makmur-logo
Reksa Dana
Bangun Kekayaan Anda Lebih Cerdas
dengan Reksa Dana
Maksimalkan produk reksa dana terkurasi dari para
profesional, untuk bantu capai tujuan finansial Anda.
Pelajari

Berinvestasi lebih mudah dengan
beragam fitur pintar
Dikelola oleh profesional yang bersertifikasi
Mudah & Dapat diakses dimana saja
Investasi mulai dari Rp10.000
Produk sesuai profil risiko
Alokasi aset dibantu oleh Mavis
faq-illustration
Ada Pertanyaan Seputar Makmur?
Kunjungi FAQ Kami
arrow-right-green
Artikel

Menilik Capaian Pasar Modal Indonesia di bawah 10 Tahun Kepemimpinan Jokowi

author
Content Management
author
22 Oktober 2024
Facebook
Instagram
Tiktok
blog-detail

Hai, Sobat Makmur! Pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, baik dari segi jumlah emiten, volume transaksi, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), maupun jumlah investor. Sejumlah sentimen penting juga mempengaruhi pasar modal Indonesia dalam 1 dekade terakhir. Pada artikel kali ini, Makmur akan mengajak kamu untuk menilik capaian pasar modal tanah air selama 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi. Yuk, disimak!

Pencapaian Pasar Modal Indonesia di Era Jokowi

Pasar modal Indonesia selama era Jokowi mengalami pergerakan yang berfluktuasi. Sejumlah sentimen membayangi kinerja pasar modal dalam 10 tahun terakhir, khususnya di periode kedua kepemimpinan Jokowi. Sejumlah sentimen vital terjadi di era ini, seperti perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China, pandemi Covid-19, kebijakan omnibus law, lonjakan harga komoditas khususnya batubara, hingga genosida di Timur Tengah yang hingga kini terjadi. Meski mengalami sentimen yang cukup bervariasi, pasar modal di era Jokowi mengalami pertumbuhan yang signifikan. Berikut merupakan sejumlah capaian pasar modal Indonesia dalam 10 tahun terakhir.

1. Rekor Pengumpulan Dana IPO Terbesar

Di era Jokowi khususnya pada periode kedua, Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan sejumlah emiten pendatang baru dengan nilai emisi jumbo. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) memecahkan rekor sebagai emiten dengan nilai emisi initial public offering (IPO) terbesar dalam sejarah pasar modal dalam negeri. BUKA melantai di BEI pada 6 Agustus 2021 dengan nilai IPO mencapai Rp21,90 triliun. Selain BUKA, BEI juga mencatatkan sejumlah emiten dengan nilai IPO terbesar, diantaranya yakni PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) dengan nilai emisi Rp18,79 triliun dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan nilai emisi Rp13,73 triliun.

Tabel 1. Daftar 5 emiten dengan emisi jumbo yang melantai di BEI dalam 10 tahun terakhir

Sumber : BEI, diolah

2. Rekor Aktivitas IPO Terbanyak Sepanjang Sejarah

Salah satu pencapaian yang paling mencolok adalah peningkatan jumlah emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Rezim Jokowi dinilai berhasil mendorong perusahaan-perusahaan dalam negeri untuk melakukan go public. Dorongan ini berasal dari sejumlah inisiatif serta insentif pemerintah dan otoritas pasar modal seperti tax amnesty, keringanan pajak bagi emiten, relaksasi aturan sepanjang pandemi, hingga kemudahan perizinan dan syarat untuk melakukan go public. Pada tahun 2023, jumlah aktivitas IPO di BEI mencapai 78 pencatatan, menjadikan jumlah perusahaan yang IPO pada 2023 merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. Hal ini juga menjadikan BEI sebagai salah satu bursa paling aktif di Asia Tenggara.

