






Pada Minggu, 1 Februari 2026, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) selaku Self-Regulatory Organization (SRO), serta Danantara menyelenggarakan dialog strategis yang membahas delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia yang disusun dalam empat pilar utama. Dalam kesempatan tersebut, regulator pasar modal menegaskan komitmennya untuk mengimplementasikan reformasi yang bersifat tegas dan progresif, sejalan dengan praktik global serta untuk memenuhi ekspektasi Global Index Provider.
Sebelumnya, lembaga riset dan pemeringkat global Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah membuka masukan publik terkait tambahan referensi data pemegang saham (free float) pada Oktober 2025 lalu, namun per 27 Januari 2026, MSCI menilai belum sepenuhnya menjawab kebutuhan terkait, maka MSCI memutuskan untuk membekukan sementara rebalancing index hingga Mei 2026 mendatang.
Dorongan reformasi pasar modal pun semakin menguat setelah adanya peringatan dari MSCI yang berpotensi menurunkan status Indonesia sebagai negara emerging market ke frontier market. Pelemahan skor Market Accessibility Review MSCI, yang dipengaruhi oleh rendahnya tingkat free float, terbatasnya likuiditas, serta lemahnya transparansi Ultimate Beneficial Ownership (UBO), menjadi faktor pemicu utama. Dampak peringatan tersebut tercermin pada pergerakan pasar, di mana IHSG mencatat koreksi tajam sepanjang sepekan (26–30 Januari 2026) yang sempat mengalami penurunan mencapai 16,64% setelah MSCI merilis peringatannya pada Selasa, 27 Januari 2026.
Pelemahan skor Market Accessibility Review MSCI, yang dipengaruhi oleh rendahnya tingkat free float, terbatasnya likuiditas, serta lemahnya transparansi Ultimate Beneficial Ownership (UBO), menjadi faktor pemicu utama. Menyikapi hal tersebut, OJK dan BEI sedang melakukan rencana untuk meningkatkan transparansi kepemilikan saham di bawah 5% atau afiliasi pemegang saham yang akan dibuka ke publik pada awal Februari 2026, di sisi lain Danantara juga ikut mendorong peningkatan keterbukaan kepemilikan saham di pasar modal hingga ke angka 1% sebagai upaya memperkuat transparansi dan mencegah praktik pembentukan harga yang tidak wajar.
Melalui rencana strategis ini, regulator menargetkan terciptanya pasar modal Indonesia yang semakin kredibel dan investable. Penguatan struktur dan kualitas pasar diharapkan mampu memberikan fondasi kepercayaan yang lebih kokoh bagi investor, sekaligus mendukung peran pasar modal sebagai sarana pembiayaan yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional.
OJK bersama BEI dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan bahwa agenda reformasi ini dirancang sebagai langkah struktural yang bersifat menyeluruh dan berjangka panjang. Reformasi tidak hanya ditujukan untuk merespons dinamika pasar dan evaluasi global, tetapi juga untuk memperkuat fondasi integritas, likuiditas, serta transparansi pasar modal nasional.
Berikut ini adalah rincian rencana aksi percepatan integrasi pasar modal Indonesia, antara lain:
Itulah delapan rencana aksi percepatan reformasi yang digagas OJK dan BEI sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur pasar modal Indonesia. Melalui penguatan free float, peningkatan kualitas keterbukaan informasi, penegakan tata kelola serta hukum yang lebih tegas, reformasi ini diarahkan untuk meningkatkan likuiditas, transparansi, dan daya saing pasar modal Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang.
Di tengah proses reformasi dan dinamika pasar yang masih berlangsung, pendekatan investasi yang lebih terukur dan terdiversifikasi menjadi semakin penting. Melalui Makmur, perusahaan wealth technology berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), investor dapat mengakses investasi reksa dana dan saham dalam satu platform terintegrasi. Dengan solusi yang transparan dan terkurasi, Makmur membantu investor mengelola portofolio secara lebih efisien sesuai profil risiko dan tujuan investasi.
Di Makmur, Anda juga bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan lainnya baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Anda bisa berinvestasi reksa dana dengan memanfaatkan promo seperti promo February Fortune dan Semua Bisa Makmur.
Link: Promo-Promo di Makmur
Unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan berikan ulasan mengenai pengalaman investasi Anda di Makmur.
Perlu diketahui, selain melalui aplikasi, Anda juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Anda juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link di bawah ini:
Website: Makmur.id
Editor: Merry Putri Sirait (bersertifikasi WPPE)
Penulis: Lia Andani
Key Takeaways: Ramadan merupakan bulan penuh berkah dan menjadi momen yang bermakna bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selama Ramadan, terjadi perubahan pola konsumsi, sehingga mendorong peningkatan jumlah uang yang beredar di masyarakat, karena banyaknya tradisi dan kebutuhan yang perlu dipenuhi selama bulan suci tersebut. Aktivitas ekonomi tersebut mendorong kinerja perusahaan di sektor tertentu. Oleh […]
Key Takeaways: Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara resmi mulai mempublikasikan data kepemilikan saham emiten di atas 1% kepada publik sejak 3 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor 1/KDK.04/2026 yang menetapkan BEI dan KSEI sebagai penyedia data kepemilikan saham perusahaan terbuka bagi publik. […]
Key Takeaways: Pada 28 Februari 2026, militer Amerika Serikat dan Israel melancarkan operasi militer yang menargetkan pusat pemerintahan dan fasilitas militer di Teheran serta sejumlah provinsi lain di Iran. Pemerintah Iran kemudian mengumumkan wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ali Khamenei, pada 1 Maret 2026 dan di hari yang sama Iran merespons dengan meluncurkan ratusan rudal balistik dan […]
Key Takeaways: Investasi saham adalah salah satu instrumen keuangan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Banyak investor yang mencari saham dengan pembagian dividen yang konsisten sebagai sumber penghasilan pasif. Dividen adalah pembagian laba yang diberikan perusahaan kepada pemegang sahamnya. Namun, tidak semua emiten memberikan dividen dengan frekuensi yang sama. Di Indonesia, sebagian besar saham blue […]
Reksa dana pasar uang (RDPU) merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito berjangka dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp261,64 triliun per Januari 2026, naik 3,14% dibandingkan Desember 2025, tertinggi di antara jenis reksa dana lainnya. Untuk memastikan kualitas reksa dana, Makmur menyeleksi RDPT dari […]