Oktober 2026
Artikel

INDF vs ICBP: Mana Saham Anthoni Salim yang Lebih Menarik?

Key Takeaways: Melalui Grup Salim, Anthoni Salim mengendalikan sejumlah perusahaan di sektor konsumer dan agribisnis. Dua di antaranya yang dikenal luas oleh investor di pasar modal Indonesia adalah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Kedua perusahaan tersebut dikenal lewat produk populer seperti Indomie, mi instan yang telah […]

author
Content Management
calendar
15 Oktober 2026
Artikel

Sektor Kesehatan Paling Banyak di Pipeline IPO 2026, Apa yang Perlu Dinilai Investor Sebelum Masuk Saham Perdana?

Harga saham perdana ditetapkan sebelum saham diperdagangkan di pasar, sehingga penilaian investor terutama bertumpu pada informasi dalam prospektus. Ketelitian membaca dokumen tersebut menjadi pembeda utama dalam menilai penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Pada 2026, sektor kesehatan menjadi sektor yang paling banyak muncul dalam proses IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI). Per […]

author
Content Management
calendar
13 Oktober 2026
Artikel

Yield Lelang SRBI Turun ke Kisaran 6,5%, Apa Artinya bagi Likuiditas Pasar dan Imbal Hasil Instrumen Domestik?

Key Takeaways: Imbal hasil instrumen jangka pendek menjadi salah satu acuan penting bagi investor yang menempatkan dana pada deposito, surat utang bertenor pendek, maupun reksa dana pasar uang. Salah satu acuannya adalah hasil lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI. Pada lelang 9 Oktober 2026, rata-rata tertimbang yield SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan tercatat […]

author
Content Management
calendar
12 Oktober 2026
Hak Cipta © PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 27001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0