Tabel 2. Jumlah aktivitas pencatatan (IPO) dalam 5 tahun terakhir

*Per Oktober 2024
Sumber : Statistik BEI

3. Rekor Kapitalisasi Pasar (Market Caps) IHSG

IHSG dalam 10 tahun terakhir juga berhasil mencetak rekor kapitalisasi pasar atau market capitalizations (market caps) terbesar dalam sejarah, yakni sebesar Rp13.390 triliun yang terjadi pada pekan kedua September 2024. Kenaikan market caps IHSG tidak terlepas dari naiknya market caps sejumlah saham dengan nilai kapitalisasi pasarnya menembus angka Rp1.000 triliun. Saat ini, ada dua emiten yang market caps-nya sempat menembus angka Rp1.000 triliun, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

4. IHSG Sentuh Level All Time High

Meski diterpa sejumlah sentimen negatif seperti pandemi dan eskalasi geopolitik, IHSG dalam 10 tahun terakhir terbukti cukup resilien, tercermin dari pergerakan IHSG yang beberapa kali mencetak level tertinggi sepanjang masa alias all time high (ATH). IHSG sempat menyentuh level 7.910,866 pada September 2024, yang merupakan rekor tertinggi yang pernah diraih IHSG. Kenaikan IHSG ini tidak terlepas dari kenaikan harga saham big caps penggerak IHSG seperti saham perbankan (BBCA, BBRI, BBNI, BMRI), dan saham-saham grup Barito yang harganya sempat melejit. Dalam 1 dekade kepemimpinan Jokowi, IHSG mengalami penguatan 53,95%.

5. Jumlah Investor Tumbuh Signifikan

Perkembangan pasar modal tidak terlepas dari tumbuhnya jumlah investor. Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan, jumlah investor pasar modal di Indonesia mencapai 13,66 juta Single Investor Identification (SID). Sebanyak 12,88 juta SID merupakan investor reksa dana, disusul investor saham dan surat berharga lain sebanyak 5,93 juta SID. Kemudian, sebanyak 1,13 juta SID merupakan investor Surat Berharga Negara (SBN).

Nah, Sobat Makmur, itu dia beberapa capaian dan rekor yang berhasil dicapai pasar modal Indonesia selama 1 dekade kepemimpinan Jokowi. Secara keseluruhan, pencapaian pasar modal di era pemerintahan Jokowi menunjukkan perkembangan yang positif dan signifikan. Dengan pondasi yang kuat ini, diharapkan pasar modal Indonesia terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional di masa mendatang.

Kamu juga bisa memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar modal Indonesia dengan memilih instrumen investasi yang tepat, salah satunya reksa dana. Jika kamu berinvestasi di reksa dana, dana milikmu akan dikelola secara profesional oleh pihak ketiga yakni Manajer Investasi (MI). MI akan bertanggung jawab memilih aset yang akan dimasukkan dalam portofolio reksa dana, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang. Pastinya, pemilihan aset dilakukan berdasarkan analisis mendalam dan disertai dengan sejumlah analisis dan pertimbangan makro ekonomi.

Pastikan kamu juga membeli reksa dana di platform investasi terpercaya seperti Makmur. Di Makmur, kamu bisa memilih lebih dari 100 produk reksa dana pilihan, baik itu reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, reksa dana pasar uang, maupun reksa dana campuran. Sobat Makmur bisa membeli reksa dana pilihanmu dengan memanfaatkan promo seperti promo Outstanding October, promo Semua Bisa Makmur, dan promo Semakin Makmur.


Kamu juga bisa memanfaatkan promo-promo Makmur yang tertera pada link di bawah ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan dan menemani perjalanan investasimu dalam mencapai tujuan finansial di masa depan.

Link: Promo-Promo di Makmur

Yuk, unduh aplikasi Makmur melalui link di bawah ini dan jangan lupa berikan ulasan terbaikmu.

Download Makmur

Perlu diketahui, selain melalui ponsel, kamu juga dapat menggunakan aplikasi Makmur melalui situs web jika ingin berinvestasi menggunakan laptop atau komputer. Silakan klik link di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Web Aplikasi Makmur

Kamu juga dapat menambah wawasan dengan membaca informasi atau artikel menarik di situs web Makmur. Silakan klik link berikut:

Website: Makmur.id


Editor: Benrik Anthony (bersertifikasi WAPERD dan WMI)
Penulis: Akhmad Sadewa Suryahadi

Bagikan
Facebook
Instagram
Tiktok
Artikel lainnya
Artikel

Saham dengan Free Float Rendah, Apakah Layak untuk Investasi Jangka Panjang?

