Gambar Design Ibu Kota Negara Baru – Nusantara (Instagram | @jokowi)
Proyek pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) telah menjadi bahan perbincangan dari beberapa tahun lalu mulai dari sayembara, penentuan nama Nusantara sebagai nama IKN baru, hingga jadwal pelaksanaan proyek ini yang akan dimulai pada Semester II tahun 2022.
Pemindahan Ibu Kota Negara bukanlah hal yang pertama terjadi di negara-negara di dunia, contohnya saja di negera maju seperti Amerika Serikat pun memindahkan ibu kota negara nya dari sebelumnya New York menjadi Washington DC. Pemindahan dilakukan dengan tujuan untuk menjadikan kota New York sebagai pusat ekonomi & bisnis, sedangkan pemerintahan berpusat di Washington DC.
Belajar dari negara maju, Indonesia pun melakukan hal yang serupa. Karena hal ini merupakan hal baru yang akan diterapkan di Indonesia tentunya tidak akan menutup kritik dan masukan, komentar pun bermunculan dari berbagai pihak.
Tujuan Utama untuk memindahkan Ibu Kota Negara antara lain :
Seperti halnya kota-kota di sekitaran DKI Jakarta (Jawa sentris) yang terus berkembang pesat dari tahun ke tahun, begitu pula tujuan dipilihnya Kalimantan Timur sebagai pusat Ibu Kota Negara agar dapat mendorong pemerataan baik dari sisi pembangunan maupun perekonomian di area tersebut dan sekitarnya (termasuk wilayah Indonesia Timur).

Ilustrasi Kemacetan Lalulintas (shun idota | Unsplash)
Seperti yang kita ketahui, kota terpadat dan termacet bisa kita temui di DKI Jakarta dan sekitarannya. Hal ini karena selain jumlah populasinya tertinggi, kota-kota ini merupakan kota bisnis, pusat ekonomi dan juga pusat pemerintahan.
Dengan memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur diharapkan bisa mengurangi stigma yang indentik dikenal dengan “kalau gak macet ya bukan Jakarta”.
Karena tingkat kepadatan yang sangat tinggi, tempat tinggal pun susah untuk didapatkan karena harga tanah yang sudah sangat mahal dibanding dengan beberapa daerah di luar Jawa. Hal ini juga diharapkan bisa mengatasi persoalan tersebut sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat lebih meningkat.
Mumpung dibangun dari awal, berbagai konsep terbaik bisa ditanamkan di IKN Baru yaitu Konsep Smart, Green, and Beautiful City. Hal ini ternyata juga menarik perhatian investor asing yang turut menanamkan modal besar untuk proyek ini.
Play Store
IOS : App Store
Website : Makmur.id
Baca juga : Menyambut Metaverse, Simak Hal yang Perlu Kamu Persiapkan Dari Sekarang
Key Takeaways: Prajogo Pangestu dikenal sebagai salah satu pengusaha dan investor paling berpengaruh di Indonesia. Ia merupakan pendiri sekaligus pemegang saham utama Grup Barito, sebuah konglomerasi yang memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan, petrokimia, pertambangan, infrastruktur, hingga utilitas. Berkat ekspansi bisnis yang konsisten selama puluhan tahun, namanya kerap masuk dalam daftar orang terkaya di […]
Key Takeaways: Seorang investor perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang cara menilai kinerja sebuah saham. Salah satu metode yang sering digunakan untuk menilai kinerja saham adalah Excess Returns Model (ERM). Model ini membantu investor mengukur kinerja saham dengan membandingkan actual return dengan expected return berdasarkan risiko pasar. Mari kita bahas lebih lanjut tentang bagaimana menggunakan […]
Key Takeaways: Dalam dunia investasi, pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan harga aset menjadi kunci untuk mengoptimalkan hasil. Salah satu fenomena yang menarik adalah efek musiman, yaitu fenomena di mana pasar atau sektor tertentu mengalami perubahan performa yang dapat diprediksi berdasarkan waktu atau periode tertentu dalam setahun. Efek musiman sering kali memberikan peluang berharga bagi […]
Key Takeaways: Kinerja ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan ketahanan yang cukup solid di tengah dinamika global yang tidak menentu. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat sebesar 5,11%. Pertumbuhan ini ditopang oleh sektor investasi dan ekspor yang tetap ekspansif di tengah tekanan geopolitik seperti perang dagang AS–China. Memasuki tahun 2026, proyeksi […]
RDPU merupakan instrumen investasi dengan risiko relatif rendah dan likuid, sehingga cocok untuk berbagai profil investor. Reksa dana ini 100% dialokasikan ke instrumen pasar uang seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari satu tahun. Oleh karena itu, RDPU ideal untuk tujuan investasi jangka pendek dan menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding […]
Sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, reksa dana pendapatan tetap (RDPT) menjadi salah satu pilihan utama investor di Indonesia. Hal ini tercermin dari Asset Under Management (AUM) yang mencapai Rp223,37 triliun per Juni 2026. Meskipun turun 7,19% dibandingkan Mei 2026, AUM RDPT masih menjadi yang terbesar di antara jenis reksa dana konvensional lainnya. Untuk memastikan […]