Key Takeaways: Keberhasilan dalam berinvestasi saham melibatkan berbagai faktor, salah satunya adalah menilai apakah saham dengan free float rendah layak untuk investasi jangka panjang. Free float saham merujuk pada jumlah saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar terbuka, yang tidak dimiliki oleh pemegang saham pengendali ataupun pihak korporasi. Saham dengan free float rendah dapat memengaruhi […]

author
Content Management
calendar
19 Februari 2026
Artikel

Sebelum Membeli atau Menjual Reksa Dana, Ketahui Pentingnya Memahami Cut-Off Time NAB

Key Takeaways: Dalam berinvestasi reksa dana, keputusan membeli atau menjual sering dipengaruhi oleh kondisi pasar pada hari tertentu. Namun, harga yang digunakan dalam transaksi bukanlah harga saat instruksi diberikan, melainkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) pada tanggal efektif sesuai ketentuan cut-off time. Jika transaksi dilakukan setelah batas waktu tersebut, maka akan menggunakan NAB hari bursa berikutnya. […]

author
Content Management
calendar
18 Februari 2026
Artikel

Banyak Investor Mengandalkan Broker Summary, Padahal Ada Hal Lain yang Perlu Dipahami

Key Takeaways: Broker summary adalah laporan yang mencakup informasi terkait volume transaksi yang dilakukan oleh broker, harga beli dan jual saham, perubahan harga saham yang dipengaruhi oleh aktivitas broker, serta akumulasi dan distribusi saham yang dilakukan oleh market maker. Market maker merupakan pihak berupa institusi atau individu yang menyediakan likuiditas di pasar keuangan. Meskipun broker […]

author
Content Management
calendar
13 Februari 2026
Artikel

Cara Menganalisis Sektor yang Diuntungkan Ketika Ada Arus Dana Asing

Key Takeaways: Arus dana asing bisa menjadi indikator kunci dalam menganalisis saham, karena aliran dana asing dari luar negeri dapat memberikan dampak signifikan terhadap sektor tertentu di pasar saham, termasuk perubahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Oleh karena itu, penting bagi investor untuk memahami cara menganalisis sektor yang berpotensi mendapatkan keuntungan dari arus dana asing.  […]

author
Content Management
calendar
12 Februari 2026
Artikel

Menghadapi Saham dengan Status Full Call Auction (FCA), Apa Strategi Investor yang Tepat?

Key Takeaways: Status Full Call Auction (FCA) merupakan mekanisme perdagangan khusus yang diterapkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) terhadap saham yang masuk dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK). Melalui mekanisme ini, perdagangan saham tidak lagi dilakukan seperti biasa di Pasar Reguler, melainkan hanya pada waktu tertentu melalui proses lelang. Bagi investor yang memiliki saham dengan status […]

author
Content Management
calendar
11 Februari 2026
Artikel

Saham Syariah Tidak Berarti Bebas Risiko, Ini yang Perlu Anda Analisis

Key Takeaways: Investasi saham syariah biasanya menjadi pilihan bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah. Namun, perlu dipahami bahwa saham syariah tetap memiliki risiko, meskipun sesuai dengan ketentuan syariah. Sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi, penting untuk memahami kriteria perusahaan yang memenuhi syarat sebagai saham syariah serta melakukan analisis yang mendalam. Karena setiap saham […]

author
Content Management
calendar
10 Februari 2026
Bangun Kekayaan Jangka Panjang Bersama Makmur
Hak Cipta ©2019 - 2026 PT Inovasi Finansial Teknologi
PT Inovasi Finansial Teknologi (Makmur) adalah perusahaan yang berizin dan terdaftar sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level II oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). PT Inovasi Finansial Teknologi telah mendapatkan izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta telah tersertifikasi ISO 270001:2022 dalam penerapan standar internasional pada Sistem Manajemen Keamanan Informasi.
Reksa dana adalah instrumen investasi dan produk pasar modal yang dikelola oleh Manajer Investasi (MI). Makmur tidak bertanggung jawab atas pengelolaan portofolio reksa dana yang dilakukan oleh Manajer Investasi. Saham adalah tanda penyertaan modal atas suatu persereoan terbatas yang terdaftar dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.
Seluruh instrumen investasi mengandung risiko dan memiliki kemungkinan berkurangnya nilai investasi. Kinerja historis instrumen investasi tidak menjamin kinerja dimasa yang akan datang.
Makmur V.1.0.0